cover
Contact Name
Fernadiksa Rasta Putra Pratama
Contact Email
jtpdmunublitar@gmail.com
Phone
+6281555326717
Journal Mail Official
jtpdmunublitar@gmail.com
Editorial Address
Jalan Masjid No. 22 Kota Blitar
Location
Kab. blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah
ISSN : 28078527     EISSN : 28083962     DOI : 10.28926
JTPDM (Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah): distributes articles related to meta-analysis (including systematic reviews) and research and suggestions for the teaching and learning process in Elementery school, junior high school, and senior high school. In addition, JTPDM (Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah): presents articles that link the latest research in the fields of teacher education, child development, learning psychology, inclusion, special education, teaching strategies and innovations, and educational assessment, all of which are related to the basics of education.
Articles 390 Documents
Peran Guru PKN dalam Menanamankan Nilai-Nilai Pancasila di Sekolah Dasar Hindasuris Ekawati; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 4 No. 4 (2024): Volume 4, Nomor 4, Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanaman nilai-nilai pancasila pada siswa kelas 6 di sd negeri sidorejo 2, metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawacara terhadap guru kelas 6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai pancasila sangat penting dalam membentuk karakter siwa sekolah dasar terutama dalam menumbuhkan sikap toleransi antarumat beragama.nilai pancasila yang paling di tekanan adalah nilai kemanusiaan sebagai upaya penanaman nilai dilakukan melalui pembelajaran pkn dengan metode diskusi kelompok dan proyek yang mendorong kerja sama dan saling menghargai. Guru memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai tersebut melalui pembelajaran di kelas dan berbagai aktivitas sekolah.penelitian ini menyimpulkan bahawa pembelajaran pkn relevan pada nilai pancasila berperan penting dalam pembentukan karakter siswa Sekolah Dasar.
Peran Pengajar dalam Menanamkan Sikap Nasionalisme pada Siswa Sekolah Dasar Nisvi Zaidat Unnur; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 4 No. 4 (2024): Volume 4, Nomor 4, Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2551

Abstract

Nasionalisme merupakan karakteristik cinta terhadap tanah air.rasa nasionalisme adalah sesuatu yang seharusnya ada dalam diri setiap individu.oleh karena itu, waktu yang digunakan untuk menanamkan sikap nasionalismemenjadi aset yang sangat berhara dalam mempertahankan kehidupan bernegara. Penelitian ini berfokus pada bagaimana tugas seorang guru dalam menanamkan sikap nasionalisme di kalangan siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji dari berbagai sumber berupa buku dan artikel jurnalyang relevan dengan pembelajaran PKN di Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui peran guru dalam menanamkan sikap nasionalisme pada siswa sekolah dasar.Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Nasionalisme adalah bentuk cinta terhadap tanah air serta pengakuan akan pentingnya membangun kekuatan dan kesepakatan dalam merencanakan kehidupan berbangsa. merupakan wujud rasa cinta terhadap cinta tanah air serta pengakuan akan dorongan untuk membangun kekuatan dan kesepakatan dalam merancang kehiupan berbangsa. Guru sebagai sosok utama dalam prose pembelajaran perlu menanmkan sikap tanah air dalam aktivitas sehari hari, seperti menghargai symbol symbol negara dan berkomunikasi dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Strategi Role Playing dalam Internalisasi Adab dan Sopan Santun pada Pembelajaran PKn di Sekolah Dasar Hanum Wulandari; Shofi Nur Amalia
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 4 No. 4 (2024): Volume 4, Nomor 4, Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i1.2554

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh memudarnya adab dan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) di kalangan peserta didik sekolah dasar akibat pembelajaran PKn yang cenderung verbalistis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas strategi Role Playing dalam menginternalisasi nilai adab pada peserta didik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dari jurnal dan buku yang terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Role Playing merupakan instrumen yang sangat efektif dalam menjembatani jarak antara pengetahuan moral dan tindakan nyata. Melalui simulasi peran, terjadi proses penerapan nilai secara terpadu yang menyentuh aspek kognitif dan emosional peserta didik. Simpulan penelitian menegaskan bahwa aktualisasi metode ini secara signifikan mampu meningkatkan karakter sopan santun dan mempercepat pencapaian Profil Pelajar Pancasila. Penerapan bermain peran terbukti efektif mengubah nilai yang abstrak menjadi perilaku konkret, sehingga mencetak generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus luhur dalam budi pekerti.
Literature Review: Pengaruh Latihan High Intensity Interval Training (HIIT) Terhadap Kebugaran Jasmani Remaja Ayik Syaikhul Muhyiddin
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2562

