cover
Contact Name
Andika Aprilianto
Contact Email
andika4ikhac@gmail.com
Phone
+6282140072121
Journal Mail Official
rie.p3ii@gmail.com
Editorial Address
Lt.1 Pascasarjana Universitas Kh Abdul Chalim Mojokerto. Jl. Tirtowening Bendungan Jati Pacet Mojokerto
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Andragogi Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : 28078233     DOI : https://doi.org/10.31538/andragogi
Core Subject : Education,
Andragogi Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran is a journal published by Universitas KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto is published twice times a year (March and September) as a media for scientific communication of academicians in the study of Teaching and Learning based on Interdisciplinary Research. Editors invite academicians to contribute their thoughts either in the form of research results, in-depth study, and book reviews following the discipline owned. The script is original and has not been published in other media. The manuscripts are preferably from research results and written in either English or Arabic.
Articles 71 Documents
Implementasi Standar Nasional Pendidikan dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Sekolah Safitri, Yuliana; Julaiha, Siti
Andragogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/adrg.v6i1.2691

Abstract

This article discusses the concept of SNP, its implementation in educational institutions, as well as the challenges and strategies to improve its achievement. The National Education Standards (SNP) serve as the primary quality framework that guides the implementation of education in Indonesia. This study employs a qualitative approach using a literature review method by analyzing official documents, books, and relevant scholarly articles. The findings indicate that although SNP plays a strategic role as a national quality benchmark, its implementation remains hindered by limited teacher competence, disparities in educational facilities, technological barriers, and suboptimal policy coordination. Strengthening teacher capacity, ensuring equitable distribution of educational facilities, utilizing educational technology, and implementing continuous evaluation systems are essential to optimize SNP implementation. With strong collaboration among stakeholders, the SNP can function as an effective and sustainable quality assurance instrument in the national education system. Effective implementation of the SNP has a direct impact on improving the quality of learning by promoting standardized instructional processes, enhancing student engagement, and supporting the achievement of learning outcomes. Furthermore, consistent adherence to SNP encourages the development of a conducive learning environment that fosters students’ cognitive, affective, and psychomotor competencies. With strong collaboration among stakeholders, the SNP can function as an effective and sustainable quality assurance instrument in the national education system.
Model Kepemimpinan Pendidikan Berbasis Nilai Ikhlas di Pondok Pesantren Syahrani
Andragogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/adrg.v5i2.2694

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keunikan manajemen kepemimpinan yang menghasilkan berdirinya 3 jenjang Pendidikan sekaligus dalam waktu bersamaan pada tanggal 20 Juni 2022 yakni MI Tahfidz Anwaha terakreditasi A pada usia 16 bulan yang seharusnya 7 tahun berdiri baru bisa terakreditasi, MTs Anwaha terakreditasi B di usia 16 bulan, seyogyanya 3,5 tahun berdiri baru bisa terakreditasi dan MA Anwaha dengan jurusan Matemtika dan IPA (MIPA) terakreditasi A di usia 14 bulan setelah berdiri, padahal seharusnya 3,5 tahun berdiri baru bisa terakreditasi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi model manajemen kepemimpinan berbasis nilai ikhlas di Ponpes Anwaha.. Metode kualitatif dipakai dengan teknik observasi guna menangkap praktik manajemen berbasis nilai ikhlas dan peneliti memosisikan diri sebagai pengamat terlibat yang tetap menjaga objektivitas ilmiah namun tetap menghargai nilai dan norma yang berlaku di lingkungan pesantren, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini berupa ditemukannya model kepemimpinan berbasis nilai ikhlas di Ponpes Anwaha berupa (1) spiritual foundation dengan memandang semua aktivitas sebagai khidmah (2) participatory process dengan munculnya rasa malu jika tidak ikut berpartisipasi dan (3) corrective culture yang wajib disampaikan melalui kotak saran
Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Eksternal dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Perguruan Tinggi Indonesia Sabran; Julaiha, Siti
Andragogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/adrg.v6i1.2697

Abstract

This article aims to analyze the extent to which the two quality assurance systems SPMI and SPME operate synergistically, as well as their effectiveness in improving the quality of higher education. The research adopts a library research approach, employing critical review techniques of primary literature, including accredited journal articles, institutional accreditation documents, and national regulations published between 2015 and 2025. The hypothesis proposed in this study states that the success of external accreditation is significantly influenced by the consistency and effectiveness of SPMI implementation at the institutional level. Findings indicate that SPMI has not been fully implemented in a systematic and sustainable manner, while SPME achievements often reflect administrative success rather than the actual strength of internal quality systems. This article offers a conceptual contribution by reinterpreting the relationship between SPMI and SPME as a two-way, evaluative, and reflective process. The results of this study are essential for strengthening strategies to develop a quality culture in higher education and for encouraging accreditation policies that are more contextual and substantive. In particular, the synergistic implementation of SPMI and SPME has direct implications for improving learning quality through enhanced continuous evaluation, curriculum refinement, and faculty professionalism.
Students’ Perceptions of Artificial Intelligence Utilization in Islamic Education Learning at Junior High School Rahmawati, Indah; Mariana; Mutmainah; Mof, Yahya; Sabirin, Muhamad
Andragogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/adrg.v6i1.2871

