Journal of Economic and Islamic Research
Journal of Economic and Islamic Research: merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Prodi Ekonomi Syariah STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan bekerjasama dengan Konsorsium Ekonomi Islam. Jurnal ini dirancang untuk memberikan wadah bagi para peneliti/akademisi dan juga praktisi yang tertarik pada pengetahuan dan mendiskusikan ide, isu, dan tantangan di bidang ekonomi Islam, keuangan, perbankan, dan akuntansi. Selain itu, jurnal ini dapat menerima hasil penelitian keislaman. Ruang lingkup atau cakupan jurnal ini mencakup ekonomi syariah, perbankan syariah, pasar modal syariah, manajemen kekayaan syariah, masalah penerapan/praktik syariah perbankan syariah, zakat dan wakaf, takaful, perusahaan syariah. dan ilmu keislaman, isu-isu keislam, kajian keisalaman.
Articles
57 Documents
Kebijakan Fiskal Perspektif Islam
Busri Busri
Journal of Economic and Islamic Research Vol. 2 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62730/journalofeconomicandislamicresearch.v2i2.105
ABSTRAK Kebijakan Fiskal ialah sebuah kebijakan suatu Negara dalam ekonomi. Kebijakan ini menjadi tolak ukur untuk kesejahteraan dan keadilan ekonomi Negara. Tujuan diadakanya kebijakan fiskal mengubah dan meningkatkan perekonomian suatu Negara. Islam mengharuskan kebijakan ini untuk kesejahteraan dan keadilan masyrakat. Beberapa Perinsip yang kemukakan Ulama dalam Islam: Tauhid, Rub-Biyyah, Khalifah, dan yang terahir perinsip Tazkiyah, tetapi yang lebih utama menggunakan dua prinsip kebijakan fiskal yaitu perinsip penerimaan publik dan perinsip pengeluaran Negara. Diantara perbedaan kebijakan Fiskal Islam dan konvesional adalah Islam mengahruskan kebijakan ini untuk kesetabilitasan perekonomian yang adil dan seimbang. Semetara tujuan kebijakan fiskal konvensional untuk meraih keuntungan sebesar besarnya. Kebijakan fiskal di Indonesia mengunakan sistem demokrasi dimana perencanaan anggaran diajukan dan dibahas di parlemen dan tetapkan menjadi anggaran Negara. ABSTRAK Fiscal.Policy.is a.country's economic.policy..This policy is a benchmark for the country's economic prosperity and justice. The.aim of.fiscal policy is to change and improve.a country's economy. Islam requires this policy for the welfare and justice of society. Several principles put forward by Ulama in Islam: Tauhid, Rub-Biyyah, Caliphate, and most recently the principle of Tazkiyah, but more importantly using two principles of fiscal policy, namely the principle of public revenue and the principle of state expenditure. Among the differences between Islamic and conventional fiscal policies is that Islam requires this policy to ensure economic stability that is fair and balanced. Meanwhile, the aim of conventional fiscal policy is to achieve maximum profits. Fiscal policy in Indonesia uses a democratic system where budget plans are submitted and discussed in parliament and determined as the State budget.
