cover
Contact Name
Oris Krianto Sulaiman
Contact Email
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Phone
+6282369783801
Journal Mail Official
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik - Universitas Islam Sumatera Utara Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 29649374     DOI : https://doi.org/10.30743/jtsip
Core Subject : Engineering,
JTSIP Merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Sumatera Utara (FT. UISU), dimana Prodi Teknik Sipil UISU saat ini berupaya menata diri menjadi prodi yang unggul dalam akreditasi maupun unggul dalam praktik mahasiswa. JTSIP membahas ilmu bidang teknik sipil: Sumber Daya Air, Struktur, Geoteknik dan Transportasi. Jurnal ini sebagai wadah menuangkan hasil karya ilmiah, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan bidang teknik sipil.
Articles 164 Documents
ANALISIS KAPASITAS DAN OPTIMALISASI APRON PADA BANDAR UDARA INTERNASIONAL KUALANAMU DELI SERDANG Bangun Pasaribu; Jupriah Sarifah; Eko Adi Syahputra
Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v5i1.14044

Abstract

Kapasitas apron adalah kemampuan apron dalam menangani jumlah pergerakan pesawat dan aktivitas penerbangan. Bandar Udara Internasional Kualanamu (Kualanamu International Airport) adalah sebuah Bandar Udara Internasional yang melayani Kota Medan, Sumatra Utara dan terletak di Kabupaten Deli Serdang, 26 km arah timur dari pusat kota Medan. Bandara Internasional Kualanamu setiap tahunnya mengalami peningkatan jumlah pergerakan baik penumpang maupun pesawat, dengan terus terjadinya peningkatan jumlah pergerakan penumpang dan pergerakan pesawat tiap tahunnya di bandar udara ini maka secara otomatis akan mempengaruhi kapasitas setiap fasilitas yang dioperasikan didalam bandar udara, salah satufasilitas tersebut adalah apron yang merupakan tempat bagi pesawat untuk melakukan kegiatan ground handling setelah dan sebelum digunakan. Kegiatan ground handling yang dilakukan berupa pengisian bahan bakar, loading bagasi, penumpang, dan catering, pembersihan kabin pesawat, dan perbaikan singkat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah pergerakan pada saat jam puncak, kapasitas apron dan jumlahkebutuhan parking stand baik pada tahun eksisting (2019) maupun pada tahunrencanayaitutahun 2028. Peramalan jumlah pergerakan pesawat dilakukan menggunakan Metode Time series dengan data pergerakan pesawat selama 5 tahun terakhir (2019-2023) yang diperolehdari PT. Angkasa Pura Aviasi. Pola rasio jam puncak pada tahun eksisting diperoleh dengan menggunakan Metode Pignataro dan kemudian ini digunakan untuk mengetahui jumlah pergerakan pesawat pada tahun rencana dengan mengalikan pola rasio yang didapat dengan jumlah pergerakan pesawat tahunan hasil dari peramalan. Hasil yang didapat selanjutnya dibandingkan dengan kapasitas apron eksisting dan dianalisa apakah kapasitas apron masih bisa melayani pergerakan pesawat tahun rencana atau tidak. Dari hasilanalisis yang dilakukan, kapasitas apron pada tahun eksisting masih mampu melayani pergerakan pesawat sampai pada tahun rencana (2028).
ANALISA GEOMETRI JALAN TERHADAP TINGKAT KECELAKAAN PADA RUAS JALAN BAKKARA – JANJI RAJA STA 0+950 – 3+000 BATAS KABUPATEN SAMOSIR Anugrah Pratiwi; Yusrizal Lubis
Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v5i1.14035

