cover
Contact Name
Andriyana
Contact Email
andriyana03@gmail.com
Phone
+6282121616969
Journal Mail Official
jurnal.guruku@uniku.ac.id
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien no. 36A Cijoho-Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 30318181     DOI : https://doi.org/10.25134/jguruku
Core Subject : Education,
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru merupakan media publikasi dengan lingkup pendidikan yang terbuka bagi semua guru dan semua cabang ilmu. Penulis harus memiliki intansi di sekolah baik SD, SMP, dan SMA sebagai penulis, penulis lain dari luar intansi tersebut merupakan target lain dengan fokus tulisan pendidikan seperti mahasiswa, peneliti, tau dosen. Kami terbuka menerima naskah dari para penulis dengan mengikuti ketentuan yang ada dalam fokus dan lingkup, etika publikasi, petunjuk penulisan, proses review, dan template jurnal yang harus diikuti oleh penulis. Dengan ketentuan yang berlaku pada jurnal JGuruku, Naskah yang terbit pada jurnal ini diberikan akses terbuka yang artinya siapa saja bisa mengakses arsip jurnal yang diterbitkan dengan perlindungan ketentuan hak cipta mengikuti Creativ Cumon CC-BY-SA. Penerbitan mengunakan Lisensi LOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: LOCKSS License. Lisensi CLOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: CLOCKSS License.
Articles 225 Documents
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SISWA DALAM MEMBACA TEKS NARRATIVE Mulyana, Ade
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.445

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap peningkatan keterampilan membaca teks narrative siswa kelas IX SMP Negeri 1 Mandirancan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Pada setiap siklus, terdapat empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes membaca teks narrative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan keterampilan membaca teks narrative siswa. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan skor rata-rata hasil tes membaca teks narrative dari 70,81 pada siklus I menjadi 82,68 pada siklus II. Peningkatan keterampilan membaca teks narrative siswa terlihat pada beberapa aspek, yaitu: Keterampilan memahami alur cerita, Keterampilan memahami karakter tokoh, Keterampilan memahami latar belakang cerita, Keterampilan menyimpulkan isi cerita. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL efektif untuk meningkatkan keterampilan membaca teks narrative siswa. Kata kunci: Problem Based Learning; keterampilan membaca teks narrative; SMP THE IMPLEMENTATION OF PROBLEM-BASED LEARNING TO ENHANCE STUDENTS’ SKILLS IN READING NARRATIVE TEXTS ABSTRACT This research aims to determine the effect of implementing the Problem Based Learning (PBL) learning model on improving the narrative text reading skills of class IX students at SMP Negeri 1 Mandirancan. This research is classroom action research (PTK) which was carried out in two cycles. In each cycle, there are four stages, namely planning, action, observation and reflection. The research instrument used was a narrative text reading test. The research results show that the application of the PBL learning model can improve students' narrative text reading skills. This is proven by the increase in the average score of the narrative text reading test results from 70.81 in cycle I to 82.68 in cycle II. The improvement in students' narrative text reading skills can be seen in several aspects, namely: Skills in understanding the plot of the story, Skills in understanding the characters, Skills in understanding the background of the story, Skills in concluding the content of the story. Based on the results of this research, it is concluded that the PBL learning model is effective for improving students' narrative text reading skills. Keywords: Problem Based Learning; narrative text reading skills; junior high school
PENERAPAN MODEL PBL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN WRITING DALAM TEKS RECOUNT Lesmini, Evi
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.446