Implementasi Aplikasi BSI Mobile Terhadap Efisiensi Nasabah dalam Pembayaran Zakat, Infaq dan Waqaf : (Studi Pada Bank Syariah Indonesia KCP Sumenep Trunojoyo 1)
Holilur Rahman;
Waheda Waheda
Journal of Economic and Islamic Research Vol. 2 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62730/journalofeconomicandislamicresearch.v2i2.113
The muslim community in Indonesia in 2023 is 240.62 million people and the potential ziswaf funds in 2023 currently reach 217 trillion but the realization of ziswaf in Indonesia is not up to 1% of the existing zakat potential. So this causes a gap between the possible acquisition of ziswaf. This study aims to determine the implementation of the BSI Mobile application in ziswaf payments and also to determine the analysis of the BSI Mobile application in Ziswaf payments on the efficiency of BSI KCP Sumenep customers. In this study using qualitative methods, namely the case method by conducting a direct survey of spaciousness with relevant data sources and using observation techniques, interviews to the authorities, and documentation. Data analysis using data reduction, data display, and data conclusion. The results of this study indicate that the implementation of the BSI Mobile application provides significant benefits for customers in ziswaf payments. BSI KCP Sumenep customers prefer to make ziswaf payments online rather than directly to mustahiq or al-mauquf ‘alaih. So that the BSI Mobile application is said to be efficient in Ziswaf payments because it meets three aspects of efficiency indicators, namely: 1) achievement of goals as expected; 2) Savings; 3) maximizing the use of all resources owned. Masyarakat muslim di Indonesia pada tahun 2023 yaitu 240,62 juta jiwa dan potensi dana ziswaf pada tahun 2023 saat ini mencapai 217 triliun akan tetapi realisasi ziswaf di Indonesia tidak sampai 1% dari potensi zakat yang ada. Sehingga hal ini menyebabkan kesenjangan antara kemungkinan perolehan ziswaf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi aplikasi BSI Mobile dalam pembayaran Ziswaf dan juga untuk mengetahui analisis dari aplikasi BSI Mobile dalam pembayaran Ziswaf terhadap efisiensi nasabah Bank Syariah Indonesia KCP Sumenep. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu metode kasus dengan melakukan survey langsung kelapangan dengan sumber-sumber data yang relevan dan menggunakan teknik observasi, wawancara kepada pihak yang berwenang, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan data reduction, data display, dan data conclusion. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi aplikasi BSI Mobile memberikan manfaat signifikan bagi nasabah dalam pembayaran Ziswaf. Nasabah Bank Syariah Indonesia KCP Sumenep lebih memilih untuk melakukan pembayaran ziswaf secara online daripada secara langsung kepada mustahiq atau al-mauquf ‘alaih. Sehingga aplikasi BSI Mobile dikatakan efisien dalam pembayaran Ziswaf karena sudah memenuhi tiga aspek indikator efisiensi yaitu: 1) Pencapaian tujuan sesuai dengan yang diharapkan; 2) Penghematan; 3) memaksimalkan penggunaan segala sumber daya yang dimiliki.
Financial Technology Lending and Consumptive Attitude on Student Lifestyle
Imam Sopingi;
Lailatul Maghfiroh Putri Rifardi;
Athi’ Hidayati
Journal of Economic and Islamic Research Vol. 2 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62730/journalofeconomicandislamicresearch.v2i2.115
The background of the problem in this study is the increasing use of financial technology (FinTech) lending among students accompanied by changes in consumptive attitudes, which have an impact on their lifestyle. The purpose of this study is to analyse the influence of FinTech lending and consumptive attitudes on students' lifestyles. This research uses a quantitative method with a survey approach to students from various universities in Jombang. A total of 200 respondents were selected through purposive sampling technique, namely those who have used FinTech lending. The data was analysed using multiple linear regression to determine the effect of independent variables on the dependent variable. The results showed that partially and simultaneously, both independent variables, namely FinTech lending and consumptive attitude, have a significant influence on students' lifestyle. The implications of this study emphasise the importance of students' awareness of the impact of using FinTech lending and their consumptive attitude. Higher education managers and FinTech service providers are expected to improve financial literacy among students to help them manage their finances more wisely.
Hubungan Persentase Bagi Hasil Terhadap Peningkatan Jumlah Nasabah Tabungan Deposito Sajadah di BMT NU Cabang Bangkalan
Indri Paramithasari;
Mudhoafatul Hasanah
Journal of Economic and Islamic Research Vol. 2 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62730/journalofeconomicandislamicresearch.v2i2.118
Lembaga keuangan BMT dan lembaga keuangan lainnya menghadapi persaingan yang ketat. Oleh karena itu, strategi diperlukan untuk mengelola dan mencapai tujuan. Oleh karena itu, diperlukan manajemen BMT untuk senantiasa beradaptasi dalam menjawab tantangan dan fokus pada konsep pemasaran (berorientasi pasar) dan strategi pemasaran yang tepat agar mampu menjaring sebanyak mungkin pasar atau anggota guna meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui apakah ada pengaruh persentase bagi hasil terhadap peningktan jumlah nasabah pada deposito di BMT NU. Serta Untuk mengetahui bagaimana pengaruh persentase bagi hasil terhadap peningkatan jumlah nasabah pada deposito di BMT NU. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dan menggunakan metode non probability Sampling dalam menentukan sampel menggunakan sampel jenuh, karena jumlah responden kurang dari 59 reponden.. Metode analisis yang digunakan untuk menguji hiotesis penelitian yaitu menggunkan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini adalah yang pertama hasil uji t diperoleh nilai t hitung sebesar 8,951 lebih besar dari pada T tabel denga nilai 2,002, sedangakan nilai signifikannya sebesar 0,000 lebih kecil dari pada 0,05. Artinya terdapat hubungan pengaruh signifikan antara persentase bagi hasil (X) terhadap peningkatan jumlah nasabah (Y) pada Tabungan Deposito Sajadah di BMT NU Cabang Bangkalan. Sedangkan nilai koefisien R square sebesar 0,584 ada hubungan pengaruh antara persentase bagi hasil (X) terhadap peningkatan jumlah nasabah (Y) dengan nilai sebesar 58,4% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diketahui. Kedua Hubungan Presentase Bagi Hasil Terhadap Peningkatan Jumlah Nasabah Tabungan Deposito Sajadah di BMT NU Cabang Bangkalan, sangat mempengaruhi minat nasabah atau masyarakat untuk menabung atau melakukan investasi dan lain sebagainya dalam sebuat lembaga, Jadi sebuah lembaga harus menyediakan produk-produk atau bagi hasil yang akan membuat masyarakat tertarik untuk melakukan transaksi terhadap lembaga tersebut.
