cover
Contact Name
Yudi Pranoto
Contact Email
yudipranoto@polnes.ac.id
Phone
+6281391028305
Journal Mail Official
yudipranoto@polnes.ac.id
Editorial Address
Jl. DR. Ciptomangunkusumo, Kampus Gunung Lipan, Samarinda, Kalimantan Timur,
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
INERSIA
ISSN : -     EISSN : 27236161     DOI : -
Jurnal Inersia receives a manuscript from the following area below civil engineering science and development with the interdisciplinary and multidisciplinary approach: Structural Engineering Transportation Engineering Geotechnical Engineering Water Resources Engineering Road and Bridge Engineering Building Materials and Structures Constructions Technology Earthquake Engineering Highway Engineering Surveying and Geo-Spatial Engineering Urban Drainage
Articles 151 Documents
PERHITUNGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA DAN PENJADWALAN PADA STRUKTUR GEDUNG UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KALIMANTAN TIMUR Amalia, Andi Nurul; Pramono; Jepriani, Sujiati
JURNAL INERSIA Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Inersia
Publisher : POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah salah satu komponen utama dalam pembangunan struktur gedung Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur untuk mengetahui banyaknya biaya yang dibutuhkan.Untuk mendapatkan besaran biaya yang dibutuhkan, maka dengan menghitung volume pada item pekerjaan, dilanjutkan dengan menganalisa pekerjaan dengan mengacu pada Analisa Harga Satuan Pekerjaan bidang cipta karya (2013), dilanjutkan dengan menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan didapatkan harga masing-masing item pekerjaan yang akan di rekapitulasikan. Untuk hasil rekapitulasi pada proyek ini didapat hasil sebesar Rp. 13.651.588.000,- (Thirteen Billion Six Hundred and Fifty One Million Five Hundred EigthyEight Thousand Rupiah) untuk pekerjaan strukturnya saja.Time Schedule yang berfungsi untuk mengatur waktu pelaksanaan pada proyek dan sebagai acuan untuk memulai dan mengakhiri sebuah kontrak kerja proyek didapat selama119 hari kerja atau 17 minggu.
PERENCANAAN BETON BERTULANG MENGGUNAKAN PROGRAM ETABS 2016 DAN TEKLA STRUKTUR 2017i PADA SDN 027 LOA JANAN ILIR SAMARINDA Saputra, Muhammad Tomy; Pranoto, yudi; Ridwan, M.
JURNAL INERSIA Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Inersia
Publisher : POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk menghitung dan mendetailkan struktur element pelat, balok, dan kolom gedung sdn 027 loa janan ilir. Perhitungan struktur beton dimulai dengan menghitung pembebanan lalu di input kedalam ETABS 2016 dan didapatkan gaya-gaya dalam berupa momen (M), gaya lintang (D) dan gaya normal (N). Kemudian hasil analisa gaya dihitung menggunakan metode SNI 03-2847-2013 dan mengacu pada PPIUG 1983. Dari perhitungan tersebut didapatkan hasil momen kolom yaitu PU = 33679,08 kg.cm MU = 250962,3 kg.cm dengan jumlah tulangan 6 D 16, pada balok MUtumpuan = 385004,09 MUlapangan 192502,04 kg.cm dengan jumlah tulangan lapangan 3 D 13 dan tumpuan 3 D 13 dengan jarak sengkang tumpuan Ø10 - 125 mm dan lapangan Ø10 - 250 mm dan pada pelat lantai didapat jarak tulangan arah x Ø10 - 150 mm, tulangan arah y Ø10 – 250 mm.
PENGARUH PENGGUNAAN PLASTIK HIGH DENSITY POLYETHYLENE PADA LAPIS ASPAL BETON AC-WC TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL Elhamy, Muhammad Zaky; Alwi, Salma; Dhiva, I.G.N Aditya
JURNAL INERSIA Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Inersia
Publisher : POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk menaikkan mutu campuran beraspal adalah menambahkan plastik yang dalam istilah kimianya disebut polimer. Plastik yang digunakan dalam penelitian ini adalah plastik High Density Polyethylene. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik Marshall, ketika campuran aspal ditambahkan dengan plastik. Ada dua cara untuk mensubstitusikan plastik ke dalam aspal, yaitu cara kering di mana plastik ditambahkan ke dalam agregat panas dan cara basah di mana plastik ditambahkan ke dalam aspal panas. Kadar persen subtitusi plastik yaitu sebesar 1%, 3%, 5% dan 7% dihitung dari berat aspal pada kadar aspal optimum. Hasil Penelitian menunjukan substitusi cara kering karakteristik AC-WC yang ditinjau dengan standar Dirjen Bina Marga 2010 (Revisi III) hasil nilai stabilitas, VIM, VMA dan Marshall Quoetient telah memenuhi standar kecuali untuk nilai kelelehan tidak memenuhi standar yang ditetapkan, sedangkan substitusi cara basah untuk hasil nilai stabilitas, VMA dan Marshall Quoetient telah memenuhi standar kecuali untuk nilai kelelehan dan VIM tidak memenuhi standar yang ditetapkan.