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran keterampilan menulis dalam teks recount melalui penerapan model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Sindangagung kabupaten Kuningan tahun pelajaran 2023/2024. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan tes. Sebelum proses pembelajaran dengan menerapkan model Problem Based Learning berada pada kategori rendah dengan nilai rata rata 58,13 dan setelah penerapan Problem Based Learning terjadi peningkatan motivasi dengan nilai rata rata adalah 77,98 dan termasuk dalam kategori nilai yang tinggi. Berdasarkan hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan aktifitas pembelajaran, motivasi belajar dan hasil belajar siswa. Kata kunci:Problem Based Learning; Teks Recount; hasil belajar siswa THE APPLICATION OF PROBLEM BASED LEARNING TO IMPROVE STUDENT’S MOTIVATION IN WRITING SKILL LEARNING OF RECOUNT TEXT ABSTRACT This research aims to improve student’s motivation in writing skill of recount text by applying Problem Based Learning model. This research is a classroom action research conducted in two cycles. The subjects of the reasearch was the eight graders of SMPN 2 Sindangagung in Kuningan regency in the academic year of 2023/2024. The research data obtained through observation and test. Student learning motivation before applying the Problem Based Learning model was in the low category with the average height of 58,13 and after applying the Problem Based Learning the average score of students' learning motivation increased to 77,98 which is in the high category. Based on the results of this research it can be concluded that the application of the Problem Based Learning model can increase learning activities, learning motivation and students' learning outcomes. Keywords: Problem Based Learning; recount text; student’s learning outcome
MODEL PEMBELAJARAN PICTURE WORD INDUCTIVE DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI KETERAMPILAN MENULIS DESCRIPTIVE TEXT BAHASA INGGRIS Aminah, Sri; Rukmana, Iman
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.447

Abstract

ABSTRAK Penelitian tindakan kelas dua siklus ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks Deskriptif siswa melalui penggunaan Picture Word Inductive Model (PWIM). Setiap siklus terdiri dari empat pertemuan dengan subjek 24 siswa. Ada dua jenis data yaitu data kualitatif yang diperoleh melalui observasi dan data kuantitatif dikumpulkan dari tes tulis. Hasil menunjukkan bahwa: pertama, Picture Word Inductive Model (PWIM) membantu siswa untuk menghasilkan dan mengatur gagasan dalam mengidentifikasi dan memberi label pada langkah gambar. Kedua, Picture Word Inductive Model (PWIM) memperkaya kosakata siswa dalam membaca dan mengulas kata gambar. Ketiga, Picture Word Inductive Model (PWIM) meningkatkan penguasaan tata bahasa siswa dengan menerapkan langkah-langkah yang menghasilkan kata-kata menjadi kalimat dan paragraf. Keempat, membaca dan mengkaji ulang kalimat dan langkah paragraf memungkinkan siswa untuk lebih memperhatikan aspek mekanis seperti ejaan dan tanda baca. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis siswa. Skor rata-rata siswa pada siklus 1 adalah 66,4 dan pada siklus 2 adalah 73,8. Ketuntasan belajar siswa di siklus 1 adalah 48% dan siklus II sebesar 84%. Hasil observasi menunjukkan bahwa setelah belajar dan mengajar dengan menggunakan model pembelajaran Picture Word Inductive Model (PWIM), siswa menjadi lebih penuh perhatian, aktif, lebih bahagia dan dapat menarik minat siswa di kelas sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII-3 SMPN 65 Kota Bandun Genap tahun pelajaran 2023-2024. Kata kunci: Model Pembelajaran Picture Word Inductive Model (PWIM); Peningkatan Hasil Belajar Siswa PICTURE WORD INDUCTIVE LEARNING MODEL IN IMPROVING MOTIVATION FOR ENGLISH DESCRIPTIVE TEXT WRITING SKILLS ABSTRACT This second-cycle class action research aims to improve students' descriptive writing skills through the use of the Picture Word Inductive Model (PWIM). Each cycle consists of four meetings with a subject of 24 students. There are two types of data, namely qualitative data obtained through observation and quantitative data collected from written tests. The results show that: first, the Picture Word Inductive Model (PWIM) helps students to generate and organize ideas in identifying and labeling the steps of the picture. Second, the Picture Word Inductive Model (PWIM) enriches students' vocabulary in reading and reviewing picture words. Third, the Picture Word Inductive Model (PWIM) increases students' grammar mastery by applying steps that produce words into sentences and paragraphs. Fourth, reading and reviewing sentences and paragraph steps allows students to pay more attention to mechanical aspects such as spelling and punctuation. The results of this study indicate an increase in students' writing skills. The average score of students in cycle 1 was 66.4 and in cycle 2 was 73.8. Students' mastery learning in cycle 1 was 48% and cycle II was 84%. Observation results show that after learning and teaching by using the Picture Word Inductive Model (PWIM) learning model, students become more attentive, active, happier and can attract students' interest in class so that they can improve student learning outcomes in class VII-3 SMPN 65 Kota Bandung Semester 2023 – 2024 school year. Keywords: Picture Word Inductive Model (PWIM) Learning Model; Improved Student Learning Outcomes