Abstract

This study examines junior high school students’ perceptions of artificial intelligence (AI) utilization in Islamic Education (PAI) learning. Although AI use in education has increased, empirical studies focusing on students’ perceptions at the junior high school level, particularly in the context of Islamic Education, remain limited; this study addresses that gap. Using a descriptive quantitative approach, data were collected from 23 ninth-grade students through a 10-item Likert-scale questionnaire covering cognitive, affective, and conative aspects, with indicators including ease of use, content alignment with Islamic sources, satisfaction and trust, motivation and active learning, and ethics and responsible use. Likert-scale results were interpreted using predefined categorical intervals ranging from “very poor” to “very good.” The findings show an overall positive perception of AI utilization in PAI learning (mean = 4.07), categorized as “good.” The highest scores were found in ease of use and ethical use, while the lowest were related to content alignment with Islamic sources. These results indicate students’ positive attitudes toward AI accompanied by critical awareness of its limitations. The study highlights AI’s role as a supportive learning tool in PAI learning.
Transformasi Pembelajaran Akuntansi Berbasis Accountpreneurship: Insersi Moderasi Belajar dan Karakter Spiritual Listiyowati; Mawftiq, Rarasati; Octavi Romadhani, Vara
Andragogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/adrg.v6i1.2716

Abstract

Penelitian tentang kolaborasi ilmu akuntansi melalui praktik kewirausahaan ini diharapkan mahasantri mampu memahami setiap pencatatan transaksi sampai pada pembuatan laporan keuangan. Insersi nilai moderasi belajar dan karakter spiritual ikut pula diperkenalkan untuk mendukung terwujudnya keselarasan dalam membangun suasana yang nyaman saat belajar. Kemandirian ekonomi di pondok pesantren salah satunya didukung dengan adanya pemahaman pengelolaan usaha oleh santri salah satunya melalui belajar akuntansi. Al’MahadAn-Nur dengan perguruan tinggi yang dimilikinya, menciptakan inovasi berkelanjutan untuk menghasilkan lulusan yang berkompeten dalam pengelolaan keuangan melalui transformasi pembelajaran berbasis accountpreneurship. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 51 mahasantri dengan metode sampel jenuh. Pendekatan penelitian menggunakan mix method untuk menjawab rumusan masalah dengan kajian yang komprehensif serta mengambil sumber data primer dan sekunder. Pendekatan kualitatif digunakan untuk menjawab keefektifan model pembelajaran akuntansi berbasis accountpreneurship dalam meningkatkan hasil belajar mahasantri. Dengan prototype PBL yang dikembangkan oleh Bento mampu merubah mindset akuntansi yang sulit menjadi menyenangkan. Pada pendekatan kuantitatif peneliti menggunakan uji regresi berganda dan uji independent sample t-test. Pada uji regresi berganda dihasilkan bahwa moderasi belajar dan karakter spiritual berpengaruh terhadap hasil belajar mahasantri sebesar 52%. Sedangkan uji beda menunjukkan bahwa nilai belajar mahasantri sebelum dan setelah diterapkannya metode pembelajaran akuntansi berbasis accountpreneurship terjadi perbedaan pada rata-rata nilai kelas.
Peran Guru PAI dalam Pembelajaran Multikultural: Membangun Kesadaran Toleransi Antarumat Beragama di Sekolah Zidan Hamdani, Ahmad; Abdullah, M. Baihaqi; Luqna Hunaida, Wiwin
Andragogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/adrg.v6i1.2735

Abstract

This study aims to explore the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in multicultural learning and their contribution to fostering interfaith tolerance in schools. This article utilizes library research as its research method by reviewing books, journal articles, policy documents, and previous studies relevant to multicultural education and Islamic pedagogy. Data were analyzed using content analysis to identify key themes and develop an integrated understanding of the challenges, strategies, and factors influencing the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers. Findings indicate that teachers face several barriers, including institutional limitations, diverse student backgrounds, and limited opportunities to integrate multicultural values ​​into the curriculum. Despite these challenges, Islamic Religious Education (PAI) teachers strive to promote tolerance through exemplary behavior, open dialogue, and reinforcement of Islamic values ​​that emphasize respect for diversity. The study concludes that Islamic Religious Education (PAI) teachers play a crucial role in establishing an inclusive school climate and fostering students' awareness of tolerance, supported by active collaboration between schools and families.
Pengaruh Implementasi Outcome Based Education terhadap Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Daerah Ahmad Mualif; Sri Murhayati; Yuliharti
Andragogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/adrg.v6i1.2881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Outcome-Based Education (OBE) terhadap capaian pembelajaran mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Kuantan Singingi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan 120 mahasiswa sebagai sampel, dipilih menggunakan proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert 1–5, observasi dokumen RPS, dan wawancara terbatas dengan dosen serta pengelola program studi sebagai data pendukung. Instrumen angket telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan OBE berada pada kategori cukup hingga baik, dengan skor tertinggi pada keselarasan metode pembelajaran dan CPL–CPMK, namun asesmen masih perlu diperkuat. Capaian pembelajaran mahasiswa menunjukkan dominasi aspek kognitif, sedangkan aspek afektif dan psikomotor masih cukup. Analisis regresi linier sederhana memperlihatkan pengaruh positif dan signifikan OBE terhadap capaian pembelajaran (β = 0,63; p < 0,001; R² = 0,624). Temuan ini menegaskan pentingnya keselarasan CPL–CPMK, metode, dan asesmen serta penguatan evaluasi afektif dan psikomotor dalam meningkatkan mutu pembelajaran PAI. Penelitian ini memberikan bukti empiris baru dari konteks perguruan tinggi Islam daerah dan menawarkan perspektif teknis bagi pengelola program studi dan dosen untuk implementasi OBE yang lebih efektif dan holistik
Pengaruh Metode Pembelajaran Story Telling Terhadap Perkembangan Emosional Anak Kristiana, Widiya; Naili Sa’ida; Wahono; Tri Kurniawati
Andragogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/adrg.v6i1.2980

