cover
Contact Name
Fernadiksa Rasta Putra Pratama
Contact Email
jtpdmunublitar@gmail.com
Phone
+6281555326717
Journal Mail Official
jtpdmunublitar@gmail.com
Editorial Address
Jalan Masjid No. 22 Kota Blitar
Location
Kab. blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah
ISSN : 28078527     EISSN : 28083962     DOI : 10.28926
JTPDM (Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah): distributes articles related to meta-analysis (including systematic reviews) and research and suggestions for the teaching and learning process in Elementery school, junior high school, and senior high school. In addition, JTPDM (Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah): presents articles that link the latest research in the fields of teacher education, child development, learning psychology, inclusion, special education, teaching strategies and innovations, and educational assessment, all of which are related to the basics of education.
Articles 248 Documents
Analisis Aktivitas Belajar Siswa Dalam Materi Perpangkatan dan Penarikan Akar di Sekolah Dasar Negeri 59 Pekanbaru Fiodela, Nazwa; Herly, Aqillah Nafizah; Annur, Nadhira Hulwatu; Fendrik, Muhammad; Oktaviani, Cici
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman siswa kelas VI Sekolah Dasar terhadap konsep perpangkatan dan penarikan akar, serta kesulitan yang muncul dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 24 siswa kelas VI di Sekolah Dasar Negeri 59 Pekanbaru. Data dikumpulkan melalui observasi, tes tertulis, dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu memahami konsep dasar perpangkatan, siswa menunjukkan potensi yang baik dalam memahami konsep dasar apabila pembelajaran didukung dengan media konkret dan strategi yang bervariasi. Penggunaan pendekatan visual dan konsteksual dapat membantu siswa memperdalam hubungan antara perpangkatan dan penarikan akar. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran matematika yang lebih bermakna dan selaras dengan tahap perkembangan berpikir siswa sekolah dasar.
Menganalisis Kesulitan Siswa Kelas VI Dalam Memahami Materi Persen Dan Strategi Pembelajaran Khairi, Muhammad Dzakwan; ML, Resti Faniza; Putri, Nadia; Fendrik, Muhammad; Oktaviani, Cici
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesulitan yang dialami siswa kelas VI SD dalam belajar materi persen serta faktor-faktor yang memengaruhi kesulitan tersebut. Penelitian ini melibatkan 27 siswa dengan menggunakan metode angket persepsi, pertanyaan terbuka, dan tes pemahaman konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 96,3% siswa memahami persen sebagai pecahan dengan penyebut 100, tetapi hanya 25,9% siswa yang mampu menyelesaikan soal terkait diskon, dan 18,5% siswa yang bisa menghitung persentase dari suatu bilangan secara benar. Kesulitan utama yang ditemukan meliputi perbedaan pemahaman antara konseptual dan prosedural, kesulitan membedakan arti "persen dari" dan "persen sebagai" (yaitu 55,6% siswa), serta kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan konteks nyata (59,3% siswa). Untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep persen, disarankan menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis konkret-piktorial-abstrak, pembelajaran berbasis masalah kontekstual, dan strategi scaffolding bertahap.
Analisis Pemahaman Konsep Persen Terhadap Siswa Sekolah Dasar Di Kelas VI SD Negeri 180 Pekanbaru Cahayani, Hawa; Sazriyah, Audyna; Afdi Ramadhan, Muhammad Rayhan; Fendrik, Muhammad; Oktaviani, Cici
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2256