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Melalui Model Problem Based Learning (PBL) Pada Siswa Kelas 6 SD Negeri Kedawon Fadhilah, Siti
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.448

Abstract

ABSTRAK Latar belakang masalah dalam penelitian tindakan kelas ini yaitu rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas 6 SDN Kedawon. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia melalui model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas 6 SDN Kedawon tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 36 siswa. Prosedur penelitian mengacu pada assessment of learning (penilaian hasil pembelajaran) dan juga assessment for learning (penilaian dalam pembelajaran), pada assessment for learning ini yang saya lakukan di kelas yaitu melakukan assessmen diagnostik non kognitif dengan menanyakan pengetahuan awal peserta didik terkait materi yang akan saya sampaikan. Sedangkan assessmen 0f learning dengan penilaian formatif sendiri dibagi menjadi beberapa penilaian yaitu kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan. Berdasarkan hasil penelitian, pada siklus I penggunaan model ceramah saja, hasil belajar dengan persentase ketuntasan sebesar 58,56%, kemudian meningkat pada siklus II penggunaan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar dengan persentase ketuntasan sebesar 79,99%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas 6 SD Negeri Kedawon tahun ajaran 2021/2022. Kata kunci: Hasil Belajar; Model Pembelajaran Bahasa Indonesia; Model Problem Based Learning Improving Indonesian Language Learning Outcomes through a Problem-Based Learning (PBL) Model for 6th Grade Students of Kedawon State Elementary School ABSTRACT The background of the problem in this class action research is the low learning outcomes of Indonesian language among grade 6 students of SDN Kedawon. The purpose of this study was to improve the learning outcomes of Indonesian language through Problem Based Learning learning model. This research used classroom action research. The research subjects were grade 6 students of SDN Kedawon in the school year 2021/2022, a total of 36 students. The research procedure refers to the assessment of learning (assessment of learning outcomes) and also assessment for learning (assessment in learning), in this assessment for learning what I do in class is to conduct a non-cognitive diagnostic assessment by asking students' prior knowledge related to the material I will teach. Meanwhile, assessment of learning with formative assessment itself is divided into several assessments, namely attitude, knowledge and skill competencies. Based on the results of the study, in cycle I of using the lecture model alone, learning outcomes with a percentage of completeness of 58.56%, then increased in cycle II using the problem-based learning model can improve learning outcomes with a percentage of completeness of 79.99%. Based on the results of this study, it can be concluded that the Problem Based Learning (PBL) model can improve the learning outcomes of Indonesian language students in grade 6 of SD Negeri Kedawon in the academic year 2021/2022. Keywords: Learning Outcomes; Indonesian Language Learning Model; Problem Based Learning Model
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN SINEKTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS DRAMA MONOLOG SISWA KELAS 11 SMA ITUS JALAKSANA Iskandar, Tedi
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.449

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan peserta didik kelas 11 SMA ITUS Jalaksana tahun ajaran 2023-2024 dalam menulis drama monolog dengan memperhatikan aspek pengetahuan diri dan perspektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas. Objek penelitian siswa kelas 11 IPA 1 dengan jumlah 20 orang. Model sinektik yang dilakukan peneliti pada siklus I adalah sinektik dengan menggunakan sesuatu yang asing menjadi familiar. Langkah-langkah yang dilakukan (1) Guru menyediakan informasi tentang topik yang baru yaitu perjalanan hidup manusia. (2) Guru mengusulkan analogi langsung dan meminta peserta didik menjabarkannya. Analogi yang diberikan oleh guru adalah memasak makanan. (3) Guru meminta peserta didik “menjadi” analogi