cover
Contact Name
Andriyana
Contact Email
andriyana03@gmail.com
Phone
+6282121616969
Journal Mail Official
jurnal.guruku@uniku.ac.id
Editorial Address
Jl. Cut Nyak Dien no. 36A Cijoho-Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Published by Universitas Kuningan
ISSN : -     EISSN : 30318181     DOI : https://doi.org/10.25134/jguruku
Core Subject : Education,
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru merupakan media publikasi dengan lingkup pendidikan yang terbuka bagi semua guru dan semua cabang ilmu. Penulis harus memiliki intansi di sekolah baik SD, SMP, dan SMA sebagai penulis, penulis lain dari luar intansi tersebut merupakan target lain dengan fokus tulisan pendidikan seperti mahasiswa, peneliti, tau dosen. Kami terbuka menerima naskah dari para penulis dengan mengikuti ketentuan yang ada dalam fokus dan lingkup, etika publikasi, petunjuk penulisan, proses review, dan template jurnal yang harus diikuti oleh penulis. Dengan ketentuan yang berlaku pada jurnal JGuruku, Naskah yang terbit pada jurnal ini diberikan akses terbuka yang artinya siapa saja bisa mengakses arsip jurnal yang diterbitkan dengan perlindungan ketentuan hak cipta mengikuti Creativ Cumon CC-BY-SA. Penerbitan mengunakan Lisensi LOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: LOCKSS License. Lisensi CLOCKSS akan muncul di Tentang Jurnal di bawah Pengarsipan: CLOCKSS License.
Articles 225 Documents
MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK DALAM MENULIS CERPEN DENGAN METODE MIND MAPPING Mulyani, Sri
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.435

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini fokus pada upaya meningkatkan kreativitas peserta didik kelas XI di SMK PGRI Ciawigebang dalam kemampuan menulis cerita pendek menggunakan metode mind mapping. Metode mind mapping dianggap sebagai pendekatan yang mampu merangsang imajinasi dan memperluas kapasitas kreatif peserta didik. Analisis data menunjukkan peningkatan dalam kemampuan brainstorming, pengembangan plot, dan penyusunan narasi yang lebih kreatif. Hasil ini mendukung efektivitas metode mind mapping sebagai strategi untuk meningkatkan kreativitas dalam konteks menulis cerita pendek. Implikasi penelitian ini merangsang diskusi tentang integrasi metode mind mapping ke dalam kurikulum menulis cerita di sekolah menengah kejuruan. Penelitian ini memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan metode pembelajaran di SMK PGRI Ciawigebang dan memberikan dasar bagi implementasi metode serupa di lembaga pendidikan sejenis. Implikasi praktisnya mencakup rekomendasi untuk mempertimbangkan penggunaan mind mapping sebagai alat yang efektif untuk merangsang kreativitas peserta didik dalam kegiatan menulis cerita pendek. Kata kunci: Kreativitas; Menulis Cerita Pendek; Mind Mapping IMPROVING STUDENTS' CREATIVITY IN WRITING SHORT STORIES USING THE MIND MAPPING METHOD. SMK PGRI CIAWIGEBANG, KUNINGAN, INDONESIA ABSTRACT This study focusеs on еnhancing thе crеativity of studеnts in writing short storiеs through thе implеmеntation of thе mind mapping mеthod. Thе mind mapping mеthod is chosеn for its potеntial to stimulatе imagination and еxpand thе crеativе capacity of studеnts. Data analysis rеvеals improvеmеnts in brainstorming skills, plot dеvеlopmеnt, and thе crеation of morе crеativе narrativеs. Thеsе findings support thе еffеctivеnеss of thе mind mapping mеthod as a stratеgy to еnhancе crеativity in thе contеxt of writing short storiеs. Thе rеsеarch implications stimulatе discussions on intеgrating thе mind mapping mеthod into thе short story writing curriculum in vocational high schools. This study positivеly contributеs to thе dеvеlopmеnt of tеaching mеthods at SMK PGRI Ciawigеbang and providеs a foundation for implеmеnting similar mеthods in comparablе еducational institutions. Practical implications includе rеcommеndations for considеring thе usе of mind mapping as an еffеctivе tool to stimulatе studеnts' crеativity in short story writing activitiеs. Keywords: Crеativity; Short Story Writing; Mind Mapping
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BERBASIS MASALAH DALAM PEMBELAJARAN NEGOSIASI DI SMK NEGERI 4 KUNINGAN Yulianti, Dewi; Hanifah, Ifah; Wulandari, Anjar
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.436

Abstract