PERBANDINGAN PERHITUNGAN GEOMETRIK JALAN ANTARA METODE BINA MARGA DENGAN APLIKASI BENTLEY POWER INROADS V8I SS4 PADA JALAN POROS SUKA MURYA-PURNASARI JAYA-SUMBER MULYA KECAMATAN TALISAYAN KABUPATEN BERAU Khamzani, Ramadhin; Ibayasid; Putrawirawan, Ashadi
JURNAL INERSIA Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Inersia
Publisher : POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komponen geometrik jalan terdiri dari alinemen horizontal dan alinemen vertikal. Perhitungan geometrik jalan ini dilakukan pada jalan poros Suka Murya-Purnasari Jaya-Sumber Mulya Kecamatan Talisayan Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur STA 0+000 s/d STA 3+150 dengan metode Bina Marga 1997 dan aplikasi Bentley Power Inroads V8i SS4. Masing-masing hasil perhitungan dari kedua metode tersebut akan dibandingkan. Adapun yang akan dibandingkan antara kedua metode tersebut adalah perhitungan geometrik untuk alinemen vertikal dan alinemen horizontal. Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh, pada perhitungan alinemen horizontal pada metode Bina Marga 1997 dan aplikasi Bentley Power Inroads V8i SS4 memiliki hasil yang sama. Namun pada perhitungan alinemen horizontal dengan aplikasi Bentley Power Inroads V8i SS4 diperlukan modifikasi terlebih dahulu untuk lengkung peralihan dan radius minimum. Sedangkan hasil untuk perhitungan alinemen vertikal dengan metode Bina Marga dan aplikasi Bentley Power Inroads V8i SS4 diperoleh perbedaan dalam menentukan jarak pandang henti namun tidak siginifikan dan cukup mendekati. Pada perhitungan panjang lengkung vertikal terdapat perbedaan hasil perhitungan antara kedua metode tersebut. Perbedaan tersebut disebabkan rumus perhitungan yang digunakan antara kedua metode tersebut.
PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS DAN ANGGARAN BIAYA ALAT BERAT PADA PROYEK PENINGKATAN JALAN MAKROMAN - PAMPANG SAMARINDA STA 2+900 s/d 8+000 KALIMANTAN TIMUR Pangestu, Prayogi; Dhiva, I.G.N Aditya; Purbaningtyas, Daru
JURNAL INERSIA Vol. 10 No. 2 (2018): Jurnal Inersia
Publisher : POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk menghitung produktivitas alat berat, anggaran biaya alat berat. Perhitungan produktivitas dimulai dengan menghitung volume pekerjaan tanah dan menghitung anggaran biaya alat. Dari perhitungan tersebut didapatkan volume tanah timbunan, produktivitas alat berat, hari pekerjaan alat berat, biaya alat berat perjam, biaya keseluruhan alat berat. Dari perhitungan yang telah dilakukan didapatkan volume tanah galian 50101.73 , dengan jumlah total biaya adalah Rp. 3,515,042,606.58 (sudah termasuk dengan PPN 10 %)
PERENCANAAN SISTEM SALURAN PEMBAWA JARINGAN IRIGASI TEKNIS DESA MANUNGGAL DAYA KECAMATAN SEBULU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Hakim, Lukman; Sutarto, Tommy Ekamitra; Hidayat, Mohammad
JURNAL INERSIA Vol. 9 No. 2 (2017): Jurnal Inersia
