cover
Contact Name
Andriyana
Contact Email
andriyana03@gmail.com
Phone
+6282121616969
Journal Mail Official
jurnal.guruku@uniku.ac.id
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien no. 36A Cijoho-Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 30318181     DOI : https://doi.org/10.25134/jguruku
Core Subject : Education,
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru merupakan media publikasi dengan lingkup pendidikan yang terbuka bagi semua guru dan semua cabang ilmu. Penulis harus memiliki intansi di sekolah baik SD, SMP, dan SMA sebagai penulis, penulis lain dari luar intansi tersebut merupakan target lain dengan fokus tulisan pendidikan seperti mahasiswa, peneliti, tau dosen. Kami terbuka menerima naskah dari para penulis dengan mengikuti ketentuan yang ada dalam fokus dan lingkup, etika publikasi, petunjuk penulisan, proses review, dan template jurnal yang harus diikuti oleh penulis. Dengan ketentuan yang berlaku pada jurnal JGuruku, Naskah yang terbit pada jurnal ini diberikan akses terbuka yang artinya siapa saja bisa mengakses arsip jurnal yang diterbitkan dengan perlindungan ketentuan hak cipta mengikuti Creativ Cumon CC-BY-SA. Penerbitan mengunakan Lisensi LOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: LOCKSS License. Lisensi CLOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: CLOCKSS License.
Articles 225 Documents
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SDN TAMBAKSERANG 03 SEMESTER GENAP TAHUN TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Sri Suciati
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan hasil observasi di kelas III SD Negeri Tambakserang 03 Bantarkawung Brebes, ditemukan permasalahan pada pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya keterampilan menulis. Sebanyak 57,14% siswa belum mencapai KKM sebesar 70. Hal ini disebabkan oleh kegiatan pembelajaran yang kurang kreatif dan inovatif, pembelajaran yang berpusat pada guru, dan guru menggunakan metode ceramah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, hasil belajar menulis pokok-pokok informasi dari teks, kendala-kendala yang muncul selama pembelajaran serta solusinya. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan, serta refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan catatan lapangan. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model Discovery Learning berlangsung dengan baik. Pada siklus 1, aktivitas pembelajaran mencapai 71,42% dan siklus II sebesar 92,85%, mengalami peningkatan sebesar 21,42% dengan nilai ketercapaian ≥80. Pada siklus I rata-rata ketuntasan hasil belajar menulis teks pokok-pokok informasi dari teks 75,85 pada siklus II rata-rata ketuntasan mencapai 81,85. Kendala- kendala yang dihadapi, dalam siklus I maupun siklus II telah dapat diatasi dengan baik. Kata kunci: menulis, model discovery learning, IMPLEMENTATION OF DISCOVERY LEARNING LEARNING MODEL TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES OF CLASS III STUDENTS OF SDN TAMBAKSERANG 03 EVEN SEMESTER OF ACADEMIC YEAR 2023/2024 ABSTRACT Based on the results of observations in class III of SD Negeri Tambakserang 03 Bantarkawung Brebes, problems were found in learning Indonesian, especially writing skills. As many as 57,14% of students have not reached the KKM of 70. This is caused by learning activities that are less creative and innovative, teacher-centered learning, and teachers using the lecture method. The aim of this research is to describe the implementation of learning using the Discovery Learning learning model, the results of learning to write the main points of information from the text, the obstacles that arise during learning and the solutions. This research uses a classroom action research (PTK) design, which is carried out in two cycles and each cycle consists of four stages, namely planning, implementation and observation, and reflection. The data collection techniques used were observation, tests and field notes. The collected data was analyzed using qualitative and quantitative descriptive analysis techniques. The research results show that learning by applying the Discovery Learning model is going well. In cycle 1, learning activities reached 71.42% and in cycle II it reached 92.85%, experiencing an increase of 21.42% with an achievement score of ≥80. In cycle I the average completeness result of learning to write the main information from the text was 75.85 in cycle II the average completeness reached 81.85. The obstacles faced in cycle I and cycle II have been overcome well. Keywords: writing, discovery learning model.
