cover
Contact Name
Eli Amaliyah
Contact Email
eli.amaliyah@untirta.ac.id
Phone
+6287839458825
Journal Mail Official
syafrina@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. No.71 Letnan jidun, Kepandean
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 27751511     DOI : 10.62870/jik.v5i1.25858
Core Subject : Health,
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan contains publications in the field of nursing. Since 2020 Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan also covers the issues of nursing. Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan is published by Department of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, with the e-ISSN 2775-1511. Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan has become a CrossRef Member since year 2023 with prefix 10.62870. Therefore, all articles published by Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatanwill have unique DOI number since Vol. 4, No. 1, April 2023. Since Vol. 4, No. 1, April 2023 Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan uses Anti-Plagiarism Software "Turnitin" to check the authenticity article.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2023)" : 5 Documents clear
HUBUNGAN STIGMA MASYARAKAT TERHADAP DUKUNGAN KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN DENGAN GANGGUAN JIWA DI KECAMATAN KASEMEN suryati, eti; suyanto, suyanto
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i1.19306

Abstract

Gangguan jiwa merupakan kondisi seseorang yang mempengaruhi perilakunya secara klinis berhubungan dengan distress atau peneritaan dan meninmbulkan gangguan pada salah satu atau lebih fungsi kehidupan manusia sehingga membutuhkan orang lain yang dapat merawatnya yaitu keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis stigma masyarakat terhadap dukungan keluarga dalam merawat pasien dengan gangguan jiwa. Stigma di masyarakat dianggap dapat mempengaruhi kondisi kesehatan jiwa pasien dengan gangguan jiwa. Hal ini dapat menjadi faktor pasien dengan gangguan jiwa mengalami kekambuhan. Keluarga sebagai orang terdekat yang memberikan perawatan kepada pasien dengan gangguan jiwa agar pasien dapat sembuh atau tidak mengalami kekambuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah empat keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan jiwa dan 147 masyarakat yang tinggal sekitar keluarga. Hasil menunjukkan sebanyak 50,3% keluarga memberikan dukungan maksimal kepada anggota keluarga dengan gangguan jiwa dan sebanyak 53,7% masyarakat mempunyai stigma negatif terhadap orang dengan gangguan jiwa. Hasil uji korelasi menunjukkan tidak ada hubungan antara stigma masyarakat terhadap dukungan keluarga dalam memberikan perawatan kepada anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. Kata kunci : stigma, gangguan jiwa, dukungan keluarga
PENERAPAN TERAPI BENSON DALAM MENURUNKAN NYERI PADA PASIEN POST OPERASI BENIGNA PROSTAT HIPERPLASIA (BPH) Paneo, Sri Ayu Rahayu; hasbullah, Hasbullah; Muhajir, Muhajir
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i1.19278

Abstract

Benigna Prostat Hiperplasia (BPH) merupakan pembesaran prostat yang dapat menyebabkan obstruksi pada uretra pars prostatika, tindakan untuk menangani pasien benigna prostat hiperplasia yaitu pembedahan dan TURP. Pembedahan dan TURP dapat menyebabkan kerusakan pada mukosa kandung kemih sehingga menimbulkan rasa nyeri. Penanganan nyeri non farmakologi yang dapat dilakukan dengan terapi benson. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan pengaruh terhadap penerapan terapi benson untuk menurunkan nyeri pada pasien post operasi benigna prostat hiperplasia. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dengan jumlah sampel  2 responden post operasi benigna prostat hiperplasia yang mengalami nyeri dengan skala 4-6 NRS dengan menerapkan terapi benson dilakukan 15 menit 2 kali dalam sehari selama 3 hari. Hasil penelitian didapatkan gambaran penerapan terapi benson sehingga didapatkan hasil bahwa kedua responden mengalami penurunan nyeri, responden pertama mengeluh nyeri skala 5 NRS setelah dilakukan terapi benson selama 3 hari keluhan nyeri menurun dengan skala nyeri 3 NRS, pada responden kedua mengeluh nyeri skala 4 NRS dan setelah diberi terapi benson selama 3 hari keluhan nyeri menurun dengan skala nyeri 2 NRS. Penerapan terapi benson memiliki pengaruh terhadap penurunan skala nyeri pada pasien post operasi benigna prostat hiperplasia.
PENERAPAN SENAM KAKI TERHADAP KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI RSUD DR. DRAJAT PRAWIRANEGARA SERANG Agustina, Alin; Djuria, Syafrina Arbaani; Rachmatullah, Rizky
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i1.28490