Abstract

Emotional development is a crucial aspect of early childhood development that influences children’s social abilities and readiness to engage in learning environments. One instructional approach that can be used to stimulate children’s emotional development is storytelling. This study aimed to examine the effect of the storytelling activity “Mimo and Kiko” on the emotional development of children aged 5–6 years at TK Islam Insan Mulia Mojokerto. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with a pretest–posttest model. The participants consisted of 39 children aged 5–6 years. Data were collected through systematic observation using an instrument based on three aspects of emotional development: emotional understanding, emotional expression, and emotional regulation. The instrument underwent content validity testing and demonstrated good reliability, with a Cronbach’s Alpha value of 0.82. The results indicate that the storytelling activity “Mimo and Kiko” had a positive effect on children’s emotional development, particularly in the aspects of emotional understanding and emotional expression, while emotional regulation developed more gradually. These findings suggest that storytelling can serve as an effective instructional strategy for stimulating emotional development in early childhood education settings.
Analisis Studi Literatur tentang Model Pembelajaran Pendidikan Islam Multikultural dalam Upaya Penguatan Moderasi Beragama Muhaemin, Sulfikar; St Wardah Hanafie Das
Andragogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/adrg.v6i1.2845

Abstract

Diskursus mengenai moderasi beragama menjadi isu penting dalam kajian Pendidikan Islam di tengah realitas masyarakat multikultural. Tantangan berupa meningkatnya sikap intoleransi dan eksklusivisme keagamaan menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga kontekstual dan inklusif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran model pembelajaran Pendidikan Islam multikultural dalam penguatan moderasi beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap buku akademik, artikel jurnal nasional dan internasional, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan Pendidikan Islam, pendidikan multikultural, toleransi, Islam kultural, dan moderasi beragama. Analisis data dilakukan melalui analisis isi dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Pendidikan Islam multikultural yang bercirikan dialogis, partisipatif, dan kontekstual berkontribusi signifikan dalam menumbuhkan sikap toleransi dan moderasi beragama. Kontribusi artikel ini terletak pada penguatan perspektif pedagogis dalam kajian moderasi beragama dengan menempatkan model pembelajaran sebagai variabel strategis. Temuan ini menegaskan pentingnya pembaruan pendekatan pembelajaran Pendidikan Islam dalam membangun sikap keberagamaan yang moderat dan inklusi
Pengaruh Penggunaan Media Flipbook 3D terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa di Sekolah Dasar Sari, Dara Puspita; Widiyono, Aan
Andragogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026): Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/adrg.v6i1.3095

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar menjadi dasar dilaksanakannya penelitian ini, yang terlihat pada keterbatasan dalam menafsirkan informasi, menganalisis hubungan konsep, mengevaluasi fakta, dan menarik kesimpulan pada materi siklus makhluk hidup dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pada penggunaan media pembelajaran berbasis flipbook 3D terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan pre-eksperimen tipe one group pretest–posttest. Partisipan penelitian terdiri dari 28 siswa kelas III SD Negeri 3 Lebak. Pengumpulan data dilaksanakan dengan melalui tes pilihan ganda yang didesain berdasarkan indikator berpikir kritis, yang dilaksanakan pada tahap sebelum perlakuan dan setelah perlakuan diberikan. Tahap Analisis data meliputi uji normalitas Shapiro–Wilk dan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian mengindikasikan peningkatan rata-rata skor dari 51,3 menjadi 77,5, yang signifikan secara statistik (p < 0,001) dengan ukuran efek sangat besar (Cohen’s d = −2,26). Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan media flipbook 3D mampu meningkatkan keterlibatan kognitif siswa dalam menganalisis, menafsirkan, dan menarik kesimpulan terhadap konsep ilmiah. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bahwa media cetak interaktif berbasis visual dapat dimanfaatkan sebagai alternatif media inovatif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.