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATA PELAJARAN EKONOMI MATERI KELANGKAAN DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS X SMA YA BAKII 1 KESUGIHAN CILACAP Sri Minarni
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) terhadap minat belajar siswa dalam mata pelajaran Ekonomi, khususnya pada materi kelangkaan. Desain eksperimen one-group pretest-posttest control group digunakan dengan subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas X SMA Ya Bakii 1 Kesugihan Cilacap. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes minat belajar sebelum dan setelah perlakuan, serta observasi dan angket. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa setelah penerapan Model PBL, dengan nilai t hitung sebesar -37,443 dan p < 0,05. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa Model PBL efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada materi kelangkaan dalam mata pelajaran Ekonomi. Kata kunci: Problem Based Learning, minat belajar, mata pelajaran Ekonomi, kelangkaan, siswa SMA. Pendahuluan INCREASING INTEREST IN LEARNING SCARCITY MATERIAL ECONOMICS SUBJECTS WITH A PROBLEM-BASED LEARNING MODEL FOR GRADE X STUDENTS OF SMA YA BAKII 1 CILACAP SUCCESS ABSTRACT This study aims to explore the influence of the Problem Based Learning (PBL) Model on students' learning interest in Economics subjects, especially on scarcity material. The one-group pretest-posttest control group experimental design was used with research subjects totaling 20 grade X students of SMA Ya Bakii 1 Kesugihan Cilacap. The research instruments used were learning interest tests before and after treatment, as well as observation and questionnaires. The results of the analysis showed an increase in student interest in learning after the application of the PBL Model, with a calculated t value of -37.443 and p < 0.05. The implication of this study is that the PBL Model is effective in increasing students' learning interest in scarcity material in Economics subjects. Keywords: Problem Based Learning, interest in learning, Economics subjects, scarcity, high school students. Introduction
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI SISWA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN E-LKPD PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Linda Kurniasih; Rahma Widiantie; Wiwi Widiarsih
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang terjadi dalam pembelajaran di kelas X TSM, fokus masalah diuraikan sebagai berikut: bagaimana gambaran penerapan model Problem Based Learning dengan E-LKPD untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa di kelas X TSM 1. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif pada siswa SMK Pesantren Ciwaringin kelas X TSM 1 materi pencemaran lingkungan. Berdasarkan hasil penilaian kuantitatif sebelum melaksanakan pembelajaran menunjukkan bahwa hanya 25% yang nilainya sudah tuntas. Sedangkan setelah melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran Problem Based Learning berbantu E-LKPD hasilnya menunjukkan bahwa 81,25% siswa nilainya sudah tuntas, akan tetapi masih ada 18,75% siswa yang nilainya masih belum tuntas. Kemudian berdasarkan hasil penilaian kualitatif yang dilihat dari penilaian E-LKPD menunjukkan bahwa sebanyak 75% siswa mendapat nilai berkategori baik, dan 25% siswa mendapat nilai berkategori amat baik. Kesimpulan penelitian bahwa pembelajaran Problem Based Learning dengan E-LKPD dapat meningkatkan keterampilan berfikir tingkat tinggi siswa pada materi pencemaran lingkungan di kelas X TSM 1 SMK Pesantren Ciwaringin. Kata kunci: Model PBL, E-LKPD, berpikir tingkat tinggi IMPROVEMENT OF HIGH-ORDER THINKING SKILLS OF STUDENTS THROUGH THE PROBLEM BASED LEARNING MODEL WITH E-LKPD ON ENVIRONMENTAL POLLUTION MATERIAL ABSTRACT This research is motivated by issues that arise in learning in class X TSM, and the focus of the problem is outlined as follows: how is the implementation of the Problem Based Learning model with E-LKPD to enhance the higher-order thinking skills of students in class X TSM 1. The research method employed a combination of quantitative and qualitative approaches with students from SMK Pesantren Ciwaringin in class X TSM 1 studying environmental pollution. Based on the quantitative assessment before implementing the learning, only 25% of the students had completed scores. However, after implementing Problem Based Learning with the assistance of E-LKPD, the results showed that 81.25% of the students had completed scores, but there were still 18.75% of students whose scores were not yet satisfactory. Furthermore, the qualitative assessment based on E-LKPD indicated that 75% of the students received good ratings, and 25% of the students received excellent ratings. The research concludes that Problem Based Learning with E-LKPD can enhance the higher-order thinking skills of students in environmental pollution topics in class X TSM 1 at SMK Pesantren Ciwaringin. Keywords: Problem Based Learning (PBL) model, E-LKPD, higher-order thinking..