Abstract

ABSTRAK Diabetes Mellitus merupakan suatu kondisi penyakit tidak menular, menjadi perhatian serius dalam kesehatan karena sering diidentifikasi sebagai silent killer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran teori dan aplikasi mengenai asuhan keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe II di RSUD dr. Derajat Prawiranegara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian yaitu studi kasus melalui pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian keperawatan, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan. Subjek penelitian ini adalah dua pasien diabetes mellitus tipe II yang mengalami masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah di RSUD dr. Drajat Prawiranegara. Menerapkan latihan fisik senam kaki diabetes yang dilakukan sebanyak tiga kali dalam sehari selama tiga hari berturut-turut didapatkan hasil GDS pada pasien 1 sebelum melakukan senam kaki yaitu 268 mg/dl dan setelah melakukan senam kaki selama tiga hari menjadi 162 mg/dl, untuk pasien 2 sebelum melakukan senam kaki yaitu 258 mg/dl dan setelah melakukan senam kaki selama tiga hari menjadi 200 mg/dl. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa latihan fisik senam kaki diabetes dapat menstabilkan ketidak stabilan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitusKata Kunci: Diabetes Mellitus, Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah
HUBUNGAN BURNOUT DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSUD dr. ADJIDARMO RANGKASBITUNG Ramadhan, Lissa Tiara; Umar, Ernawati; Mulyanasari, Fertin
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i1.28492

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Burnout merupakan kelelahan, baik secara fisik, mental, maupun emosional yang di dalamnya berkembang konsep diri yang negatif dan pencapaian prestasi pribadi yang menurun. Dampak dari kejenuhan kerja (burnout) dapat muncul dalam bentuk berkurangnya kepuasan kerja, rendahnya produktivitas diri, dan kinerja yang memburuk. Kinerja perawat adalah hasil pekerjaan seorang perawat yang dirasakan langsung oleh pasien. Jika kinerja buruk akibat dari kejenuhan bekerja, maka dapat menyebabkan mutu pelayanan mengalami penurunan. Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara burnout dengan kinerja perawat di ruang rawat inap RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung. Metode : Metode penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perawat di ruang rawat inap RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung yang berjumlah 153 perawat. Setelah dilakukan perhitungan sampel menggunakan rumus slovin didapatkan jumlah sampelnya sebanyak 111 perawat dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan uji pearson chi square untuk mengetahui hubungan kedua variabel. Hasil : Dari hasil uji statistic chi square diperoleh p value sebesar 0,000, dapat disimpulkan p value (0,000) < nilai  (0,05), hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan burnout dengan kinerja perawat di ruang rawat inap RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung. Kesimpulan : Burnout mempengaruhi kinerja perawat, saat perawat merasakan adanya kejenuhan atau kelelahan yang berkepanjangan, maka situasi lingkungan kerja dapat menjadi tidak kondusif dan apabila situasi ini berlangsung lama dapat menyebabkan penurunan kinerja. Kata Kunci : Burnout, Kejenuhan, Kinerja, Perawat, Mutu
HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPATUHAN DALAM MELAKUKAN FIVE MOMENT HAND HYGIENE DI RUANG RAWAT INAP RSUD dr. ADJIDARMO RANGKASBITUNG Sari, Intan Kurnia; Hamdiah, Dedeh; Sari, Rahmitha
Jawara : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jik.v4i1.28491

Abstract

ABSTRAKWorld Health Organization (WHO)  menyebutkan bahwa Healthcare Associated Infections (HAIs) menjadi salah satu infeksi pada pelayanan kesehatan. Hand hygiene merupakan intervensi untuk mengurangi terjadinya penyebaran infeksi dan cara yang efektif untuk mencegah terjadinya penularan infeksi. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi hubungan motivasi perawat dengan tingkat kepatuhan dalam melakukan five moment hand hygiene di ruang rawat inap RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional untuk mencari hubungan motivasi perawat dengan tingkat kepatuhan dalam melakukan five moment hand hygiene. Pengambilan sampel menggunakan teknik Probability Sampling dengan pendekatan Proportionate Startified Random Sampling sehingga jumlah sampel yang diambil sebanyak 106 perawat ruang inap. Data motivasi diambil menggunakan instrument kuesioner dan instrument observasi untuk mengukur tingkat kepatuhan. Analisis penelitian ini untuk menguji hubungan motivasi perawat dengan tingkat kepatuhan dalam melakukan  five moment hand hygiene dengan menggunakan SEM PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi yang memiliki hubungan yaitu motivasi positif dengan nilai path coeffisient 0.003 dengan ketidakpatuhan dalam melakukan five moment hand hygiene (59.4%). Kesimpulan hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan motivasi perawat dengan tingkat kepatuhan dalam melakukan five moment hand hygiene di ruang rawat inap di RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung  dengan motivasi positif yang berpengaruh sebesar 9.1%.Kata Kunci : Perawat, motivasi, kepatuhan. dan five moment hand hygiene.

Page 1 of 1 | Total Record : 5