Abstract

Ruas jalan Bakkara – Janji Raja adalah ruas jalan batas antara KabupatenSamosir – Kabupaten Humbang Hasundutan. Kecelakan lalu lintas di Kabupaten Samosir sangat memperihatinkan. Dari data yang dikeluarkan Polres Samosir jumlah kecelakaan periode Januari 2020 – Desember 2023berkisar diatas 18 kasus. Tujuan dari dilakukan penelitian ini adalah agar mengetahui cara perhitungan geometrik yang direncanakan pada jalan Bakkara – Janji Raja dan mengetahui hubungan antara geometri Jalan Bakkara – Janji Raja dengan kecelakaan yang terjadi di wilayah tersebut. Pedoman yang dipakai pada penelitian ini adalahPedoman Geometrik Jalan 1997 dan data geometrik jalan yang menunjukkan kondisi jalan Bakkara – Janji Raja. Berdasarkan analisa penelitian, dari 3 tikungan terdapat 3 tikungan yang jari-jarinya tidak memenuhi kriteria jenis tikungan Full Circle, setelah dilakukan perhitungan ulang dengan jari-jari yang sama, maka di dapat jenis tikungan tersebut yang sesuai adalah Spiral-Circle-Spiral. Untuk Alinyemen Vertikal diketahui bahwa kelandaian maksimal adalah 3,99% dan pada kelandaian maksimum dengan batas kecepatan 80 km/jam adalah 5%. Namun, kondisi jalan menjadi faktor lain dalam terjadinya kecelakaan. Seperti saat musim hujan dengan keadaan jalan licin didukung dengan kondisi jalan yang cukup curam saat menanjak ataupun menurun. Begitu pula kondisi jalan yang gelap saat di malam hari dikarenakan tidak tersedianya fasilitas lampu jalan.
ANALISIS SISTEM DRAINASE UNTUK PENANGGULANGAN GENANGAN DI JALAN JENDERAL GATOT SUBROTO KM 0 + 500 KOTA MEDAN Fransiskus Meiman Daeli; Yudha Hanova
Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v5i1.14024

Abstract

Kecamatan Medan Sunggal merupakan salah satukawasan di Kota Medan yang memiliki permasalahan sistem drainase, tepatnya berada di kawasan Jalan Jendral Gatot Subroto Km 0+500. Genangan yang terjadi di kawasan jalan tersebut sangatlah dipengaruhi oleh kondisi dari kapasitas saluran drainase. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting sistem drainase, menganalisis debit aliran pada saluran drainase serta mengevaluasi kapasitas penampang saluran drainase di kawasan tersebut. Pada Penelitian ini data yang digunakan adalah data sekunder berupa data curah hujan harian maksimum selama 11 tahun dengan menggunakan metode distribusi normal, log normal, log person iii, dan gumbelserta data primer hasil survey di lapangan. Menganalisa data yang adamenggunakananalisishidrologi dan analisishidrolika. Hasil analisacurahhujanrencanamaksimumdiambil yang paling ekstrimdaridistribusigumbelsebesar 142,21 mm kala ulang 5 tahunmenghasilkan debit aliranrencana pada saluran Q1sebesar 0,544 m3/det, saluran Q2sebesar 0,859 m3/det, saluran Q3sebesar 0,687 m3/det, dan saluran Q4 sebesar 2,09 m3/det. Kapasitaseksistingsaluran yang adatidakmampumenampung debit alirantersebut, dimanasaluran Q1sebesar 0,201 m3/det, saluran Q2sebesar 0,191 m3/det, saluran Q2sebesar 0,167 m3/det dan saluran Q4sebesar 0,344 m3/det Untukitu di lakukandesainulangdimensisalurandrainase yang menghasilkansaluran Q1sebesar 0,907 m3/det, saluran Q2sebesar 0,926 m3/det, saluran Q3sebesar 0,826 m3/det, dan saluran Q4sebesar 2,151 m3/det.
PENGARUH JENIS AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TEKAN BETON POROUS Yunus Lubis; Yudha Hanova; Ricky Bakara; Rahmat Digantara
Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v5i1.14040