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN KEWAJIBAN DAN HAKKU KELAS III DI SDN PENGARADAN 01 Budi Raharjo
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Tema 4 Subtema 4 Kewajiban dan Hakku Sebagai Warga Negara melalui penerapan model pembelajaran kooperatif teknik make a match pada siswa kelas III SDN Pengaradan 01, Tanjung, Brebes tahun ajaran 2019/2020. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan 28 siswa kelas III SDN Pengaradan 01, Tanjung, Brebes. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisi model deskriptif komparatif yaitu dengan membandingkan hasil sebelum dilakukan penelitian dengan hasil pada akhir tiap siklus setelah penelitian. Uji validitas data pada penelitian ini menggunakan validitas isi. Peningkatan hasil belajar dapat dibuktikan dengan meningkatnya nilai siswa pada setiap siklus yaitu nilai rata-rata hasil belajar perpindahan kalor siswa sebelum tindakan hanya sebesar 59,8. Pada siklus I menjadi 67,6 dan pada siklus II menjadi 74,8, lalu pada siklus III meningkat lagi menjadi 83,5. Sebelum dilaksanakan tindakan, siswa yang memperoleh nilai di atas KKM (≥71) hanya sebanyak 9 siswa (32%), pada siklus I meningkat menjadi 14 siswa (50%), dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 21 siswa (75%). Dan pada siklus III meningkat menjadi 28 siswa atau 100%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik make a match dapat meningkatkan hasil belajar Tema 4 Subtema 4 Kewajiban dan Hakku sebagai warga negara pada kelas III SDN Pengaradan 01, Tanjung, Brebes tahun ajaran 2019/2020. Kata kunci: Make a match, kewajiban dan hak. APPLICATION OF THE MAKE A MATCH TECHNIQUE COOPERATIVE LEARNING MODEL TO IMPROVE STUDENT LEARNING OUTCOMES IN LEARNING OBLIGATIONS AND RIGHTS CLASS III AT SDN PENGARADAN 01 ABSTRACT The aim of this research is to improve learning outcomes for Theme 4, Subtheme 4, My Obligations and Rights as a Citizen through the application of the cooperative learning model of the make a match technique for class III students at SDN Pengaradan 01, Tanjung, Brebes for the 2019/2020 academic year. The form of this research is classroom action research (PTK) which is carried out in three cycles. Each cycle consists of 4 stages, namely planning, implementing actions, observing and reflecting. The subjects of this research were teachers and 28 class III students at SDN Pengaradan 01, Tanjung, Brebes. The data collection techniques used were observation, interviews, tests and documentation. The data analysis technique used is comparative descriptive model analysis, namely by comparing the results before the research is carried out with the results at the end of each cycle after the research. Testing the validity of the data in this research uses content validity. The increase in learning outcomes can be proven by the increase in student scores in each cycle, namely the average score of students' heat transfer learning outcomes before the action was only 59.8. In cycle I it was 67.6 and in cycle II it was 74.8, then in cycle III it increased again to 83.5. Before the action was implemented, only 9 students (32%) got scores above the KKM (≥71), in the first cycle this increased to 14 students (50%), and in the second cycle it increased again to 21 students (75%). And in cycle III it increased to 28 students or 100%. Based on the results of the research that has been carried out, it can be concluded that using the cooperative learning model, the make a match technique, can improve learning outcomes for Theme 4 Subtheme 4 My Obligations and Rights as a Citizen in class III at SDN Pengaradan 01, Tanjung, Brebes for the 2019/2020 academic year. Keywords: Make a match, obligations and rights
PENINGKATAN KETERAMPILAN KOLABORASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTU E-MODUL Agy Yulia Priana; Irman Pebryansyah
