cover
Contact Name
Oris Krianto Sulaiman
Contact Email
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Phone
+6282369783801
Journal Mail Official
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik - Universitas Islam Sumatera Utara Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 29649374     DOI : https://doi.org/10.30743/jtsip
Core Subject : Engineering,
JTSIP Merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Sumatera Utara (FT. UISU), dimana Prodi Teknik Sipil UISU saat ini berupaya menata diri menjadi prodi yang unggul dalam akreditasi maupun unggul dalam praktik mahasiswa. JTSIP membahas ilmu bidang teknik sipil: Sumber Daya Air, Struktur, Geoteknik dan Transportasi. Jurnal ini sebagai wadah menuangkan hasil karya ilmiah, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan bidang teknik sipil.
Articles 143 Documents
IMPLEMENTASI BANGUNAN GEDUNG HIJAU BERDASARKAN SURAT EDARAN MENTERI PUPR NOMOR 01/SE/M/2022 PADA TOWER 1 RS HAJI MEDAN Ramadani. H, Rizka Salsabila; Putri, Wirdatun Nafiah; Saragih, Darman Ferianto; Amrizal, Amrizal
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.12950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja tahap pemanfaatan Bangunan Gedung Hijau (BGH) pada Tower 1 RS Haji Medan berdasarkan Peraturan Menteri PUPR No. 21 Tahun 2021 dan Surat Edaran Menteri PUPR No. 01/SE/M/2022. Metode penelitian menggunakan sistem penilaian kinerja BGH dengan tiga parameter utama: Organisasi dan Tata Kelola Bangunan Hijau, Pemeliharaan Kinerja BGH pada Masa Pemanfaatan, dan Peran Penghuni/Pengguna BGH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tower 1 RS Haji Medan memperoleh 95 poin dari 165 poin maksimal (57,56%) dan meraih predikat BGH Pratama. Bangunan telah memenuhi 4 dari 5 kriteria organisasi dan tata kelola, seluruh 7 kriteria pemeliharaan kinerja, namun belum memenuhi 3 kriteria peran penghuni. Solusi perbaikan yang diusulkan meliputi peningkatan fasilitas transportasi berkelanjutan, pengelolaan limbah yang lebih baik, pelatihan pengelola, dan peningkatan partisipasi pengguna. Implementasi solusi tersebut diproyeksikan dapat menambah 41 poin (24,83%) sehingga total mencapai 136 poin (82,39%) dengan predikat BGH Utama. Penelitian juga mengidentifikasi korelasi positif antara penerapan BGH dengan Sertifikat Laik Fungsi (SLF), di mana keduanya saling melengkapi dalam menciptakan bangunan yang sehat, aman, nyaman, dan efisien. 
ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI BORED PILE BERDASARKAN DATA SONDIR PADA PROYEK PEMBANGUNAN TRIBUN PENONTON SELATAN STADION MINI PANCING MEDAN SUMATERA UTARA Khairunnisa, Khairunnisa; Sari, Kartika Indah
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.12835

