cover
Contact Name
Eli Amaliyah
Contact Email
eli.amaliyah@untirta.ac.id
Phone
+6287839458825
Journal Mail Official
syafrina@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. No.71 Letnan jidun, Kepandean
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27751511     DOI : 10.62870/jik.v5i1.25858
Core Subject : Health,
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan contains publications in the field of nursing. Since 2020 Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan also covers the issues of nursing. Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan is published by Department of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, with the e-ISSN 2775-1511. Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan has become a CrossRef Member since year 2023 with prefix 10.62870. Therefore, all articles published by Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatanwill have unique DOI number since Vol. 4, No. 1, April 2023. Since Vol. 4, No. 1, April 2023 Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan uses Anti-Plagiarism Software "Turnitin" to check the authenticity article.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2021)" : 8 Documents clear
PENINGKATAN KEPUASAN PASIEN TENTANG PELAYANAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT (MTBS) MELALUI PELAYANAN PETUGAS MTBS hamdiah, dedeh; Yupartini, Lisnawati
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v2i2.17717

Abstract

Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) adalah suatu pendekatan yang terintegrasi atau terpadu dalam tatalaksana balita sakit dengan berfokus kepada kesehatan anak usia 0-5 tahun (balita) secara menyeluruh. Pelayanan MTBS di Puskesmas perlu ditingkatkan agar terciptanya kualitas pelayanan kesehatan yang bermutu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pelayanan petugas MTBS terhadap kepuasan pasien tentang pelayanan MTBS di Puskesmas. Pendekatan ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu balita sakit yang dapat pelayanan MTBS di Puskesmas.  Sampel diambil dengan teknik Non Probability Sampling melalui pendekatan accidental Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner. Analisis data yang akan digunakan yaitu analisis univariat dan analisis bivariat,  menunjukan bahwa rata-rata umur responden adalah 29 tahun, dengan hampir sebagian besar responden (47,1%) berpendidikan SD dan atau tidak sekolah, serta sebagian besar responden (81,6%)  tidak bekerja. Selanjutnya hampir sebagian besar responden (58,6%) menilai pelayanan oleh petugas MTBS dilakukan dengan baik dan hampir sebagian besar responden (56,3%) menyatakan puas tentang pelayanan oleh petugas MTBS. Terdapat hubungan  antara pelayanan yang dilakukan oleh petugas MTBS terhadap kepuasan pasien sangatlah penting. Semakin baik pelayanan maka akan semakin puas pasien yang mendapatkan pelayanan tersebut. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji statistik diperoleh p value = 0,000 pada 0,000< 0,05. Saran dalam penelitian ini diharapkan petugas pemberi pelayanan MTBS terus melakukan strategi dan inovasi pendekatan kepada pasien untuk pemberian pelayanan yang lebih unggul. Kata Kunci: Kepuasan pasien, pelayanan, Manajemen Terpadu Balita Sakit
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENGGUNAAN PELAYANAN KESEHATANPADA IBU HAMIL DI DESA KADU AGUNG KECAMATAN GUNUNG SARI KABUPATEN SERANG Aminah, Aminah
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v2i2.14348

