cover
Contact Name
NIA APRILLA
Contact Email
niaaprilla.ariqa@gmail.com
Phone
+6285271713592
Journal Mail Official
admin@excellent-health.id
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EXCELLENT HEALTH JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 29854822     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Journal focuses to attract, reviewing, and publishing high-quality original research that contributes to advancing public health science and using it as an important means to improve health quality worldwide. This journal is committed to tackling the most pressing issues across all aspects of public health in emerging and developing countries according to International Monetary Fund. We have a strong commitment to publishing original research articles that explore the topic from a broad array of academic disciplines, methodologies, and public health perspectives
Articles 129 Documents
Pemberian Jus Buah Bit ( Beta Vulgaris L) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Adira, Putri; Indrawati, Indrawati; Kasumayanti, Erma
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.172

Abstract

Hypertension can cause damage to the heart, blood vessels, kidneys, lungs, and motor and sensory nervous systems, and can even affect a person's mental health. Approximately 1 in 5 sufferers with hypertension are at high risk of losing their lives. The purpose of this scientific research is to provide nursing care to Mr. S in an effort to lower blood pressure in hypertensive patients through the administration of beetroot juice (beta vulgaris L) in Kualu Nenas Village. The subject of this research is Mr. S. The research took place from April 27 to 30, 2025. The data collection methods used include in-depth interviews with Mr. S and his family members, direct observation, physical examination, and blood pressure measurement. The tools used in data collection include family nursing assessment sheets and blood pressure measuring tools. The results of blood pressure measurements obtained during the assessment were 175/100 mmHg, with a pulse of 88 beats per minute, a respiratory rate of 20 times per minute, and a body temperature of 36.6℃. Mr. S's height is 160 cm and his weight is 70 kg. The action taken by the researcher regarding the problem faced by Mr. S was to provide beetroot juice therapy (beta vulgaris L). This research applied a case study design with a qualitative descriptive approach and identified the main nursing problems based on the results of the direct study. The case analysis showed a decrease in blood pressure after the patient consumed beetroot juice twice a day. It is hoped that the patient can continue to consume beetroot juice when blood pressure increases.    
Penerapan Thermotherapy Untuk Mengurangi Nyeri Dada Pasien STEMI Susmita, Sri Ardini; Riani, Riani; Ningsih, Neneng Fitria
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.173

Abstract

Thermotherapy is the application ofheat to the body to reduce pain intensity. This therapy is effectivein reducing both acute and chronic pain, as it can increase blood flowby dilating blood vessels and improve muscle elasticity, thereby reducing muscle stiffness. Thermotherapy is one of the non-pharmacological therapies used toreduce pain in patients with ST ElevationMyocardial Infarction (STEMI) patients. Optimal pain managementis crucial to prevent complications and improve patient comfort.This study used a case study design with a nursing care approachon Mr. N, a 62-year-old man diagnosed with STEMI. The studywas conducted from April 12-14, 2025, in the CVCU RoomArifin Achmad General Hospital, Riau Province. The assessment revealed that the patientexperienced stabbing chest pain radiating to the back, with a pain scale of7. The ECG showed ST elevation. The diagnosis wasacute painrelated to myocardial ischemia due to coronary artery obstruction. The interventions included the administration of thermotherapy.Thermotherapy was applied usinga hot water bottle filled with water at a temperature of 40-43°C and placed on thechest area for 15-20 minutes when the patient felt chest pain and was carried out for 3consecutive days. The pain scale was measured using the Numeric Rating Scale (NRS). After the application of thermotherapy, the pain scale became a 3. It is hoped that thermotherapy can be used as an independent intervention by patients and families if they experience recurrent chest pain due to STEMI.
Penggunaan Teknik Slow Stroke Back Massage Terhadap Perubahan Kualitas Tidur Pada Pasien Stroke Iskemik Murni, Izatul; Safitri, Yenny; Indrawati, Indrawati
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.179