Abstract

Penelitian ini menganalisis daya dukung pondasi BoredPile pada proyek pembangunan Tribun Penonton Selatan Stadion Mini Pancing, Medan, berdasarkan data Cone Penetration Test (CPT).Metode analisis yang digunakan meliputi Aoki de Alencar, Price Wardle, dan Meyerhoff, serta evaluasi penurunan pondasi menggunakan metode Poulos Davis (1974) yang dibandingkan dengan hasil uji lapangan Pile Driving Analyzer (PDA).Data diperoleh dari dua titik uji sondir, dengan kedalaman hingga mencapai lapisan tanah keras.Hasil perhitungan menunjukkan daya dukung izin pada titik S1 sebesar 35,639 ton (Aoki de Alencar) dan 25,32 ton (Price Wardle), sedangkan titik S2 sebesar 36,816 ton (Aoki de Alencar) dan 25,69 ton(Price Wardle).Metode Meyerhoff memberikan hasil yang lebih tinggi dari kedua metode tersebut.Analisis penurunan dengan Poulos Davis menghasilkan nilai teoritis 9,59 mm, sedangkan hasil uji PDA di lapangan sebesar 14,22 mm, menunjukkan terdapat selisih dari hasil dilapangan dengan metode teoritisnya.Temuan ini membuktikan bahwa metode Aoki de Alencar dan Price Wardle efektif untuk kondisi tanah di lokasi penelitian.Hasil studi dapat menjadi acuan bagi perencana dalam merancang pondasi Bored Pile yang efisien, aman, dan sesuai dengan karakteristik tanah.
PERENCANAAN TRAFFIC LIGHT DARI SIMPANG TAK BERSINYAL KE SIMPANG BERSINYAL PADA PERSIMPANGAN JALAN IRIAN BARAT DESA SAMPALI – JALAN CEMARA – JALAN H.ANIF – JALAN WILLIEM ISKANDAR Lubis, Marwan; Batubara, Hamidun; Winata, Dimas Ardi
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.12955

Abstract

AbstrakPersimpangan jalan merupakan salah satu titik kritis dalam sistem jaringan trasnportasi yang sering menjadi sumber kemacetan dan potensi kecelakaan, terutama pada simpang tak bersinyal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tak bersinyal dan merencanakan sistem traffic light (lampu lalu lintas) yang optimal pada simpang empat Jalan Irian Barat Desa Sampali – Jalan Cemara – Jalan H.Anif – Jalan Williem Iskandar di Kota Medan. Metode yang digunakan adalah Metode Kuantitatif berdasarkan pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, dengan pengambilan data volume lalu lintas pada tiga periode jam sibuk: Pagi, Siang, Sore dilakukan selama 3 hari. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja simpang tak bersinyal memiliki derajat kejenuhan (DS) sebesar 1,926 yang mengindikasikan kondisi lalu lintas sangat padat dan tidak ideal. Setelah dilakukan perencanaan traffic light dengan simpang bersinyal, diperoleh penurunan derajat kejenuhan menjadi sekitar 0,83 – 0,84 pada masing-masing pendekat, yang berarti peningkatan signifikan daalam efisiensi dan keselamatan lalu lintas. Perencanaan ini diharapkan menjadi solusi efektif dalam mengatasi permasalahan kemacetan dan ketidakteraturan arus lalu lintas pada lokasi tersebut.
ANALISA KINERJA WAKTU DAN BIAYA PROYEK DENGAN METODE EARNED VALUE PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN JALUR KA LINTAS MEDAN – BINJAI KM 2+300 S/D KM 2+850 (P24 – P38) (JLKAMB 3) (MYC2022-2024) pasaribu, bangun; Hasibuan, M. Husni Malik; Hakim, Mhd Ihsanul
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.12905

