cover
Contact Name
NIA APRILLA
Contact Email
niaaprilla.ariqa@gmail.com
Phone
+6285271713592
Journal Mail Official
admin@excellent-health.id
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EXCELLENT HEALTH JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 29854822     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Journal focuses to attract, reviewing, and publishing high-quality original research that contributes to advancing public health science and using it as an important means to improve health quality worldwide. This journal is committed to tackling the most pressing issues across all aspects of public health in emerging and developing countries according to International Monetary Fund. We have a strong commitment to publishing original research articles that explore the topic from a broad array of academic disciplines, methodologies, and public health perspectives
Articles 120 Documents
Asuhan Keperawatan Pada Tn. S Dengan Ulkus Diabetikum Di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang 2024 Saren, Elsa Meiyati; Safitri, Yenny
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.64

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang disebabkan karena tidak efektifnya penggunaan insulin yang dihasilkan pankeas. Penyumbatan pembuluh darah di ekstermitas bawah dapat mengakibatkan ulkus di kaki sehingga banyak penderita DM harus diamputasi. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk melakukan asuhan keperawatan pada Tn. S dengan ulkus diabetikum di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang. Metode penelitian yaitu deskriptif yang berbentuk studi kasus. Subjektif penelitian adalah Tn. S yang diambil secara purposive sampling. dengan diagnosa medis ulkus pedis dextra. Penelitian studi kasus dilakukan dari tanggal 10 - 13 Mei 2024. Berdasarkan data pengkajian keperawatan terdapat 2 diagnosa keperawatan yang ditemukan pada pasien yaitu ketidakstabilan glukosa darah berhubungan dengan hiperglikemia (D.0027), gangguan integritas kulit/jaringan berhubungan dengan neuropati perifer (D.0129). Intervensi Keperawatan pada ketidakstabilan glukosa darah berhubungan dengan hiperglikemia, yaitu monitor kadar glukosa darah. Intervensi keperawatan gangguan integritas kulit/jaringan berhubungan dengan neuropati perifer, yaitu monitor karakteristik luka (mis, drainase, warna, ukuran, bau). Pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning dihentikan. Diharapkan agar penelitian ini menjadi pedoman, baik bagi instansi, masyarakat dan peneliti selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan ulkus diabetikum
Asuhan Keperawatan Pada Ny.D Dengan Diagnosa Post Op Sectio Ceasarea (SC) Di Ruangan Khadijah RSUD Bangkinang Delfira, Riri; Hidayat, Ridha
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.66

Abstract

Dampak dari post op sectio ceasarea biasanya akan menimbulkan nyeri atau rasa sakit setelah dilakukan operasi bisa berlangsung hingga 6 bulan dan juga akan terjadi resiko infeksi yang meningkat jika bekas luka tidak di jaga kebersihannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan asuhan keperawatan pada pasien pasca operasi sectio caesarea di Ruang Khadijah mulai dari pengkajian hingga evaluasi di ruang Khadijah RSUD Bangkinang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek pada laporan kasus adalah Ny. D yang berusia 24 tahun dengan post op sectio ceasarea di ruang Khadijah RSUD Bangkinang yang dilakukan selama 3 hari dari tanggal 15 - 17 Mei 2024. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada saat pengkajian, klien merasakan nyeri dibagian bekas operasi SC. Nyeri yang dirasakan klien berada pada skala 8. Peneliti menyatakan bahwa masalah utama dalam diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan luka insisi (D.0007). Setelah evaluasi keperawatan selama tiga hari, masalah tersebut pada klien berhasil diatasi. Peneliti berharap bahwa laporan hasil studi kasus ini dapat digunakan sebagai pedoman untuk penelitian lebih lanjut mengenai post op sectio caesarea. Selain itu, diharapkan laporan ini dapat menjadi referensi pembelajaran di kampus serta panduan bagi rumah sakit dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.I Dengan Gout Arthritis Di Ruangan Nusa Indah UPT Panti Sosial Tresna Werdha Husnul Khatimah Tahun 2024 Wirda, Wirda; Sudiarti, Putri Eka
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.67

