Articles
67 Documents
UPAYA PENINGKATAN BUDAYA PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI LINGKUNGAN SEKOLAH PADA MASA PANDEMI COVID-19
Dwiharini Puspitaningsih;
Nurul Mawaddah;
Yuninda Ayu Fatmawati
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN (ABDIMAKES) Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55316/amk.v1i2.727
PHBS di sekolah merupakan kegiatan memberdayakan siswa, guru dan masyarakat lingkungan sekolah untuk mau melakukan pola hidup sehat untuk menciptakan sekolah sehat. Tujuan kegiatan yang dilakukan oleh Tim Dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit ini adalah peningkatan literasi kesehatan bagi siswa sekolah untuk meningkatkan pemahaman hingga adanya perubahan perilaku khususnya perilaku standar yang harus dilakukan oleh siswa untuk mencegah penularan penyakit, terutama infeksi virus corona di lingkungan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Satuan Pendidikan SDN Keting 04 Jember. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan selama 3 bulan dengan tahapan pemberian materi pada minggu pertama kemudian dilanjutkan dengan pembiasaan dan pemantauan pelaksanaan pada minggu selanjutnya. Pemberian materi yang dilakukan diawal kegiatan mampu meningkatkan pengetahuan siswa tentang PHBS Di Sekolah. Diharapkan melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan kebiasaan dalam melaksanakan PHBS Di Sekolah sehingga dapat meningkatkan serajat kesehatan masyarakat sekolah serta prestasi siswa di UPTD Satuan Pendidikan SDN Keting 04 Jember.
PEMBINAAN PERILAKU HIDUP SEHAT SISWA SISWI SEKOLAH DI MOJOKERTO.
Eka Diah Kartiningrum
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN (ABDIMAKES) Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55316/amk.v1i2.728
The second session of community service activities carried out from February to July 2021 is part of the effort to foster healthy living behavior for students in the Mojokerto area which takes the topic of the implications of wearing masks, keeping a distance and washing hands. This activity was carried out in groups of kindergarten students, TPQ students and high school students. Coaching for TK and TPQ students is carried out directly (offline) by dividing students into several groups to prevent crowds. Meanwhile, for high school students, it is done online using the Google Meet facility. The results of the coaching showed an increase in the knowledge of students and students after receiving coaching. Good synergy and cooperation between health workers and the community will create stable healthy lifestyles and comply with health protocols so that they are able to control the Covid 19 pandemic in Indonesia.
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KADER JUMATIK DESA SUMBERTEBU DI ERA ADAPTASI KEBIASAAN BARU PANDEMI COVID-19
Dwi Helynarti Syurandhari;
Arief Fardiansyah;
Asih Media Yuniarti;
Mukhammad Himawan Saputra;
Yusuf hariyadi;
Rifaatul Laila Mahmudah;
Rahmi Syarifatun Abidah
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN (ABDIMAKES) Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55316/amk.v1i2.729
The public and health teams in Indonesia focus on handling and preventing Covid-19 during the Covid-19 pandemic, on the other hand, the number of dengue cases has actually increased. The purpose of education and training for Jumantik Cadre in Sumbertebu Village, Bangsal District, Mojokerto Regency as a form of community service carried out by the Lecturer and Student Team of the Majapahit Health Sciences College is to provide encouragement and refreshment to jumantik cadres in running again while following health procedures in the Adaptation Era. New Habits of the Covid-19 Pandemic Education and training efforts are carried out using the lecture method and PLA or Participatory Learning and Action, this method allows for community empowerment efforts, especially jumantik cadres. The community service participants were 21 jumantik cadres. The activity which was carried out for almost 1 month was able to increase the knowledge and understanding of jumatic cadres in carrying out supervision and eradication and implementation in strengthening community behavior. This activity is expected to increase the motivation of jumantik cadres to carry out their duties again so that dengue cases do not occur again.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN WUS TENTANG KB MKJP DI MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA WATES UMPAK WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAWANGSARI KABUPATEN MOJOKERTO
