cover
Contact Name
La Ode Agus Salim
Contact Email
sciencetech.group23@gmail.com
Phone
+6289508163057
Journal Mail Official
sciencetech.group23@gmail.com
Editorial Address
Jl. Findayani Indah, Kec. Baruga, Kel. Wundudopi, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia
Published by CV. Science Tech Group
ISSN : -     EISSN : 30478855     DOI : -
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia adalah platform publikasi terkemuka yang berkomitmen menyajikan penelitian berkualitas tinggi dengan penekanan pada inovasi, kreativitas, dan keaslian, yang berlandaskan metodologi ilmiah yang ketat. Jurnal ini mencakup berbagai bidang studi seperti kesehatan umum, farmasi, teknologi dan rekayasa kesehatan, nutrisi dan gizi, sains alam dan lingkungan, biologi, kimia, dan fisika. Terbit enam kali setahun, Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia didedikasikan untuk standar kualitas tertinggi, berupaya menjadi sumber rujukan utama, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan ilmu pengetahuan serta peningkatan kesehatan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 85 Documents
Analisis Penggunaan Obat dan Gaya Hidup Sehat Pasien Prolanis di Klinik Pratama Selamat Dian Nurdiani; Dewi Wulantresna
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 4 (2026): Juli-Agustus
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v3i4.899

Abstract

Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) merupakan program BPJS Kesehatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup pasien dengan penyakit kronis melalui pengelolaan terapi dan penerapan gaya hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan obat dan gaya hidup sehat pasien PROLANIS di Klinik Pratama Selamat. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik accidental sampling terhadap 47 responden. Data diperoleh melalui kuesioner mengenai penggunaan obat dan gaya hidup sehat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki penggunaan obat dalam kategori baik sebesar 97,9%, sedangkan gaya hidup sehat berada pada kategori baik sebesar 95,7%. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,806 yang berarti instrumen reliabel. Uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan antara penggunaan obat dan gaya hidup sehat dengan nilai p-value 0,007 dan koefisien korelasi 0,388. Disimpulkan bahwa penggunaan obat yang baik cenderung sejalan dengan penerapan gaya hidup sehat pada pasien PROLANIS.
Analisis Hambatan Administrasi dalam Pelaksanaan Program Rujuk Balik Prolanis Pasien BPJS di RS Bhayangkara TK II Sartika Asih Khoerina Nurul Fadhilah; Sani Fitriyani
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 4 (2026): Juli-Agustus
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v3i4.900

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan administrasi dalam pelaksanaan Program Rujuk Balik (PRB) Prolanis bagi pasien BPJS Kesehatan di RS Bhayangkara TK II Sartika Asih. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala Instalasi Rekam Medis, PIC BPJS rumah sakit, dan petugas administrasi rawat jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PRB telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan ketentuan BPJS Kesehatan. Selama Januari sampai April 2026 tercatat 8.079 peserta prolanis, dengan 213 pasien mengikuti PRB dan capaian target rata-rata sebesar 91,81%. Namun, pelaksanaan program masih menghadapi hambatan berupa rendahnya pemahaman pasien mengenai PRB, kecenderungan pasien tetap berobat ke rumah sakit, keterbatasan ketersediaan obat di FKTP, ketidaklengkapan dokumen administrasi, keterbatasan jam pelayanan, serta gangguan jaringan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi kepada pasien, penguatan koordinasi antar fasilitas kesehatan, dan optimalisasi sistem administrasi untuk mendukung efektivitas pelaksanaan Program Rujuk Balik.
Tinjauan Faktor yang Mempengaruhi Transisi Rekam Medis Manual ke Rekam Medis Elektronik Menuju Integrasi SATUSEHAT Erlan Apriyanto; Sali Setiatin
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 4 (2026): Juli-Agustus
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v3i4.901