Abstract

Gout terjadi sebagai respon terhadap produksi berlebihan atau ekskresi asam urat yang kurang, menyebabkan tingginya kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia) dan pada cairan tubuh lainnya, termasuk cairan synovial. Asam urat yang berlebihan akan membentuk kristal-kristal di sendi dan menimbulkan rasa nyeri. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sampai melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan gout arthritis di ruangan Nusa Indah UPT Panti Sosial Tresna Werdha Husnul Khatimah Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang berbentuk studi kasus. Subjek pada laporan kasus adalah Ny.I yang berusia 62 tahun dengan gout arthritis diruangan nusa indah UPT Panti Sosial Tresna Werdha Husnul Khatimaah yang dilakukan selama 4 hari pada tanggal 23 Mei sampai 26 Mei 2024. Data yang di dapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang pada saat pengkajian klien merasakan nyeri dibagian muskuloskeletal di skala 6. Nyeri yang dirasakan seperti tertusuk-tusuk dan hilang timbul. Sehingga peneliti menegakkan masalah utama dengan diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis. Evaluasi keperawatan selama empat hari pada klien yaitu masalah teratasi. Harapan peneliti dari penulisan laporan hasil studi kasus ini sebagai pedoman baik instansi, masyarakat dan penelitian selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan gout arthritis.
Asuhan Keperawatan Pada Tn.Y Dengan Diabetes Mellitus Tipe II Di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang  Tahun 2024 Azizah, Wafit; Indrawati, Indrawati
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.69

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin yang diproduksi secara efektif.  Berdasarkan data dari Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang jumlah penderita diabetes pada tahun 2024 sebanyak 184 kasus (RSUD Bangkinang, 2024). Tujuan dari laporan kasus ini adalah untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien diabetes mellitus meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, imlementasi dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan mengumpulkan data, menganalisa data dan menarik kesimpulan. Subjek pada laporan adalah Tn.Y berusia 58 tahun dengan diabetes mellitus.penelitian ini dilakukan dari tanggal 16-18 Mei 2024. Pada saat pengkajian pasien mengatakan badan lemas sejak 2 hari yang lalu, keluhan disertai nyeri perut, nyeri yang dirasakan dikanan atas, kanan tengah dan hulu hati, mual (+), muntah (-), nafsu makan menurun. Peneliti dapat merumuskan diagnosa yaitu ketidakstabilan kadar glukosa darah berhubungan dengan hiperglikemia, nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis, defisit nutrisi berhubungan dengan ketidakmampuan mengabsorbsi nutrien, dan gangguan pola tidur berhubungan dengan nyeri/kolik. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada Tn.Y dilakukan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama 3 hari pada pasien telah didapatkan masalah telah teratasi. Pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning dihentikan. Harapan peneli agar menjadi sebuah pedoman baik instansi, masyarakat dan peneliti selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan diabetes mellitus tipe II.  
Asuhan Keperawatan Pada Ny. D Dengan Gastritis Di Ruangan Sahabat RSUD Bangkinang Fadillah, Rahmat; Alini, Alini
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.71

Abstract

Komplikasi yang dapat muncul akibat dari penyakit gastritis antara lain perdarahan saluran cerna bagian atas , ulkus gaster , hematematis dan melena yang apabila berlanjut akan menyebabkan shock hemoragik. Efek negatif lain yang dapat ditimbulkan dari gastritis yaitu gangguan penyerapan B12. Penyerapan vitamin B12 yang tidak efektif dapat menyebabkan anemia perneniosa, gangguan penyerapan zat besi, dan penyempitan pylorus yaitu bagian yang menghubungkan antara lambung dengan usus halus. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sampai melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan gastritis di ruang Sahabat RSUD Bangkinang Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang berbentuk studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 23-25 Mei 2024. Subjektif pada laporan kasus adalah Ny.D yang berusia 44 tahun dengan gastritis. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada saat pengkajian pasien mengatakan merasa nyeri di ulu hati, mual, muntah, nafsu makan menurun, sakit kepala, pasien mengatakan kurang mengerti tentang penyakitnya, pasien terlihat lemah dan lesu. Sehingga peneliti dapat merumuskan masalah yang utama dengan diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis. Intervensi yang diberikan yaitu mengidentifikasi lokasi dan karakteristik nyeri, mengidentifikasi skala nyeri, mengidentifikasi respon nyeri non verbal, mengajarkan pasien untuk melakukan relaksasi nafas dalam untuk meredakan nyeri, menjelaskan penyebab dan pemicu nyeri. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada Ny.D dengan gastritis  dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama tiga hari pada klien telah didapatkan dengan masalah teratasi. Pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning dihentikan. Harapan peneliti dari penulisan laporan kasus ini agar menjadikan sebagai pedoman baik instansi, masyarakat dan penelitian selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan gastritis.
Asuhan Keperawatan Pada Tn.A Dengan Asma Bronkial Di Ruang Ali RSUD Bangkinang Tahun 2024 Firdaus.S, Muhammad; Indrawati, Indrawati
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.75

