Integrated : Journal Of Information Technology and Vocational Education
INTEGRATED is a scientific journal published by the Department of PSTI UPI Kampus Purwakarta. This journal contains scientific papers from Academics, Researchers, and Practitioners about research on information system and vocational education. INTEGRATED is published twice a year in April and October. The paper is an original script and has a research base on information system and vocational education. The scope of the paper includes several studies but is not limited to the following study. Information System Information Technology Computer Architecture Design Artificial Intelligence Geographical Information System Image Processing Data Mining E-Learning ICT and Education Vocational Education Cryptography Computer Network Security Modelling and Simulation Information Retrieval Information Filtering Operating System Mobile Computing Natural Language Processing Expert System Thus, we invite Academics, Researchers, and Practitioners to participate in submitting their work to this journal. ISSN : 2657-0769 (Online) 2656-9760 (Printed)
Articles
68 Documents
Transformation of teachers' teaching documentations with innovative and interactive quick response codes
INTEGRATED (Journal of Information Technology and Vocational Education) Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/integrated.v6i1.70831
The integration of technology into pedagogical practices has revolutionized teaching and learning methodologies. Quick Response (QR) codes, a ubiquitous form of two-dimensional barcodes, have emerged as a promising tool to enhance teaching documentations. This qualitative study delves into the transformation of teachers' teaching documentations through the implementation of innovative and interactive QR codes. Employing a case study approach, the research explores the experiences and perspectives of teachers who integrated QR codes into their lesson plans, worksheets, and other teaching materials. Data collection methods encompass semi-structured interviews, classroom observations, and document analysis. The findings reveal that QR codes have significantly transformed teachers' teaching documentations by fostering interactive and engaging learning experiences. Teachers perceived QR codes as valuable tools for promoting student engagement, enriching content delivery, and facilitating differentiated instruction. However, challenges related to technical accessibility, teacher training, and curriculum integration emerged as potential barriers to widespread adoption. The study concludes by emphasizing the transformative potential of QR codes in enhancing teaching documentations and offers recommendations for effective implementation.
Prospective vocational teachers in 21st century learning: challenges and opportunities
Nuur Wachid Abdul Majid
INTEGRATED (Journal of Information Technology and Vocational Education) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/integrated.v1i1.16704
Vocational graduates are expected to be the biggest contributors to skilled workforce and can compete with others. However, there are several factors in the high unemployment rate among SMKs, it is necessary to examine the reasons why there are still many SMK graduates unemployed. The government and stakeholders must strive to increase employment opportunities to accommodate graduates. This is very reasonable because the absorption of graduates is very low, considering the number of industries that accommodate vocational graduates is still little or not in accordance with the interests and talents of graduates. The problem of vocational teachers who do not master the teaching field is an important factor, because the teacher is the spearhead in delivering material in accordance with the curriculum prepared by the government. The problem will be complicated if the teacher factor is not handled properly. Opportunities for prospective vocational teachers are very high, because the Ministry of Education and Culture prioritizes the opening of vocational schools. However, this opportunity must be balanced with quality competencies according to school needs. This is a part of the challenge of the LPTK students, because the Ministry of Education and Culture has planned to take productive teachers from more experienced industries. So the opportunities for vocational teacher candidates face obstacles.