langsung. Dalam penyusunan, peserta didik menggunakan sudut pandang orang pertama. (4) Siswa mengidentifikasi dan menjelaskan poin-poin kesamaan antara materi baru dengan analogi langsung. (5) Peserta didik menjelaskan di mana saja analogi-analogi yang tidak sesuai. (6) Peserta didik mengeksplorasikan kembali topik asli dan peserta didik mulai mencoba menulis naskah drama monolog berdasarkan pengalaman sinektiknya. Kegiatan pada siklus II terdiri dari tahapan (1) Memberikan pertanyaan pemantik tentang cara mencari sumber gagasan dalam menulis naskah drama kemudian kegiatan inti diawali oleh pemutaran media film pendek tanpa dialog berjudul “BOOK”. (2) Peserta didik melakukan analogi langsung terhadap pengalaman menarik manusia. Pengalaman ini bisa dipilih berdasarkan pengalaman diri sendiri maupun pengalaman orang lain. Diperoleh hasil analogi yang sangat beragam dari kegiatan analogi langsung ini, diantaranya peserta didik menganalogikan pengalaman hidupnya kepada bara api dari sebuah pengalaman penghianatan, menganalogikan kepada sandal hilang sebelah dari pengalaman kehilangan teman, menganalogikan kepada semut dari pengalaman kerja sama, menganalogikan kepada singa dan harimau dari pengalaman persaingan antarsaudara, menganalogikan kepada menaiki tangga pisau dari pengalaman organisasi, dan lain-lain. (3) Peserta didik “menjadi” analogi yang telah mereka pilih dalam tahap kedua tadi. Peserta didik menggunakan kemampuan untuk memahami perasaan dan perspektif orang lain dengan melibatkan imajinasi dan pemahaman intelektual yang mendalam. (4) Pada langkah ini, peserta didik memberi tekanan dan pertentangan terhadap deskripsi-deskripsi dari tahap kedua dan ketiga. Peserta didik mengusulkan beberapa analogi konflik dan memilih salah satunya. (5) Tahapan kelima adalah analogi langsung lainnya. (6) Peserta didik diminta untuk kembali ke tugas awal yaitu menulis naskah drama monolog berdasarkan pengalaman manusia. Pada tahap ini peserta didik menggunakan serangkaian pengalaman sinektiknya dari mulai mendeskripsikan situasi, melakukan analogi langsung, analogi personal, konflik padat, dan analogi langsung lainnya sebagai bahan untuk menulis naskah drama monolog. Hasil pembelajaran yang dicapai dapat dilihat pada pencapaian sebagai berikut. Pada siklus I, peserta didik memperoleh nilai rata-rata 81,5. Sedangkan pada siklus II peserta didik memperoleh nilai rata-rata 88,7. Ini membuktikan bahwa model sinektik yang digunakan oleh peneliti efektif untuk meningkatkan pembelajaran menulis naskah drama monolog di kelas 11 SMA ITUS Jalaksana. Kata kunci: media film pendek tanpa dialog; menarasikan pengalaman manusia; menulis naskah drama monolog; model pembelajaran sinektik; pemahaman understanding by design; sma itus jalaksana 2023-2024 THE USE OF SYNECTIC LEARNING MODEL TO IMPROVE MONOLOGUE DRAMA WRITING ABILITY OF 11TH GRADE STUDENTS OF ITUS JALAKSANA HIGH SCHOOL ABSTRACT This research is a class action research. The purpose of this study is to improve the ability of 11th grade students of ITUS Jalaksana High School in the 2023-2024 school year in writing monologue drama by paying attention to aspects of self-knowledge and perspective. The method used in this research is Classroom Action Research method. The object of research is 11th grade IPA 1 students with a total of 20 people. The synectic model carried out by researchers in cycle I is synectic by using something foreign to become familiar. The steps taken (1) The teacher provides information about a new topic, namely the journey of human life. (2) The teacher proposes a direct analogy and asks learners to describe it. The analogy given by the teacher is cooking food. (3) The teacher asks learners to "become" the direct analogy. In drafting, learners use the first-person point of view. (4) Learners identify and explain the points of similarity between the new material and the direct analogy. (5) Learners explain where the analogies do not fit. (6) Learners re-explore the original topic and learners start trying to write a monologue drama script based on their synectic experience. The activities in cycle II consisted of stages (1) Providing triggering questions about how to find sources of ideas in writing drama scripts then the core activities began with the media screening of a short film without dialog entitled "BOOK". (2) Learners make direct analogies to interesting human experiences. This experience can be chosen based on one's own experience or the experience of others. The results of this direct analogy activity are very diverse, including learners analogizing