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model problem based learning berbantu e-modul dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan berkolaborasi dengan guru Informatika melalui penerapan model PBL berbantu e-modul sebagai tindakan penelitian. Subjek penelitian ini sebanyak 22 siswa kelas X DKV 1 yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan selama 2 siklus. Setiap siklus penelitian terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data penelitian meliputi: keterampilan kolaborasi dan hasil belajar siswa, keterlaksanaan sintaks, serta dokumentasi pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Teknik analisis data dilakukan dengan deskriptif kuantitatif. Prosedur penelitian meliputi: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan sebesar rata-rata keterampilan kolaborasi sebesar 41,5% dan hasil belajar sebesar 68%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model problem based learning berbantu e-modul dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi dan hasil belajar siswa. Kata kunci: Model PBL, e-modul, kolaborasi, hasil belajar. IMPROVING COLLABORATION SKILLS AND STUDENT LEARNING OUTCOMES THROUGH THE IMPLEMENTATION OF THE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MODEL ASSISTED BY E-MODULES ABSTRACT This research aims to investigate the implementation of the problem-based learning model assisted by e-modules in enhancing collaboration skills and student learning outcomes. It is an action research (PTK) conducted in collaboration with the Computer Science teacher through the implementation of the PBL model assisted by e-modules as the research intervention. The research subjects are 22 students from class X DKV 1 selected using purposive sampling technique. The study is conducted over 2 cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection phases. The research data include collaboration skills and student learning outcomes, syntactic feasibility, as well as documentation during the teaching and learning activities. Quantitative descriptive analysis is employed for data analysis. The research procedure includes planning, implementation, observation, and reflection. The results indicate an average increase of 41.5% in collaboration skills and a 68% improvement in learning outcomes. Based on the findings, it can be concluded that the problem-based learning model assisted by e-modules can enhance collaboration skills and student learning outcomes. Keywords: PBL model, e-module, collaboration, learning outcomes.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA KELAS III PADA MATERI PENGURANGAN DENGAN MEMINJAM MELALUI MEDIA GAMBAR DAN KARTU PADA SD NEGERI 4 SINDANGSARI KECAMATAN BANJARSARI KABUPATEN CIAMIS Ani Suryani
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Setelah dilakukan penelitian tindak kelas yang dilaksanakan di kela III SD Negeri 4 Sindangsari Kecamatan Banjarsari Kabupaten ciamis mengenai penggunaan media gambar dan kartu pada materi pengurangan di dapat kan hasil, Dimana hasil belajar pra siklus hanya sebanyak 30% peserta didik dari 20 orang yang dianggap tuntas, selanjutnya pada siklus ke 1 dengan menggunakan media gambar dan kartu ada sebanyak 80% peserta didik yang tuntas dan terakhir pada siklua 2 terdapay 95% peserta didik tuntas dengan rata rata klasikal 78. Kesimpulan yang bisa diambil dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan media pembelajaran sangat penting dalam menuntasakan pembelajaran di Sekolah Dasar, ghal ini karena usia peserta didik dikelas 3 harus dibantu dengan sesuatu media yang konkret. Kata kunci: Media gambar, media kartu, pengurangan, matematika. EFFORTS TO IMPROVE THE ABILITIES OF THIRD-GRADE STUDENTS IN SUBTRACTION BY BORROWING THROUGH THE USE OF VISUAL MEDIA AND CARDS AT SD NEGERI 4 SINDANGSARI BANJARSARI DISTRICT CIAMIS REGENCY ABSTRACT Setelah dilakukan penelitian tindak kelas yang dilaksanakan di kela III SD Negeri 4 Sindangsari Kecamatan Banjarsari Kabupaten ciamis mengenai penggunaan media gambar dan kartu pada materi pengurangan di dapat kan hasil, Dimana hasil belajar pra siklus hanya sebanyak 30% peserta didik dari 20 orang yang dianggap tuntas, selanjutnya pada siklus ke 1 dengan menggunakan media gambar dan kartu ada sebanyak 80% peserta didik yang tuntas dan terakhir pada siklua 2 terdapay 95% peserta didik tuntas dengan rata rata klasikal 78. Kesimpulan yang bisa diambil dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan media pembelajaran sangat penting dalam menuntasakan pembelajaran di Sekolah Dasar, ghal ini karena usia peserta didik dikelas 3 harus dibantu dengan sesuatu media yang konkret. Keywords: Picture media, card media, subtraction, mathematics.