cover
Contact Name
Fernadiksa Rasta Putra Pratama
Contact Email
jtpdmunublitar@gmail.com
Phone
+6281555326717
Journal Mail Official
jtpdmunublitar@gmail.com
Editorial Address
Jalan Masjid No. 22 Kota Blitar
Location
Kab. blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah
ISSN : 28078527     EISSN : 28083962     DOI : 10.28926
JTPDM (Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah): distributes articles related to meta-analysis (including systematic reviews) and research and suggestions for the teaching and learning process in Elementery school, junior high school, and senior high school. In addition, JTPDM (Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah): presents articles that link the latest research in the fields of teacher education, child development, learning psychology, inclusion, special education, teaching strategies and innovations, and educational assessment, all of which are related to the basics of education.
Articles 390 Documents
Strategi Debat Aktif dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa di MAN 19 Jakarta Imran Maulana
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan strategi debat aktif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran sejarah, khususnya materi Kolonialisme dan Imperialisme di kelas XI-E MAN 19 Jakarta. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa akibat dominasi pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru dan menekankan hafalan faktual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi implementatif pembelajaran. Subjek penelitian terdiri atas 34 siswa kelas XI-E, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, penilaian unjuk kerja debat menggunakan rubrik berpikir kritis, serta dokumentasi pembelajaran. Implementasi strategi debat aktif dilakukan melalui tahapan persiapan mosi debat, pembagian kelompok pro dan kontra, pelaksanaan debat, serta refleksi dan evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi debat aktif mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun sosial. Siswa menunjukkan peningkatan kemampuan menganalisis peristiwa sejarah, menyusun dan mempertahankan argumen berbasis bukti, serta mengevaluasi dampak kolonialisme secara kritis. Peningkatan keterampilan berpikir kritis ini juga tercermin dari kenaikan hasil belajar kognitif siswa secara merata di seluruh kelompok. Selain itu, suasana pembelajaran menjadi lebih dinamis, dialogis, dan kondusif bagi pengembangan pemikiran reflektif. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa strategi debat aktif merupakan pendekatan pembelajaran yang efektif dan relevan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran sejarah. Oleh karena itu, disarankan agar guru sejarah mengintegrasikan strategi debat aktif secara berkelanjutan serta mengembangkannya pada materi sejarah lain guna menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan berorientasi pada keterampilan abad ke-21.
Model Pembelajaran Penjasorkes Berbasis Modifikasi Hand ball untuk Meningkatkan Teknik Throw in Okon Okon
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas model pembelajaran Penjasorkes berbasis modifikasi permainan hand ball dalam meningkatkan keterampilan teknik throw in sepak bola siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, pengembangan produk awal, validasi ahli, uji coba skala kecil, revisi produk, uji coba skala besar, dan penyusunan produk akhir. Subjek penelitian adalah siswa Madrasah Aliyah. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi, angket validasi ahli, angket respons siswa, serta tes keterampilan teknik throw in. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli dengan persentase kelayakan sebesar 86%. Hasil uji coba skala kecil menunjukkan tingkat kepraktisan dan respons siswa yang baik dengan persentase rata-rata 84%. Pada uji coba skala besar, terjadi peningkatan signifikan keterampilan teknik throw in, ditunjukkan oleh peningkatan tingkat ketuntasan belajar dari 62% sebelum penerapan model menjadi 88% setelah penerapan model, serta peningkatan skor rata-rata dari 68 menjadi 84. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Penjasorkes berbasis modifikasi permainan hand ball efektif dalam meningkatkan keterampilan teknik throw in sepak bola dan dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran inovatif dalam pendidikan jasmani.
Menganalisis Nilai Pancasila Ke-2 (Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab) dari Berbagai Kasus di Sekolah Dasar Siti Kholifah; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2547