their life experiences to embers from an experience of betrayal, analogizing to lost sandals from the experience of losing friends, analogizing to ants from the experience of cooperation, analogizing to lions and tigers from the experience of competition between brothers, analogizing to climbing the knife ladder from organizational experience, and others. (3) Learners "become" the analogies they have chosen in the second stage. Learners use their ability to understand the feelings and perspectives of others by engaging imagination and deep intellectual understanding. (4) In this step, learners emphasize and contradict the descriptions from the second and third stages. Learners propose several conflict analogies and choose one of them. (5) The fifth stage is another direct analogy. (6) Learners are asked to return to the original task of writing a monologue drama script based on human experience. At this stage learners use a series of synectic experiences from describing the situation, making direct analogies, personal analogies, solid conflicts, and other direct analogies as material for writing monologue drama scripts. The learning outcomes achieved can be seen in the following achievements. In cycle I, students obtained an average score of 81.5. While in cycle II, learners obtained an average score of 88.7. This proves that the synectic model used by researchers is effective for improving learning to write monologue drama scripts in class 11 of ITUS Jalaksana High School. Keywords: short film media without dialogue; narrating human experience; writing monologue drama scripts; synectic learning model; understanding by design; sma itus jalaksana 2023-2024
PEMANFAATAN MEDIA QUIZIZ UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI KELAS VII.A SMPN 1 CINIRU Rusmiati, Uun
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.450

Abstract

ABSTRAK Kurangnya ketertarikan peserta didik terhadap pembelajaran Bahasa Inggris salah satunya disebabkan karena Bahasa Inggris adalah Bahasa Asing yang tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, selain itu dalam pembelajaran Bahasa Inggris, pengucapan atau pronunciation dan penulisannya berbeda hal tersebut membuat peserta didik merasa kesulitan. Namun seiring dengan perkembangan media elektronik kesulitan tersebut pada saat ini tidak lagi menjadi kendala dalam kegiatan pembelajaran, banyak media yang dapat digunakan untuk membantu memudahkan dalam pembelajaran Bahasa Asing. Bahkan pada saat ini peserta didik lebih pandai menggunakan media-media yang ada dengan mudah salah satu diantaranya penggunaan gadget/HP, mereka pandai bermain game dengan durasi waktu yang lama. Berdasarkan hal tersebut penggunaan gadget/Hp juga dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris sebagai media belajar. Media quiziz salah satu media yang dapat digunakan dalam pembelajaran, media quiziz ini dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran untuk menarik minat peserta didik terhadap materi atau bahan ajar yang akan dipelajari, peserta didik dengan mudah akan memahami materi yang diajarkan seperti halnya mereka sedang bermain games. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatakan motivasi peserta didik dalam pembelajaran bahasa inggris menggunakan media quiziz, penelitian ini menggunakan metode observasi dan deskripsi. Adapun sampel yang diambil dalam melaksanakan penelitian adalah siswa kelas VII.A di SMPN 1 Ciniru sebanyak 27 orang pada tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini masih bersipat terbatas lingkupnya oleh karena itu saran yang membangun dari para pembaca untuk meningkatkan motivasi peserta didik dalam pembelajaran bahasa inggris sangat diharapkan. Kata kunci: Media Quiziz, Pembelajaran Bahasa Inggris, Motivasi Peserta Didik UTILIZATION OF QUIZ MEDIA TO INCREASE STUDENT MOTIVATION IN LEARNING ENGLISH IN CLASS VII.A SMPN 1 CINIRU ABSTRACT Lack of student’s motivation in learning English, one of the reason is English as a foreign language. it is not used in daily life. In learning English, there are the differences between written and pronunciation. It caused students difficulties. But today there are many electronic media that can use in learning English. Many students are clever in using electronic media, They use mobile phone to play games. Based on that fact mobile phone can also use in learning English as a media to improve students ‘motivation. Quiziz is one of media which can use in learning to encourage student’s interest in the materials that will learn. Students can easy to understand the materials, because they learn it in a game. The goal of this research is to use quiziz as a media in learning English to improve students’ motivation in studying English. This research uses observation and description method. The sample in this research is students of class VII.A SMPN 1 Ciniru in a year 2023/2024, there are 27 students involving in this research. This research is still limited, so the comment and suggestion from the reader to improve students’ motivation in learning English is very hoped. Keywords: Media Quiziz, Learning English, Students Motivation