Abstract

Stroke is one of the cerebrovascular diseases that is a serious problem worldwide, causing paralysis and a high mortality rate. This disease occurs due to a disruption in brain function related to the blood vessels that supply blood flow to the brain, causing blockages and ruptures. The purpose of this scientific work is to obtain an overview of nursing care with the provision of Slow Stroke Back Massage therapy. This research was conducted in the Krisan Room of Arifin Achmad Regional General Hospital in Riau Province. The type of research is descriptive qualitative research. This research was conducted on June 8-10, 2025, with a sample of 1 respondent. The results of this study indicate that after receiving Slow Stroke Back Massage therapy once a day for three consecutive days, there was an improvement in sleep quality. It is hoped that ischemic stroke patients can apply Slow Stroke Back Massage therapy if they experience sleep issues.
Hubungan Antara Penerimaan Diri Dengan Stress Pada Narapidana Salsabila, Novia; Alini, Alini; Hastuty, Milda
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.183

Abstract

Menjadi narapidana merupakan sumber stresor berat bagi pelaku yang menduduki posisi tertinggi dalam kehidupan pelaku, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah penerimaan diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara penerimaan diri dengan stres pada narapidana 0-6 bulan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 135 narapidana yang menjalani masa hukuman 0-6 bulan dengan menggunakan teknik total sampling. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Penelitian in dilakukan pada tanggal 8 Mei 2024. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil analisis univariat diperoleh 69 responden (51,1%) memiliki penerimaan diri rendah dan 60 responden (44,4%) mengalami stres sedang. Hasil uji chi square diperoleh ada hubungan antara penerimaan diri (p value = 0,000) dengan stres pada narapidana. Kesimpulannya, ada hubungan yang signifikan antara penerimaan diri dengan stres pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bangkinang. Diharapkan kepada tenaga kesehatan dapat memperbanyak kegiatan seperti workshop, ceramah, pembinaan karakter, latihan motivasi di lingkungan lapas sebagai upaya meningkatkan penerimaan diri dan mempelajari teknik relaksasi nafas dalam sehingga dapat mengurangi stres yang dihadapi.
Penerapan Teknik Hipnosis Lima Jari Terhadap Penurunan Ansietas Pada Pasien Diabetes Melitus (DM) Anggana, Aulya; Safitri, Yenny; Ningsih, Neneng Fitria
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.185

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah gangguan kesehatan pada sistem metabolisme yang dipicu oleh berbagai faktor, penyakit DM tidak hanya memengaruhi riwayat kesehatan, tetapi juga menimbulkan dampak psikologis bagi penderitanya, salah satunya berupa kecemasan terhadap kondisi penyakit yang dialami. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan teknik hipnosis lima jari terhadap penurunan ansietas pada penderita DM. Penelitian ini dilakukan di Ruangan Dahlia RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Jenis penelitian adalah penelitian quasi eksperimental. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 11-13 Juni 2025 dengan sampel 1 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan setelah diberikan terapi hipnosis lima jari sebanyak satu kali sehari selama tiga hari berturut-turut.,dapat menurunkan tingkat ansietas Ny. S dari ansietas berat menjadi ansietas ringan. Diharapkan klien dan keluarga dapat terus melakukan teknik hipnosis lima jari jika ada rasa cemas muncul dan Teknik hipnosis lima jari dapat menjadi bagian dari standar pelayanan keperawatan DM terkait manajemen stres dan psikososial, yang pada akhirnya berkontribusi menekan komplikasi akibat kecemasan kronis dan meningkatkan outcome klinis pasien diabetes.
Pemberian Terapi Kombinasi Water Tepid Sponge Dan Kompres Aloevera Terhadap Penurunan Suhu Anak Dengan Demam Febriana, Rika; Sudiarti, Putri Eka; Virgo, Gusman
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.186