Abstract

Penelitian ini membahas analisis nilai Pancasila sila kedua, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab, melalui berbagai kasus nyata di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan mengumpulkan data dari observasi, wawancara guru dan siswa, serta dokumen sekolah di tiga SD negeri di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus seperti bullying antar siswa sering terjadi karena kurangnya pemahaman nilai keadilan, sementara konflik berbasis perbedaan suku diatasi melalui diskusi kelas yang menekankan sikap beradab. Guru dapat menerapkan cerita inspiratif dan permainan kelompok untuk menanamkan nilai ini secara efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai kemanusiaan dalam pembelajaran PKn dapat mengurangi kasus negatif di SD hingga 30%, serta merekomendasikan pelatihan guru rutin untuk pendekatan yang lebih kontekstual.
Pengaruh Nilai Kedisiplinan dan Tanggung Jawab di Sekolah Terhadap Perilaku Siswa di Lingkungan Keluarga Fariza Regina Zalzadia; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2549

Abstract

Sekolah berperan penting dalam menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab siswa. Namun, munculnya kenakalan siswa di luar sekolah menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pendidikan karakter tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan kedisiplinan dan tanggung jawab di sekolah terhadap perilaku siswa di lingkungan keluarga melalui kajian pustaka. Hasil menunjukkan bahwa pendidikan disiplin di sekolah berpengaruh positif, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada dukungan dan konsistensi lingkungan keluarga.
Peran Guru PKN dalam Menanamankan Nilai-Nilai Pancasila di Sekolah Dasar Hindasuris Ekawati; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanaman nilai-nilai pancasila pada siswa kelas 6 di sd negeri sidorejo 2, metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawacara terhadap guru kelas 6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai pancasila sangat penting dalam membentuk karakter siwa sekolah dasar terutama dalam menumbuhkan sikap toleransi antarumat beragama.nilai pancasila yang paling di tekanan adalah nilai kemanusiaan sebagai upaya penanaman nilai dilakukan melalui pembelajaran pkn dengan metode diskusi kelompok dan proyek yang mendorong kerja sama dan saling menghargai. Guru memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai tersebut melalui pembelajaran di kelas dan berbagai aktivitas sekolah.penelitian ini menyimpulkan bahawa pembelajaran pkn relevan pada nilai pancasila berperan penting dalam pembentukan karakter siswa Sekolah Dasar.
Peran Pengajar dalam Menanamkan Sikap Nasionalisme pada Siswa Sekolah Dasar Nisvi Zaidat Unnur; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2551

Abstract

Nasionalisme merupakan karakteristik cinta terhadap tanah air.rasa nasionalisme adalah sesuatu yang seharusnya ada dalam diri setiap individu.oleh karena itu, waktu yang digunakan untuk menanamkan sikap nasionalismemenjadi aset yang sangat berhara dalam mempertahankan kehidupan bernegara. Penelitian ini berfokus pada bagaimana tugas seorang guru dalam menanamkan sikap nasionalisme di kalangan siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji dari berbagai sumber berupa buku dan artikel jurnalyang relevan dengan pembelajaran PKN di Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui peran guru dalam menanamkan sikap nasionalisme pada siswa sekolah dasar.Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Nasionalisme adalah bentuk cinta terhadap tanah air serta pengakuan akan pentingnya membangun kekuatan dan kesepakatan dalam merencanakan kehidupan berbangsa. merupakan wujud rasa cinta terhadap cinta tanah air serta pengakuan akan dorongan untuk membangun kekuatan dan kesepakatan dalam merancang kehiupan berbangsa. Guru sebagai sosok utama dalam prose pembelajaran perlu menanmkan sikap tanah air dalam aktivitas sehari hari, seperti menghargai symbol symbol negara dan berkomunikasi dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Strategi Role Playing dalam Internalisasi Adab dan Sopan Santun pada Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar Hanum Wulandari; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2554