Abstract

Manajemen proyek yang efektif memerlukan pengendalian terhadap waktu dan biaya guna memastikan proyek berjalan sesuai rencana. Salah satu metode yang metode yang dapat digunakan untuk mengevaluasi kinerja proyek adalah metode EarnedValue, yang mengintegrasikan antara jadwal, biaya, dan hasil kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja wakt dan biaya dari suatu proyek konstruksi dengan menggunakan metode Earned Value Management (EVM). Data yang digunakan mencakup nilai anggaran, biaya aktual dan progres fisik proyek pada periode tertentu. Parameter utama yang dianalisis meliputi Earned Value (EV), Actual Cost (AC), Schedule Performance Index (SPI), dan Cost Performance Index (CPI). Aspek dalam perencanaan konstruksi sangat kompetitif pada saat ini sangat menuntut ketelitian, efektifitas, efisiensi, dan ekonomi dalam menganalisis proyek seperti pengendalian biaya dan pengendalian waktu pengerjaan proyek. Dilakukan penelitian ini dengan tujuan (1) Untuk menentukan dan mengetahui kinerja waktu pada Proyek Pekerjaan Pembangunan Jalur KA lintas Medan – Binjai Km. 2+300 s.d Km. 2+850 (P24 – P38) (JLKAMB 3) (MYC2022-2024) dengan Metode Earned Value; (2) Untuk mengetahui kinerja biaya pada Proyek Pekerjaan Pembangunan Jalur KA lintas Medan – Binjai Km. 2+300 s.d Km. 2+850 (P24 – P38) (JLKAMB 3) (MYC2022-2024) dengan Metode Earned Value. Penelitian ini menggunakan data sekunder diambil dari kontraktor pelaksana berupa dokumen proyek seperti gambar pelaksanaan dan data struktur yang digunakan dalam proyek. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1)variansschedule memiliki nilai lebih kecil  daripada 0 (SV 0); (2) Schedule Performance Index (SPI) menunjukkan nilai lebih kecil  daripada 1 (SPI 1); (3) cost variavce periode minggu ke-1 - ke-5 biaya yang dianggarkan lebih besar daripada yang telah ditetapkan, periode minggu ke-6 - ke-20 biaya yang dianggarkan telah sesuai dengan yang telah ditetapkan; (4) Hasil analisa yang telah dilakukan berkesuain dengan hasil wawancara yang dilakukan.
ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH DASAR (SUBGRADE) MENGGUNAKAN ALAT DCP (DYNAMIC CONE PENETROMETER) PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL TANJUNG PURA– PANGKALAN BRANDAN STA44+300 Sarifah, Jupriah; Pasaribu, Bangun; Hutasuhut, Sanro Andrian
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.12832

Abstract

Jalan Tol Binjai Langsa merupakan jalan tol yang menghubungkan Kota Binjai dan Langsa dengan panjang kira kira 130,6 km. Jalan tol ini juga bagian dari Jalan Tol Trans Sumatra yang merupakan Tol Paling Ujung Di Sumatera Utara.Tol ini direncanakan memiliki 5 seksi. Tajungpura adalah seksi 3 pembangunan jalantol yang akan menghubungkan Kota Medan dengan Kota Lagsa sehingga jalantol Tanjungpura-Pangkalan Brandan sangat berperan penting dalam Mempercepat mobilitas dan mengurangi kemacetan, memungkinkan kendaraan untuk bergerak dengan kecepatan tinggi dan tidak terhalang oleh persimpangan sebidang, trafficlight, atau kendaraan lambat lainnya, mempercepat waktu tempuh dan memudahkan mobilitas orang dan barang.Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk: 1. Menganalisis nilai kualitas tanah dasar (CBR) menggunakan alat DCP (Dynamic Cone Penetrometer). 2. Mendapatkan nilai analisis kekuatan tanah dasar menggunakan korelasi nilai CBR dengan Daya Dukung Tanah. Metode penelitian dilakukan dengan bebrapa tahap pengumpulan data dengan melakukan pengujian DCP sebanyak 12 titik dengan metode zigzag, kemudian di lakukan  perhitungan perhitungan CBR lapangan dari hasil uji DCP dan korelasi CBR dengan DDT. Berdasarkan hasil penelitian kepadatan tanah dasar yang dilakukan pada ruas Tanjung Pura – Pangkalan Brandan menggunakan alat Dynamic Cone Penetrometer (DCP) dengan metode zig-zag,dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut : 1.. Nilai CBRRata-rata adalah 3.65%, sedangkan CBRmaks adalah 5.88% dan CBRmin adalah1.46%. 2. Berdasarkan hasil nilai standar persyaratan CBR yang telah ditetapkan sebesar 6%. Nilai CBR lapangan yang di dapat belum memenuhi standar. 3. Berdasarkan hasil perhitungan korelasi CBR dengan Daya Dukung Tanah nilai DDT yang di dapat adalah 3.23%.
ANALISIS PERHITUNGAN AIR LIMBAH DOMESTIK DI KELURAHAN DELITUA BARAT Harahap, Diana Suita; Nasution, Naufal Andika
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.12951