Dian Irawati;
Sari Priyanti;
Agustin Dwi Syalfina;
Wiwit Sulistyawati
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN (ABDIMAKES) Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55316/amk.v2i1.754
Program keluarga berencana merupakan upaya dalam mengendalikan jumlah penduduk dan juga termasuk dalam salah satu indicator ke 3.7 dalam Sustainable Development Goals 2030 yaitu jumlah pasangan usia subur yang memiliki kebutuhan ber-KB dan menggunakan alat kontrasepsi penduduk. Hasil Sensus Penduduk 2020 menunjukkan bahwa jumlah penduduk Indonesia bertambah 32,56 juta dibandingkan jumlah penduduk pada tahun 2010. Sedangkan laju pertumbuhan penduduk per tahun selama 2010-2020 rata-rata 1,25%, hal ini lebih lambat dibandingkan dengan data laju pertumbuhan penduduk pada periode 2000 – 2010 (1,49%). (BPS, 2021). Metode kontrasepsi jangka panjang merupakan metode yang efektif dalam mengendalikan jumlah penduduk dan menurunkan angka kematian ibu. Oleh karena penting meningkatkan pengetahuan wanita usia subur (wus) tentang KB MKJP pada masa pandemi COVID 19 di Desa Wates Umpak wilayah kerja Puskesmas Tawangsari Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto sebagai upaya meningkatkan penggunaaan MKJP. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyakat dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab dan dilaksanakan dalam 2 tahap yaitu tahap pendidikan kesehatan tentang AKDR dan tahap pendidikan kesehatan tentang AKBK. Dalam kegiatan ini ada peningkatan pengetahuan yang signifikan yaitu sebesar 33.3 % dan peningkatan sikap WUS tentang MKJP sebesar 26,7%. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang KB MKJP sehingga masyarakat dapat mengatur kehamilan serta berperan dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk.
KELOMPOK PENDAMPING SIPER DENI (SAYANG IBU DAN PEREMPUAN DENGAN DETEKSI DINI) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KANKER SERVIKS DI WILAYAH KERJA PKM BANDARHARJO SEMARANG
Tutik Rahayu;
Sri Wahyuni
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN (ABDIMAKES) Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55316/amk.v2i1.755
Kelurahan Bandarharjo Semarang merupakan salah satu wilayah dengan jumlah penduduk 4.319 KK yang terdiri dari laki laki sebesar 10,294 orang dan perempuan sebesar 10,149 dan Sebagian besar usia produktif. Hasil pengkajian di wilayah kelurahan bandarharjo kasus penyakit kanker serviks ditemukan dan beberapa perempuan telah meninggal akibat menderita kanker serviks. Jumlah kader cukup banyak sekitar 40 orang namun yang menyatakan sudah melakukan skrening dengan IVA atau Papsmear tidak lebih dari 5 orang kader. Tujuan pengabdian pada masyarakat yaitu Membentuk kelompok pendamping Siper Deni ( sayangi ibu dan perempuan dengan deteksi dini )dalam upaya pencegahan kanker serviks melalui IVA dan Papsmear.Metode Pemecahan permasalahan dilakukan dengan beberapa pendekatan sebagai berikut: Berbasis Kelompok, seluruh kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan kepada masyarakat dilakukan dengan menggunakan kelompok yaitu ibu ibu kader Kesehatan perempuan sebagai media belajar dan pendampingan, perencanaan dan memonitor kegiatan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara komphrehensif dengan pemberikan materi edukasi dan roleplay yang berkaitan dengan kanker serviks, upaya pencegahan dan deteksi dini melalui IVA dan papsmear. Hasil pre dan post test tentang pengetahuan kanker serviks dan uapya pencegahan melalui deteksi dini terjadi peningkatan pengetahuan yang sangat baik. Semua peserta kegiatan menyatakan pendapat bahwa program kegiatan yang dilaksanakan sangat memberikan manfaat meningkatkan pengetahuan dan ras percaya diri sebagai kader Kesehatan perempuan. Kesimpulan dan saran program kegiatan dengan membentuk kelompok pendamping Siper Deni efektif untuk meningkatan pengetahuan, memperkuat peran kader dalam melakukan pendampingan,pemberi motivasi dan memfasilitasi kaum ibu dan perempuan dalam upaya meningkatkan Kesehatan reproduksinya.