Penerapan Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Indonesia di SDN Rungkang 02 Novitasari, Riyanti
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.451

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan motivasi belajar Bahasa Indonesia di SDN Rungkang 02. Berdasarkan metode deskriptif dengan satu perlakuan, penelitian ini melibatkan siswa kelas 4 sebagai subjek penelitian. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner tentang motivasi belajar Bahasa Indonesia, observasi partisipasi siswa, dan wawancara dengan guru Bahasa Indonesia. Hasil analisis menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam lima indikator, termasuk keterlibatan siswa, relevansi konten pembelajaran, pengembangan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi dan komunikasi, serta kemandirian siswa. Temuan ini menegaskan bahwa PBL efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dan memberikan kontribusi positif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SD. Kata kunci: Problem Based Learning, motivasi belajar; Bahasa Indonesia; SDN Rungkang 02 Application of Problem Based Learning to Increase Indonesian Learning Motivation at SDN Rungkang 02 ABSTRACT This study aims to explore the application of Problem Based Learning (PBL) in increasing Indonesian learning motivation at SDN Rungkang 02. Based on a descriptive method with one treatment, this study involved grade 4 students as research subjects. The research instrument consisted of questionnaires on Indonesian learning motivation, observation of student participation, and interviews with Indonesian teachers. The results of the analysis showed significant improvements in five indicators, including student engagement, relevance of learning content, development of critical thinking skills, collaboration and communication, and student independence. These findings confirm that PBL is effective in increasing student motivation and making a positive contribution to Indonesian learning at the elementary level. Keywords: Problem Based Learning; learning motivation; Indonesian Language; SDN Rungkang 02
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA Yunani, Ani
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.453

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran Bahasa Indonesia dimaksudkan sebagai suatu proses belajar mengajar dalam rangka mengembangkan kreativitas berpikir siswa pada usia sekolah menengah dalam belajar bernalar secara kritis. Anak sekolah menengah pada umumnya kesulitan untuk memahami Bahasa Indonesia dengan materi menulis teks deskripsi. Mengajarkan Bahasa Indonesia juga harus mengajarkan konsep Bahasa dengan menghubungkan dengan masalah dalam kehidupan seharihari seperti kearifan lokal. Model pembelajaran Project Based Learning dengan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi dengan menerapkan model pembelajaran PjBL dengan media ausio visual pada siswa kelas VII B SMP N 2 Banjarharjo tahun ajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian menggunakan II siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMP N 2 Banjarharjo yang berjumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes. Instrumen pengumpulan data adalah soal tes dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan menulis teks deskripsi peserta didik pada siswa kelas VII B SMP N 2 Banjarharjo. peningkatan persentase yaitu pada siklus I dengan persentase 68% menjadi 80%. Selain itu, terdapat pula peningkatan perolehan rata-rata nilai tes siklus I sebesar 74 dan rata-rata nilai tes siklus II sebesar 80% Dengan demikian hipotesis yang diajukan yaitu penerapan model pembelajaran Project Based Learning dengan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi. Kata kunci: Kemampuan menulis; teks deskripsi; Model Pembelajaran PjBL; audio visual THE INFLUENCE OF PROJECT BASED LEARNING MODELS ON STUDENTS' DESCRIPTION TEXT WRITING ABILITY ABSTRACT Learning Indonesian is intended as a teaching and learning process in order to develop the creativity of