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi dalam usaha mewujudkan suatu tingkat kehidupan masyarakat secara optimal. Salah satu upaya untuk mencapai kesehatan masyarakat tersebut adalah fasilitas sarana kesehatan yang memadai. Tingginya kematian ibu merupakan cerminan dari ketidak tahuan masyarakat mengenai pentingnya perawatan ibu hamil dan pencegahan terjadinya komplikasi kehamilan. Salah satu upaya dalam menurunkan angka kematian ibu adalah ketersediaan fasilitas kesehatan yang mendukung pada layanan kesehatan ibu hamil dan bayi baru lahir. Sedangkan pembangunan kesehatan dalam upaya menekan angaka kematian ibu di wilayah Kabupaten Serang telah dilakukan desentralisasi sejak pembangunan kesehatan di gulirkan hingga saat ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku pengunaan pelayanan kesehatan pada ibu hamil di Desa Kadu Agung Kecamatan Gunungsari Kabupaten Serang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil sebanyak 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan pemanfaatan pelayanan kesehatan di desa Kadu agung Gunung sari mendapatkan data pada ketegori rendah, dengan sejumlah 56,7%. Faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan berdasarkan pada hasil Pengujian hipotesis penelitian membuktikan variabel pengetahuan (X1) dan sarana (X2), sikap (X3) secara sendiri-sendiri mempunyai hubungan positif dan korelasi signifikan dengan variabel pengetahuan (Y). Dengan menggunakan korelasi parsial sebagai alat kontrol, ternyata variabel variabel pengetahuan (X1) dan sarana (X2), sikap (X3), masih menunjukkan hubungan positif dan korelasi signifikan. Hal itu ditunjukan dengan korelasi parsial yang senantiasa signifikan, baik dengan mengontrol maupun tanpa mengontrol varian lain. Kata Kunci  : perilaku, pemanfaatan pelayanan kesehatan, ibu hamil
GAMBARAN EMPIRIK PENERAPAN CARING PERAWAT VOKASIONAL DI RUANG RAWAT INAP RSUD BERKAH PANDEGLANG amaliyah, eli; Sulastri, Tuti
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v2i2.17718

Abstract

Caring perawat merupakan suatu sikap, rasa peduli, hormat dan menghargai orang lain. Artinya memberikan perhatian yang lebih baik kepada seseorang dan bagaimana seseorang itu bertindak. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran empirik penerapan caring perawat vokasional di ruang rawat inap RSUD Berkah Pandeglang. Metode penelitian cross sectional. Hasil menunjukkan respon kepuasan yang tinggi terhadap aktivitas carring yang dilakaukan oleh perawat. Materi pelaksanaan carring juga sangat direspon oleh sebagian besar responden. Beberapa materi carring yang menjadi perhatian utama responden adalah sikap dan tindakan perawat, responsibilitas terhadap setiap kebutuhan pasien, mendengarkan keluhan pasien, menjelaskan proses dan riwayat penyakit kepada pasien. Berbagai hal yang menjadi perhatian utama responden adalah berbagai karakteristik, antara lain kejujuran, responsibilitas, kompetensi, perhatian, sehingga pasien merasa nyaman dan aman ketika menjalankan perawatan. Kata kunci : caring, perawat, vokasional
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TENTANG BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI KECAMATAN GUNUNG SARI KABUPATEN SERANG yupartini, lisnawati
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v2i2.14349

Abstract

Banyak faktor yang menyebabkan bayi lahir dalam kondisi BBLR. Salah satunya adalah karena kurangnya pengetahuan ibu mengenai perawatan kehamilan. Ibu yang kurang pengetahuan mengenai perawatan kehamilan memiliki resiko melahirkan bayi dengan masalah kesehatan. Jika seorang ibu telah mengetahui cara perawatan selama kehamilan (antenatal care), kondisi bayi BBLR dapat diantisipasi lebih dini.  Ibu dengan status primigravida belum memiliki pengalaman kehamilan sebelumnya. Sehingga banyak sekali pengetahuan yang perlu ibu primigravida ketahui selama kehamilan hingga kelahiran untuk menghindari kondisi bayi BBLR. Tujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu primigravida tentang bayi Berat Badan Lahir  Rendah (BBLR) di kecamatan Gunugsari kabupaten Serang tahun 2019. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif analitik yaitu untuk melihat gambaran pengetahuan ibu primigravida tentang berat bayi lahir rendah (BBLR) di kecamatan Gunung Sari kabupaten Serang tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan responden dengan usia > 30 memiliki tingkat pengetahuan tinggi (27,2%), responden dengan pendidikan terakhir SMP/ MTs/ sederajat memiliki pengetahuan tinggi (23,1%). Responden yang tidak memiliki pendapatan memiliki pengetahuan tinggi (42,9%). Responden yang pernah mendapatkan penyuluhan BBLR memiliki tingkat pengetahuan tinggi (21,1%). Secara umum, sebanyak 73,3% responden memiliki pengetahuan sedang tentang bayi berat badan lahir rendah (BBLR). Kata kunci : Pengetahuan, primigravida, BBLR
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN KEJADIAN TBC DENGAN, PENGETAHUAN, PRILAKU, DAN LINGKUNGAN SOSIAL PENDERITA TBC DI RW I KELURAHAN TERONDOL KOTA SERANG umar, ernawati
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v2i2.14350