Sistem kehadiran karyawan berbasis aplikasi mobile
Zanuar Ekaputra Rus’an;
Aldy Rialdy Atmadja
INTEGRATED (Journal of Information Technology and Vocational Education) Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/integrated.v2i1.27602
Perusahaan di Indonesia memiliki banyak sekali karyawan. Karyawan merupakan suatu variabel yang sangat penting. Setiap perusahaan harus selalu mengontrol setiap karyawannya. Mengingat jumlah perusahaan dan karyawan akan selalu meningkat dari waktu ke waktu, pengontrolan absensi karyawan sangatlah berpengaruh terhadap sebuah perusahaan. Selain itu, masalah lain yang timbul yaitu kurangnya kontrol terhadap kehadiran karyawan, sistem kehadiran manual dapat dengan mudah dimanipulasi dan tidak terlalu efektif. Untuk mempermudah pengontrolan karyawan tersebut diperlukan suatu sistem yang dapat dipakai oleh setiap karyawan untuk melakukan kontrol kehadiran ketika datang dan juga pulang. Sistem yang dirancang bertujuan untuk dapat memenuhi kebutuhan pengguna seperti permasalahan yang sudah dipaparkan. Disamping itu aplikasi harus bisa melakukan check in dan juga check out untuk karyawan untuk melakukan kontrol kehadiran. Sistem kehadiran ini dibuat dengan menggunakan Flutter dan diimplementasikan dalam perangkat Android. Selain itu sistem juga dibuat untuk mengontrol kehadiran karyawan, kedisiplinan karyawan, dan meningkatkan efektifitas dan efisiensi sistem kehadiran. Dalam aplikasi ini, karyawan dapat melakukan check in serta check out untuk melakukan kontrol kehadiran.
Perancangan antarmuka sistem informasi hospital care menggunakan metode design thinking
Hastie Audytra;
Maulina Aurelly P;
Miladia Nurunnisa;
Nadila Puspita;
Robi Ah
INTEGRATED (Journal of Information Technology and Vocational Education) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/integrated.v2i2.48377
Dunia saat ini sedang menghadapi pandemi global yang disebabkan adanya penyebaran Coronavirus Disease atau lebih dikenal dengan istilah Covid-19. Penularan virus Corona bisa terjadi melalui droplet saat seseorang batuk, bersin, bernyanyi, berbicara, bahkan hanya dari bernapas. Saat melakukan hal-hal tersebut, udara yang keluar dari hidung dan mulut mengeluarkan partikel kecil atau aerosol dalam jarak dekat, salah satu cara mencegah penularannya yaitu dengan melakukan social distancing. Hal ini yang menjadi latar belakang peneliti untuk membuat aplikasi berbasis sistem informasi yaitu Hospital Care. Hospital Care merupakan aplikasi berbasis teknologi informasi yang berfungsi untuk melakukan pendaftaran sebagai pasien pada sebuah rumah sakit. Aplikasi ini dapat digunakan oleh pengguna ios ataupun pengguna android. Pasien dapat mendaftar dengan mengisi data diri dan memilih jadwal pemeriksaan. Pengguna aplikasi ini akan sangat terbantu karena tidak memerlukan waktu untuk mengantri. Data pasien yang tersimpan pada aplikasi hospital care aman karena aplikasi hospital care memiliki sistem keamanan yang tinggi.
Rancang bangun platform digital kegiatan webinar untuk memenuhi fleksibilitas kegiatan mahasiswa
Rickard Elsen;
Luthfia Salim
INTEGRATED (Journal of Information Technology and Vocational Education) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/integrated.v4i2.51571
Pelaksanaan kegiatan seminar yang saat ini marak dilakukan dengan menggunakan media digital berbasis internet. Dikenal dengan nama webinar, kegiatan ini gencar diselenggarakan institusi untuk membekali mahasiswa dalam berbagai pengetahuan baru. Masalah yang muncul dari belum terintegrasinya kegiatan webinar. Penyelenggaraan webinar yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan menjadi tujuan dilakukan penelitian dengan membangun platform digital. Perancangan suatu website dalam jaringan atau secara online bisa menjangkau kebutuhan. Menargetkan pengguna yang paling banyak menyelenggarakan webinar adalah mahasiswa seluruh Indonesia. Tujuan penelitian supaya mahasiswa yang melaksanakan kegiatan webinar dengan mudah dan tanpa hambatan sangat diharapkan. Dengan fitur utama yang mendukung terlaksananya kegiatan webinar yaitu ruang pertemuan atau biasa disebut meeting room. Metode yang digunakan design thinking dengan pengembangan agile. Ringkasan hasil platform digital mendapatkan 90% layak guna dan bisa dijalankan untuk menyelenggarakan kegiatan webinar. Kesimpulan berdasarkan hasil uji coba platform digital mendapatkan kegunaan yang sangat dibutuhkan mahasiswa yang dimudahkan mencari kegiatan webinar dengan tepat dan penyelenggara mudah menggunakan jasa untuk berkegiatan.
