cover
Contact Name
NIA APRILLA
Contact Email
niaaprilla.ariqa@gmail.com
Phone
+6285271713592
Journal Mail Official
admin@excellent-health.id
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EXCELLENT HEALTH JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 29854822     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Journal focuses to attract, reviewing, and publishing high-quality original research that contributes to advancing public health science and using it as an important means to improve health quality worldwide. This journal is committed to tackling the most pressing issues across all aspects of public health in emerging and developing countries according to International Monetary Fund. We have a strong commitment to publishing original research articles that explore the topic from a broad array of academic disciplines, methodologies, and public health perspectives
Articles 120 Documents
Hubungan Tingkat Stres Dengan Kejadian Insomnia Pada Narapidana Di Lapas Kelas II A Bangkinang Nurhayati, Nurhayati; Hamidi, Muhammad Nizar Syarif; Dhilon, Dhini Anggraini
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i2.51

Abstract

Insomnia merupakan kondisi serius yang mempengaruhi lebih dari 60% populasi di lapas dan dikaitkan dengan agresi, kemarahan, impulsif, bunuh diri, dan peningkatan penggunaan layanan kesehatan di lapas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kejadian insomnia pada narapidana di Lapas Kelas II A Bangkinang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 14 - 20 Mei 2024 dengan jumlah sampel 62 responden yang diperoleh menggunakan teknik simpel random sampling. Teknik mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisi univariat dan bivariat dengan uji pearson chi-square. Hasil analisa univariat diperoleh 20 responden (32,3%) stres berat dan 32 responden (51,6%) mengalami insomnia. Hasil penelitian didapatkan tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kejadian insomnia pada narapidana di Lapas Kelas II A Bangkinang (p value 0,073 > 0,05). Diharapkan narapidana dapat mempraktikkan teknik relaksasi, seperti meditasi atau pernapasan dalam, untuk meredakan stres dan meningkatkan kemampuan tidur. Selain itu, menjaga pola tidur yang teratur dan menciptakan lingkungan tidur yang nyaman di dalam lapas juga dapat mengurangi insomnia.
Hubungan Pengetahuan Dan Pendidikan Dengan Kepatuhan Masyarakat Dalam Mengonsumsi Obat Filariasis Di Desa Bangko Pusaka Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2024 Syafriani, Syafriani; afiah, Afiah
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i2.52

Abstract

Filariasis merupakan penyakit terabaikan di dunia, diperkirakan penyakit ini telah menginfeksi sekitar 120 juta orang di 80 negara, terutama di daerah tropis dan beberapa daerah subtropis. Kasus filariasis tersebar hampir di seluruh Indonesia dari tahun ke tahun. Jumlah provinsi yang melaporkan kasus filariasis terus meningkat, bahkan di beberapa daerah mempunyai tingkat endemis yang cukup tinggi. Efektivitas program sangat tergantung pada sikap pengetahuan dan pendidikan masyarakat dalam mengonsumsi obat filariasis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat filariasis di Desa Bangko Pusaka Kabupaten Rokan Hilir. Sedangkan tujuan umumnya untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan pendidikan dengan kepatuhan masyarakat dalam mengonsumsi obat filariasis di Desa Bangko Pusaka Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel dengan sistem random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 94 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan kepatuhan masyarakat dalam minum obat filariasis di Desa Bangko Pusaka Kabupaten Rokan Hilir dan tidak terdapat hubungan antara pendidikan dengan kepatuhan masyarakat dalam minum obat filariasis di Desa Bangko Pusaka Kabupaten Rokan Hilir . Saran dalam penelitian ini adalah masyarakat diharapkan lebih peduli dan sadar akan bahaya penyakit filariasis serta bersedia meminum obat filariasis pada program POMP filariasis yang telah ditentukan oleh Dinas Kesehatan guna mencegah terjadinya penyakit filariasis.
Hubungan Pengetahuan Dan Pendidikan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang Kota Afiah, Afiah; Syafriani, Syafriani; Erlinawati, Erlinawati
Excellent Health Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v2i2.53