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan HIIT terhadap kebugaran jasmani dan Kesehatan pada atlet dan non atlet remaja. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah literature review. Kriteria inklusi dalam pencarian jurnal dari google schoolar, pubmed, dan sciencedirect, tahun terbitan 10 tahun terakhir (2015-2025), jurnal interanasional terindex Q1-Q4 dan jurnal nasional terindex sinta1-sinta 4. Berdasarkan hasil skrining jurnal yang relevan dan sesuai dengan kriteria inklusi, penulis membahas sebanyak 10 jurnal (internasional dan jurnal nasional). Kesimpulan pada penelitian ini ialah latihan HIIT dapat meningkatkan kebugaran jasmani pada atlet dan non atlet remaja.
Media Paper Doll Interaktif Berbasis AI sebagai Penguat Nilai Pancasila untuk Peserta Didik Sekolah Dasar Latifatul Jannah; Fernadiksa Rasta Putra Pratama
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Paper Doll Interaktif berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana penguatan nilai-nilai Pancasila pada peserta didik sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebutuhan akan media pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, dan mampu menanamkan nilai toleransi, kebhinekaan, serta kerja sama sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model Borg and Gall yang disederhanakan. Penelitian dilaksanakan di SD Mungkung 2 Rejoso Nganjuk dengan subjek penelitian siswa kelas V. Produk yang dikembangkan berupa media Paper Doll Interaktif berbasis AI yang terdiri atas lima tokoh dengan latar belakang agama berbeda, lembar latar tempat, serta perlengkapan pendukung permainan peran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Paper Doll Interaktif berbasis AI dinilai layak dan menarik digunakan dalam pembelajaran, serta mampu memfasilitasi siswa dalam memahami dan mempraktikkan nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan bermain peran dan pemecahan masalah. Dengan demikian, media ini berpotensi menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran penguatan karakter di sekolah dasar.
Perspektif Guru Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Trio Arista; Fernadiksa Rasta Putra Pratama
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5, Nomor 4, Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v5i4.2576

Abstract

Penelitian ini mengkaji perspektif guru yang secara langsung mengimplementasikan kurikulum merdeka di sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Minggirsari dan SDN Tuliskriyo 01 dengan subyek penelitian yaitu guru kelas I sampai dengan guru kelas VI. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan skala likert.Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Perspektif guru terhadap implementasi Kurikulum Merdeka adalah positif, guru melihat Kurikulum Merdeka dapat menciptakan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel, adaptif, dan berorientasi pada penguatan karakter ; 2) Perspektif guru terhadap implementasi Kurikulum Merdeka yang mengarah pada indikator pembelajaran yang terdeferensiasi dalam kriteria sangat setuju yaitu 33%, jawaban setuju 67%. Pada indikator materi esensial dalam kriteria sangat setuju 83% , jawaban setuju 13% . Pada indikator pembelajaran berpusat pada peserta didik dalam kriteria sangat setuju 67%, jawaban setuju 33%. Pada indikator pembelajaran berbasis P5 dalam kriteria sangat setuju 42%, jawaban setuju 58%. Pada indikator pembelajaran kontekstual dan menyenangkan dalam kriteria sangat setuju 83%,jawaban setuju 17%. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif dan membantu meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan.
Pengembangan Media Card Match Circle (CMC) Materi Nilai Pancasila Berbantuan Gamifikasi Dengan Model Experiential Learning Siswa Kelas 3 SD Niken Ayu Mulia; Shofi Nur Amalia; Khoirul Wafa
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i2.2629

Abstract

Pembelajaran Nilai Pancasila di kelas 3 SD masih didominasi metode ceramah sehingga siswa kurang aktif dan mudah merasa bosan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Card Match Circle (CMC) berbasis gamifikasi dengan model Experiential Learning melalui metode ADDIE. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa media sangat layak dengan validasi ahli materi sebesar 94% dan ahli media sebesar 97%, serta dinilai efektif melalui respon guru (81%) dan siswa (79%). Oleh karena itu, media Card Match Circle (CMC) terbukti layak dan efektif dalam meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa.
Pengembangan Media Galaxy Card Berbasis Canva Materi Keberagaman Budaya Indonesia Dengan Model Problem Based Learning (PBL) Siswa Kelas V Di Sekolah Dasar Wanda Natasya Dewanti; Shofi Nur Amalia; Khoirul Wafa
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i2.2630