Abstract

Transisi rekam medis manual ke Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan upaya penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan serta mendukung integrasi data kesehatan nasional melalui platform SATUSEHAT. RSU Avisena menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaan transisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau faktor yang memengaruhi transisi dari rekam medis manual ke RME dalam rangka kesiapan integrasi SATUSEHAT di RSU Avisena. Penelitian ini memakai pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi terhadap sepuluh orang informan penting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi informasi, dukungan dan kebijakan manajemen, kesiapan organisasi, serta keamanan dan kerahasiaan data merupakan faktor utama yang memengaruhi keberhasilan implementasi RME. Selain itu, pemahaman dan penerimaan tenaga kesehatan terhadap RME turut menentukan efektivitas penerapan dan integrasi dengan SATUSEHAT. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transisi RME dan integrasi SATUSEHAT memerlukan perencanaan matang, pelatihan berkelanjutan, serta komitmen manajemen yang kuat.
Potensi Interaksi Obat Obat pada Terapi Penyakit Infeksi Bakteri : Narrative Review Evi Rahmawati; Citra Yuliyanda Pardilawati; Ihsanti Dwi Rahayu; Muhammad Fitra Wardhana
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 4 (2026): Juli-Agustus
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v3i4.912

Abstract

Abstrak. Penyakit infeksi khususnya penyakit infeksi bakteri merupakan salah satu penyebab utama morbiditas penyakit yang memerlukan terapi kombinasi, baik berupa antibiotik maupun obat suportif. Kompleksitas regimen terapi tersebut meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat yang dapat memengaruhi efektivitas pengobatan. Studi ini bertujuan untuk memberikan informasi ilmiah mengenai pola kejadian, tingkat keparahan, serta faktor-faktor yang memengaruh interaksi obat pada pasien penyakit infeks bakteri. Penelitian ini menggunakan metode narrative review. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar dan PubMed. Pencarian artikel dilakukan menggunakan Boolean operator (AND dan OR) yang disesuaikan dengan kata kunci penelitian. Hasil sintesis menunjukkan bahwa potensi interaksi obat ditemukan pada seluruh kelompok penyakit infeksi bakteri yang dikaji (pneumonia, infeksi saluran kemih (ISK), infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), tuberkulosis, dan community-acquired pneumonia) . Tingkat keparahan interaksi obat didominasi oleh kategori moderat pada sebagian besar penelitian, sedangkan kategori mayor lebih banyak ditemukan pada regimen terapi tuberkulosis. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya interaksi obat meliputi polifarmasi, penyakit penyerta, penggunaan kombinasi antibiotik serta lama terapi. Kata kunci: Interaksi Obat; Infeksi saluran kemih; infeksi saluran pernapasan akut, tuberkulosis, pneumonia
Analisis Pengelolaan Program Imunisasi Dasar terhadap Upaya Pencegahan Stunting di Puskesmas Tarailu Kabupaten Mamuju Muhammad Abrar AS; Andi Nurzakiah Amin
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 5 (2026): Available online
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v3i5.892

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi stunting di Kabupaten Mamuju masih tinggi , sementara cakupan imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Tarailu belum mencapai target nasional 95%. Imunisasi berperan krusial mencegah infeksi berulang yang memicu stunting. Keberhasilan program ini dipengaruhi oleh efektivitas tata kelola layanan kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan program imunisasi dasar dalam upaya pencegahan stunting di Puskesmas Tarailu Kabupaten Mamuju melalui pendekatan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Metode: Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus. Informan dipilih secara purposive sampling berjumlah 10 orang, terdiri atas kepala puskesmas, penanggung jawab program, petugas gizi, petugas farmasi, bidan, dua kader posyandu, dan tiga ibu balita. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara tematik. Hasil: Tahap perencanaan (Planning) berbasis data mawas diri, namun terkendala ketidakpastian data sasaran. Pengorganisasian (Organizing) memiliki pembagian tugas yang jelas antara nakes dan kader, tetapi menghadapi keterbatasan SDM. Pelaksanaan (Actuating) imunisasi berjalan sesuai jadwal, namun partisipasi menurun pada imunisasi lanjutan akibat ketakutan orang tua terhadap efek samping vaksin dan pengaruh hoaks. Pengawasan (Controlling) rutin berkala telah berjalan baik secara manual maupun digital, tetapi tindak lanjut hasil evaluasi program belum optimal. Kesimpulan: Pengelolaan program imunisasi dasar di Puskesmas Tarailu telah menerapkan fungsi POAC, namun pelaksanaannya belum optimal dalam menunjang percepatan penurunan stunting.