Abstract

Persen merupakan cabang materi matematika yang digunakan untuk menyatakan bagian dari 100 sebagai Satuan dengan Simbol “%” dan sangat sering ditemukan dalam Kehidupan sehari-hari, seperti dalam perhitungan diskon, pajak, dan bunga. Namun, terdapat beberapa Siswa Sekolah Dasar yang belum memahami konsep persen secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar dalam pemahaman konsep persen pada siswa kelas VI SD Negeri 180 Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pendekatan observasi langsung selama proses pembelajaran di kelas, wawancara kepada siswa, serta dokumentasi berupa catatan lapangan. Subjek penelitian terdiri dari 16 siswa kelas VI SD Negeri 180 Pekanbaru. Data yang terkumpul menunjukkan bahwa sebagaian besar siswa sudah memahami materi tentang persen. Namun, masih ditemukan beberapa kendala yang muncul. Kesulitan ini memengaruhi kepercayaan diri mereka dalam penerapan konsep persen. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi guru dalam mengatasi kesulitan belajar persen, sehingga pembelajaran persen menjadi lebih efektif dan siswa lebih mudah memahami serta mahir dalam menggunakan matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Kesulitan Siswa Dalam Pembelajaran Bilangan Bulat Di SDN 41 Pekanbaru Apipia, Laila; Frisky, Rakhelian; Putri, Selvi Eliana; Fendrik, Muhammad; Oktaviani, Cici
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2262

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas enam mengalami kesulitan memahami penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Mereka lemah dalam konsep, sering salah membaca tanda positif–negatif, dan memiliki keterbatasan literasi. Karena metode tradisional kurang efektif, media visual dan aktivitas interaktif disarankan untuk meningkatkan pemahaman.
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa dalam Pembelajaran Fisika melalui Pendekatan STEM, Simulasi PhET, dan Evaluasi Berbantuan AI Dewi, Bening Puspa; Astra, I Made; Wibowo, Firmanul Catur
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2265

Abstract

Kebutuhan mendesak untuk melatih Keterampilan Abad Ke-21, di mana berpikir kreatif siswa masih rendah pada pembelajaran Fisika. Solusi yang diterapkan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan Pendekatan STEM dalam tiga siklus yaitu eksplorasi PhET, proyek membuat magnet, dan evaluasi hasil proyek dengan bantuan AI (ChatGPT) untuk refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi STEM, PhET, dan umpan balik AI secara sinergis efektif meningkatkan aspek fluency, flexibility, dan originality berpikir kreatif siswa. Kesimpulan menegaskan bahwa pendekatan pembelajaran ini merupakan inovasi efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa dalam materi Fisika abstrak.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Operasi Bilangan Bulat di Kelas VI SDN 41 Pekanbaru Nabilla, Raya; Lestari, Dewi Ayu; Hafizah, Inayah; Fendrik, Muhammad; Oktaviani, Cici
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2268

Abstract

Tingkat pemahaman siswa yang rendah terhadap operasi bilangan bulat menyebabkan hambatan dalam menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan prinsip-prinsip matematika dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bentuk dan faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan bagi siswa kelas 6 di SDN 41 Pekanbaru dalam memahami operasi bilangan bulat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan 25 siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui tes, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman yang mencakup pengurangan data, pengumpulan data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa menghadapi 64% kesulitan faktual, 28,8% kesulitan konseptual, dan 7,2% kesulitan operasional. Kesalahpahaman tentang bilangan negatif dan kesalahan dalam menerapkan aturan tanda pada operasi campuran merupakan kesulitan yang paling menonjol. Faktor-faktor utama yang berkontribusi adalah pemahaman yang lemah terhadap konsep dasar, ketidakhati-hatian dalam membaca soal, dan metode pembelajaran yang tidak relevan dengan konteks. Disarankan agar pendidik meningkatkan pemahaman konseptual siswa melalui latihan yang ditargetkan, penggunaan media konkrit, dan penerapan pendekatan kontekstual yang menghubungkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari.
Peningkatan Keterampilan Proses Sains Menggunakan Metode Eksperimen pada Peserta Didik di SMP Negeri 127 Jakarta Tyas, Hartining; Astra, I Made
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2277

Abstract

This classroom action research aims to enhance students’ science process skills (SPS) in Class VIIIA of SMP Negeri 127 Jakarta through the experimental method. Observations indicated low SPS due to teacher-centered learning. Conducted over three cycles, the stages of experimental method are problem identification, hypothesis formulation, experiment design, data collection, analysis, and conclusion. Results showed an increase in the average SPS score from 64 (cycle I) to 82 (cycle III) based observations, supported by worksheet analysis. This Research concludes that the experimental method effectively improves students’ science process skills in learning the topic of Energy.
Penulis disarankan untuk memperluas cakupan data dan melakukan analisis yang lebih rinci pada studi selanjutnya. Astra, I Made; Winarsih, Elis
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2284