Abstract

Penyakit Tubercolosis Paru di dunia masih sangat tinggi, dengan kasus yang terus meningkat,  bahkan di kawasan Asia Tenggara TB paru membunuh 2.000 jiwa setiap hari, sekitar 40% dari kasus TBC di Dunia berada di kawasan Asia Tenggara, Indonesia termasuk dalam High Burden Countries, menempati urutan ketiga setelah India dan China, secara kasar diperkirakan setiap 100.000 penduduk Indonesia terdapat 130 penderita baru TB paru BTA positif (Depkes RI, 2009)Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan kejadian penyakit TBC paru dengan pengetahuan, prilaku, dan lingkungan sosial, masyarakat RW I Kelurahan Terondol Kota Serang, manfaat penelitian ini untuk meningkatkan upaya pencegahan penyakit tuberkulosis, yang dilaksanakan pada bulan Nopember. Desain penelitian ini adalah Cross Sectional. Populasinya  hanya terbatas pada masyarakat yang sakit TBC di RW I Kelurahan Terondol Kota Serang, dengan jumlah sampel 56 orang, Pengolahan data dilakukan dengan analisis univariat, bivariat dengan uji Chi Square, dan multivariat denga uji Regresi Logistik.Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 35,7% berpengetahuan rendah, 44,6% prilaku beresiko menularkan TBC, dan 26,8% responden tidak aktif dalam kegiatan sosial, hasil analisa bivariat didapatkan responden  yang berpengetahuan tinggi terdapat pada umur >25 tahun 84,4 %, pendidikan tinggi 93,8 %, dan yang bekerja 69,6%, Responden yang berprilaku beresiko menularkan TBC pada pendidikan rendah 57,5 %, responden tidak bekerja 70,0%, yang aktif dalam lingkungan sosial, pada umur > 25 tahun 84,4 %, yang berpendidikan rendah 82,5%, yang bekerja 80,4 %. Pada hasil Analisa Multivariat,  ada hubungan yang bermakna tingkat pendidikan dengan pengetahuan dan responden yang berpendidikan rendah berpeluang 13,6 kali meningkatkan kejadian TBC dibanding yang pendidikan tinggi, dan responden dengan pendidikan rendah beresiko 9,5 kali menularkan penyakit TBC dibanding yang berpendidikan tinggi, serta pada variabel lingkungan sosial responden dengan umur > 25 tahun lebih aktif 14,7 kali dibanding umur < 24 tahun, responden yang pendidikan tinggi lebih aktif  9,4 kali dibanding yang pendidikan rendah serta responden yang bekerja 6,2 kali lebih aktif dalam kegiatan sosial dibandingkan yang tidak bekerja. Kata Kunci : TBC, masyarakat, keperawatan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DAMPAK HOSPITALISASI PADA ANAK PRASEKOLAH DI RUANG RAWAT INAP ANAK RSUD dr. DRADJAT PRAWIRANEGARA SERANG yupartini, lisnawati
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v2i2.14345

