cover
Contact Name
Fernadiksa Rasta Putra Pratama
Contact Email
jtpdmunublitar@gmail.com
Phone
+6281555326717
Journal Mail Official
jtpdmunublitar@gmail.com
Editorial Address
Jalan Masjid No. 22 Kota Blitar
Location
Kab. blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah
ISSN : 28078527     EISSN : 28083962     DOI : 10.28926
JTPDM (Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah): distributes articles related to meta-analysis (including systematic reviews) and research and suggestions for the teaching and learning process in Elementery school, junior high school, and senior high school. In addition, JTPDM (Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah): presents articles that link the latest research in the fields of teacher education, child development, learning psychology, inclusion, special education, teaching strategies and innovations, and educational assessment, all of which are related to the basics of education.
Articles 390 Documents
Implementasi Model STAD dengan Dukungan Media Video terhadap Prestasi Belajar Fikih Materi Jenazah Nida Umayah
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2500

Abstract

Pembelajaran Fikih, khususnya pada materi pengurusan jenazah, menuntut pemahaman yang tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif sebagai bagian dari praktik ibadah dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, pembelajaran yang masih didominasi oleh metode konvensional cenderung belum mampu meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) dengan dukungan media video dalam meningkatkan prestasi belajar Fikih materi jenazah pada tingkat Madrasah Aliyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan melalui tahap pra siklus, siklus I, dan siklus II. Data dikumpulkan melalui observasi keaktifan belajar, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model STAD berbantuan media video mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif, dan bermakna, ditandai dengan meningkatnya keterlibatan siswa dalam diskusi kelompok serta pemahaman yang lebih mendalam terhadap prosedur pengurusan jenazah. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa implementasi model STAD dengan dukungan media video merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan prestasi belajar Fikih, khususnya pada materi yang bersifat prosedural dan aplikatif, serta relevan diterapkan sebagai inovasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah.
Metode Hiwar dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Studi PTK pada Siswa Kelas X MAN 19 Jakarta Ade Irawan
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan belajar Bahasa Arab siswa melalui penerapan metode hiwar pada siswa kelas X.A MAN 19 Jakarta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara dan ketuntasan belajar siswa akibat pembelajaran yang masih bersifat teacher-centered dan minim praktik komunikasi lisan. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 36 siswa. Data dikumpulkan melalui tes formatif dan observasi aktivitas siswa serta kinerja guru, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode hiwar mampu meningkatkan keberhasilan belajar Bahasa Arab siswa secara signifikan. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 69,77 pada pra-siklus menjadi 72,27 pada siklus I dan meningkat kembali menjadi 79,10 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar siswa juga meningkat dari 40% pada pra-siklus menjadi 66,67% pada siklus I dan mencapai 93,33% pada siklus II. Selain meningkatkan aspek kognitif, metode hiwar juga berdampak positif terhadap keaktifan, kepercayaan diri, dan keterampilan berbicara siswa. Dengan demikian, metode hiwar efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran komunikatif untuk meningkatkan keberhasilan belajar Bahasa Arab di madrasah aliyah.
Implementasi Program MADU UNGGUL dalam Membangun Budaya Riset dan Meningkatkan Kualitas Pendidikan Madrasah Aceng Solihin
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program MADU UNGGUL dalam membangun budaya riset dan meningkatkan kualitas pendidikan madrasah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi praktik baik untuk mengkaji proses perencanaan, pelaksanaan, dan hasil implementasi program. Data dianalisis secara tematik deskriptif berdasarkan dokumen kebijakan, aktivitas pembelajaran, dan luaran akademik madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program MADU UNGGUL mampu mentransformasi pembelajaran dari pendekatan konvensional menuju pembelajaran berbasis riset yang lebih partisipatif dan kontekstual. Integrasi riset sebagai muatan lokal, pelatihan guru dan peserta didik, serta penyediaan fasilitas riset berkontribusi pada penguatan sikap ilmiah, pengembangan kompetensi abad ke-21, peningkatan partisipasi dalam kompetisi riset, serta bertambahnya jumlah dan kualitas karya ilmiah peserta didik. Selain itu, program ini mendorong terbentuknya sistem publikasi dan dokumentasi riset yang berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan budaya riset di madrasah memerlukan pendekatan sistemik yang terintegrasi dalam kebijakan, kurikulum, dan pengelolaan institusi pendidikan.
Peningkatan Etika Pergaulan Siswa melalui Layanan Bimbingan Klasikal dengan Model Role Playing Sri Hidayati
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan etika pergaulan siswa melalui layanan bimbingan klasikal dengan model role playing. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X B MAN 19 Jakarta. Data dikumpulkan melalui observasi, angket etika pergaulan, wawancara, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika pergaulan siswa pada tahap pra-tindakan berada pada kategori sedang dan belum diterapkan secara konsisten. Penerapan model role playing pada siklus I meningkatkan aktivitas siswa menjadi 65%, namun perubahan perilaku belum optimal. Setelah perbaikan tindakan pada siklus II, aktivitas siswa meningkat signifikan menjadi 85% dan diikuti oleh peningkatan etika pergaulan, seperti empati, komunikasi santun, dan tanggung jawab sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa model role playing mampu membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai etika secara lebih bermakna. Dengan demikian, layanan bimbingan klasikal dengan model role playing efektif dalam meningkatkan etika pergaulan siswa dan relevan diterapkan dalam layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah.
Implementasi Asesmen Kebutuhan dalam Layanan Bimbingan dan Konseling Bidang Karier Peserta Didik Kelas XI Frida Agusta