Kebijakan Moneter dalam Perspektif Islam
Sahrul
Journal of Economic and Islamic Research Vol. 3 No. 1 (2024): November
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62730/journalofeconomicandislamicresearch.v3i1.122
Monetary work in the context of Islamic economics which considers social justice and fraternity, in Islamic economics, monetary work does not only focus on supply and demand for money, it is also focused on the principles of fair trade and inclusion. Irnir is based on a conventional approach that often only considers price stabilization and economic growth. In the context of economics, monetary work in Islamic economics is intended to create economic stability in a way that considers the distribution of wealth and income in a balanced manner I'm here. This is not an important thing to prevent economic imbalances that can disrupt the social and economic balance in society. An artillery analysis methodology that uses a qualitative analysis approach with an integrated analytical analysis method helps to explain scientific concepts in depth. Derscrirptirf analysis allows authors to describe and explain the phenomena or concepts of dertairl based on the findings of the analysis. By implementing monetary work that takes into account the inequalities of justice and brotherhood, it is hoped that a country's economy can achieve stability sustainable paper, by considering the balance between circulating money and the number of goods and services available. Disbalance in environmental matters can cause serious economic disruptions. Jadir, it is important to understand that in an Islamic economic context, monetary work is not only about traditional macroeconomic stability, it is also about creating conditions that support social and economic stability the wider one
A Comparative Analysis Of Islamic Economic Thought: Abu Yusuf And M. Umer Chapra
Anisa, Lina Nur
Journal of Economic and Islamic Research Vol. 3 No. 1 (2024): November
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62730/journalofeconomicandislamicresearch.v3i1.127
This article discusses the Islamic economic thoughts of two prominent figures, Abu Yusuf and M. Umer Chapra, focusing on the main question of how their contributions in different historical contexts can provide insights for the development of Islamic economic theory. Abu Yusuf, a jurist from the Abbasid era, through his work Kitab al-Kharaj, laid the foundation of economic thought focusing on state financial administration, taxation, and social justice. In contrast, M. Umer Chapra, a contemporary economist, integrates Islamic economic principles with modern challenges such as globalization and financial instability, emphasizing the importance of moral values in economics. This research uses a qualitative method with a literature study approach to comparatively analyze the thoughts of these two figures. The main findings indicate that despite the differences in historical context, the thoughts of Abu Yusuf and Chapra complement each other in offering solutions to achieve social justice and economic stability. Abu Yusuf focuses more on technical and administrative aspects, while Chapra emphasizes ethical and moral values. This combination of classical and modern thought provides a strong foundation for the holistic and applicable development of Islamic economics in the contemporary era.