Menuju perubahan konseptualisasi berkelanjutan penilaian manfaat sistem informasi
Retno Ariyanti Nurningtias;
Fakhris Syaifunazhirin
INTEGRATED (Journal of Information Technology and Vocational Education) Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/integrated.v3i2.64618
Perkembangan sistem informasi telah mengubah lanskap bisnis dan lingkungan kerja secara signifikan. Penelitian ini mengambil langkah penting menuju perubahan konseptualisasi dalam penilaian manfaat Sistem Informasi (SI) yang berkelanjutan. Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah membawa dampak signifikan pada cara organisasi mengevaluasi manfaat dari investasi mereka dalam SI. Konsep berkelanjutan telah muncul sebagai fokus utama dalam lingkungan bisnis modern, mencerminkan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang semakin penting. Untuk mengukur manfaat dari investasi dalam sistem informasi, perubahan konseptualisasi dalam penilaian manfaat menjadi semakin penting. Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi bagaimana konseptualisasi penilaian manfaat sistem informasi telah berubah dalam konteks berkelanjutan. Tujuan penelitian untuk menganalisis perkembangan teoritis, metode penilaian, dan isu-isu terkait yang muncul dalam evaluasi manfaat sistem informasi yang lebih luas dan berkelanjutan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang pendekatan yang lebih holistik dan berkelanjutan dalam mengukur manfaat sistem informasi, dengan fokus pada dampak jangka panjang dan keberlanjutan bisnis. Penelitian ini membawa menuju perubahan konseptualisasi yang relevan dalam era transformasi digital dan berkelanjutan.
Pengembangan website e-commerce khusus untuk penyedia jasa penjualan hampers dengan metode design thinking
Rian Andrian;
Ananda Sekar Putri;
Firly Wiryandhani;
Nur Indah Norpriska Rizaldi
INTEGRATED (Journal of Information Technology and Vocational Education) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/integrated.v3i2.35551
Hadiah merupakan hal yang sering dilakukan oleh sebagian besar orang, tak jarang seseorang bingung memilih hadiah apa yang tepat diberikan untuk orang spesial di hidupnya. Oleh karena itu kami berupaya mengembangkan sistem informasi berbasis Website E-Commerce yang bertujuan agar memudahkan dalam memilih kado berdasarkan kategori dan event tertentu. Selain itu Website E-Commerce ini juga bertujuan untuk membantu dalam mendapatkan jangkauan penjualan lebih luas dan kemudahan bertransaksi dengan konsumsi dalam Website E-Commerce. Metode penelitian yang kami gunakan adalah design thinking. Metode design thinking digunakan untuk memahami kebutuhan dan harapan konsumen, serta menciptakan solusi yang sesuai dengan kebutuhan tersebut.Selain itu, kami juga akan menggunakan teknologi terbaru untuk memastikan website yang kami buat responsif dan mudah digunakan.Fitur yang dirancang akan dituangkan ke dalam UI/UX dan diimplementasikan ke dalam website. Dalam proses pengembangan website ini, kami akan terus melakukan uji coba dan pengujian untuk memastikan bahwa website berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan konsumen. Kami juga akan melakukan evaluasi berkala untuk mengevaluasi efektivitas website dan mengambil tindakan yang diperlukan jika diperlukan. Dengan semua itu, diharapkan website e-commerce ini dapat menjadi solusi yang tepat untuk penyedia jasa penjualan hampers dan dapat meningkatkan bisnis mereka secara signifikan.