ABSTRAK Implementasi pendidikan berbasis masalah atau yang sering di sebut dengan metode PBL (Problem Based Learning) dalam konteks pembelajaran Bahasa indonesia dengan materi negosiasi. Tujuan utama adalah untuk mengidentifikasi dampak positif dari pendekatan ini terhadap pengembangan keterampilan dan pemahaman negosiasi bagi peserta didik. Metode penelitian ini menggunakan pembelajaran berbasis masalah yang disesuaikan dengan dinamika negosiasi yang di alami peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classrom action research) Di SMKN 4 kuningan subyek adalah peserta didik kelas X yang berjumlah 23 orang pada tahun ajaran 2023/2024 Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan berbasis masalah dalam pembelajaran negosiasi mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap situasi negosiasi yang kompleks. Selain itu, terlihat peningkatan dalam keterampilan komunikasi, analisis situasi, dan pengambilan keputusan Metode ini juga memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar peserta didik, menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif dan berorientasi pada pemecahan masalah serta mandiri dan kreatif. Oleh karena hal itu maka mengintegrasikan pendidikan berbasis masalah dalam kurikulum negosias penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan di era ini. Kata kunci: pendidikan berbasis masalah,smkn 4 kuningan,negosiasi dan pbl IMPLEMENTATION OF PROBLEM-BASED LEARNING IN NEGOTIATION EDUCATION AT SMK NEGERI 4 KUNINGAN ABSTRACT Implementation of problem-based education or what is often called the PBL (Problem Based Learning) method in the context of Indonesian language learning with negotiation material. The main aim is to identify the positive impact of this approach on the development of negotiation skills and understanding for learners. This research method uses problem-based learning which is adapted to the negotiation dynamics experienced by students. This research is classroom action research. At SMK N 4 Kuningan, the subjects were 23 class complex. Additionally, improvements were seen in communication skills, situation analysis, and decision making. This method also has a positive impact on students' learning motivation, creating a learning environment that is interactive and oriented towards problem solving as well as being independent and creative. Because of this, integrating problem-based education in the negotiation curriculum is important to improve the quality of learning and prepare students to face the challenges of this era. Keywords: problem-based learning, SMK Negeri 4 Kuningan, negotiation, and PBL
PENGARUH PEMBELAJARAN PROJEK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MATERI TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI Susanto, Adis
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.437

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas pengaruh model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran B. Indonesia mengenai materi teks laporan hasil observasi. Pendekatan ini mengeksplorasi dampak positif dari PjBL dalam konteks mata pelajaran Bahasa Indonesia, khususnya pada bab Teks Laporan Hasil Observasi. Penelitian dilakukan melalui metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menerapkan PjBL dalam dua siklus. Pada Pra Siklus, pembelajaran menggunakan model ceramah dengan persiapan materi secara menyeluruh, namun hasil belajar masih rendah dengan nilai rata-rata 56 dan persentase ketuntasan 20%. Pada Siklus 1, PjBL diterapkan melibatkan siswa dalam proyek kolaboratif, hasilnya menunjukkan peningkatan nilai rata-rata menjadi 69,43 dengan persentase ketuntasan 53%. Pada Siklus 2, implementasi PjBL mengalami peningkatan yang signifikan, mencapai nilai rata-rata 80,13 dan persentase ketuntasan 86,67%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL memberikan dampak positif yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Peningkatan tersebut mencakup peningkatan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan, serta motivasi dan partisipasi aktif siswa. Meskipun PjBL memiliki tantangan dalam manajemen kelas, kelebihannya dalam memberikan pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa membuatnya menjadi pendekatan pembelajaran yang efektif. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa PjBL dapat meningkatkan kemampuan pembelajaran dalam mata pelajaran B. Indonesia mengenai materi teks laporan hasil observasi siswa secara signifikan. Saran untuk peningkatan implementasi PjBL melibatkan pelatihan lanjutan bagi guru, penyusunan proyek yang lebih relevan, evaluasi berkala, dan dukungan infrastruktur yang memadai. Dengan demikian, PjBL dapat menjadi alternatif pendekatan pembelajaran yang efektif dalam konteks pengembangan keterampilan menulis siswa. Kata kunci: pembelajaran projek(PjBL); teks laporan hasil observasi THE EFFECT OF PROJECT LEARNING ON INDONESIAN LANGUAGE SUBJECT MATTER OF OBSERVATION REPORT TEXT ABSTRACT This research explores the influence of the Project-Based Learning (PjBL) teaching model on the Indonesian language subject regarding the material of observation report texts. The approach investigates the positive impact of PjBL in the context of the Indonesian language subject, specifically in the chapter on Observation Report Texts. The study is conducted through the Classroom Action Research (CAR) method by implementing PjBL in two cycles. In the Pre-cycle, learning utilizes a lecture model with thorough material preparation, but the learning outcomes are still low with an average score of 56 and an achievement percentage of 20%. In Cycle 1, PjBL is applied, involving students in collaborative projects, resulting in an increase in the average score to 69.43 with an achievement percentage of 53%. In Cycle 2, the implementation of PjBL experiences a significant improvement, reaching an average score of 80.13 and an achievement percentage of 86.67%. The research results indicate that PjBL has a significant positive impact on students' learning outcomes. This improvement includes an increase in average scores and achievement percentages, as well as increased motivation and active student participation. Despite challenges in classroom management, PjBL's advantages in providing contextual and relevant learning experiences for students make it an effective teaching approach. The conclusion of this study shows that PjBL can significantly enhance learning abilities in the Indonesian language subject, particularly regarding observation report text materials. Recommendations for improving PjBL implementation involve advanced training for teachers, the development of more relevant projects, periodic evaluations, and adequate infrastructure support. Thus, PjBL can be an effective alternative teaching approach in the context of developing students' writing skills. Keywords: project-based learning (PjBL); observation report text
IMPLEMENTASI PjBL DENGAN STRATEGI ROLE PLAY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS X TL SMK NEGERI 1 LURAGUNG DALAM PEMBELAJARAN ASKING AND GIVING OPINION Sawitri, Yanti
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.438

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran bahasa Inggris di SMKN 1 Luragung, khususnya di kelas X TL 3, diduga tidak efektif karena masih mengikuti metode pembelajaran yang berpusat pada guru (teacher centered). Hal ini tercermin dari rendahnya kemampuan siswa dalam berbicara bahasa Inggris (speaking skill). Kemampuan berbicara merupakan aspek keterampilan berbahasa yang sangat penting, memungkinkan siswa untuk mengungkapkan ide dan gagasan secara lisan. Salah satu pendekatan pembelajaran berpusat pada siswa yang dapat diadopsi adalah Project Based Learning (PjBL) dengan menggunakan strategi Role Play. PjBL adalah metode pembelajaran yang menekankan peran siswa dan melibatkan mereka dalam proyek-proyek bermakna. Siswa diharapkan untuk berkomunikasi dan berkolaborasi dengan rekan-rekan kelompok mereka dalam menyelesaikan proyek tersebut. Strategi Role Play juga dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam konteks pembelajaran Asking and Giving Opinion. Role Play melibatkan siswa dalam memerankan karakter dalam suatu situasi tertentu, membantu mereka memahami materi pelajaran dengan lebih baik dan meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam berbicara bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah model PjBL dengan strategi Role Play dapat meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa, serta bagaimana sikap siswa saat berdiskusi dalam pembuatan video dialog Asking and Giving Opinion. Proyek Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam satu siklus, yang melibatkan tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa 80% siswa mengalami peningkatan hasil belajar. Sikap siswa secara keseluruhan berada di level tinggi dengan rata-rata rentang 70. Dari observasi penilaian sikap tersebut, dapat disimpulkan bahwa siswa mengalami peningkatan dalam pembelajaran mereka. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran bahasa Inggris menggunakan PjBL dengan strategi Role Play mampu meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam pembelajaran Asking and Giving Opinion.