thinking of students at secondary school age in learning to reason critically. Middle school children generally have difficulty understanding Indonesian when writing descriptive texts. Teaching Indonesian must also teach language concepts by connecting them with problems in everyday life such as local wisdom. The Project Based Learning learning model with audio visual media can improve the ability to write descriptive text in learning. This research aims to improve the ability to write descriptive text by applying the PjBL learning model with audio-visual media for class VII B students at SMP N 2 Banjarharjo in the 2023/2024 academic year. This type of research is Classroom Action Research (PTK). The research design uses II cycles. The subjects of this research were 25 students in class VII B of SMP N 2 Banjarharjo. The data collection techniques used in this research are observation and tests. Data collection instruments are test questions and observation sheets. The results of the research showed that there was an increase in students' ability to write descriptive text in class VII B of SMP N 2 Banjarharjo. the percentage increase was in cycle I with a percentage of 68% to 80%. Apart from that, there was also an increase in the average test score for cycle I of 74 and the average test score for cycle II of 80%. Thus, the hypothesis proposed is that the application of the Project Based Learning learning model with audio-visual media can improve the ability to write descriptive text. Keywords: Writing skills; descriptive text; PjBL Learning Model; audio visual
PENGARUH PEMBELAJARAN PROJEK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI Susanto, Adis
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.454

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas pengaruh model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran B. Indonesia mengenai materi teks laporan hasil observasi. Pendekatan ini mengeksplorasi dampak positif dari PjBL dalam konteks mata pelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada bab Teks Laporan Hasil Observasi. Penelitian dilakukan melalui metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menerapkan PjBL dalam dua siklus. Pada Pra Siklus, pembelajaran menggunakan model ceramah dengan persiapan materi secara menyeluruh, namun hasil belajar masih rendah dengan nilai rata-rata 56 dan persentase ketuntasan 20%. Pada Siklus 1, PjBL diterapkan melibatkan siswa dalam proyek kolaboratif, hasilnya menunjukkan peningkatan nilai rata-rata menjadi 69,43 dengan persentase ketuntasan 53%. Pada Siklus 2, implementasi PjBL mengalami peningkatan yang signifikan, mencapai nilai rata-rata 80,13 dan persentase ketuntasan 86,67%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL memberikan dampak positif yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Peningkatan tersebut mencakup peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan, serta motivasi dan partisipasi aktif siswa. Meskipun PjBL memiliki tantangan dalam manajemen kelas, kelebihannya dalam memberikan pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa membuatnya menjadi pendekatan pembelajaran yang efektif. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa PjBL dapat meningkatkan kemampuan pembelajaran dalam mata pelajaran B. Indonesia mengenai materi teks laporan hasil observasi siswa secara signifikan. Saran untuk peningkatan implementasi PjBL melibatkan pelatihan lanjutan bagi guru, penyusunan proyek yang lebih relevan, evaluasi berkala, dan dukungan infrastruktur yang memadai. Dengan demikian, PjBL dapat menjadi alternatif pendekatan pembelajaran yang efektif dalam konteks pengembangan keterampilan menulis siswa. Kata kunci: pembelajaran projek(PjBL); teks laporan hasil observasi THE EFFECT OF PROJECT-BASED LEARNING IN INDONESIAN LANGUAGE SUBJECT ON THE MATERIAL OF OBSERVATION REPORT TEXT. SMK KARYA NASIONAL, KUNINGAN, INDONESIA ABSTRACT This research explores the influence of the Project-Based Learning (PjBL) teaching model on the Indonesian language subject regarding the material of observation report texts. The approach investigates the positive impact of PjBL in the context of the Indonesian language subject, specifically in the chapter on Observation Report Texts. The study is conducted through the Classroom Action Research (CAR) method by implementing PjBL in two cycles. In the Pre-cycle, learning utilizes a lecture model with thorough material preparation, but the learning outcomes are still low with an average score of 56 and an achievement percentage of 20%. In Cycle 1, PjBL is