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi asesmen kebutuhan dalam layanan bimbingan dan konseling (BK) bidang karier pada peserta didik kelas XI. Asesmen kebutuhan dipandang sebagai fondasi utama dalam perencanaan layanan BK agar layanan yang diberikan sesuai dengan kondisi, potensi, dan kebutuhan nyata peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian peserta didik kelas XI dan guru bimbingan dan konseling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui asesmen tes dan non-tes yang meliputi tes bakat dan minat, wawancara, angket kebutuhan, serta observasi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi asesmen kebutuhan mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai kebutuhan karier peserta didik, termasuk minat, bakat, kepribadian, serta hambatan dalam perencanaan karier. Hasil asesmen tersebut dimanfaatkan sebagai dasar dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Layanan (RPL) BK bidang karier dan pelaksanaan layanan informasi karier. Layanan yang dirancang berdasarkan asesmen kebutuhan terbukti lebih terarah, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi asesmen kebutuhan dalam layanan BK bidang karier memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layanan bimbingan karier. Oleh karena itu, asesmen kebutuhan perlu dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan agar layanan BK karier dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
Efektivitas Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw terhadap Hasil Belajar Hereditas di MAN 19 Jakarta Alfira Firnanda
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa pada materi Hereditas pada Manusia di MAN 19 Jakarta. Permasalahan awal pembelajaran Biologi menunjukkan rendahnya minat belajar, keterlibatan siswa, serta kemampuan analisis konseptual akibat dominasi metode ceramah dan karakteristik materi genetika yang abstrak. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas XII A. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar aspek kognitif, observasi aktivitas siswa dan guru, serta dokumentasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa secara signifikan. Pada Siklus I terjadi peningkatan keterlibatan siswa, meskipun masih ditemukan kendala pada pemerataan partisipasi dan pengelolaan waktu. Perbaikan pada Siklus II melalui penguatan peran ketua kelompok, penggunaan modul penunjang, serta pendampingan guru yang intensif menghasilkan peningkatan rata-rata nilai kognitif siswa secara signifikan dan merata. Selain peningkatan hasil belajar, siswa juga menunjukkan perkembangan dalam kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep hereditas dan hasil belajar Biologi siswa. Oleh karena itu, disarankan agar guru Biologi menerapkan model Jigsaw secara sistematis dan berkelanjutan, serta didukung dengan media dan perangkat pembelajaran yang memadai untuk mengoptimalkan pembelajaran materi yang bersifat kompleks.
Strategi Debat Aktif dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa di MAN 19 Jakarta Imran Maulana
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan strategi debat aktif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran sejarah, khususnya materi Kolonialisme dan Imperialisme di kelas XI-E MAN 19 Jakarta. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa akibat dominasi pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru dan menekankan hafalan faktual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi implementatif pembelajaran. Subjek penelitian terdiri atas 34 siswa kelas XI-E, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, penilaian unjuk kerja debat menggunakan rubrik berpikir kritis, serta dokumentasi pembelajaran. Implementasi strategi debat aktif dilakukan melalui tahapan persiapan mosi debat, pembagian kelompok pro dan kontra, pelaksanaan debat, serta refleksi dan evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi debat aktif mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara signifikan, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun sosial. Siswa menunjukkan peningkatan kemampuan menganalisis peristiwa sejarah, menyusun dan mempertahankan argumen berbasis bukti, serta mengevaluasi dampak kolonialisme secara kritis. Peningkatan keterampilan berpikir kritis ini juga tercermin dari kenaikan hasil belajar kognitif siswa secara merata di seluruh kelompok. Selain itu, suasana pembelajaran menjadi lebih dinamis, dialogis, dan kondusif bagi pengembangan pemikiran reflektif. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa strategi debat aktif merupakan pendekatan pembelajaran yang efektif dan relevan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran sejarah. Oleh karena itu, disarankan agar guru sejarah mengintegrasikan strategi debat aktif secara berkelanjutan serta mengembangkannya pada materi sejarah lain guna menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan berorientasi pada keterampilan abad ke-21.
Model Pembelajaran Penjasorkes Berbasis Modifikasi Hand ball untuk Meningkatkan Teknik Throw in Okon Okon
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6, Nomor 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas model pembelajaran Penjasorkes berbasis modifikasi permainan hand ball dalam meningkatkan keterampilan teknik throw in sepak bola siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, pengembangan produk awal, validasi ahli, uji coba skala kecil, revisi produk, uji coba skala besar, dan penyusunan produk akhir. Subjek penelitian adalah siswa Madrasah Aliyah. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi, angket validasi ahli, angket respons siswa, serta tes keterampilan teknik throw in. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli dengan persentase kelayakan sebesar 86%. Hasil uji coba skala kecil menunjukkan tingkat kepraktisan dan respons siswa yang baik dengan persentase rata-rata 84%. Pada uji coba skala besar, terjadi peningkatan signifikan keterampilan teknik throw in, ditunjukkan oleh peningkatan tingkat ketuntasan belajar dari 62% sebelum penerapan model menjadi 88% setelah penerapan model, serta peningkatan skor rata-rata dari 68 menjadi 84. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Penjasorkes berbasis modifikasi permainan hand ball efektif dalam meningkatkan keterampilan teknik throw in sepak bola dan dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran inovatif dalam pendidikan jasmani.
Menganalisis Nilai Pancasila Ke-2 (Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab) dari Berbagai Kasus di Sekolah Dasar Siti Kholifah; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 4 No. 4 (2024): Volume 4, Nomor 4, Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2547