* Sebelum diterapkan metode Realia nilai rata-rata kelas adalah 70,26 dengan presentase ketuntasan 14,29%. Pada siklus I nilai rata-rata kelas kelas di atas KKM yaitu 75,2. Jumlah peserta didik yang tuntas adalah 20 dan jumlah peserta didik yang tidak tuntas adalah 15. Presentase ketuntasan sebesar 57,14% dan presentase tidak tuntas sebesar 42,86%. Jumlah Siswa yang mendapat nilai di atas KKM sudah lebih dari 50%, sehingga dikatakan indikator ketercapaian hasil belajar siswa sudah tercapai. Selama penerapan metode Realia dapat meningkatkan hasil belajar dan kemampuan menulis bahasa Inggris siswa kelas X TL 3 di SMK Negeri 1 Luragung materi teks deskriptif memperoleh nilai rata-rata kelas kelas di atas KKM yaitu 80,26. Jumlah peserta didik yang tuntas adalah 27 dan jumlah peserta didik yang tidak tuntas dalah 8. Presentase ketuntasan sebesar 77,14% dan presentase tidak tuntas sebesar 22,86%, jumlah Siswa yang mendapat nilai di atas KKM sudah lebih dari 75%, sehingga dikatakan indikator ketercapaian hasil belajar siswa sudah tercapai. Simpulan penelitian ini adalah penerapan metode Realia dapat meningkatkan hasil belajar dan kemampuan menulis pada pelajaran bahasa Inggris materi teks deskriptif siswa kelas X TL 3 di SMK Negeri 1 Luragung. Kata kunci: pjbl; role play; speaking skill; asking and giving opinion IMPLEMENTATION OF PjBL WITH ROLE PLAY STRATEGY TO ENHANCE THE SPEAKING SKILLS OF GRADE X TL STUDENTS AT SMK NEGERI 1 LURAGUNG IN ASKING AND GIVING OPINION LEARNING. ABSTRACT English language learning at SMKN 1 Luragung, specifically in class X TL 3, is suspected to be ineffective due to still adhering to a teacher-centered teaching method. This is reflected in the students' low proficiency in speaking English. Speaking skills are a crucial aspect of language proficiency, enabling students to express ideas and thoughts orally. One of the student-centered learning approaches that can be adopted is Project-Based Learning (PjBL) with the use of Role Play strategy. PjBL is a teaching method that emphasizes the role of students and involves them in meaningful projects. Students are expected to communicate and collaborate with their group mates in completing these projects. The Role Play strategy can also be employed to enhance students' speaking skills in the context of Asking and Giving Opinion learning. Role Play involves students in portraying characters in specific situations, helping them better understand the subject matter and boosting their confidence in speaking English. This research aims to evaluate whether the PjBL model with the Role Play strategy can improve students' English speaking skills and examine their attitudes during discussions in creating Asking and Giving Opinion dialogue videos.This Classroom Action Research (CAR) project was conducted in one cycle, involving planning, implementation, observation, and reflection stages. The research findings indicate that 80% of students experienced improved learning outcomes. Overall, students' attitudes were at a high level with an average range of 70. From the observation of attitude assessments, it can be concluded that students showed improvement in their learning. Therefore, the implementation of English language learning models using PjBL with the Role Play strategy proved effective in enhancing students' speaking abilities in the context of Asking and Giving Opinion learning. Keywords: pjbl; role play; speaking skill; asking and giving opinion
NARRATIVE TEXT MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING DI KELAS VIII SMP NEGERI 2 CIGUGUR Susilowati, Yuyun
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.439

Abstract

ABSTRAK Rendahnya kemampuan membaca narrative text mempengaruhi hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris tergolong rendah, yaitu dari keseluruhan 16 siswa, cuma beberapa siswa yaitu 5 siswa atau 31,25 % yang mempunyai nilai di atas Standar Kelulusan Minimal (KKM) dan 11 siswa (68,75%) mempunyai nilai di atas KKM. Sedangkan KKM yang ditetapkan sekolah untuk pembelajaran Bahasa Inggris adalah 75. Karena itu, guru yang bertindak sebagai peneliti disini ingin menggunakan model discovery learning. Pada pra siklus kemampuan berbicara bahasa ingggris materi narrative text masih rendah, hal ini berdampak pada hasil belajar siswa. Siswa yang hasil tesnya memuat jumlah siswa yang mampu memenuhi KKM lebih rendah dibandingkan siswa yang tidak mampu memenuhi KKM. Artinya, 31.25% dapat memenuhi KKM dan 68,75% tidak dapat memenuhi KKM. Pada siklus I siswa yang sudah mencapai ketuntasan belajar pada kondisi awal 31,25% dan pada siklus I 75%, jadi terjadi kenaikan 45%. Sedangkan siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar terjadi penurunan sebanyak 45% yaitu pada kondisi awal 68,75% dan pada siklus I menjadi 25%. Peningkatan hasil belajar Bahasa Inggris yang terjadi setelah adanya tindakan pada putaran siklus I tersebut, maka indikator kinerja yang