applied, involving students in collaborative projects, resulting in an increase in the average score to 69.43 with an achievement percentage of 53%. In Cycle 2, the implementation of PjBL experiences a significant improvement, reaching an average score of 80.13 and an achievement percentage of 86.67%. The research results indicate that PjBL has a significant positive impact on students' learning outcomes. This improvement includes an increase in average scores and achievement percentages, as well as increased motivation and active student participation. Despite challenges in classroom management, PjBL's advantages in providing contextual and relevant learning experiences for students make it an effective teaching approach. The conclusion of this study shows that PjBL can significantly enhance learning abilities in the Indonesian language subject, particularly regarding observation report text materials. Recommendations for improving PjBL implementation involve advanced training for teachers, the development of more relevant projects, periodic evaluations, and adequate infrastructure support. Thus, PjBL can be an effective alternative teaching approach in the context of developing students' writing skills. Keywords: project-based learning (PjBL); observation report text
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK PEER REVIEW SMPN 1 KARANGKANCANA Rasju, Aju
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.455

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas teknik peer review dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi di SMPN 1 Karangkancana. Fokus penelitian adalah pada perubahan kemampuan siswa dalam menggambarkan objek atau kejadian secara jelas dan mendetail setelah menerapkan teknik peer review. Artikel ini membahas konsep dasar teks deskripsi, penggunaan bahasa deskriptif, dan struktur organisasi teks. Selanjutnya, artikel menjelaskan teknik peer review sebagai metode pembelajaran yang melibatkan siswa dalam memberikan umpan balik konstruktif terhadap tulisan teman sejawatnya. Proses pembelajaran terintegrasi dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran menulis. Melalui metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian eksperimental, data dianalisis menggunakan pretest dan post-test. Hasil analisis deskriptif statistik menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan menulis siswa setelah penerapan teknik peer review. Rata-rata nilai posttest mencapai 86.00 dengan deviasi standar 4.801, menunjukkan konsistensi peningkatan kemampuan di antara partisipan.Temuan ini memberikan dukungan empiris terhadap efektivitas teknik peer review sebagai strategi pembelajaran yang berhasil meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi. Artikel ini berpotensi menjadi landasan bagi pengembangan strategi pembelajaran inovatif dan efektif di tingkat sekolah menengah. Kata kunci: kemampuan menulis; karangan deskripsi, peningkatan, teknik peer review; smpn 1 karangkancana.\ IMPROVING DESCRIPTIVE ESSAY WRITING SKILLS THROUGH PEER REVIEW TECHNIQUE AT SMPN 1 KARANGKANCANA ABSTRACT This study aims to evaluate the effectiveness of the peer review technique in enhancing descriptive essay writing skills at SMPN 1 Karangkancana. The research focuses on students' improvements in depicting objects or events clearly and in detail after implementing the peer review technique. The article delves into the fundamental concept of descriptive text, the use of descriptive language, and the organizational structure of the text. Furthermore, it explains the peer review technique as a learning method involving students in providing constructive feedback on their peers' writings. The integrated learning process aims to boost students' motivation in writing. Through a quantitative descriptive research method with an experimental design, data are analyzed using pretests and post-tests. Descriptive statistical analysis reveals a significant improvement in students' writing skills after applying the peer review technique. The average post-test score reaches 86.00 with a standard deviation of 4.801, indicating consistent improvement among participants. These findings provide empirical support for the effectiveness of the peer review technique as a successful learning strategy for enhancing descriptive essay writing skills. This article has the potential to serve as a foundation for the development of innovative and effective learning strategies at the secondary school level. Keywords: writing skills; descriptive essays; improvement; peer review technique; smpn 1 karangkancana