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGOLAHAN DATA DALAM PELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL SISWA KELAS VI SD NANGKASARI CIAMIS Susan Andriani
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Setelah dilakukan penelitian mengenai Upaya meningkatkan kemampuan pengolahan data (statistika) dalam pembelajaran matematika di kelas VI SD Negeri Nangkasari Ciamis . dengan menggunakan PTK dua siklus, sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 orang tahap pra PTK hanya ada sekitar 4 orang atau 26,6% yang tuntas sisanya belum tuntas akan tetapi setelah dilakukan pembelajaran dengan menggunakan CTL maka pembelajaran manjadi tuntas pada siklus kedua dengan capaian 93,7%, hanaya satu peserta didik yang harus mengikuti remedial karna dianggap belum tuntas. Kata kunci: CTL, matematika, pengolahan data (statistik). EFFORTS TO IMPROVE DATA PROCESSING SKILLS IN MATHEMATICS LEARNING THROUGH THE IMPLEMENTATION OF CONTEXTUAL LEARNING MODELS FOR VI-GRADE STUDENTS AT SD NANGKASARI CIAMIS. ABSTRACT After conducting research regarding efforts to improve data processing skills (statistics) in mathematics learning in class VI of SD Negeri Nangkasari Ciamis. using two cycles of PTK, the sample in this study was 15 people in the pre-PTK stage, there were only around 4 people or 26.6% who completed the remainder, but after learning was carried out using CTL, the learning was completed in the second cycle with an achievement of 93. 7%, only one student had to take remedial because it was considered incomplete. Keywords: CTL, mathematics, data processing (statistics).
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENGATASI PEMAHAMAN SOAL HOTS MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTU MEDIA IT DAN BENDA KONKRET DI KELAS IV Enung Nur’ati
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian tindakan kelas dalam hal memperbaiki proses pembelajaran dengan metode model pbl yaitu meningkatkan hasil belajar siswa dalam mengerjakan soal hots pada mata Pelajaran IPAS materi Cerita Tentang Daerahku dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning berbantu media IT di kelas IV semester genap SDN Cirukem. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan data kualitatif, analisis data dilakukan setelah perbaikkan pembelajaran selesai dilaksanakan dalam setiap siklus. Analisis data dilakukan secara bertahap, pertama mengelompokkan, kedua mendeskripsikan data dan terakhir menyimpulkan atau memberi makna. Dengan langkah ini akhirnya dapat ditarik suatu kesimpulan penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Cirukem Kecamatan Garawangi Kabupaten Kuningan. Subjek penelitian dari penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Cirukem Kecamatan Garawangai Kabupaten Kuningan. Dengan jumlah siswa 20 anak, terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan. Hasil penelitian tindakan kelas ini mengalami peningkatan yang sangat seignifikan pada setiap siklusnya, pada siklus I prosesntase hasil belajar siswa sebesar 60 % walaupun belum mencapai kriteria yang ingin dicapai tetapi paling tidak telah ada peningkatan dari kondisi awal, maka dari itu diadakanlah perbaikan pada siklus II dengan prosentase hasil belajar sebesar 90 %. Pada siklus II ini penelitian diberhentikan karena pencapaian hasil belajar siswa telah melampaui batas kriteria yang telah ditentukan, yaitu 80%. Kata kunci: HOTS, Model PBL, Media IT, Benda Konkret, Hasil Belajar Siswa. EFFORTS TO IMPROVE STUDENTS' ABILITY TO ADDRESS HOTS (HIGHER ORDER THINKING SKILLS) PROBLEMS USING THE PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) MODEL