Abstract

Masa balita sering disebut golden age atau masa keemasan. Pada masa ini daya tahan tubuh balita belum terbentuk sempurna sehingga mudah terkena berbagai macam penyakit, salah satunya diare. Diare merupakan penyakit yang masih perlu diwaspadai menyerang balita, karna jika terjadi diare berkepanjangan maka akan dapat menyebabkan kematian. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan Pendidikan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bangkinang Kota. Desain penelitian Cross Sectional, penelitian ini dilaksanakan pada 04-12 Juli 2024 di wilayah kerja puskesmas Bangkinang Kota. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita yang berjumlah 314 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita di wilayah kerja puskesmas Bangkinang Kota yang berjumlah 176 orang. Teknik sampel yang digunakan Simple Random Sampling. Instrument yang digunakan berupa kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi square, tingkat kemaknaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pendidikan ibu dengan diare pada balita diperoleh p value = 0.002, menunjukkan ada hubungan pengetahuan ibu dengan diare pada balita diperoleh p value = 0,00. Bagi Puskesmas Bangkinang Kota dapat dijadikan bahan masukan bagi pengelola program pencegahan dan pemberantasan penyakit khususnya sebagai pertimbangan dalam penentuan strategi pencegahan dan pemberantasan diare. Diharapkan perbaikan perilaku pada masyarakat di wilayah kerja puskesmas Bangkinang Kota terhadap kejadian diare semakin meningkat.
Penerapan Teknik Alternate Nostril Breathing Exercise Terhadap Tekanan Darah Dan Frekuensi Nafas Pada Pasien CHF di RSUD Dr Moewardi Surakarta Inawijaya, Deya; Haq, Rosma Karinna; Sari, Irma Mustika
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.21

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) merupakan salah satu dari penyakit kardiovaskuler yang menjadi penyebab utama kematian secara global. Hal ini menjadi suatu tantangan utama bagi dunia kesehatan di abad ke-21. CHF merupakan penyakit progresif yang memiliki angka mortalitas dan morbiditas tinggi baik di negara maju maupun negara berkembang termasuk Indonesia. CHF juga diartikan sebagai ketidakmampuan jantung untuk melakukan tugasnya sehingga kebutuhan jaringan dan nutrisi ke seluruh tubuh belum mencukupi. Observasi yang dilakukan didapatkan hasil bahwa pasien yang dirawat rata-rata mengalami perubahan tanda-tanda vital, dan sesak nafas. Untuk mengurangi permasalahan tersebut dapat dilakukan dengan terapi non farmakologis salah satunya dengan teknik alternate nostril breathing exercise (ANBE). Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui hasil implementasi pemberian teknik alternate nostril breathing exercise dalam menstabilkan tekanan darah dan frekuensi nafas pada pasien CHF di RSUD Dr Moewardi Surakarta. Intervensi pada kasus ini dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan sebelum dilakukan intervensi responden mengalami ketidaknormalan pada tekanan darah dan frekuensi nafas namun setelah dilakukan penerapan alternate nostril breathing exercise responden mengalami perubahan pada hasil tekanan darah dan frekuensi nafas. Hal tersebut menunjukan, terdapat perbedaan hasil tekanan darah dan frekuensi nafas sebelum dan sesudah dilakukan teknik alternate nostril breathing exercise pada pasien CHF dalam menstabilkan vital sign. Alternate Nostril Breathing Exercise dapat dijadikan sebagai intervensi mandiri pada pasien CHF yang mengalami ketidakstabilan tekanan darah dan napas pasien.
Asuhan Keperawatan Pada Tn.A Dengan  Tuberculosis Paru Di Ruang Isolasi RSUD Bangkinang Tahun 2024 Aprilia, Uci; Hidayat, Ridha
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.57

Abstract

TB paru merupakan penyakit kronis menular yang sering kambuh, biasanya disebabkan oleh bakteri mikobakterium yang menyerang paru-paru. Berdasarkan data dari Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang jumlah penderita TB pada tahun 2024 sebanyak 25 kasus (Rekam Medis RSUD Bangkinang, 2024). Tujuan dari laporan kasus ini adalah untuk menerapkan asuhan keperawatan pada pasien TB paru meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan mengumpulkan data, menganalisa data dan menarik kesimpulan. Subjek pada laporan kasus ini adalah Tn.A berusia 51 tahun dengan diagnosa medis TB paru. Pada saat pengkajian pasien mengatakan  sesak, batuk berdarah dan dada terasa sakit. Peneliti dapat merumuskan diagnosa utama yaitu bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan sekresi yang berlebih, nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik, gangguan pola tidur berhubungan dengan kontrol tidur. Pelaksanaan tindakan keperawatan pada Tn.A dilakukan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama 3 hari pada pasien didapatkan masalah telah teratasi. Pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning tindakan dihentikan. Diharapkan penelitian ini menjadi pedoman baik Rumah Sakit dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien TB paru dan menjadi acuan bagi peneliti selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan bagi pasien dengan TB paru.
Asuhan Keperawatan Pada An.Z Dengan Post Op Apendisitis Di Ruang Khadijah RSUD Bangkinang Tahun 2024 Redila, Puspita; Virgo, Gusman
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.58