Publisher : POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan sistem jaringan irigasi di Desa Manunggal Daya Kecamatan Sebulu bertujuan untuk meningkatkan produktifitas beras di Provinsi Kalimantan Timur, sehingga mencegah defisit kebutuhan beras. Perhitungan ini bertujuan untuk mengetahui nilai evapotranspirasi (Etc) tanaman acuan, nilai debit andalan (Q80) dari Sungai Kumpa Kiri, kebutuhan pengambilan air irigasi (DR), serta dimensi dari saluran pembawa yang direncanakan. Perhitungan evapotranspirasi (Eto) tanaman acuan menggunakan metode Penanaman modifikasi Nedeco/Prosida. Perhitungan debit andalan (Q80) menggunakan metode F.J. Mock. Perhitungan kebutuhan pengambilan air irigasi menggunakan metode pola dan jadwal tanam optimum. Perhitungan dimensi saluran menggunakan teori Manning. Debit andalan (Q80) yang tersedia pada Sungai Kumpa Kiri rata-rata adalah 169,98 L/det. Berdasarkan debit andalan yang tersedia di Sungai Kumpa Kiri maka luas areal yang dapat dialiri untuk pola dan jadwal tanam optimum padi-padi-palawija masing-masing adalah 45,33 ha, 25,56 ha, dan 427,13 ha dengan rekomendasi waktu awal tanam dimulai pada pertengahan Januari dan kebutuhan pengambilan air irigasi (DR) adalah 1,23 L/det. Memiliki 10 jaringan saluran Primer dan Sekunder dengan panjang total 7811,42 m, dimensi paling besar berada pada Saluran Ruas Manunggal Daya kanan 1 (RM-ka1) dengan Lebar (b) 0,61 m dan tinggi (h) 0,3 m dan dimensi saluran sekunder terkecil adalah Saluran Ruas Panca Jaya 3 (RP3) dengan lebar (b) 0,29 m dan tinggi (h) 0,14 m. Bahan material yang digunakan untuk saluran adalah beton bertulang dengan tulangan Ø10 mm.
PENGGUNAAN SERAT RAMI (BOEHMERIA NIVEA) UNTUK MENINGKATKAN KADAR ASPAL DALAM CAMPURAN ASPAL BERGRADASI SENJANG Marbun, Oktavia; -, Pramono; Suroso, Priyo
JURNAL INERSIA Vol. 9 No. 2 (2017): Jurnal Inersia
Publisher : POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum perkerasan jalan yang dilapisi aspal sering mengalami kerusakan seperti bleeding sehingga dibutuhkan adanya perbaikan untuk mengurangi dampak bleeding dengan memberikan bahan tambah berupa serat selulosa agar dapat menyerap sebagian aspal. Penelitian ini, mencoba mencampurkan serat rami kedalam campuran aspal dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan serat rami sebagai bahan tambah untuk meningkatkan kadar aspal dalam campuran aspal bergradasi senjang. Campuran serat rami yang digunakan adalah 0%, 0.1%, 0.2%, dan 0.3%. Dengan kadar aspal acuan 5%, 5.5%, 6%, 6.5% dan 7% serta penambahan filler sebanyak 9% dan metode yang digunakan adalah dengan menggunakan alat marshall. Berdasarkan hasil analisa pengujian menunjukkan bahwa penggunaan serat rami mempengaruhi nilai kadar aspal optimum. Dimana kadar aspal meningkat sampai batas tertentu yaitu 6.48% dengan serat 0.1% tetapi pada serat 0.2% dan 0.3% terjadi penurunan. Berdasarkan parameter aspal, nilai stabilitas dan VMA masih memenuhi syarat spesifikasi. Tetapi, menyebabkan nilai flow dan VIM menjadi tidak stabil dan tidak dapat memenuhi syarat spesifikasi. Berdasarkan penelitian ini dapat diketahui bahwa penggunaan serat rami 0.2% menjadi kadar serat optimum sebagai bahan tambah campuran aspal dan terjadi penambahan kadar aspal sebesar 0.48% terhadap kadar aspal tanpa serat. Hasil tersebut dapat digunakan dalam campuran aspal namun perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk hasil yang lebih akurat.