UPAYA PENINGKATAN STATUS GIZI BAYI DAN BALITA DI MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI PROGRAM PENYULUHAN RAWAT JALAN (PENYURAJA) DI PUSKESMAS MOJOSARI MOJOKERTO
Dhonna Anggreni;
Ika Yuni Susanti;
Dyah Siwi Hety
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN (ABDIMAKES) Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55316/amk.v2i1.759
Dalam strategi nasional percepatan pencegahan stunting, disebutkan bahwa pelayanan gizi dilakukan dengan target intervensi kelompok 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Dengan terjadinya pandemi Covid-19, tersebut dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap pemenuhan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan terutama pada bayi dan balita, yang pada akhirnya akan mengganggu kesehatan bayi dan balita. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, merubah sikap dan perilaku ibu agar memahami tentang gizi pada bayi dan balita. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pendidikan dan pelatihan tentang segala hal yang terkait dengan gizi pada bayi dan balita. Dari hasil evaluasi kegiatan ini didapatkan bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang gizi pada bayi dan balita selama masa pandemi. Sikap ibu terhadap gizi bayi balita adalah positif. Harapan dari kegiatan ini adalah dengan adanya kegiatan ini, gizi pada bayi dan balita tetap terpenuhi walaupun saat ini kondisi perekonomian keluarga banyak yang kurang baik yang dikarenakan oleh pandemi covid 19. Kata Kunci : gizi bayi balita, masa pandemi Covid-19
PENGUATAN KESEHATAN MENTAL PETANI SELAMA PANDEMI COVID-19 MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN DAN KONSELING
M. Elyas Arif Budiman;
Zidni Nuris Yuhbaba;
Achmad Ali Basri
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN (ABDIMAKES) Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55316/amk.v2i1.761
Kegiatan pengabdian masyarakat terkait denegan penguatan mental petani merupakan sebuah metode pola pembinaan edukasi kesehatan jiwa melalui kegiatan skrining, pendidikan kesehatan dan konsling langsung yang bertujuan untuk melatih kemampuan petani mengenal masalah kesehatan jiwa pada pandemic Covid-19. Metode ini digunakan agar para repetani sebagai sasaran program tidak hanya mengerti dan memahami, namun juga berperan aktif dengan caramenerapkan apa yang sudah diketahui pada kegiatan ini ini. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan program statistik, diperoleh hasil terdapat 49% menyatakan menarik, 41% petani menyatakan bahwa program pengabdian masyarakat yang dilakukan sangat menarik, dan sisanya 14% cukup menarik. Kemudian Diketahui bahwa petani dengan pengatahuan baik sebesar 50%, Pengetahuan Cukup 30% dan pengetahuan buruk 20%. Program pengabdian masyarakat tentang penguatan mental petani selama pandemic covid-19 efektif dalam meningkatkan pengetuan petani dalam memahami pentingnya kesehatan mental petani di masa pandemic Covid-19. Hasil dari Kegiatan Program Pengabdian Masyarakat yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemberian informasi dan konseling mengenai kesehatan mental pada petani dapat mempengaruhi kemampuan peserta dalam menghadapi gangguan kesehatan mental pada masa pandemic Covid-19.
