cover
Contact Name
Sawaluddin
Contact Email
marwahmadaniriau@gmail.com
Phone
+6282171744586
Journal Mail Official
marwahmadaniriau@gmail.com
Editorial Address
Jalan Rokan Siak Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Journal of Islamic Law El Madani
ISSN : -     EISSN : 28100948     DOI : https://doi.org/10.55438/jile
Core Subject : Social,
Journal of Islamic law El Madani publisher this Yayaysan Marwah Dani Riau. Journal of Islamic law El Madani is accept article Islamic Law and Sharia. Journal of Islamic law El Madani twice published (Juni and December).
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2022)" : 5 Documents clear
Konsep Khitbah (Melihat Pinangan) dalam Hadis Rasulullah Saw Hasibuan, Samsinar; Nelli, Jumni; Zulfahmi, Zulfahmi
Journal of Islamic Law El Madani Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jile.v1i2.21

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Konsep Khitbah (Melihat Pinangan) Dalam Hadis Rasulullah Saw. Adapun metodete penelitian, adalah penelitian kepustakaan (library research), dengan membaca, menelaah Jurnal-jurnal, buku-buku yang ada kaitannya dengan pembahsan. Hasil pembahasan dalam ertikel ini adalah Khitbah berarti mengekspresikan permintaan untuk menikahi pria dengan wanita atau sebaliknya atau hanya melalui perantara yang tepercaya juga dapat dilakukan dengan tanpa melihat wajahnya, juga dapat melihat wanita yang dipinangnya serta dapat diketahui bahwa hukum peminangan bersifat tidak wajib.
Sanksi Adat Pertunangan di Desa Huta Pasir Kecamatan Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara Hasibuan, Mara Ongku
Journal of Islamic Law El Madani Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jile.v1i2.23

Abstract

Peran adat dalam masyarakat menjadi suatu hukum yang tidak tertulis, hukum adat biasanya dianggap sebagai hukum yang timbul dari masyarakat oleh karena bersumber pada kebiasaan, selain dari itu hukum adat dianggap pula sebagai hukum yang hidup (living law), akan tetapi kalau kenyataannya ditelaah dengan seksama maka dari sudut hukum adat akan dikenal. hukum adat yang hidup hal mana dapat diamati dari perilaku sehari-hari, hukum adat yang hidup hal mana dapat diamati dari perilaku sehari-hari. Metode penelitian ini ialah kualitatif untuk menggali pengalamandan pandapat para informan kunci tentang Sanksi adat pertunangan di desa Huta Pasir kecamatan Simangambat kabupaten Padang Lawas Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan observasi dan interview. Hasil penelitian desa Huta Pasir Kecamatan Simangambat sanksi adat dianggap sebagai hukum yang berlaku ditengah masyarakat dan diikuti oleh masyarakat lainnya salah satunya ialah tentang sanksi adat pertunangan, sanksinya adalah apabila antara kedua belah pihak ada yang melanggar janji adat tersebut, maka sama-sama membayar kerugian satu kali lipat dari bolina (tuor) semacam mahar yag diberikan oleh pihak laki-laki kepada perempuan..
Typology Keluarga Dalam Al-Quran Tadabbur Ayat-Ayat Keluarga Dalimunthe , Mawardi
Journal of Islamic Law El Madani Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jile.v1i2.24

Abstract

Keluarga yang sakinah merupakan harapan untuk warga setiap mukmin. Tetapi menciptakannya bukanlah suatu hal yang mudah, sebab rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai keluarga sakinah ini, sehingga hal tersebut dapat mengusik bahtera rumah tangga. Guna memberikan penjelasan tentang mahasalah tersebut penelitian dalam bentuk studi pustaka ini akan mencoba menemukan gambaran tentang konsep keluarga sakinan dalam perspektif al-Quran. Penelitian ini menemukan simpulan bahwa: Pertama, keluarga sakinah, tentu menjadi idaman bagi setiap manusia. Karena hal tersebut sangat mempengaruhi tingkat ketenangan dan kenyamanan dalam berumah tangga. Dengan memiliki keluarga yang sakinah itulah yang menjadi pilihan utama dalam berumah tangga, keluarga sakinah ini mempunyai beberapa kreteria dalam al-Qur’an yaitu: Beriman, Tanggung Jawab, Saling memaafkan, dan Mua’asyarah bil ma’ruf. Kedua, Faktor terwujudnya keluarga sakinah yaitu: suami istri harus saling memahami hak-haknya dan juga saling menerima kelebihan ataupun kekurangannya.
The Important Moderation Fatwa Contemporary and Ijtihad Marling, Nashirul Haq
Journal of Islamic Law El Madani Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jile.v1i2.36

Abstract

Verify the eligibility of ijtihad, so that anyone who does not know the purpose, understands it and is able to access and know it, is not eligible for ijtihad. One of the most important principles and foundations that must be considered in applying the theory of sharia objectives in ijtihad and fatwas is the moderation approach. This study discusses "the importance of a moderation approach in contemporary fatwas and ijtihad". Researchers rely on an inductive approach as required by writing research in gathering scientific material. In the first chapter, the study discusses the introduction and methodological approaches. In the second chapter, the importance of a moderation approach in fatwa and ijtihad from its concept, evidence of its legitimacy and the extent to which it is considered in contemporary ijtihad and ijtihad. fatwa. The connotation of moderation cannot be separated from the meaning of justice, virtue, virtue, half-heartedness, togetherness, and mediation between the two parties. In achieving the meaning of moderation, it is not valid to give up unless it has two qualities; The first: alms or what shows it to be the best and fairest. The second: interface, whether it is sensory or moral. What is meant by moderation in a fatwa is a commendable condition that protects the mufti from excessive tendencies of both parties and negligence. Observing the principles and methods of moderation and moderation confirms its importance in scholars and ijtihad. So the muftis must maintain a moderation approach, namely mediating between ease and difficulty, and moderation between the extravagant and the puritanical so that the nation does not fall into trouble, shame and hardship. Then the third chapter discusses the components of the moderation approach in contemporary fatwa and ijtihad, which can be summarized as follows: First: balancing text and purpose. The second: balancing interests and real crimes. Third: The balance between wills and licenses. And the fourth: balancing between jealousy of the truth and mercy for creation.
Nafkah Anak Pasca Perceraian Nadiyah, Nadiyah
Journal of Islamic Law El Madani Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Marwah Madani Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55438/jile.v1i2.41

Abstract

Penelitian hukum ini bertujuan untuk menganalisis urgensi ketentuan nafkah bagi anak. Kemudian menganalisis tentang pelaksanaan eksekusi ketentuan nafkah anak. Penelitian menggunakan jenis penelitian hukum normatif, yaitu penelitian terhadap data sekunder yang berupa bahan-bahan hukum primer, sekunder dan tersier yang dikumpulkan melalui studi pustaka. Kemudian data sekunder tersebut diolah dan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketentuan tentang nafkah anak yang harus dipenuhi oleh seorang Bapak mempunyai peranan penting bagi perkembangan fisik, mental, dan sosial anak sebagai generasi penerus bangsa. Kemudian eksekusi terhadap ketentuan nafkah anak sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 sulit ditempuh oleh bekas istri karena memerlukan biaya yang cukup besar dan hal ini tidak dapat dipenuhi oleh bekas istri.

Page 1 of 1 | Total Record : 5