Abstract

Porous concrete is a type of lightweight concrete that has interconnected cavities or pores that allow water to seep through the concrete surface. These characteristics make porous concrete widely used in environmentally friendly construction, such as road paving, sidewalks, and parking areas that require a natural drainage system. One important factor that influences the quality of porous concrete is the type of coarse aggregate used, because the physical properties and size of the aggregate grains directly affect the porosity and compressive strength of the concrete. This study aims to determine the effect of varying the type of coarse aggregate on the compressive strength of porous concrete. The aggregates used consist of several types, namely crushed stone and natural gravel with certain gradations. The research method is carried out by mixing aggregate, cement, and water according to the specified ratio, then molding cylindrical test specimens and conducting compressive strength tests at certain ages. The results show that varying the type of coarse aggregate makes a significant difference in the compressive strength of porous concrete. Porous concrete with crushed stone aggregate tends to have higher compressive strength than that with natural gravel aggregate, because the rough surface of the crushed stone produces a better bond with the cement paste. Thus, the selection of the type of coarse aggregate is very influential in producing porous concrete with optimal strength.
PERBANDINGAN KARAKTERISTIK MARSHALL TEST MENGGUNAKAN CAMPURAN PASIR BESI DARI DAERAH TAKENGON SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN AGREGAT HALUS Marwan Lubis; Ronal HT. Simbolon; Renaldy Ghufrananda
Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v5i1.14030

Abstract

Jalan sebagai salah satu prasarana transportasi merupakan unsur penting dalam usaha memperlancar mobilitas barang dan jasa guna meningkatkan perekonomian nasional. Untuk mewujudkan hal tersebut, penyediaan prasarana transportasi darat tidak dapat terlepas dari penyediaan bahan penyusun konstruksi jalan itu sendiri. Pasir merupakan bahan alam yang tersedia sangat melimpah di Indonesia. Selama ini, pasir hanya dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, padahal pasir banyak mengandung mineral berharga yang mengandung unsur besi, titanium, dan unsur lainnya yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan industri. Aceh dikenal sebagai provinsi yang kaya akan komoditas tambang, termasuk emas, perak, tembaga, dan nikel. Pemerintah Aceh telah menerbitkan data Izin Usaha Pertambangan (IUP) komoditas mineral dan batu bara, termasuk izin untuk pasir besi (Dinas ESDM Aceh). Di Kabupaten Aceh Tengah, Kecamatan Atu Lintang, Desa Merah Muyang, terdapat pabrik pasir (crusher) yang menghasilkan pasir besi yang pemanfaatannya masih belum dioptimalkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pasir besi sebagai agregat halus pada campuran aspal panas (Asphalt Concrete-Wearing Course atau AC-WC), mengetahui nilai stabilitas dan karakteristik Marshall pada campuran perkerasan AC-WC yang menggunakan pasir besi, serta memperoleh hasil pengujian Marshall pada campuran aspal AC-WC dengan variasi penggunaan pasir besi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Pengujian dilakukan dengan variasi kadar pasir besi sebesar 0%, 40%, 50%, 60%, dan 70%. Hasil penelitian menunjukkan nilai karakteristik Marshall yang meliputi Stability, Flow, Voids in Mix (VIM), Voids in Mineral Aggregate (VMA), Voids Filled with Bitumen (VFB), Marshall Quotient (MQ), dan Bulk Density. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan alat Marshall Test di Laboratorium Jalan Raya pada campuran aspal AC-WC dengan aspal penetrasi 60/70, diperoleh nilai Marshall Quotient (MQ) untuk variasi campuran pasir besi sebesar 0% = 1035,22 kg/mm, 40% = 1134,26 kg/mm, 50% = 1094,00 kg/mm, 60% = 1339,00 kg/mm, dan 70% = 1633,00 kg/mm. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, seluruh nilai Marshall Quotient telah memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Oleh karena itu, disarankan agar dilakukan penelitian lanjutan mengenai pemanfaatan pasir besi sebagai bahan alternatif pada jenis perkerasan jalan lainnya dengan menganalisis karakteristik lain yang belum dikaji dalam penelitian ini.
IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELLING (BIM) UNTUK ESTIMASI RENCANA ANGGARAN BIAYA ATAP BAJA WF (WIDE FLANGE) Edward S. Simanjuntak; Ahmad Bima Nusa
Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v5i1.14045

