cover
Contact Name
Imam Ahmad Amin
Contact Email
jeltadib@umb.ac.id
Phone
+628117315600
Journal Mail Official
jeltadib@umb.ac.id
Editorial Address
Jl. Adam Malik Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education
ISSN : -     EISSN : 27755533     DOI : https://doi.org/10.36085/eltadib
Core Subject : Religion, Education,
El-Tadib adalah Jurnal Ilmiah Nasional Terbitan berkala di bidang Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Madrasah, Pendidikan Pondok Pesantren, Sosiologi Pendidikan, Kepemimpinan Pendidikan Islami, Manajemen Pendidikan Islam dan Psikologi Pendidikan yang terbit secara berkala setiap tahunnya pada bulan April dan Oktober oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Artikel yang dimuat pada Jurnal EL-TADIB: Journal of Islamic Education di publikasikan dalam bentuk elektronik atau e-journal dalam rangka menyebarluaskan ilmu pengetahuan tentang Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Madrasah, Pendidikan Pondok Pesantren, Sosiologi Pendidikan, Kepemimpinan Pendidikan Islami, Manajemen Pendidikan Islam dan Psikologi Pendidikan dalam lingkup nasional maupun internasional.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2023): April" : 5 Documents clear
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAM ISLAM MELALUI PENDEKATAN INTERDISIPLINER DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) Surohim Surohim
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v1i2.3105

Abstract

The industrial era 4.0 demands that educational institutions must be able to transform into all-digital institutions, as the assumption does not rule out the possibility that with the rapid progress of science and technology there will be global changes and will affect the values, attitudes or behavior of students' lives and modern society, it could be These values, attitudes and behaviors are in line with the teachings of Islam and support the success of development. On the other hand, it could be contrary to the teachings of Islam and even do not support the success of development, such as weak religious beliefs, individualistic, materialistic, hedonistic attitudes. criticisms of the weaknesses of the implementation of Islamic religious education in schools, such as (1) in the field of theology, there is a tendency towards fatalistic understanding. (2) The field of worship is only taught as a routine religious activity and is not emphasized as a process of personality formation, (3) the field of morals is oriented towards politeness and has not been understood as a whole religious human person, (4) the field of fiqh tends to be taught as a boundary of governance. rules that will not change over time, and do not understand the dynamics and spirit of Islamic law, (5) Islam tends to be taught as a dogma and does not develop rationality and love for science and technology advances, (6) the orientation of studying the Qur'an still tends to on the ability to read texts, has not led to understanding meaning and extracting meaning. There needs to be positive and reactive innovation towards the Islamic religious education learning system so that it becomes more effective, namely through an interdisciplinary approach. This interdisciplinary approach in Islamic religious education is able to bring a new atmosphere for students to keep trying to learn so that noble ideals are achieved. Islamic religious education with an interdisciplinary approach has been able to change the form and way of learning Islamic religious education from classical learning to modern learning.Keywords: Islamic Education Learning, Interdisciplinary Approach, Learning Effectiveness
ISLAMISASI AJARAN ISLAM DI NUSANTARA Eza qurnia Hayati; Alimni
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v3i1.5683

Abstract

Mengenai penyebaran Islam di Indonesia, terlihat bahwa kontribusi para saudagar dari berbagai negara terlihat dari munculnya ormas dan komunitas Islam di beberapa pelabuhan penting seperti Jawa, Sumatera dan wilayah pesisir lainnya. Masuk nya islam dinusantara melalui berapa jalur seperti perdagangan, pernikahan, tasawuf, politik, bahkan pendidikan. Adapun beberapa teori yang dapat menjelaskan islamisasi ajaran islam di indonesia yaitu teori arab, teori cina, teori persia, dan teori gujarat. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode riset pustaka. Hasil yang didapat dalam penulisan ini adalah islamisasi terjadi secarara damai di indonesia, meskpun penguasa muslim diindonesia sedang berkuasa saat itu. Mereka dapat menerima keberadaan islam tanpa meninggalkan keyakinan dan praktik keagamaan yang ada Kata kunci: Islamisasi, Islam, Nusantara
STRATEGI MUHAMMADIYAH DALAM MENGHADAPI PELEMAHAN IDEOLOGI DAN DOKTRIN BAGI ANGGOTA PERSYARIKATAN Betra Sarianti
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v3i1.5684