ASSISTED BY IT MEDIA AND CONCRETE OBJECTS IN GRADE IV ABSTRACT The aim of the classroom action research is to improve the learning process using the PBL (Problem-Based Learning) model, specifically to enhance students' learning outcomes in solving HOTS (Higher Order Thinking Skills) problems in the subject of IPAS (Integrated thematic Learning) with the theme "Story About My Region." This is accomplished through the implementation of the problem-based learning model aided by IT media in Grade IV during the second semester at SDN Cirukem. The research employs a quantitative and qualitative approach, and data analysis is conducted after each cycle of instructional improvement. The data analysis proceeds step by step, involving grouping, describing data, and ultimately drawing conclusions or deriving meanings. This research was conducted at the Elementary School of Cirukem, Garawangi Subdistrict, Kuningan Regency. The subjects of this classroom action research are Grade IV students at SDN Cirukem, Garawangi Subdistrict, Kuningan Regency, totaling 20 students, comprising 18 male students and 2 female students. The results of the classroom action research show a significant improvement in each cycle. In the first cycle, the percentage of students' learning outcomes was 60%, although it did not reach the desired criteria. However, there was an improvement from the initial condition. Therefore, adjustments were made in the second cycle, resulting in a learning outcome percentage of 90%. The research was concluded in the second cycle because the students' learning outcomes exceeded the predetermined criteria, which was 80%. Keywords: HOTS, PBL Model, IT Media, Concrete Objects, Student Learning Outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN METODE DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI SMK SUNAN GUNUNG JATI BABAKAN Ade Hermawan
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Praktik pembelajaran ini bertujuan untuk meningkatan pengetahuan konsep belajar peserta didik kelas X SMK Sunan Gunung Jati Babakan pada submateri pencemaran lingkungan dengan menggunakan Model Inquiry Terbimbing dengan metode diskusi melalui Tayangan video. Praktik pembelajaran ini dilakukan di SMK Sunan Gunung Jati Babakan dengan sampel penelitian 20 orang peserta didik kelas X. Treatmen dalam praktik pembelajaran ini berupa pemberian masalah yaitu video tentang macam-macam pencemaran lingkungan yang ada disekitar kita Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa LKPD yang di dalamnya terdapat pertanyaan-pertanyaan pemandu untuk mempermudah dan mengarahkan peserta didik agar dapat menggali informasi dari berbagai sumber literatur yang relefan. LKPD dibuat untuk mengarahkan peserta didik dalam pengenalan masalah, mengajukan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis, mengkomunikasikannya lewat presentasi dan menyimpulkan. Hasil praktik pembelajaran menunjukkan bahwa Inquairy Terbimbing dengan metode diskusi melalui tayangan video berbasis masalah dapat meningkatkan pemahaman konsep peserta didik kelas X SMK Sunan Gunung Jati Babakan pada submateri pencemaran lingkungan. Hal ini terlihat dari hasil nilai kognitip peserta didik dalam kegiatan free test yaitu menunjukkan 5 peserta didik atau 25% yang lulus KKTP dan 15 peserta didik lainnya atau 75% dibawah nilai KKTP untuk hasil nilai post tesnya 20 siswa 100% lulus nilai KKTP. Berdasarkan uraian di atas pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing dengan metode diskusi dapat di jadikan sebagai pembelajaran karena dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa selama proses pembelajaran sehingga siswa berkembang dalam kemampuan berdiskusi, kemampuan presentasi, berpikir kritis, menyelesaikan masalah dan meningkatkan hasil nilai kognitif. Kata kunci: Inkuiri Terbimbing, Metode Diskusi, Pemahaman Konsep, Materi Pencemaran Lingkungan. IMPLEMENTATION OF THE GUIDED INQUIRY LEARNING MODEL WITH DISCUSSION METHODS TO IMPROVE STUDENTS' CONCEPTUAL UNDERSTANDING OF ENVIRONMENTAL POLLUTION MATERIAL AT SMK SUNAN GUNUNG JATI