Abstract

Sakit dan hospitalisasi menimbulkan krisis pada kehidupan anak. Di rumah sakit, anak harus menghadapi lingkungan yang asing, pemberi asuhan yang tidak dikenal, dan gangguan terhadap gaya hidup mereka. Perawatan anak  di rumah sakit membuat anak menjadi cemas, takut, sedih, dan timbul perasaan tidak nyaman. Apabila anak mengalami kecemasan tinggi saat dirawat di rumah  sakit,  orang  tua  menjadi  stres,  hal  ini  dapat  menyebabkan  anak semakin stres. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan dampak hospitalisasi pada anak prasekolah di ruang rawat inap RSUD dr. Dradjat Prawiranegara Serang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik cross sectional dengan jumlah responden sebanyak 53 anak usia prasekolah yang dirawat di ruang rawat inap di RSUD dr.Drajat Prawiranegara pada bulan September 2019. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara peran serta orang tua dengan dampak hospitalisasi pada anak. Diharapkan kepada petugas kesehatan RSUD Dradjat Prawiranegara Serang untuk dapat meningkatkan konsep atraumatic care dalam merawat pasien anak sehingga dapat meminimalisir dampak negatif hospitalisasi pada anak. Kata kunci : hospitalisasi, anak, prasekolah 
HUBUNGAN MANAJEMEN CONTROLING KEPALA RUANGAN TERHADAP MOTIVASI PERAWAT DALAM PELAKSANAAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RUANG RAWAT INAP RSUD Dr. DRAJAT PRAWIRANEGARA SERANG aminah, aminah; Amaliah, Lili
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v2i2.17715

Abstract

Manajemen keperawatan adalah proses pelaksanaan pelayanan keperawatan melalui upaya staf keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan, pengobatan dan rasa aman kepada pasien, keluarga dan masyarakat. Kepala ruangan sebagai pimpinan pelayanan diruang rawat inap bertanggung jawab dalam merencanakan, mengorganisir, memotivasi dan mengendalikan perawat serta tenaga penunjang lainnya dalam memberikan pelayanan keperawatan. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi Hubungan manajemen controlling kepala ruangan terhadap motivasi perawat dalam pelaksanaan pendokumentasian asuhan keperawatan di Ruang rawat inap RSUD. Penelitian merupakan cross sectional dengan 177 perawat pelaksana. Hasil menunjukkan  fungsi kontroling 71,2%, motivasi perawat 58,2%, dan pelaksanaan pendokumentasian 94,9%.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN MAHASISWA PRAKTEK DALAM MELAKSANAKAN LIMA MOMENT CUCI TANGAN DI RUANG INTERNA DAN BEDAH RSUD DR. DRAJAT PRAWIRANEGARA sulastri, tuti
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v2i2.14347

Abstract

Rumah sakit sebagai instansi pelayanan kesehatan yang harus mengutamakan  pelayanan kesehatan, dan mencegah terjadinya infeksi nosocomial. Pencegahan dimulai dari seberapa maksimalnya para petugas, perawat dan mahasiswa yang praktik  melaksanakan lima moment cuci tangan. Penelitian yang dilakukan kepada mahasiswa yang sedang praktik ini menggunakan metode diskriptif Korelasi untuk mengetahui  tingkat kepatuhan Mahasiswa dalam melakukan lima moment cuci tangan saat mereka praktik di rumah sakit dr. drajat Prawiranegara berdasarkan tingkatan, jenis kelamin, asal daerah dan fasilitas kesehatan. Responden yang dilakukan penelitian sebanyak 55 mahasiswa. Hasil penelitian bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan dalam pelaksanaan cuci tangan berdasarkan jenis kelamin, Mahasiswa Perempuan  lebih patuh disbanding dengan mahasiswa laki-laki dengan nilai uji statistic nilai P ; α :0.05. Tidak ada hubungan yang signifikan  kepatuhan mahasiswa praktik terhadap kepatuhan cuci tangan dalam lima moment. Saran untuk para  mahasiswa praktik untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya cuci tangan  sebagai langkah awal pencegahan infeksi nasokomial. Kata Kunci :  lima moment cuci tangan, Mahasiswa praktik.

Page 1 of 1 | Total Record : 8