Abstract

Apendisitis adalah suatu peradangan yang diakibatkan adanya infeksi dan merupakan penyebab apendisitis yang paling sering dan memerlukan pembedahan apendektomi dalam prosedur penanganannya. Apabila  appendisitis dibiarkan semakin lama  maka resiko komplikasi yang ditimbulkan semakin besar. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sampai melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan post op apendisitis di ruang Khadijah RSUD Bangkinang Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan metode pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengumpulan data dan dokumentasi. Subjek penelitian pada laporan kasus ini adalah An. Z yang berusia 13 tahun dengan apendisitis. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada saat pengkajian pasien mengatakan  nyeri perut kanan bawah, nyeri terasa berat ketika bergerak, nyeri terasa ketika ditekan dan dilepas, nyeri dirasakan seperti ditusuk-tusuk. Peneliti merumuskan diagnosa keperawatan utama yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisiologis (prosedur pembedahan) (D. 0007). Intervensi pada diagnosa tersebut yaitu berikan teknik nonfarmakalogis untuk mengurangi rasa nyeri dengan cara teknik relaksasi nafas dalam dan terapi murotal qur’an. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada An.Z dengan post op apendisitis dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama tiga hari pada klien yaitu masalah teratasi. Harapan peneliti dari penulisan laporan kasus ini sebagai acuan dalam asuhan keperawatan pada anak dengan masalah post op apendisitis.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.T Dengan Diabetes Mellitus Tipe Ii Di Ruangan Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024 Putri, Angelina Amaliyah; Aprilla, Nia
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.60

Abstract

Diabetes mellitus (DM) adalah kondisi di mana kadar glukosa darah meningkat secara persisten, yang ditandai dengan ketidakstabilan glukosa darah (hiperglikemia), gangguan hormonal dapat menyebabkan disfungsi metabolik yang berpotensi memicu komplikasi kronis pada organ dan sistem tubuh seperti mata, ginjal, saraf, dan pembuluh darah. Diabetes mellitus dapat disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan pola hidup seseorang. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sampai melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan diabetes mellitus tipe II di ruang Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang berbentuk studi kasus. Subjektif pada laporan kasus adalah Ny.T yang berusia 65 tahun dengan diabetes mellitus tipe II di ruang Pejuang RSUD Bangkinang yang dilakukan selama 4 hari pada tanggal 08 sampai 11 Mei 2024. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada saat pengkajian klien merasakan badan terasa lemas, tidak nafsu makan, mual-muntah, nyeri di kepala dan bagian kaki serta bengkak, dan sering buang air kecil. Peneliti menegakkan masalah utama dengan diagnosa keperawatan ketidakstabilan glukosa darah berhubungan dengan hiperglikemia (D.0027). Evaluasi keperawatan selama tiga hari pada klien yaitu masalah teratasi. Harapan peneliti dari penulisan laporan hasil studi kasus ini  sebagai pedoman bagi peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian tentang Diabetes Mellitus, bagi kampus: sebagai referensi dalam pembelajaran, dan bagi Rumah Sakit: sebagai referensi dalam melakukan asuhan keperawatan pada pasien.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.N Dengan CKD (Chronic Kidney disease) Di Ruangan Pejuang Di RSUD Bangkinang Tahun 2024 Putri, Bella Amelia; Erma Kasumayanti, Erma
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.61

Abstract

CKD atau ditandai dengan penurunan fungsi ginjal yang cukup besar, yaitu biasanya kurang dari 20% dari  nilai GFR (Glomerulus Filtrasi Rate) normal, dalam periode waktu yang lama biasanya lebih dari 3 bulan. Penyakit CKD bisa berlangsung tanpa keluhan dan gejala selama bertahun-tahun dengan peningkatan uremia dan gejala yang menyertai ketika GFR sudah turun hingga di bawah 60 mL/menit. Pada saat pengkajian pasien mengatakan sesak nafas, perut dan kaki bengkak, pasien mengatakan sulit tidur dan sering terbangun dimalam hari, pasien mengatakan tidak napsu makan. Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana asuhan keperawatan pada klien dengan masalah CKD (Chronic Kidney Disease) diruangan pejuang RSUD Bangkinang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan metode pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengumpulan data dan dokumentasi.  Subjek penelitian pada laporan kasus ini adalah NY.N yang berusia 23 tahun dengan diagnosis CKD (Chronic Kidney Disease) yang dilakukan selama 3 hari dari tanggal 15-17 Mei 2024 di RSUD Bangkinang. Sehingga peneliti dapat merumuskan masalah yang utama dengan diangnosa keperawatan pola napas tidak efektif b.d hambatan upaya napas (D.0022). Intervensi yang diberikan yaitu monitor pola napas (frekuensi, kedalaman, usaha napas), monitor bunyi napas tambahan (mis, gurgling, mengi, wheezing, ronkhi kering), pertahankan kepatenan jalan napas dengan head-tilt dan chin-lift, posisikan semi-powler atau powler, ajarkan teknik batuk efektif. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada Ny.N dengan CKD dilaksanakan sesuai rencana pada klien telah didapatkan dengan masalah teratasi pada tahap evaluasi keperawatan dengan SOAP didapatkan masalah teratasi dan planning dihentikan. Harapan peneliti dari laporan kasus ini agar dapat menjadi pedoman baik instalasi, masyarakat dan penelitian selanjutnya dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan CKD.  
Asuhan Keperawatan pada An.D dengan Gastroenteritis Akut (GEA) di ruangan sahabat RSUD Bangkinang Rahmadillah, Anggini; Hamidi, M.Nizar Syarif
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.62