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat telah mendorong inovasi di berbagai bidang, salah satunya dalam pembangunan infrastruktur. Building Information Modeling (BIM) merupakan teknologi mutakhir yang semakin popule rkarena diyakin idapat meningkatkan efisiensi biaya dan waktu dalam proyek konstruksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil penerapan konsep BIM dalam pembangunan proyek Workshop POOL Samkai di Kabupaten Merauke, Papua. Metode penelitian ini mencakup pemodelan dokumen proyek dalam bentuk gambar 2D menjadi model 3D dengan tambahan informasi menggunakan perangkat lunak Autodesk Revit2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan BIM menghasilkan volume material yang lebih kecil karena model 3D memberikan gambaran material yang lebih detail, sehingga mengurangi pemborosan material. Selain itu, BIM mendukung konsep 5D untuk estimasi biaya yang lebih presisi. Berdasarkan perkiraan BIM, total biaya adalah Rp 365.532.029, sedangkan metode konvensional menghasilkan Rp 365.135.071. Selisih sebesar Rp7.603.041 menunjukkan bahwa penggunaan BIM dengan Autodesk Revit 2022 dapat menghasilkan penghematan biaya hingga 2,10% dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini menunjukkan bahwa BIM dapat menjadi alat yang efektif untuk mengelola sumber daya dan biaya dalam proyek konstruksi.
ANALISIS REKAYASA NILAI (VALUE ENGINEERING) DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS PADA PROYEK PUSKESMAS KOTA MATSUM IV DI KOTA MEDAN Rizky Erwin; Ahmad Bima Nusa
Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v5i1.14036

Abstract

Dalam proses pembangunan gedung, penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) merupakanaspekkrusial yang harus dirancang secara efisien dan terstruktur. Salah satu faktor penting dalam perencanaan RAB adalah pemilihan desain dan material, yang secara langsung memengaruhi biaya, kualitas, mutu, dan waktu pelaksanaan proyek. Dalam manajemen konstruksi, pendekatan Value Engineering (VE) dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas biaya konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagian pekerjaan yang memungkinkan diterapkannya rekayasa nilai, menentukan alternatif terbaik, serta menghitung besarnya penghematan biaya yang diperoleh setelah penerapan VE. Studi kasus dilakukan pada proyek pembangunan Puskesmas Kota Matsum IV di Kota Medan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pekerjaan struktur plat lantai menyumbang lebih dari 20% dari total biaya proyek, sehingga menjadi fokus utama dalam analisis VE. Melalui metode Analytical Hierarchy Process (AHP), diperoleh alternatif terbaik yaitu Alternatif 3, yang menggunakan sistem plat bondek. Alternatif ini tidak hanya memiliki nilai Life Cycle Cost (LCC) terendah, tetapi juga mampu menghasilkan efisiensi biaya hingga 48% dibandingkan desain awal pada pekerjaan struktur plat lantai.
ANALISIS STABILITAS DINDING PENAHAN TANAH PADA PROYEK PEMBANGUNAN MESS AEK RANGAT KECAMATAN PANGURURAN KABUPATEN SAMOSIR Ristanti Pohan; Rahmat Dirgantara
Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v5i1.14025

Abstract

This study analyzes the stability of an earth retaining wall in the Aek Rangat Mess construction project in Pangururan District, Samosir Regency, which faces the challenges of hilly topography and landslide risk. Active and passive earth pressures were analyzed using the Rankine and Coulomb methods, and soil bearing capacity was analyzed using the Terzaghi method. Earthquake effects were calculated using the Mononobe-Okabe, Seed-Whitman, and Wood approaches. The results indicate that the planned retaining wall meets safety requirements against sliding, overturning, and soil bearing capacity failure, thus ensuring structural stability. However, it is recommended that future planning consider deeper variations in soil conditions and a dynamic approach to earthquake loads to increase resilience under extreme conditions. This study identifies critical factors affecting retaining wall performance and contributes to the development of safer designs in hilly and earthquake-prone areas.
ANALISIS EFEKTIVITAS DRAINASE SULINGAN DASAR DINDING PENAHAN TANAH DENGAN VARIASI DIAMETER PIPA Muttabie Kamil Taorik; Hartono Hartono; Haadi Kusumah
Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v5i1.14041