telah ditentukan adalah 80%. Sedangkan hasil tindakan siklus I mencapai 75%, jadi indikator kinerja pada penelitian ini belum tercapai maka untuk mencapai hasil sesuai indicator kinerja yaitu sebesar 80% perlu dilanjutkan pada siklus II. Hasil Pengamatan Terhadap Siswa siklus II: pronunciation siswa sudah bagus, penguasaan vocabulary sudah banyak, grammar yang di gunakan siswa bagus, fluency/kelancaran siswa dalam membaca narrative text sudah bagus, siswa sudah percaya diri dalam membaca narrative text. Pada siklus II siswa yang sudah mencapai ketuntasan belajar pada siklus I 75% dan pada siklus II 100%, jadi terjadi kenaikan 24%. Sedangkan siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar terjadi penurunan sebanyak 23% yaitu pada siklus I 25% dan pada siklus II menjadi 0%. Peningkatan hasil belajar Bahasa Inggris yang terjadi setelah adanya tindakan pada putaran siklus II tersebut, maka indikator kinerja yang telah ditentukan adalah 75%. Sedangkan hasil tindakan siklus II mencapai 100% jadi indikator kinerja untuk penelitian ini telah tercapai. Kata kunci: Kemampuan Membaca; Model Discovery Learning NARRATIVE TEXT IMPROVING READING SKILLS USING THE DISCOVERY LEARNING MODEL IN CLASS VIII OF SMP NEGERI 2 CIGUGUR ABSTRACT Low ability to read narrative text affects student learning outcomes. Student learning outcomes in English learning are relatively low, namely from a total of 16 students, only a few students, namely 5 students or 31.25%, have scores above the Minimum Graduation Standard (KKM) and 11 students (68.75%) have scores above on KKM. Meanwhile, the KKM set by the school for learning English is 75. Therefore, the teacher who acts as a researcher here wants to use the discovery learning model. In the pre-cycle, the ability to speak English in narrative text material was still low, this had an impact on student learning outcomes. Students whose test results contain a lower number of students who are able to meet the KKM than students who are not able to meet the KKM. This means that 31.25% can meet the KKM and 68.75% cannot meet the KKM. In cycle I, 31.25% of students had achieved learning mastery in the initial condition and in cycle I 75%, so there was an increase of 45%. Meanwhile, students who had not yet achieved learning completeness experienced a decrease of 45%, namely in the initial condition it was 68.75% and in the first cycle it was 25%. The increase in English learning outcomes that occurred after the actions in the first cycle round, the performance indicator that had been determined was 80%. Meanwhile, the results of the actions in cycle I reached 75%, so the performance indicators in this research have not been achieved, so to achieve results according to the performance indicators, namely 80%, it is necessary to continue in cycle II. Results of observations on students in cycle II: students' pronunciation was good, mastery of a lot of vocabulary, the grammar used by students was good, students' fluency in reading narrative text was good, students were confident in reading narrative text. In cycle II, students who had achieved learning mastery in cycle I were 75% and in cycle II 100%, so there was an increase of 24%. Meanwhile, students who had not achieved complete learning experienced a decrease of 23%, namely in the first cycle it was 25% and in the second cycle it was 0%. The increase in English learning outcomes that occurred after the actions in the second cycle round, the performance indicator that had been determined was 75%. Meanwhile, the results of the second cycle of action reached 100%, so the performance indicator for this research has been achieved. Keywords: Reading Ability; Discovery Learning Model
IMPROVING STUDENTS WRITING SKILL OF NARRATIVE TEXT THROUGH PROJECT BASED LEARNING FOR VII GRADE SMP NEGERI 1 CIAWIGEBANG in Academic Year 2020/2021 Retno Purwanti, Wuri
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.440