Abstract

Penelitian ini membahas analisis nilai Pancasila sila kedua, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab, melalui berbagai kasus nyata di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan mengumpulkan data dari observasi, wawancara guru dan siswa, serta dokumen sekolah di tiga SD negeri di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus seperti bullying antar siswa sering terjadi karena kurangnya pemahaman nilai keadilan, sementara konflik berbasis perbedaan suku diatasi melalui diskusi kelas yang menekankan sikap beradab. Guru dapat menerapkan cerita inspiratif dan permainan kelompok untuk menanamkan nilai ini secara efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai kemanusiaan dalam pembelajaran PKn dapat mengurangi kasus negatif di SD hingga 30%, serta merekomendasikan pelatihan guru rutin untuk pendekatan yang lebih kontekstual.
Pengaruh Nilai Kedisiplinan dan Tanggung Jawab di Sekolah Terhadap Perilaku Siswa di Lingkungan Keluarga Fariza Regina Zalzadia; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 4 No. 4 (2024): Volume 4, Nomor 4, Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2549

Abstract

Sekolah berperan penting dalam menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab siswa. Namun, munculnya kenakalan siswa di luar sekolah menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pendidikan karakter tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan kedisiplinan dan tanggung jawab di sekolah terhadap perilaku siswa di lingkungan keluarga melalui kajian pustaka. Hasil menunjukkan bahwa pendidikan disiplin di sekolah berpengaruh positif, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada dukungan dan konsistensi lingkungan keluarga.