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk dan perkembangan wilayah di daerah perkotaan maupun pinggiran kota semakin memperbesar volume kebutuhan air bersih, yang secara otomatis meningkatkan jumlah limbah cair domestik. Menurut Anwar (2018), timbulan air limbah domestik dapat mencapai 60–80% dari total kebutuhan air bersih, sehingga semakin tinggi konsumsi air bersih, semakin besar pula air limbah yang dihasilkan. Hal ini menunjukkan pentingnya perhitungan timbulan air limbah yang berbasis pada analisis kebutuhan air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan debit air limbah domestik sebagai dasar perencanaan sistem pengolahan air limbah yang optimal dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data primer serta analisis proyeksi jumlah penduduk dengan pendekatan aritmatik dan geometrik dan analisis perhitungan debit air limbah. Hasil proyeksi menunjukkan bahwa jumlah penduduk akan meningkat dari 8.834 jiwa pada tahun 2024 menjadi sekitar 11.237 jiwa pada tahun 2034. Berdasarkan proyeksi tersebut, dihitung kebutuhan air bersih serta estimasi debit air limbah domestik menggunakan standar konsumsi air 80 liter/orang/hari. Debit air limbah dihitung sebagai 70–80% dari kebutuhan air bersih. Perhitungan juga mencakup debit puncak dan debit minimum sebagai dasar perencanaan sistem pengelolaan limbah
PERBANDINGAN PENYERAPAN AIR DAN KUAT TEKAN BETON NORMAL BERLAPIS TERHADAP BETON BERLAPIS DENGAN ABU AMPAS TEBU SEBAGAI BAHAN PENGISI AGREGAT HALUS PADA KAMAR MANDI GEDUNG BERTINGKAT Rangkuti, Gemala Amira; Dirgantara, Rahmat; Sari, Kartika Indah; Chairina, Ellyza
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.12836

Abstract

The abundant availability of bagas seashin North Sumatra open supopport unities for it suseasanenv iron mentally friendly additive incon cretemixtures. This research aims to analyse the effect of bagas seashasapartial replace ment for fine aggregate on the compressive strength hand water absorption of layered concrete for bath room sinmulti-storey buildings. Test objects were made with variation sofbagas seash of 0% (normal), 10%, and 20%, then testedat the ages of 14 and 28 days. There search results showed that at 28 days, the compressive strength of normallayered concrete and concrete with 10% bagas seash was the same, namely 33.33 MPa, where as with the 20% variation it decreased to 30.27 MPa (down 9.18%). Interms of water absorption, layered normal concrete shows the lowest value of 0.65%, while the 10% and 20% mixtures are 0.86% and 0.87% respectively. Thus, the optimum addition of bagas seashis recommended at 10% to maintains table concrete quality.
ANALISIS DAYA DUKUNG FONDASI TIANG PANCANG BERDASARKAN HASIL N-SPT DIBANDINGKAN DENGAN HASIL PDA TEST PADA PROYEK JALAN TOL RUAS KUALA TANJUNG - INDRAPURA Syahputra, Wahyu Eko; Pasaribu, Bangun; Sarifah, Jupriah
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.12956