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan keterampilan proses sains peserta didik melalui penerapan model discovery learning pada materi pengukuran. Penelitian menggunakan desain PTK tiga siklus dengan model Kemmis dan McTaggart meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X.3 SMA Islam Al Azhar 4 Bekasi yang memiliki tingkat keterampilan proses sains yang rendah. Aspek keterampilan proses sains yang diteliti adalah eksperimen, pengumpulan data, analisis data, komunikasi ilmiah, kolaborasi dan penggunaan alat digital. Dalam penelitian ini menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan sintaks yaitu: stimulasi, identifikasi masalah, pengumpulan data, pengolahan data, verifikasi, dan generalisasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi keterampilan proses sains dan Lembar Kerja Peserta Didik. Indikator keberhasilan pada penelitian ini adalah apabila 70% peserta didik mampu melakukan eksperimen, pengumpulan data, analisis data, komunikasi ilmiah, kolaborasi dan penggunaan alat digital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I keterampilan proses sains siswa mencapai 16%, siklus II meningkat menjadi 62%, serta pada siklus III menjadi 87%. Perolehan nilai LKPD pada tiap aspek keterampilan proses sains siklus III adalah: eksperimen 90 (sangat baik), pengumpulan data 90 (sangat baik), analisis data 92 (sangat baik), komunikasi ilmiah 86 (baik), kolaborasi 88 (baik) dan penggunaan alat digital (baik). Oleh karena itu, berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat peningkatan keterampilan proses sains dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning pada materi pengukuran.
Peningkatan Representasi Vektor dan Induksi Magnet Siswa XII SMA Kanisius berbasis PjBL Yuwono, Heru Pambudi; Astra, I Made; Wibowo, Firmanul Catur
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2285

Abstract

Materi induksi medan magnet sering dianggap sulit karena bersifat abstrak dan menuntut kemampuan menggambarkan arah medan serta memahami perubahan fluks magnet. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan representasi vektor dan pemahaman konsep induksi medan magnet melalui penerapan Project-Based Learning (PjBL) secara bertahap pada siswa kelas XII SMA Kanisius Jakarta. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan tiga siklus. Setiap siklus terdiri atas pretest–posttest, observasi pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian produk proyek. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang berarti pada kedua aspek. Ketuntasan belajar meningkat dari 69,24% pada pra-siklus menjadi 96,75% setelah Siklus III, dengan nilai N-Gain 0,92 (kategori tinggi). Peningkatan terjadi setelah siswa mendapatkan bimbingan representasi vektor, pembagian peran yang jelas dalam kelompok, serta pendampingan guru dalam menghubungkan hasil eksperimen dengan penjelasan konsep. Temuan ini menunjukkan bahwa PjBL efektif untuk membantu siswa memahami konsep induksi magnet secara lebih konkret dan aplikatif.
Penerapan Metode Think Pair Share Berbasis Emotion Regulation untuk Menurunkan Physics Anxiety dan Meningkatkan Pemahaman Konsep Murid Rosiyanah, Rosiyanah; Astra, I Made
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol 5 No 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2286

Abstract

Fisika sering dianggap mata pelajaran sulit oleh murid, hal ini memicu kecemasan (physics anxiety) yang menghambat pemahaman konsep. Observasi di SMAN 1 Gunung Kencana menunjukkan siswa merasa khawatir dan kurang percaya diri. Untuk mengatasi hal ini, diterapkan metode Think-Pair-Share berbasis Emotion Regulation. Hasilnya, setelah siklus III, kategori kecemasan sangat tinggi hilang, dan kecemasan tinggi turun menjadi 8%. Pemahaman konsep siswa juga meningkat, dengan 20% mencapai level tertinggi. Metode ini terbukti efektif menurunkan kecemasan dan meningkatkan pemahaman konsep fisika.