Abstract

Demam menjadi salah satu tanda dan gejala yang sering muncul pada anak-anak, dikatakan demam apabila terjadi peningkatan suhu tubuh diatas normal yaitu >37,5 ℃. Jika anak mengalami demam maka anak akan mudah rewel bahkan sampai menangis. Tujuan karya ilmiah ners ini adalah untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan dengan pemberian terapi water tepid sponge dan kompres aloe vera. Penelitian ini menggunakan metode desain studi kasus yang dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 08-10 Mei 2025 dengan sampel yaitu  satu responden yang dilakukan di Ruangan Anggrek RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Pada An. A keluhan utama pasien mengatakan demam, badan terasa panas, keluarga pasien mengatakan anaknya demam sejak 5 hari, demam turun naik, pasien tampak lemas, T : 38,8 ℃, dari keluhan yang dirasakan oleh pasien maka dirumuskan diagnosa hipertermia b.d proses penyakit (infeksi) d.d suhu tubuh diatas nilai normal. Salah satu intervensi yang tepat untuk menurunkan suhu pada An. A adalah terapi water tepid sponge dan kompres aloe vera. Implementasi dilakukan selama 3 hari berturut-turut yang dilakukan pada pagi hari selama ±20 menit. Hasil asuhan keperawatan ini didapatkan adanya penurunan suhu menjadi 37,10C yang diukur menggunakan termometer. Hal ini menunjukkan bahwa terapi water tepid sponge dan kompres aloe vera dapat menurunkan suhu tubuh pada anak. Diharapkan pasien dan keluarga mengaplikasikan terapi water tepid sponge dan kompres aloe vera secara rutin dengan harapan suhu tubuh menjadi normal.
Pemberian Rebusan Daun Binahong Terhadap Kadar Asam Urat Pasien Gout Arthritis Winda, Winda; Virgo, Gusman; Aprilla, Nia
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.187

Abstract

ABSTRACT Problems that can occur if someone has gouty arthritis include permanent joint damage, the appearance of lumps (tophi) under the skin, kidney stones, and even kidney failure if this condition is not treated properly. In addition, this disease can also increase the risk of other chronic diseases such as high blood pressure/hypertension. High uric acid levels are indirectly associated with an increased risk of cardiovascular diseases, such as coronary heart disease and stroke, as they can damage blood vessel linings. Chronic pain, limited mobility, and other health problems can significantly reduce quality of life. The purpose of this study was to determine the difference in uric acid levels before and after administering a decoction of binahong leaves. This study was conducted in Kualu Nenas Village, Tambang Community Health Center Working Area. This study was a qualitative descriptive study. This study was conducted from June 22-24, 2025. The main complaints experienced by the client were joint pain, especially at night, swelling of the right foot, difficulty walking, and redness. The pain felt like being pricked by needles. The client also complained of difficulty falling asleep, stating that sleep was restless and she often woke up at night. During the day, the client also had difficulty sleeping. The uric acid level test result was 7.2 mg/dl. Vital signs were as follows: BP: 135/95 mmHg, HR: 92 beats per minute, RR: 20 breaths per minute, temperature: 36.7°C. The intervention provided by the researcher was the administration of boiled binahong leaf water to reduce uric acid levels in patients with gouty arthritis. The results showed a decrease in uric acid levels after administering boiled binahong leaf water twice a day. It is hoped that clients and their families will continue to consume boiled binahong leaf water if uric acid levels increase.  
Penerapan Teknik Relaksasi Napas Dalam Dan Posisi Semi Fowler Untuk Mengurangi Sesak Napas Pada Pasien TB Paru Arianita, Dara; Nurman, Muhammad; Safitri, Yenny
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.190

Abstract

Dampak TB paru apabila tidak ditangani dapat mengakibatkan hemoptisis berat (perdarahan dari saluran pernafasan bagian bawah) yang dapat menyebabkan kematian karena syok hipovolemik akibat tersumbatnya jalan nafas. Kolaps dari lobus akibat retraksi bronkhial, bronkiektasis (pelebaran bronkus setempat), fibroasis (pembentukan jaringan ikat pada rongga pleura, kolaps spontan karena kerusakan jaringan paru, penyebaran infeksi ke rongga yang lain seperti otak, tulang, ginjal dan sebagainya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan teknik relaksasi napas dalam dan posisi semi fowler pada pasien sesak napas dengan TB paru. Sampel pada penelitian ini 1 orang yaitu Ny. M. Penelitian ini menggunakan pendekatan asuhan keperawatan (pengkajian, penentuan diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi serta evaluasi keperawatan). Penelitian ini dilakukan di Ruangan CVCU RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Jenis penelitian adalah deskriptif melalui studi kasus dengan melakukan suhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 29-31 Mei 2025. Saat pengkajian, pasien terlihat sesak dengan RR 27 x/menit, suara napas ronchi. Tindakan yang dilakukan pada pasien dengan pemberian teknik relaksasi napas dalam dan posisi semi fowler sebanyak tiga kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Hasil penelitian ini menunjukkan setelah pemberian teknik relaksasi napas dalam dan posisi semi fowler RR 22 x/menit, batuk berkurang dan pasien tampak lebih tenang.  Teknik relaksasi napas dalam dan posisi semi fowler dapat menurunkan sesak napas. Diharapkan klien dapat mengaplikasikan teknik relaksasi napas dalam dan posisi semi fowler secara mandiri untuk mengurangi sesak napas.    
Pemberian Jus Mengkudu Terhadap Penurunan Nyeri Pada Penderita Hipertensi Oktarisa, Oktarisa; Indrawati, Indrawati; Sudiarti, Putri Eka
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.191