Abstract

Asma bronkial merupakan penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global dengan angka morbiditas tinggi di dunia. Asma bronkial adalah suatu keadaan saluran pernapasan yang mengalami penyempitan karena hiperaktivitas atau aktivitas yang berlebih terhadap rangsangan tertentu yang menyebabkan peradangan dan penyempitan yang bersifat sementara. Asma bronkial dapat menimbulkan penyakit paru yang tidak menular. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sampai mengevaluasi tindakan asuhan keperawatan pada pasien dengan asma bronkial di ruang Ali RSUD Bangkinang Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang berbentuk studi kasus. Subjektif pada laporan kasus adalah Tn. A yang berusia 47 tahun dengan asma bronkial di ruang Ali RSUD Bangkinang yang dilakukan selama 3 hari pada tanggal 24 sampai 26 Juni 2024. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada saat pengkajian klien merasakan sesak, badan terasa lemah, nafsu makan berkurang. Oleh karena itu, peneliti menegakkan 3 (tiga) masalah utama dengan diagnosa keperawatan pola nafas tidak efektif berhubungan dengan hambatan upaya napas, intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan dan resiko defisit nutrisi berhubungan faktor psikologis. Pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning dihentikan. Harapan peneliti agar penelitian ini menjadi pedoman baik instansi, masyarakat dan peneliti selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan asma bronkial.
Asuhan Keperawatan Pada Ny. Y Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Komplikasi Luka Kaki Diabetes Di Ruang Khadijah RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar Rani, Nesfi; Kusumawati, Nila
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.76

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang disebabkan karena tidak efektifnya penggunaan insulin yang dihasilkan pankreas. Penyumbatan pembuluh darah di ekstermitas bawah dapat mengakibatkan gangren di kaki sehingga banyak penderita DM harus diamputasi. Secara umum penelitian ini bertujuan unuk melakukan pengkajian hingga evaluasi keperawatan pada Ny.Y dengan Diabetes Melitus  tipe 2 dengan komplikasi luka kaki diabetes di RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar. Metode penelitian deskriptif yang berbentuk studi kasus. Subjektif  penelitian adalah Ny.Y. dengan diagnosa medis ulkus gangren nekrotik regio pedis dextra. Penelitian studi kasus dilakukan dari tanggal 3 - 5 Juni 2024. Berdasarkan data pengkajian keperawatan terdapat 3 diagnosa keperawatan yang ditemukan pada pasien yaitu ketidakstabilan glukosa darah berhubungan dengan hiperglikemia, gangguan integritas kulit/jaringan berhubungan dengan neuropati perifer, gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan kekuatan otot. Intervensi keperawatan pada ketidakstabilan glukosa darah berhubungan dengan hiperglikemia, yaitu monitor kadar glukosa darah. Intervensi keperawatan gangguan integritas kulit/jaringan berhubungan dengan neuropati perifer, yaitu monitor karakteristik luka (mis, drainase, warna, ukuran, bau), Intervensi keperawatan gangguan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan kekuatan otot, yaitu identifikasi toleransi fisik melakukan pergerakan. Pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning dipertahankan. Saran dari penelitian ini agar menjadi sebuah pedoman, baik bagi instansi, masyarakat dan peneliti selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien DM tipe II dengan komplikasi luka kaki diabetes.
Asuhan Keperawatan Pada Tn. R Dengan Pneumonia Di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024 Aulia, Desti; Kasumayanti, Erma
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.77

Abstract

Pneumonia merupakan radang akut atau infeksi paru-paru yang disebabkan oleh virus, bakteri, jamur dan parasit yang menyerang jaringan paru dan sekitarnya. Gejala umum pada pasien dengan pneumonia yaitu adanya batuk, demam, hidung tersumbat, napas dangkal atau cepat, sulit bernapas, muntah, hilang nafsu makan, lemas, pada kasus ekstrim warna bibir dan kuku kebiruan atau abu-abu. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus. Penelitian ini dilakukan dari tanggal 03-05 Juni 2024. Subjek pada laporan kasus adalah Tn .R yang berusia 63 tahun dengan pneumonia. Pada saat pengkajian klien mengeluh batuk, sesak napas, demam tinggi, adanya keluhan nyeri pada dada, tubuh merasa lemas, nyeri kepala. Peneliti merumuskan masalah utama dengan diagnosa bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan produksi sputum yang berlebih. Dalam melaksanakan tindakan keperawatan Tn.R dengan pneumonia dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama 3 hari pada klien didapatkan masalah teratasi. Harapan peneliti dari penulisan laporan kasus ini agar mahasiswa, institusi pendidikan dan pihak RS dapat memberikan acuan dalam pemberian asuhan keperawatan pada pasien dengan pneumonia.
Asuhan Keperawatan Pada An. A Dengan Post Op Appendisitis Di Ruangan Khodijah RSUD  Bangkinang Tahun 2024 Aries, Muhammad Aditya; Aprilla, Nia
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.78