BABAKAN ABSTRACT This learning practice aims to enhance the conceptual knowledge of 10th-grade students at SMK Sunan Gunung Jati Babakan in the topic of environmental pollution, utilizing the Guided Inquiry Model through discussion methods via video presentations. The learning practice was conducted at SMK Sunan Gunung Jati Babakan, with a sample of 20 10th-grade students. The treatment in this learning practice involved presenting a problem, namely a video about various environmental pollutions around us. The instrument used in this research is a Student Worksheet (LKPD) containing guiding questions to facilitate and direct students to gather information from various relevant literature sources. The LKPD is designed to guide students in problem recognition, formulating hypotheses, collecting data, testing hypotheses, communicating through presentations, and drawing conclusions. The results of the learning practice indicate that Guided Inquiry through discussion methods via problem-based video presentations can improve the understanding of the environmental pollution subtopic among 10th-grade students at SMK Sunan Gunung Jati Babakan. This is evident from the cognitive scores of students in the free test activity, where 5 students or 25% passed the minimum competency test (KKTP), and the remaining 15 students or 75% scored below the KKTP threshold. However, in the post-test, all 20 students achieved passing grades above the KKTP threshold. Based on the description above, learning with the Guided Inquiry model through discussion methods can be considered effective, as it enhances students' conceptual mastery during the learning process. This approach fosters students' development in discussion skills, presentation abilities, critical thinking, problem-solving, and improves cognitive assessment results. Keywords: Guided Inquiry, Discussion Method, Conceptual Understanding, Environmental Pollution Material.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI MEDIA GAMBAR PADA KELAS 1 SD NEGERI CIKAREOJAYA Euis Hendrayani
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Permulaan Bahasa Indonesia siswa kelas I SD. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca siswa setelah dilakukan penerapan media gambar siswa kelas 1 SD Negeri Cikareojaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Partisipan penelitian ini adalah siswa kelas 1 di SDN Cikareojaya sebanyak 18 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis hasil tes. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam upaya meningkatkan kemampuan membaca dengan menggunakan media gambar. Pada pra tindakan persentase ketuntasan siswa baru mencapai 65%, setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I persentase ketuntasan siswa meningkat menjadi 81%, pada siklus II meningkat menjadi 85% sehingga peneliti tidak melanjutkan ke siklus III. Kata kunci: Media Gambar, Kemampuan Membaca, Bahasa Indonesia. EFFORTS TO IMPROVE READING ABILITIES THROUGH PICTURE MEDIA IN GRADE 1 AT CIKAREOJAYA PUBLIC ELEMENTARY SCHOOL ABSTRACT This research aims to improve the initial reading abilities of Indonesian language for first-grade students in elementary school. The objectives of this research are to determine the improvement in students' reading abilities after implementing picture media in the 1st-grade class at Cikareojaya Public Elementary School. The research method used is classroom action research with two cycles. The participants in this research are 18 first-grade students at SDN Cikareojaya. Data were collected through observation, interviews, and test result analysis. The research results indicate a significant improvement in efforts to enhance reading abilities using picture media. In the pre-action phase, the percentage of students meeting the proficiency standard was only 65%. After the first cycle, the percentage increased to 81%, and in the second cycle, it further increased to 85%, leading the researcher to decide not to proceed to a third cycle. Keywords: Picture Media, Reading Abilities, Indonesian Language.