Abstract

Seseorang yang memiliki tekanan darah tinggi, akan menyebabkan terjadinya berbagai komplikasi penyakit antara lain : penyakit jantung, gagal jantung kongestif, stroke, gangguan penglihatan, gagal ginjal, gagal jantung, bahkan komplikasi. Tujuan penelitian adalah untuk memberikan asuhan keperawatan dengan pemberian jus buah mengkudu terhadap penurunan nyeri pada penderita hipertensi di Desa Kualu Nenas Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus dengan melakukan asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25-27 Juni 2025 dengan sampel 1 responden yaitu Ny N. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara mendalam, observasi langsung, pemeriksaan fisik, dan pengukuran tekanan darah. Alat yang dipakai dalam pengumpulan data mencakup lembar kajian keperawatan keluarga dan alat untuk mengukur tekanan darah (sfigmomanometer dan stetoskop) .Keluhan utama yang dirasakan oleh Ny. N yaitu mengeluh sakit kepala, tengkuk terasa sakit dan berat terasa seperti ditusuk tusuk, di bagian kepala dan tengkuk dengan skala nyeri 5. Tekanan darah: 173/92 mmHg. Diagnosa yang muncul yaitu manajemen kesehatan keluarga tidak efektif berhubungan dengan kompleksitas program keperawatan. Intervensi yang diberikan peneliti  adalah  pemberian jus mengkudu. Hasil penelitian menunjukan adanya penurunan tekanan darah setelah diberikan jus buah mengkudu sebanyak dua kali sehari selama tiga hari berturut-turut yaitu hari pertama tekanan darah sebelum diberikan jus buah mengkudu yaitu 176/101 mmHg dan hari ketiga turun menjadi 157/88 mmHg dan nyeri juga berkurang  dari skala 5 menjadi skala 2. Diharapkan Ny. N selalu mengontrol tekanan darah dan mengonsumsi jus buah mengkudu jika tekanan darah  meningkat dalam mengatasi nyeri.
Penerapan Thermotherapy Untuk Mengurangi Nyeri Dada Pada Pasien Congestive Heart Failure (CHF) Hidayah, Dhita; Nurman, Muhammad; Indrawati, Indrawati
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.192

Abstract

Nyeri menjadi salah satu tanda gejala yang sering muncul pada klien Congestive Heart Failure (CHF) sehingga menyebabkan pasien tidak dapat melakukan aktifitasnya dengan baik serta dapat mengganggu pola tidur pasien, dan lain sebagainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan dengan penerapan thermotherapy untuk mengurangi nyeri dada pada Tn. S dengan Congestive Heart Failure (CHF). Metode penelitian menggunakan desain studi kasus yang dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 18-23 Mei 2025 dengan sampel 1 responden yang dilakukan di ruang Krisan RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Dari hasil pengkajian pada Tn. S keluhan utama pasien mengatakan nyeri pada bagian dada kiri, pasien mengatakan nyeri seperti ditusuk dan skala nyeri 6, pasien mengatakan nyeri hilang timbul dan nyeri semakin dirasakan pada saat beraktifitas dan ketika terlalu banyak berfikir (cemas), pasien tampak lemah dan mengatakan sangat khawatir terhadap kondisinya. Dari keluhan yang dirasakan pasien diagnosa utama yang tepat adalah nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisologis ditandai dengan mengeluh  nyeri. Salah satu intervensi yang tepat untuk mengurangi nyeri dada pada Tn. S adalah dengan pemberian thermotherapy. Implementasi dilakukan selama 3 hari berturut-turut selama ±20 menit. Hasil asuhan keperawatan ini menunjukkan adanya penurunan nyeri pada pasien dengan penerapan thermotherapy dari skala 6 menjadi skala 2. Diharapkan pasien dan keluarga mengaplikasikan thermotherapy secara rutin dengan harapan nyeri dada berkurang.

Page 12 of 13 | Total Record : 129