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS TUTOR PARENTING DI PLOSOSARI PURI MOJOKERTO
Eka Diah Kartiningrum;
Yudha Laga Hadikusuma
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN (ABDIMAKES) Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55316/amk.v2i1.766
Anak usia dini merupakan anak usia 2-6 tahun yang belum sekolah dan masih senang dengan aktivitas bermain. Usia pra sekolah merukan usia yang sangat kritis untuk mendapatkan stimulasi yang baik termasuk stimulasi yang diberikan pada pos tumbuh kembang anak di Desa Plososari Puri Mojokerto. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada tutor kegiatan parenting di desa melalui materi pengenalan tumbuh kembang dengan pendekatan ilmu psikologi dan stimulasi kreativitas anak usia dini. Kegiatan dilaksanakan selama 1 bulan. Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan tutor dalam mengenali tumbuh kembang anak usia dini serta kemampuan menstimulasi kreativitas anak usia dini melalui media gambar. Tutor kegiatan parenting Desa Plososari merupakan kader kesehatan desa yang sangat aktif. Kerjasama lintas sektoral dengan institusi pendidikan akan meningkatkan kualitas kinerja mereka sehingga mampu mendukung tumbuh kembang anak dengan baik. Kata kunci: anak, prasekolah, parenting, kreativitas. ABSTRACT Early childhood is children aged 2-6 years who have not been to school and still happy with playing activities. Pre-school age is a very critical age to get good stimulation, including the stimulation that have been given in the child development post in Plososari Puri Mojokerto. This community service activity aimed to provide training to parenting tutor in the village through introduction about the growth and development of preschool kids with psychological approach and the stimulation of early childhood creativity. Activities carried out for 1 month. The training was carried out for 3 days. The results of the activity showed an increase in the knowledge and tutors skills in recognizing early childhood growth and development and also the ability to stimulate early childhood creativity through image media. The plososari village parenting activity tutor is a very active village health cadre. Cross-sectoral collaboration with educational institutions will improve the quality of their performance so that they are able to support children's growth and development properly. Keywords: children, preschool, parenting, creativity.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MAHASISWA MENGENAI TEKNOLOGI INFORMASI DALAM KEPERAWATAN
Sondang Ratnauli Sianturi
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN (ABDIMAKES) Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55316/amk.v2i1.771
Inovasi teknologi informasi dalam bidang keperawatan merupakan salah satu cara untuk dapat mengembangkan asuhan keperawatan pada pasien sesuai dengan perkembangan saat ini. Pemberian edukasi pada mahasiswa keperawatan menjadi salah satu strategi yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa dan menyiapkan mahasiswa dalam dunia kerja. Strategi ini dilakukan mulai dari identifikasi masalah dan inovasi terbaru apa yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah. Kegiatan ini memberikan dampak yang positif bagi mahasiswa yaitu pengetahuan mahasiswa mengenai teknologi informasi dalam bidang keperawatan menjadi meningkat. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu bisa menjadi program rutin yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa.
UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA IBU HAMIL MELALUI SOSIALISASI PROKES 5 M DI PUSKESMAS MOJOSARI KABUPATEN MOJOKERTO
Dyah Siwi Hety;
Dhonna Anggreni;
Ika Yuni Susanti
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN (ABDIMAKES) Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55316/amk.v2i2.774
Stimulasi kreativitas anak dapat dilakukan dengan beberapa cara untuk memaksimalkan tumbuh kembang anak. Tujuan kegiatan pendidikan dan pelatihan pada guru tentang cara stimulasi kreativitas anak sebagai salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim Dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menstimulasi kreativitas anak pra sekolah di TK Dharma Wanita dan KB Darul Huda Desa Gayaman. Upaya diklat dilakukan dengan metode ceramah dan demonstrasi serta Focus Grup Discussion (FGD) untuk menyusun modul penerapan terapi musik dalam stimulasi kreativitas anak. Kegiatan yang dilaksanakan selama 1 minggu tersebut mampu meningkatkan kemampuan pemahaman guru tentang cara stimulasi menggunakan terapi musik klasik mozart dan tersusun modul pembelajaran. Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas peserta didik yang dibina oleh sekolah dan meningkatkan prestasi KB Darul Huda dan TK Dharma Wanita Desa Gayaman Kata Kunci : stimulasi, kreativitas, anak, pra sekolah