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi model project based learning untuk meningkatkan kemampuan menulis pada materi narrative text pada kelas VII SMP Negeri 1 Ciawigebang pada tahun pelajaran 2020/2021. Pada era pandemi ini penelitian dilakukan secara online dan memang sudah berlangsung pembelajaran secara daring menggunakan google meet dan google classroom. Penelitian ini dikategorisasi sebagai Penelitian Tindakan Kelas dimana untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah pada kemampuan menulis siswa. Jumlah peserta didik yang ada dikelas sebanyak 35. Pada Penelitian Tindakan Kelas, Penulis mengimplementasikan model Kurt Lewin’s yang terdiri dari 4 tahap. Oleh karena itu, penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil temuan dari penelitian ini adalah: (1) Hubungan pada hasil test, yaitu sebesar 24,09 % peningkatan rata rata skor writing setelah menggunakan model Project based learning. (2) Hasil Pengamatan menunjukkan bahwa siswa lebih aktif dan tertarik pada aktivitas menulis didalam google classroom. Bahkan, peserta didik mampu untuk menganalisa teks dan mendapatkan informasi dari teks dengan baik. (3) Hasil interview menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis pada materi narrative text meningkat dan membantu guru dalam menemukan metode yang tepat untuk mengajarkan kemampuan menulis khususnya pada materi narrative text. Kata kunci: Keterampilan Menulis; Teks Naratif; Pembelajaran Berbasis Proyek IMPROVING STUDENTS WRITING SKILL OF NARRATIVE TEXT THROUGH PROJECT BASED LEARNING FOR VII GRADE SMP NEGERI 1 CIAWIGEBANG in Academic Year 2020/2021 ABSTRACT The aim of this study is to investigate how the application of Project Based Learning to enhance the writing skill in narrative text of Grade VII students in in SMP Negeri 1 Ciawigebang academic year 2020/2021. In this pandemic era the study was hold by online, thus the learning process by online using google meet and google classroom. This study is categorized as the Classroom Action Research (CAR) method in which to identify and to solve the problem on students’ writing skill. The number of students in that class is 35. In this Classroom Action Research, the writer implements the Kurt Lewin’s design which consists of four phases. Therefore, this study is included into quantitative descriptive research. The findings of this study are: (1) related to the test result, there was 24.09% improvement of students’ mean writing score after using Project Based Learning. (2) Related to the observation result showed that the students were more active and interested in writing activity in the classroom. Indeed, they were able to analyze the text and to get information from the text well. (3) Related to the interview result, it could be known that the students’ writing skill in term of narrative text has improved and also assisted the teacher in finding the appropriate method in teaching writing especially narrative text. Keywords: Writing Skill; Narrative Text; Project Based Learning
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS DALAM DESCRIPTIVE TEXT DENGAN MENERAPKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING Siti Hapsah, Aap
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.441

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan menulis peserta didik pada descriptive text melalui penerapan Model Problem Based Learning. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VII A SMP Negeri 2 Sindangagung Kuningan yang berjumlah 24 orang. Penelitian yang dilakukan ini termasuk penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Sumber data yang didapatkan dari penelitian ini diperoleh dari guru dan peserta didik. Data diperoleh melalui observasi dan tes. Permasalahan yang didapatkan yaitu rendahnya siswa dalam menulis descriptive text. Permasalahan yang terjadi membuat peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan data kuanitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata peningkatan nilai keterampilan menulis siswa terjadi secara bertahap, pada siklus 1 rata-rata 64,4, pada siklus 2 mengalami peningkatan menjadi 81,1. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi pada siswa kelas VII A di SMP Negeri 2 Sindangagung Kuningan. Kata kunci: keterampilan menulis; problem based learning IMPROVING WRITING SKILLS IN DESCRIPTIVE TEXT BY APPLYING THE PROBLEM BASED LEARNING MODEL ABSTRACT This research aims to determine the increase in students' skills in writing descriptive text through the application of the Problem Based Learning Model. The subjects of this research were 24 students in class VII A of SMP Negeri 2 Sindangagung Kuningan. The research carried out included classroom action research carried out in 2 cycles. Each cycle consists of planning, implementing actions, observing and reflecting. The data sources obtained from this research were obtained from teachers and students. Data was obtained through observationand test. The problem found is the lack of students’ skills in writing descriptive text. This research uses qualitative data. Based on the research results, it was found that the average increase in students' writing skills in cycle 1 it was still in the category of not fulfilling completeness with a percentage of 64,4, in cycle 2 the percentage increased to 81,1. The conclusion of this research is that the Problem Based Learning learning model can increase in writing skills of descriptive text in class VII A students at SMP Negeri 2 Sindangagung Kuningan. Keywords: Writing skills; The Problem Based Learning