Abstract

Hingga saat ini penyakit gastroenteritis merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, hal ini dapat dilihat dengan meningkatnya angka kesakitan diare dari tahun ke tahun, sebagian besar merupakan anak-anak dibawah usia 5 tahun. Masalah utama gastroenteritis adalah dehidrasi akibat kehilangan cairan dan elektrolit melalui feses. Gatroenteritis menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan nutrisi penting yang tubuh sehingga akan menyebabkan dehidrasi parah dan malnutrisi, terutama pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana asuhan keperawatan pada klien dengan masalah gastroenteritis akut di Ruang Sahabat RSUD Bangkinang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan metode pengumpulan data yang digunakan yakni wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengumpulan data dan dokumentasi. Subjek penelitian pada laporan kasus ini adalah An.D yang berusia 10 bulan dengan diagnosis gastroenteritis akut yang dilakukan selama 3 hari dari tanggal 29 - 31 Mei 2024. Pada saat pengkajian pasien mengalami kekurangan cairan karena BAB yang terus menerus sehingga ditegakkan masalah utama dengan diagnose keperawatan hypovolemia berhubungan dengan kekurangan cairan aktif (D.0023). Intervensi yang diberikan yaitu manajemen cairan. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada An.D dengan gastroenteritis dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama tiga hari pada klien yaitu masalah teratasi. Evaluasi keperawatan selama tiga hari pada klien ini sebagai pedoman bagi peneliti selanjutnya dalam melakukan penelitian tentang gastroenteritis, bagi perawat ruangan yaitu sebagai referensi dalam melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan gastroenteritis.
Asuhan Keperawatan Pada Tn.A Dengan Hipertensi Di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024 Nurzahirah, Ira; Virgo, Gusman
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.63

Abstract

Hipertensi adalah gangguan sistem sirkulasi darah yang menyebabkan tekanan darah meningkat, dengan tekanan darah sistolik diatas 140 mmHg dan tekanan darah diastolik diatas 90 mmHg. Faktor yang menjadi resiko terjadinya hipertensi diantaranya adalah usia, jenis kelamin, merokok, dan obesitas. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sampai melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dengan hipertensi di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang berbentuk studi kasus. Responden pada laporan kasus adalah Tn. A yang berusia 67 tahun dengan hipertensi. Asuhan keperawatan dilakukan selama 4 hari di mulai pada tanggal 14 Mei sampai dengan tanggal 17 Mei di ruang Pejuang tahun 2024. Data yang didapatkan dengan wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pada saat pengkajian pasien mengatakan lemah anggota gerak di sebelah kanan, kepala nyeri dan menjalar hingga ke leher dan pundak, dada terasa berat dan nyeri terutama sebelah kanan, seluruh badan terasa lemas, lidah terasa berat. Sehingga peneliti dapat merumuskan masalah utama dengan diagnosa keperawatan risiko perfusi serebral tidak efektif berhubungan dengan hipertensi (D.0017). Intervensi yang diberikan yaitu memonitor MAP (Mean Arterial Pressure), status pernapasan, tekanan darah, nadi, dan suhu tubuh. Dalam pelaksanaan tindakan keperawatan pada Tn. A dengan hipertensi dilaksanakan sesuai rencana keperawatan yang telah disusun. Hasil kunjungan keperawatan selama empat hari pada klien yaitu teratasi dan planning dihentikan. Harapan peneliti dari penulisan laporan kasus ini agar dapat menjadi acuan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan hipertensi

Page 5 of 12 | Total Record : 120