Abstract

Pembangunan  infrastruktur jalan tol memerlukan perencanaan fondasi yang matang untuk menjamin stabilitas dan daya dukung tanah, khususnya pada struktur yang menopang beban berat dalam jangka panjang. Penelitian ini dilakukan pada proyek Jalan Tol ruas Kuala Tanjung-Indrapura di Provinsi Sumatera Utara, yang memiliki kondisi tanah bervariasi, mulai dari pasir berlanau hingga lempung berpasir halus. Penelitian bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan daya dukung fondasi tiang pancang berdasarkan data uji N-SPT dengan metode empiris Meyerhof dan hasil uji dinamik PDA Test yang dianalisis menggunakan metode CAPWAP. Hasil perhitungan dengan metode Meyerh off menunjukkan daya dukung izin tiang pancang berturut-turutsebesar 49,92 ton, 88,69 ton, dan 110,66 ton pada kedalaman 32 m, 36 m, dan 48 m. Sementaraitu, hasil uji PDA Test menunjukkandayadukungizinberturut-turutsebesar 168,70 ton, 150,24 ton, dan 149,92 ton pada kedalaman yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai daya dukung dari PDA Test cenderung lebih tinggi dibandingkan hasil perhitungan N-SPT. Hal ini mengindikasikan bahwa kapasitas actual tiang pancang lebih besar dari yang diperkirakan oleh metode empiris. Selain itu, ditemukan bahwa semakin dalam lapisan tanah, daya dukung dari N-SPT cenderung meningkat. Penelitian ini menegaskan pentingnya verifikasi daya dukung fondasi melalui pengujian dinamis untuk memastikan keandalan struktur fondasi pada proyek infrastruktur besar.
PENGARUH BAHAN TAMBAH ADIKTIF BENZOIN TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BETON NORMAL Batubara, Waviqa Larasati; Hanova, Yudha
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.12948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan aditif benzoin terhadap kuat tekan beton normal. Benzoin merupakan senyawa organik yang berpotensi meningkatkan hidrasi semen dan mengurangi porositas beton. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan variasi penambahan benzoin 0%, 5%, dan 10% dari berat semen. Benda uji berupa kubus beton dengan diameter 15 cm dan tinggi 15 cm, yang diuji kuat tekannya pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan benzoin dengan campuran 5% maupun 10%  memiliki penurunan pada kuat tekan beton secara signifikan dibandingkan dengan beton tanpa benzoin. Namun peningkatan kuat tekan tertinggi terjadi pada penambahan benzoin 5% pada umur 28 hari, yaitu sebesar 13. Namun, penambahan benzoin 10% cenderung menurunkan kuat tekan beton. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan aditif benzoin dengan campuran 5% maupun 10% tidak dapat direkomendasikan dikarenakan tidak mencapai 25 Mpa sesuai SNI.
IMPLEMENTASI PENERAPAN SISTEM INSTALASI PEMANEN AIR HUJAN DI KELURAHAN TANAH ENAM RATUS MARELAN Rambe, Miswar Pardomuan; Hanova, Yudha
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.12833

Abstract

Perkembangan pembangunan yang cenderung pesat menyebabkan banyaknya alih fungsi lahan yang berganti menjadi bangunan gedung-gedung dan permukiman baru yang berakibat pada semakin berkurangnya area resapan air. Air hujan yang tidak dapat meresap secara langsung ke dalam tanah akan mengakibatkan genangan. Apabila genangan tersebut tidak di atasi akan memicu terjadinya banjir, sehingga di perlukannya daerah tangkapan hujan. Penelitian ini merupakan penelitian yang menyajikan data survey lapangan yang bertujuan merencanakan bangunan tangkapan air dan instalasi Implementasi Penerapan Sistem  Instalasi Pemanen Air Hujan Di Kelurahan Tanah Enam Ratus Marelan Menggunakan metode Analisis frekuensi untuk mendapatkan hujan kala ulang dengan menentukan nilai hujan harian maksimum tahunan, yang kemudian dilakukan analisis Perhitungan hujan jam-jam an  menggunakan metode mononobe untuk menentukan berapa kapasitas tampungan air hujan pada bangunan instalasi tersebut. Luas daerah tangkapan air hujan yaitu 0,006 Ha dan intensitas curah hujan yaitu 60,329 maka di peroleh debit air hujan sebesar 0,0485 m3 /detik. Dari hasil analisa data dapat di rencanakan sistem pemanenan air hujan ditampung menggunakan reservoir