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh memudarnya adab dan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) di kalangan peserta didik sekolah dasar akibat pembelajaran PKn yang cenderung verbalistis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas strategi Role Playing dalam menginternalisasi nilai adab pada peserta didik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dari jurnal dan buku yang terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Role Playing merupakan instrumen yang sangat efektif dalam menjembatani jarak antara pengetahuan moral dan tindakan nyata. Melalui simulasi peran, terjadi proses penerapan nilai secara terpadu yang menyentuh aspek kognitif dan emosional peserta didik. Simpulan penelitian menegaskan bahwa aktualisasi metode ini secara signifikan mampu meningkatkan karakter sopan santun dan mempercepat pencapaian Profil Pelajar Pancasila. Penerapan bermain peran terbukti efektif mengubah nilai yang abstrak menjadi perilaku konkret, sehingga mencetak generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus luhur dalam budi pekerti.
Pengembangan Game Edukasi Berbantuan Quizwhizzer Model PBL pada Materi Volume Bangun Ruang untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Kelas VI di SDN Tlogo 02 Kabupaten Blitar Adha Pratama
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 1 (2025): Volume 5, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i1.1914

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa game edukasi berbantuan platform QuizWhizzer dengan model Problem-Based Learning (PBL) untuk meningkatkan pemahaman konsep volume bangun ruang pada siswa kelas VI di SDN Tlogo 02 Kabupaten Blitar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan meliputi analisis kebutuhan, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan game edukasi berbantuan QuizWhizzer dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa secara signifikan. Terbukti pada penelitian bahwa perolehan N-gain yang diperoleh 20 siswa berorientasi pada kriteria tinggi dan sedang. Jumlah siswa yang mendapatkan kriteria tinggi 7 siswa yang memiliki skor n- gain ≥ 0,7. Sedangkan siswa yang mendapatkan kriteria sedang berjumlah 13 siswa yang memiliki nilai 0,30 ≤ N-Gain 70. Siswa yang belajar menggunakan game ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam tes pemahaman konsep dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Implementasi model PBL dalam game edukasi juga membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Oleh karena itu, penggunaan game edukasi berbantuan QuizWhizzer dengan model PBL direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif untuk materi volume bangun ruang di Sekolah Dasar.
Penggunaan Media Pendaratan Modifikasi untuk Mendukung Pembelajaran Lompat Jauh Siswa Kelas VIII A di SMPN 9 Malang Dementieva Lintang Maheswari; Surya Adi Saputra
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 2 (2026): Volume 6, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i2.1919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media pendaratan modifikasi dalam pembelajaran lompat jauh pada siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Malang serta mengetahui manfaat penggunaan media tersebut dalam mengatasi keterbatasan sarana pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi. Fokus penelitian adalah penggunaan media pendaratan modifikasi sebagai pengganti bak pasir dalam pembelajaran lompat jauh. Mengajar berlangsung. Subjek penelitian terdiri atas 32 siswa kelas VIII A SMP Negeri 9 Malang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan hasil praktik lompat jauh siswa selama pembelajaran berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media pendaratan modifikasi berupa matras mampu membantu pelaksanaan pembelajaran lompat jauh dengan lebih aman dan efektif. Siswa terlihat lebih aktif, antusias, dan berani melakukan gerakan lompat jauh karena merasa aman saat melakukan pendaratan. Selain itu, guru dapat melaksanakan pembelajaran praktik sesuai tujuan pembelajaran meskipun sekolah belum memiliki fasilitas bak pasir yang memadai. Dengan demikian, media pendaratan modifikasi dapat menjadi alternatif solusi untuk mendukung pembelajaran lompat jauh pada sekolah yang memiliki keterbatasan sarana dan prasarana.
Pengembangan Infografis Berbasis Soal Higher Order Thinking Skills (Hots) Materi Pecahan Sebagai Dimensi Pengetahuan Guna Meningkatkan Self Esteem Siswa Kelas V UPT SD Negeri Tuliskriyo 02 Kabupaten Blitar Maulida Lutfiani; Mohammad Fatih; Cindya Alfi
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 6 No 2 (2026): Volume 6, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i2.1921

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir dan self esteem siswa akibat pembelajaran yang masih konvensional. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar infografis berbasis HOTS pada materi pecahan untuk meningkatkan dimensi pengetahuan dan self esteem siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE. Data diperoleh melalui observasi, angket, pre-test, dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar dinyatakan layak dengan rata-rata validasi 93% serta efektif meningkatkan self esteem dengan nilai N-Gain 0,821 (kategori tinggi). Dengan demikian, bahan ajar infografis berbasis HOTS efektif digunakan dalam pembelajaran.