ANALISA PELAYANAN LALU LINTAS SIMPANG DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN PASCA OPERASIONAL FLY OVER AIR HITAM, KOTA SAMARINDA Wibowo, Ronaldo; -, Karminto; Sudibyo, Anung
JURNAL INERSIA Vol. 9 No. 2 (2017): Jurnal Inersia
Publisher : POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Fly Over Air Hitam dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja simpang Air Hitam yang telah kelebihan kapasitas. Setelah berbagai macam rekayasa lalu lintas telah di coba, ternyata belum ada peningkatan yang terjadi. Oleh karena itu Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Bina Marga mengambil kebijakan untuk mengeluarkan dana sebesar Rp 127.892.096.000 untuk membangun fly over Air Hitam guna mengatasi masalah yang ada. Setelah operasional fly over, terjadi peningkatan kinerja simpang menjadi D (DS = 0,87) pada kaki simpang Jl. Kadrie Oening, A (DS = 0,18) pada kaki simpang Jl. A.W. Syahranie, D (DS = 0,87) pada kaki simpang Jl. LetJend. Soeprapto dan D (DS = 0,87) pada kaki simpang Jl. Ir. H. Juanda. Lalu lintas yang meningkat diikuti dengan peningkatan kasitas jalan sangat efektif untuk meningkatkan kinerja simpang. Biaya Operasional Kendaraan (BOK) untuk setiap kendaraan juga dapat di minimalisir dengan tidak adanya tundaan yang terlalu lama pada saat antrian di kaki simpang.
PENGARUH PENAMBAHAN UNSATURATED POLYESTER RESIN TERHADAP MUTU BETON K-350 Putra, Aditya Sanjaya; Kartolo, Jason; Yosuanita, Deviyanti; Tandi, Wheryn
JURNAL INERSIA Vol. 7 No. 2 (2015): Jurnal Inersia
Publisher : POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang umum digunakan di Indonesia, sehingga dibutuhkan sifat beton yang beraneka ragam. Berdasarkan kondisi tersebut, maka dalam penelitian ini dibahas mengenai pembuatan beton yang kedap air dan memiliki kuat tekan yang lebih tinggi dengan menggunakan zat aditif polimer berupaunsaturated polyester resin. Variasi zat tambah yang digunakan adalah 0,5%, 1% dan 1,5% terhadap berat semen. Hasil pengujian kuat tekan rata-rata untuk kadar 0,5% adalah 20,600 Mpa, untuk kadar 1% sebesar 16,821 Mpa dan untuk kadar 1,5% sebesar 19,305 Mpa. Bila dibandingkan dengan beton normal dengan material dan metode pembuatan yang sama, maka terjadi peningkatan kuat tekan untuk kadar 0,5% sebesar 20,072% dan untuk kadar 1,5% sebesar 12,527%.
KINERJA BAHAN STABILISASI GYPSUM TERHADAP KUAT TEKAN HANCUR PADA TANAH DASAR UNTUK JALAN Novianto, Dandung; Riyanto, Sugeng; Efendi, Medi
JURNAL INERSIA Vol. 7 No. 2 (2015): Jurnal Inersia
Publisher : POLITEKNIK NEGERI SAMARINDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lempung memiliki daya dukung yang rendah, oleh karena itu diperlukan stabilisasi terhadap tanah tersebut untuk meningkatkan daya dukungnya. Pada penelitian ini digunakan serbuk gypsum sebagai bahan stabilisasi yang biasa digunakan untuk meningkatkan daya dukung tanah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan sifat fisik tanah sebelum dan setelah ditambahkan serbuk gypsum pada tanah, pengaruh penambahan serbuk gypsum pada uji batas cair (LL) dan batas plastis (PL), dan menentukan persentasi optimum dari serbuk gypsum sebagai bahan stabilisasi. Pada penelitian ini tanah yang digunakan adalah tanah lempung yang dicampurkan atau distabilisasi dengan limbah serbuk gypsum. Persentase gypsum yang digunakan adalah 10%, 15%, 20% dari tanah lempung kemudian dilakukan pengujian pada umur campuran yaitu 0 hari, 7 hari dan 14 hari. Pengujian yang dilakukan meliputi uji kadar air, uji berat volume tanah, uji berat jenis tanah, analisa butiran tanah, uji batas cair dan plastis, dan uji kuat tekan tanah.Hasil dari penelitian ini adalah berdasarkan uji batas cair dan batas plastis dengan bertambahnya persentasi serbuk gypsum maka pada campuran akan menurunkan kadar air tanah yang distabilisasi. Nilai kuat tekan tanah meningkat pada penambahan serbuk gypsum 10%, 15%, dan 20%.

Page 7 of 16 | Total Record : 151