cover
Contact Name
Oris Krianto Sulaiman
Contact Email
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Phone
+6282369783801
Journal Mail Official
oris.ks@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik - Universitas Islam Sumatera Utara Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 29649374     DOI : https://doi.org/10.30743/jtsip
Core Subject : Engineering,
JTSIP Merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Sumatera Utara (FT. UISU), dimana Prodi Teknik Sipil UISU saat ini berupaya menata diri menjadi prodi yang unggul dalam akreditasi maupun unggul dalam praktik mahasiswa. JTSIP membahas ilmu bidang teknik sipil: Sumber Daya Air, Struktur, Geoteknik dan Transportasi. Jurnal ini sebagai wadah menuangkan hasil karya ilmiah, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan bidang teknik sipil.
Articles 143 Documents
RENCANA ANGGARAN BIAYAPERBAIKAN KANTOR IPPP PELABUHAN PERIKANAN TAMBAKREJO Yakin, Hosnol; Firatama, Aditya Dandy
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.12954

Abstract

Perbaikan Kantor IPPP Pelabuhan Perikanan Tambakrejo merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu pelayanan, kenyamanan, dan keselamatan operasional di wilayah pesisir Kabupaten Blitar. Penelitian ini berfokus pada kajian Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan durasi yang dibutuhkan untuk renovasi kantor guna menjamin proses konstruksi berjalan secara efektif, efisien, dan sesuai dengan kaidah teknis. Pendekatan penelitian ini melibatkan pengumpulan data primer melalui kondisi lapangan dan dokumentasi, dan data sekunder seperti gambar rencana kerja dan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Kota Blitar 2023. Total biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan kantor IPPP Pelabuhan Perikanan Tambakrejo adalah Rp107.042.911,31 (termasuk PPN 11%), yang mencakup pemasangan lisplank, plafon, pengecatan, perbaikan struktur minor, penggantian komponen mekanikal-elektrikal, dan perbaikan fasilitas bangunan lainnya. Durasi pelaksanaan proyek ditetapkan 60 hari kalender, dengan tahapan pekerjaan disusun berdasarkan jumlah aktivitas dan produktivitas tenaga kerja. Penelitian ini membuktikan bahwa penyusunan RAB yang tepat dan penjadwalan yang tepat akan memberikan dampak yang signifikan terhadap keberhasilan proyek dari segi biaya, mutu, dan ketepatan waktu pelaksanaan.
STUDI ANALISIS KEBUTUHAN AIR BERSIH DI KECAMATAN MARBAU Aristantia, Gista; Hanova, Yudha
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.12839

Abstract

Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan peningkatan aktivitas di Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhanbatu Utara, kebutuhan akan air bersih terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air bersih di Kecamatan Marbau pada tahun 2025 serta memproyeksikan kebutuhannya hingga tahun 2034 berdasarkan pertumbuhan jumlah penduduk. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dengan pendekatan proyeksi penduduk menggunakan tiga metode yaitu geometrik, aritmatik, dan eksponensial. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih, baik domestik maupun non-domestik mengalami peningkatan secara konsisten. Perhitungan kebutuhan air dilakukan dengan mempertimbangkan konsumsi rumah tangga (SR), hidran umum (HU), dan fasilitas umum lainnya seperti pendidikan dan peribadatan. Dimana kebutuhan air bersih pada tahun 2025 di Kecamatan Marbau adalah sebesar 42,57 lt/det dengan kebutuhan air bersih hari maksimum pada tahun 2025 adalah sebesar 67,43 lt/det. Setelah dilakukan analisis, pada tahun awal perencanaan (2024) didapat kebutuhan air bersih di Kecamatan Marbau adalah sebesar 41,93 lt/det dengan kebutuhan air bersih hari maksimum adalah sebesar 66,42 lt/det. Sedangkan pada akhir tahun perencanaan 2034 (proyeksi 10 tahun) didapat kebutuhan air bersih sebesar 48,63 lt/det dengan kebutuhan air bersih hari maksimum sebesar 77,02 lt/det. Penelitian ini dapat menjadi acuan dalam perencanaan penyediaan air bersih yang berkelanjutan di Kecamatan Marbau.
ANALISIS PENINGKATAN KESELAMATAN PERLINTASAN KERETA API JPL 26 JALAN FLORES BARU pangestu, irawan nur; Azza, Ziadatul; Mufadhdhal, Muhammad Fatih; Hidayat, Dwi Wahyu
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i2.11776

Abstract

Pada Kabupaten Tegal, banyak ditemukan perlintasan kereta api yang bersinggungan dengan jalan, sehingga perlu adanya fasilitas pengamanan perlitasan sebidang. Salah satunya perlintasan kereta api flores baru yang berada dibawah pengawasan DAOP V ada tepat di simpang empat jalan kabupaten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi perlintasan sebidang secara real-time sehingga mampu memberikan rekomendasi penanganan yang tepat berdasarkan pedoman yang ada untuk meningkatkan keselamatan pada perlintasan sebidang JPL 26 Jalan Flores Baru. Pengumpulan data dibedakan berdasarkan data sekunder dan data primer. Data sekunder berupa jadwal kereta api dan data perlintasan sebidang kereta api yang didapatkan dari instansi terkait sebagai penunjang penelitian ini. Sedangkan data primer meliputi data volume lalu lintas yang dianalisis untuk mengetahui nilai LHR dan nilai SMPK, data perilaku pengguna jalan yang diidenfikasi resiko bahayanya menggunakan metode HIRARC, dan data perlengkapan perlintasan sebidang, data kondisi geometri jalan, serta data perkerasan jalan yang dikomparisasikan kesesuaiannya dengan pedoman yang berlaku. Berdasarkan hasil survei lapangan, kondisi fasilitas keselamatan di perlintasan JPL 26 masih jauh dari standar. Volume lalu lintas di lokasi ini tergolong padat. Hasil analisis risiko dengan metode HIRARC menunjukkan bahwa dua perilaku tersebut termasuk dalam kategori risiko tinggi, dengan skor 25 dan 20, yang artinya berpotensi menyebabkan kecelakaan serius bahkan fatal.