PROBLEM BASED LEARNING DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR Susilawati
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.442

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan menggunakan media gambar terhadap kemampuan berbicara siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest design dengan melibatkan 20 siswa dari SMP 2 Cigugur. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, serta observasi selama proses pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berbicara siswa setelah menerapkan metode PBL dengan media gambar. Sebagian besar siswa mampu menjelaskan konsep-konsep kunci dengan jelas, menyampaikan pemikiran dengan susunan yang sistematis dan jelas, serta menggunakan media gambar dengan kreatif untuk mendukung presentasi mereka. Meskipun terdapat ruang untuk perbaikan dalam aspek kerjasama dalam kelompok, metode PBL tetap terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa secara menyeluruh. Implikasi penelitian ini adalah bahwa metode PBL dengan media gambar dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Kata kunci: Problem Based Learning; kemampuan berbicara; media gambar; evaluasi PROBLEM-BASED LEARNING CAN IMPROVE STUDENTS' SPEAKING SKILLS BY USING IMAGE MEDIA ABSTRACT This study aims to evaluate the impact of the application of Problem Based Learning (PBL) learning methods using image media on students' speaking skills. The research method used was pretest-posttest design involving 20 students from SMP 2 Ciautumn. Data was collected through pretest and posttest, as well as observation during the learning process. Data analysis was performed using descriptive statistics. The results showed a significant improvement in students' speaking skills after applying the PBL method with image media. Most students are able to explain key concepts clearly, convey thoughts in a systematic and clear arrangement, and use image media creatively to support their presentations. Although there is room for improvement in the aspect of cooperation in groups, the PBL method has still proven effective in improving students' overall speaking skills. The implication of this study is that the PBL method with image media can be an effective approach in improving students' speaking skills. Keywords: Problem Based Learning; speaking skills; image media; evaluation
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA DESKRIPTIF TEKS Fitriani, Etih
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.443

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan berdasarkan latar belakang hasil belajar bahasa Inggris siswa kelas VIII selalu kurang bagus. Setiap kali belajar mereka selalu kelihatan bosan dan tidak bisa menjawab pertanyaan, sehingga seringkali kelas menjadi ribut. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mencari masalah dan menemukan solusi agar proses belajar bahasa Inggris menyenangkan dan tidak membosankan siswa. (2) meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris aspek membaca pemahaman (Reading Comprehension). Penelitian ini dilakukan di kelas VIII SMP Negeri 6 Banjarsari pada bulan Januari sampai Februari 2024. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus, masing-masing terdiri dari 3 pertemuan. Instrumen yang digunakan adalah TesTertulis untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman, lembar observasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I prosentasi rata-rata siswa yang sudah tuntas 35%, pada siklus II prosentase rata-rata siswa yang sudah tuntas 95%. Hal ini sesuai dengan indikator keberhasilan yang sudah ditentukan yaitu prosentase keberhasilan rata-rata minimal 75%. Penelitian ini mengahasilkan kesimpulan bahwa di kelas VIII SMP Negeri 6 Banjarsari dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Kata kunci: Hasil belajar; Bahasa Inggris; Cooperative learning IMPROVING READING SKILLS WITH PROBLEM-BASED LEARNING MODEL IN DESCRIPTIVE TEXT ABSTRACT This research was conducted based on learning outcomes of English of students class VIII are always bad. Every time, they always seem boring and unable to answer the question, so the classroom becomes noisy. This study aims to: (1) find the problem and find a solution so that the learning process fun and not boring for students, (2) improving the learning outcomes of students of class VIII in English Learning