Abstract

Ditengah arus globalisasi dan modernisasi tentu Muhammadiyah mengalami pelemahan ideologi dan doktrin bagi sebagian anggotanya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya atau strategi Muhammadiyah dalam menghadapi pelemahan ideologi bagi anggota persyarikatan. Metode yang digunakan adalah study Pustaka yang berkaitan dengan ideologi dan doktrin Muhammadiyah yang bersumber dari buku buku maupun jurnal hasil Penelitian. Hasil Penelitian dari studi ini menunjukan strategi yang dilakukan Muhammadiyah dalam menghadapi pelemahan ideologi adalah melalui: Pertama Pola rekruitmen pengelola amal usaha Muhammadiyah(guru, dosen, tenaga medis, karyawan) melalui atau dengan persetujuan Pimpinan Muhammadiyah pada level masing masing supaya didapat SDM yang betul betul berkomitmen mau mengembang Muhammadiyah. Kedua Melalui kaderisasi mulai dari Lembaga Lembaga Pendidikan yang dimiliki Muhammadiyah, mengoptimalkan kenerja Majelis Pendidikan Kader dari mulai tingkat ranting, cabang da wilayah, terahir dengan memulai pengkaderan dari keluarga keluarga Muhammadiyah. Lembaga keluarga sesungguhnya memainkan peran yang cukup besar dalam mempersiapkan kader kader Muhammadiyah. Dari keluarga keluarga Muhammadiyah seharusnya pengkaderan dimulai. Kata Kunci : Ideologi, Muhammadiyah, Pengkaderan
INTERNALISASI NILAI RELIGIUS PADA REMAJA DI DESA BAJAK 1 BENGKULU TENGAH Surohim; Dedy Novriady; Desi Firmasari; Lilian Guntari
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v3i1.5685

Abstract

Internalisasi Nilai Religius Pada Remaja yang dimana saat ini banyaknya remaja yang kurang akan peminat dalam meramaikan masjid terutama dalam beribadah. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui Bagaimana Internalisasi Nilai Religius Pada Remaja di Desa Bajak 1 Bengkulu Tengah, Tokoh Masyarakat memliki peranan penting dalam kehidupan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yakni melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data dari penelitian adalah Tokoh Masyarakat dan remaja. Berdasarkan hasil penelitian bahwa proses internalisasi nilai religius pada remaja Di Desa Bajak 1 Bengkulu Tengah adalah melalui pemahaman ilmu, melalui penerapan pembiasaan, melalui nasihat, memberikan pendidikan ibadah. Sedangkan bentuk dari internalisasi nilai religius pada remaja di Desa Bajak 1 Bengkulu Tengah adalah kegiatan TPQ, Pencerahan, Pengajian, Remaja Masjid dan hasil internalisasi nilai religius pada remaja yang dilakukan oleh tokoh masyarakat sudah dapat dikategorikan sudah maksimal. Namun tetap harus ada usaha-usaha lebih dari tokoh masyarakat dalam menginternalisasi nilai religius pada remaja. Kata Kunci : Religius, Internalisasi Nilai, Remaja
PERAN MAHASISWA MENGIKUTI PROGRAM ASISTENSI MENGAJAR MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA PADA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU Imam Ahmad Amin; Lety Febriana; Syubli; Clara Dimitri
EL-TA’DIB: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Univesitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/eltadib.v3i1.5687

Abstract

Peran mahasiswa dalam mengikuti Program Asistensi Mengajar MBKM (Merdeka Belajar Kampus Mengajar), Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peran mahasiswa dalam Program Asistensi MBKM (Merdeka Belajar Kampus Mengajar). Program Kampus Mengajar merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berupa asistensi mengajar untuk memberdayakan mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran di Sekolah Dasar di berbagai Desa dengan akreditasi C. Pada program ini, mahasiswa yang terlibat memiliki tanggung jawab dalam membantu pihak sekolah pada proses Mengajar. Selain itu, mahasiswa memiliki tanggung jawab dalam memperbaiki karakter siswa mengasah keterampilan berpikir dalam bekerja bersama lintas bidang ilmu dan ragam asal mahasiswa dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi, mengembangkan wawasan, karakter dan Soft Skills mahasiswa, mendorong dan memacu pembangunan nasional dengan menumbuhkan motivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan, serta meningkatkan peran dan kontribusi nyata perguruan tinggi dan mahasiswa dalam pembangunan nasional. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, menggunakan metode penelitian fenomenologi, pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu membantu literasi dan numerasi, dapat membantu adaptasi teknologi serta membantu administrasi di sekolah. Kata kunci : Merdeka Belajar, Asistensi Mengajar, Mahasiswa

Page 1 of 1 | Total Record : 5