Abstract

Materi keberagaman budaya Indonesia di kelas V masih didominasi metode ceramah sehingga siswa kurang aktif dan sulit memahami materi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Galaxy Card berbasis Canva dengan model Problem Based Learning (PBL). Metode yang digunakan adalah R&D dengan model ADDIE pada 35 siswa. Hasil menunjukkan media sangat valid (93%–96%) dan sangat layak digunakan berdasarkan respon guru (96%) dan siswa (91%). Media ini efektif meningkatkan keaktifan, motivasi, dan pemahaman siswa dalam pembelajaran.
Peran Teman Sebaya di Lingkungan Sekolah dalam Membentuk Karakter Positif Siswa SDN Karangrejo 03 Fernadiksa Rasta Putra Pratama; Muhammad Choirul Huda
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i2.2636

Abstract

Pembentukan karakter positif siswa merupakan aspek penting dalam pendidikan yang tidak hanya ditentukan oleh peran guru dan keluarga, tetapi juga interaksi teman sebaya di lingkungan sekolah. Meskipun banyak penelitian sebelumnya lebih menyoroti pengaruh negatif teman sebaya, potensi mereka dalam menanamkan nilai-nilai positif seperti kejujuran, kerja sama, empati, dan disiplin masih kurang dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kontribusi teman sebaya dalam memperkuat karakter positif siswa di SDN Karangrejo 03. Studi kualitatif deskriptif digunakan dengan partisipan sebanyak 15 siswa kelas 4 hingga 6 yang aktif berinteraksi dengan teman sebaya, dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dan observasi partisipatif, menggunakan instrumen pedoman wawancara yang divalidasi serta lembar observasi indikator karakter positif, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik tematik dan triangulasi sumber. Penelitian menemukan bahwa teman sebaya berperan signifikan dalam membentuk kejujuran, kerja sama, empati, dan disiplin, dengan persentase terbesar pada aspek kerja sama (93%), diikuti kejujuran (80%), empati (73%), dan disiplin (67%). Interaksi intens dan norma kelompok menjadi faktor utama penguatan nilai karakter siswa, baik secara formal maupun melalui aktivitas sehari-hari dan non-akademik. Teman sebaya terbukti menjadi agen penting dalam pembentukan karakter positif siswa, sehingga pengembangan program pendidikan karakter berbasis komunitas siswa sangat direkomendasikan guna memaksimalkan peran teman sebaya dalam memperkuat nilai-nilai positif di lingkungan sekolah.
School Work Environment and Teachers' Job Satisfaction in Private Senior Secondary Schools, Kwara State, Nigeria Adeseko Sunday Olaifa; Folake Sherifat Halim; Ebunlomo Oreoluwa Olaifa; Muritala Adaramaja Sheu; Godwin Oluwaseyi Are
Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6, Nomor 2, Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jtpdm.v6i2.2766

Abstract

This study examined the relationship between the school work environment and teachers' job satisfaction in private senior secondary schools in Kwara State, Nigeria. The main purpose was to identify the available school work environments and assess their influence on teachers' job satisfaction, with specific objectives exploring dimensions such as physical environment, administrative support, workload management, collegial relationships, and workplace policies. A descriptive survey research design of the correlational type was adopted. The population comprised all teachers and principals in private senior secondary schools across Kwara State, Nigeria. A multi-stage sampling technique was employed, involving purposive selection of local government areas, and proportional selection of 319 teachers and principals. Data were collected using a self-designed questionnaire titled the School Work Environment and Teachers' Job Satisfaction Questionnaire (SWETJSQ), which was validated by experts and tested for reliability in a pilot study, yielding a Cronbach's Alpha coefficient of 0.73. Descriptive statistics (mean, standard deviation) answered research questions, while Pearson Product-Moment Correlation (PPMC) tested hypotheses at the 0.05 significance level. Findings indicated that school work environments were adequately available, teacher job satisfaction was high, and significant positive relationships existed between all environmental dimensions and job satisfaction components (salary, health, welfare, and promotion). Recommendations include improving infrastructure, administrative support, workload balance, collegial collaboration, and fair policies to enhance teacher retention and performance.