aspect reading comprehension. This research was conducted at the Junior High School 6 Banjarsari in Januari until February 2024. This study used action research method in 2 cycles and each cycle consisted of 3 meetings. The instrument used in this method was: a written test to determine the ability of reading comprehension, observation sheets, field notes. The results of this study showed that in the fisrt cycle the average percentage of students who have completed 35%, the second cycles of the average percentage of students who have completed 95%. This was in accordance with pre-determined indicators of success namely the success percentage of average of at least 75%. The conclution of this research that the ability of reading comprehension using Cooperative Learning Method in class VIII SMP Negeri 6 Banjarsari. can improve student’s ability in reading comprehension. Keywords: Learning Outcomes; English Language; Cooperative Learning
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI MENULIS DENGAN MENGGUNAKAN NARRATIVE TEXT Darmayanti, Erlina
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 2 (2024): JGuruku: Jurnal Penelitian Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jguruku.v2i2.444

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) memperoleh gambaran proses pembelajaran menulis siswa kelas IX dengan menggunakan media puzzle game; dan 2) memperoleh hasil pembelajaran menulis siswa kelas IX dengan menggunakan media puzzle game. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian siswa kelas IX D SMP Negeri 1 Cisaga yang berjumlah 32 orang; Siswa laki-laki berjumlah 17 orang dan siswa perempuan berjumlah 15 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi melalui proses pencatatan dan evaluasi dalam kegiatan menulis. Data yang diperoleh dideskripsikan, dianalisis, dan kemudian direfleksikan. Pelaksanaan tindakan dibagi dalam dua siklus dengan tema yang berbeda-beda. Setiap siklus terdiri dari tiga tindakan. Pembelajaran pada siklus I bertema Narrative Text (Legend), siklus II bertema Narrative Text (Fairytales). Temuan pada siklus I menunjukkan siswa belum dapat mengerjakan Fill in the blank dari soal yang disediakan, pada siklus II siswa kebingungan ketika ditugaskan untuk membuat summary cerita Narrative Text yang dipilih, siswa masih memerlukan bimbingan guru untuk menyusun puzzle gambar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media puzzle gambar dapat meningkatkan proses dan hasil belajar menulis siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan hasil belajar pada setiap siklusnya. Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 60 dan pada siklus II sebesar 81 dari rata-rata perolehan nilai teresebut dapat disimpulkan bahwa penelitian ini berhasil dan perolehan nilai sangat signifikan. Kata kunci: Pembelajaran Menulis; Teks Naratif; Permainan Puzzle THE IMPLEMENTATION OF PROJECT-BASED LEARNING (PJBL) MODEL IN ENHANCING WRITING MOTIVATION USING NARRATIVE TEXT ABSTRACT The aim of this research is to: 1) obtain an overview of the writing learning process of class IX students using puzzle game media; and 2) obtain writing learning outcomes for class IX students using puzzle game media. The method used was Classroom Action Research with research subjects of class IX D students of SMP Negeri 1 Cisaga, totaling 32 people; There are 17 male students and 15 female students. Data collection was carried out by conducting observations, interviews, field notes, and documentation through the process of recording and evaluating writing activities. The data obtained is described, analyzed, and then reflected. Implementation of the action is divided into two cycles with different themes. Each cycle consists of three actions. Learning in cycle I has the theme Narrative Text (Legend), cycle II has the theme Narrative Text (Fairytales). The findings in cycle I showed that students had not been able to do Fill in the blank from the questions provided, in cycle II students were confused when they were assigned to create a summary of the selected Narrative Text story, students still needed teacher guidance to put together a picture puzzle. The conclusion of this research is that picture puzzle media can improve students' writing learning processes and outcomes. This can be seen from the increase in learning outcomes in each cycle. The average student learning outcomes in cycle I was 60 and in cycle II was 81. From the average score obtained, it can be concluded that this research was successful and the score obtained was very significant. Keywords: Writing Learning; Narrative Text; Puzzle Game