Abstract

Dinding penahan tanah berfungsi untuk menahan tekanan tanah dan menjaga kestabilan lereng. Salah satu faktor utama yang memengaruhi kestabilan dinding penahan tanah adalah tekanan air pori akibat akumulasi air di belakang dinding. Oleh karena itu, diperlukan sistem drainase yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas drainase sulingan dasar pada dinding penahan tanah dengan variasi diameter pipa drainase. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental laboratorium dengan pemodelan skala kecil dinding penahan tanah. Variasi diameter pipa drainase yang digunakan adalah ¾ inci, 1 inci, dan 1½ inci. Tanah yang digunakan merupakan tanah asli yang terlebih dahulu diuji sifat fisik dan mekaniknya melalui pengujian kadar air, berat jenis, berat isi, analisis saringan, dan uji kuat geser langsung. Simulasi hujan dilakukan untuk mengetahui debit aliran drainase dan perubahan ketinggian muka air tanah di belakang dinding penahan tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi diameter pipa drainase berpengaruh terhadap efektivitas drainase sulingan dasar. Pipa berdiameter ¾ inci menunjukkan kemampuan drainase paling rendah dengan kenaikan muka air tanah tertinggi. Pipa berdiameter 1 inci menunjukkan kinerja drainase yang lebih baik, sedangkan pipa berdiameter 1½ inci merupakan yang paling efektif karena mampu mengalirkan air dengan baik tanpa menyebabkan kenaikan muka air tanah selama pengujian. Analisis stabilitas menunjukkan bahwa dinding penahan tanah aman terhadap guling dan daya dukung tanah, namun tidak aman terhadap geser pada kondisi muka air di atas dinding penahan tanah.Dapat disimpulkan bahwa semakin besar diameter pipa drainase, semakin efektif sistem drainase sulingan dasar dalam mengurangi tekanan air pada dinding penahan tanah.
PENGUJIAN SLAG NIKEL SEBAGAI PENGISI SEBAGIAN AGREGAT HALUS PADA CAMPURAN BETON Indri Anjani; Ellyza Chairina
Jurnal Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v5i1.14031

Abstract

Beton merupakan materi bangunan yang paling banyak digunakan dalam kegiatan konstruksi, baik digunakan dalam bangunan gedung, jalan maupun konstruksi bangunan air. Perkembangan jaman yang membuat kebutuhan komponen meningkat setiap tahun, yang mana membutuhkan material beton dari alam seperti agregat kasar batu pecah. Penelitian ini mencoba menggunakan slag nikel sebagai pengganti sebagian agregat halus pada komposisi beton yang bertujuan mengetahui dasar penggunaan slag nikel terhadap beton, dan mengetahui kuat tekan beton dengan menggunakan slag nikel sebagai pengganti sebagian agregat halus pada beton K300. Penelitian ini mengunakan komposisi slag nikel sebesar 6% dan 8% dengan pengujian 14 dan 28 hari untuk mendapatkan perbandingan mutu beton setiap variasi. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada laboratorium, penggunaan slag nikel sebagai pengganti sebagian agregat halus telah memenuhi persyaratan yang disyaratkan, dimana beton dengan slag nikel sebagai pengganti sebagian agregat halus dengan komposisi 8% mendapatkan rata-rata kuat tekan sebesar 25,78 MPa, beton dengan slag nikel sebagai pengganti sebagian agregat halus dengan komposisi 6% mendapatkan rata-rata kuat tekan sebesar 25,81 MPa, dan beton tanpa slag nikel mendapatkan rata-rata sebesar 26,16 MPa, ini telah memenuhi persyaratan beton K300 yang di syaratkan Standar Nasional Indonesia yaitu sebear 25 MPa