Pembiayaan Usaha Mikro (KUR) Pada Bank Syariah Indonesia KCP Pare Kediri: Prosedur dan Tantangannya
Maslachah, Dewi;
Sopingi, Imam
Journal of Economic and Islamic Research Vol. 3 No. 1 (2024): November
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62730/journalofeconomicandislamicresearch.v3i1.136
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur dan tantangan dalam pembiayaan usaha mikro melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Pare Kediri. Penelitian ini menggunakan Metode Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan data yang diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan penelitian di kantor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pembiayaan KUR di BSI meliputi pengumpulan dokumen, analisis kelayakan usaha, kontrak pembiayaan sesuai prinsip syariah dan pencairan modal. Proses ini mengutamakan penghormatan terhadap nilai-nilai syariah dengan program seperti murabahah dan ijarah. Namun terdapat berbagai tantangan yang dihadapi seperti rendahnya tingkat literasi keuangan syariah di kalangan nasabah, keterbatasan akses terhadap dokumen usaha mikro dan dampak ketidakstabilan perekonomian terhadap kelangsungan operasional usaha. Studi ini merekomendasikan penguatan literasi keuangan syariah, peningkatan efisiensi prosedur, dan pengembangan strategi mitigasi risiko untuk mendukung keberlanjutan pembiayaan KUR berbasis syariah. Menunjukkan perlunya program pendidikan keuangan, prosedur administrasi yang inovatif, dan peningkatan strategi mitigasi risiko untuk meningkatkan kinerja keuangan. Hasil ini diharapkan dapat berkontribusi dalam optimalisasi penerapan KUR berbasis syariah.
Pengaruh Kualitas Produk dan Kepercayaan Nasabah Terhadap Minat Menabung pada Produk Tabungan Qalam
Noviana, Susi;
Hidayati, Athi’
Journal of Economic and Islamic Research Vol. 3 No. 1 (2024): November
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62730/journalofeconomicandislamicresearch.v3i1.137
Minat nasabah untuk menabung dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kualitas produk yang ditawarkan oleh lembaga keuangan dan tingkat kepercayaan nasabah terhadap produk tersebut. Produk tabungan Qalam dari PT BPRS Lantabur Tebuireng Cabang Mojokerto merupakan salah satu layanan yang ditujukan untuk meningkatkan partisipasi pelajar dalam menabung. Penelitian ini menganalisis pengaruh dua faktor utama yaitu, kualitas produk dan kepercayaan nasabah terhadap minat menabung pada produk tabungan Qalam. Kualitas produk (X1) diukur melalui fitur produk, keandalan, dan kemudahan akses, sementara kepercayaan nasabah (X2) mencakup kepercayaan terhadap bank dan keamanan produk. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah minat menabung (Y), yang dievaluasi berdasarkan niat menabung, frekuensi menabung, dan jumlah tabungan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel, kualitas produk dan kepercayaan nasabah, memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap minat menabung. Temuan ini memberikan wawasan bagi lembaga keuangan dalam meningkatkan layanan dan membangun kepercayaan nasabah untuk mendorong minat menabung.
Ekonomi Islam; Kepemilikan dan Tauhid dalam Islamic In Transition Muslim Perspecites
Buhari, A Taufiq
Journal of Economic and Islamic Research Vol. 3 No. 1 (2024): November
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62730/journalofeconomicandislamicresearch.v3i1.138
The theory of private ownership is wealth owned by society, but a person is given conditional freedom of authority, so controlling wealth is a mandate and it is legal to take advantage of it without restrictions according to the Shari'a which must respect the rights of others or not endanger the interests of the general public. A person's rights to their wealth are limited by certain guidelines and receive review from the government with the aim of protecting the wealth of small community groups so that it remains in line with the objectives of Islamic economics in overcoming capital accumulation and centralization of power. Ownership of property according to absolute theory is contrary to Islamic law, because absolute ownership belongs only to Allah SWT. Humans only have ownership rights as a trust, which must be held accountable to the presence of Allah SWT.
Peran Masjid dalam Pengembangan Sosial dan Ekonomi Masyarakat
Mardi, Moh
Journal of Economic and Islamic Research Vol. 3 No. 1 (2024): November
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62730/journalofeconomicandislamicresearch.v3i1.140
Mosques hold a vital role in the socio-economic development of Muslim communities, serving not only as places of worship but also as hubs for education, social services, and economic empowerment. This study explores the multifaceted functions of mosques in Indonesia, focusing on their contributions to social welfare and local economic growth. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews, participatory observations, and document analysis at mosques actively engaged in social and economic initiatives. Findings reveal that mosques contribute significantly to community development through educational programs, healthcare services, and humanitarian aid while also supporting economic activities via microenterprise training, cooperative management, and efficient utilization of zakat funds. Despite these achievements, challenges such as limited resources, management skills, and public engagement were identified as barriers to optimizing mosque programs. The study recommends enhancing mosque management capabilities, fostering partnerships with governmental and private organizations, and adopting transparent financial practices to maximize community impact. These insights underscore the potential of mosques to serve as comprehensive centres for societal advancement.