Abstract

Appendisitis adalah suatu peradangan yang diakibatkan adanya infeksi. Appendisitis memerlukan tindakan pembedahan yang disebut dengan apendektomi. Appendisitis yang dibiarkan tanpa penanganan semakin lama maka resiko komplikasi yang ditimbulkan semakin besar dan bias menyebabkan pecahnya appendiks dan harus dilakukan laparatomi. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sampai melakukan evaluasi dari tindakan keperawatan yang telah dilakukan pada pasien dengan post op appendisitis di ruang Khadijah RSUD Bangkinang Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan metode pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengumpulan data dan dokumentasi. Subjek penelitian pada laporan kasus ini adalah An. A yang berusia 16 tahun dengan apendisitis. Penelitian dilakukan dari tanggal 17-19 Mei 2024. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada saat pengkajian pasien mengatakan nyeri perut kanan bawah, nyeri terasa berat ketika bergerak, nyeri terasa ketika ditekan dan dilepas, nyeri dirasakan seperti ditusuk-tusuk. Peneliti dapat merumuskan masalah yang utama dengan diagnosa keperawatan nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik dan gangguan pola tidur berhubungan dengan luka insisi.  Intervensi yang diberikan yaitu berikan teknik nonfarmakalogis untuk mengurangi rasa nyeri dengan cara teknik relaksasi nafas dalam dan mengidentikasi pola tidur pasien. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada An. A dengan post op appendisitis dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama tiga hari pada klien telah didapatkan dengan masalah teratasi. Harapan peneliti dari penulisan laporan kasus ini agar dapat memberikan atau sebagai acuan dalam asuhan keperawatan pada anak dengan masalah post op apendisitis
Kepuasan Pasien Terhadap Perilaku Apoteker Dalam Pemberian Informasi Obat Di Apotek X Se-Kota Pekanbaru Rusnedy, Rahmawati; Maulidya, Alda Innayah; Shintia, Annastasya Aprilia
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.81

Abstract

Pemberian informasi obat oleh apoteker di Apotek dalam pelayanan kefarmasian sangat penting dalam mencegah terjadinya kesalahan pengobatan dan berpengaruh dengan kepuasan pasien. Kepuasan merupakan hasil penilaian pasien terhadap pelayanan kesehatan dengan membandingkan pelayanan yang diterima dengan harapan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kepuasan pasien terhadap pemberian informasi obat di apotek X kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian observasional/survei yang bersifat deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengumpulan data dilakukan secara concurrent. Sampel dalam penelitian ini yaitu 105 pasien dan 17 apoteker. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode sampel jenuh, sedangkan sampel pasien diambil menggunakan purposive sampling. Penelitian praktek kerja profesi apoteker (PKPA) ini mulai dilakukan pada tanggal 2 September - 12 Oktober 2024. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan persentase kepuasan pasien berdasarkan sosiodemografi usia persentase tertinggi untuk kategori puas pada 67% lansia, berdasarkan jenis kelamin persentase tertinggi 60 % perempuan, tingkat Pendidikan  Dasar 60%, dan berdasarkan status bekerja persentase tertinggi 88% tidak bekerja. Selain itu persentase frekuensi mendapatkan PIO di apotek yang dijawab oleh pasien 58% untuk kategori sering / selalu, dan jenis pelayanan obat yang disertai dengan pemberian informasi obat kepada pasien mendapatkan persentase kepuasan 55% dengan kategori puas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian informasi obat terhadap kepuasan pasien di Apotek X Kota Pekanbaru, namun para apoteker dan tenaga teknis kefarmasian tetap selalu diharapkan lebih meningkatkan pelayanan pemberian informasi obat yang tepat untuk meningkatkan kepuasan pasien secara menyeluruh.

Page 6 of 12 | Total Record : 120