Perancangan website go-flying taxi sebagai media jasa transportasi masa depan dengan metode design thinking
Muhammad Hidayat;
Muhamad Fawaz Nurfauzan
INTEGRATED (Journal of Information Technology and Vocational Education) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/integrated.v4i2.51521
Diera teknologi yang semakin berkembang pesat ditandai berbagai sektor mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan salah satunya yaitu di bidang teknologi transportasi. Semakin tingginya mobilitas yang terjadi di Indonesia khususnya di kota-kota besar menyebabkan kerugian yang dialami oleh berbagai pihak seperti pengusaha, pejabat, pekerja yang sehari-harinya memiliki mobilitas yang tinggi harus mengalami kemacetan yang berlangsung cukup lama. Akibatnya polusi udara menjadi semakin meningkat. Maka dari itu diperlukan sebuah inovasi yang dapat mengatasi permasalahan tersebut berupa pengembangan aplikasi pelayanan jasa transportasi. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan design thinking. Tujuan utama penelitian ini adalah menghasilkan platform digital yang tidak hanya memenuhi kebutuhan fungsional pengguna, tetapi juga menciptakan pengalaman yang intuitif, memikat, dan memastikan kepuasan pengguna yang optimal.Adapun hasil dari penelitian ini berupa pembuatan ide, serta rancangan prototype melalui alur empathize, define, ideate, prototyping dan testing untuk mengetahui kebutuhan pengguna secara baik. Platform ini diharapkan tidak hanya memberikan solusi transportasi yang efisien, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam transformasi transportasi menuju solusi yang berkelanjutan dan berbasis teknologi.
Tinjauan kritis terhadap sistem pencarian informasi multimedia berdasarkan konten, konteks, dan konsep
Taufik Ridwan
INTEGRATED (Journal of Information Technology and Vocational Education) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/integrated.v5i2.64133
Penelitian ini menyajikan sebuah tinjauan kritis terhadap sistem pencarian informasi multimedia berdasarkan konten, konteks, dan konsep. Sistem pencarian informasi multimedia telah menjadi aspek penting dalam mengelola dan mengakses data multimedia yang semakin berkembang. Sistem pencarian ini menjadi semakin penting dalam era informasi digital yang melimpah, di mana pengguna mencari data multimedia yang relevan dalam berbagai format, seperti gambar, video, dan teks. Penelitian ini mengulas perkembangan terbaru dalam teknologi pencarian informasi multimedia dan mengeksplorasi tantangan serta peluang yang muncul dalam mengintegrasikan aspek konten, konteks, dan konsep dalam proses pencarian. Dengan merinci perkembangan terbaru dan perspektif kritis, penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika dan potensi peningkatan dalam sistem pencarian informasi multimedia yang dapat memberikan nilai tambah dalam menghadapi tantangan dalam pengelolaan data digital saat ini. Hasil tinjauan ini memberikan wawasan mendalam tentang kemajuan dalam pengembangan sistem pencarian informasi multimedia, serta arah penelitian masa depan dalam bidang ini.
Application of the boyer moore method in the application dictionary of web-based information technology terms (case study: pt. erefka tiga pilar utama)
Arini Arini;
Hendra Bayu Suseno
INTEGRATED (Journal of Information Technology and Vocational Education) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/integrated.v1i2.21995
The emergence of many new terms in information technology because of the rapid development of technology makes people, especially those who pursue the IT field, must know and learn terms related to information technology. Therefore we need the availability of an information technology dictionary. Dictionary of the term information technology that circulates a lot in the form of printed media / books. However, dictionaries in the form of print media have a weakness in the form of a search process that takes a long time and cannot be updated at any time, therefore a digital / electronic dictionary exists to overcome this weakness. The dictionary application of the term information technology by applying the Boyer Moore algorithm in the search for the term word can help it. The Boyer Moore algorithm applies the good suffix principle where the character being searched for is parallel to the like character, as well as the principle of a bad character where if the character does not have similarities, it is immediately eliminated. The field used in this search is the word term, by entering the term search term as input in the search column, then we can find out the meaning of the term word. The results of this application display the entire pattern that matches the text, with a total search time below 300 milliseconds.