cover
Contact Name
Prasetyono
Contact Email
eic.journal@nuris.ac.id
Phone
+6285335339697
Journal Mail Official
eic.journal@nuris.ac.id
Editorial Address
Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Islam Mojokerto Tunggal Pager - Pungging - Mojokerto Postal Code 61384 Website : https://nuris.ac.id e-mail : admin@nuris.ac.id
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting
ISSN : 30319110     EISSN : 30319110     DOI : https://doi.org/10.52620/jseba
Core Subject : Economy, Social,
Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting, published by STAI Nurul Islam Mojokerto. It is a biannual refereed journal concerned with the practice and processes of Sharia Economics, Banking and Accounting. It provides a forum for academics, practitioners and community representatives to explore issues and reflect on practices relating to the full range of engaged activity. This journal is a peer-reviewed online journal dedicated to the publication of high quality research focused on research and best pratices. The mission of Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of social science. This includes highlighting innovative endeavors, critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of social sciences and humanities.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "vol 3, no 1: 2026" : 14 Documents clear
Makna Spiritualitas dalam Akuntabilitas Jaminan Produk Halal: Studi Fenomenologi pada Pelaku Usaha Mikro dan Kecil Feri Nanda; Mohammad Nizarul Alim
Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jseba.v3i1.342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna spiritualitas yang diinternalisasi oleh pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dalam praktik akuntabilitas jaminan produk halal melalui pendekatan fenomenologi. Menggunakan wawancara mendalam pada empat informan di Pulau Madura, penelitian ini mengungkap dua kecenderungan: pelaku yang memaknai sertifikasi halal sebagai tanggung jawab spiritual dan pelaku yang memandangnya sebagai kewajiban administratif. Hasil analisis menunjukkan kesadaran spiritual mendorong komitmen moral yang kuat terhadap kehalalan produk, sementara orientasi pragmatis mencuat pada kepatuhan peraturan untuk keberlanjutan usaha. Temuan memperkaya literatur sosiologi ekonomi Islam dan memberikan rekomendasi praktis untuk program pendampingan UMK yang mengintegrasikan nilai spiritualdan Kecil (UMK) dalam praktik akuntabilitas jaminan produk halal melalui pendekatan fenomenologi. Menggunakan wawancara mendalam pada empat informan di Pulau Madura, penelitian mengungkap dua kecenderungan: pelaku yang memaknai sertifikasi halal sebagai tanggung jawab spiritual dan pelaku yang memandangnya sebagai kewajiban administratif. Hasil analisis menunjukkan kesadaran spiritual mendorong komitmen moral yang kuat terhadap kehalalan produk, sedangkan orientasi pragmatis berfokus pada kepatuhan terhadap keinginan untuk berusaha. Temuan melengkapi literatur sosiologi ekonomi Islam dan memberikan rekomendasi praktis untuk program pendampingan UMK yang mengintegrasikan nilai spiritual.
Perbandingan Dinamika Kelembagaan Ekonomi Islam di Arab Saudi dan Singapura: Tantangan, Strategi Penguatan, dan Implikasinya bagi Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia. Lailatun Lathifah; Naufal Luthfi Alifa
Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jseba.v3i1.299

Abstract

This study aims to compare the dynamics of Islamic economic institutions in Saudi Arabia and Singapore to understand the challenges, strengthening strategies, and their implications for Islamic economic development in Indonesia. The scope of the study covers geographic conditions, economic characteristics, institutional models, and regulatory and innovation strategies for Islamic finance in both countries. The results show that Saudi Arabia developed Islamic economic institutions based on sharia legitimacy and national integration, while Singapore adopted a flexible model oriented towards global markets and innovation. These differences in approach result in their respective strengths and limitations. The study concludes that Indonesia can adopt a combination of the Saudi and Singaporean models through strengthening regulations, harmonizing sharia standards, digital innovation, and improving human resource quality to build competitive and sustainable Islamic economic institutions. 
Dampak Digitalisasi Terhadap Keuangan Usaha Mikro F&B di Surabaya Vibby Arifianto Pratiwi; Mochammad Ilyas Junjunan
Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jseba.v3i1.300

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak digitalisasi terhadap pengelolaan keuangan UMKM sektor makanan dan minuman di Surabaya. Tujuan utama adalah menilai bagaimana adopsi teknologi digital QRIS, aplikasi keuangan, dan pencatatan digital mempengaruhi efisiensi arus kas, akurasi pelaporan, serta kendali biaya, serta hambatan implementasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap tiga pelaku UMKM yang berbeda. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara tematik, dengan melakukan triangulasi sumber untuk memastikan validitas dan reliabilitas temuan penelitian. Hasil menunjukkan digitalisasi mempercepat arus kas, memperlancar transaksi, dan meningkatkan akurasi serta transparansi laporan keuangan. QRIS dan aplikasi keuangan mempercepat arus kas, mengurangi kehilangan kas, serta memudahkan pelaporan real-time. Pencatatan digital meningkatkan kendali biaya dan perencanaan modal kerja. Tantangan utama meliputi literasi digital rendah, keterbatasan sumber daya untuk investasi awal, serta infrastruktur internet tidak stabil. Dukungan pendampingan, literasi keuangan, serta akses teknologi diperlukan untuk manfaat jangka panjang.
Peran Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil dalam Meningkatkan Stabilitas Keuangan Bank Syariah Adinda Putri; Cahya Afrida Rahmadhani; Fanesa Ahzara; Muhammad Syafril Nasution
Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jseba.v3i1.333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembiayaan bagi hasil dalam meningkatkan stabilitas keuangan bank syariah, khususnya melalui skema mudharabah dan musyarakah. Penelitian ini fokus pada kontribusi kedua skema tersebut terhadap penguatan kualitas aset, peningkatan ketahanan risiko, dan hilangnya operasional bank. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, sehingga analisis diarahkan pada pemahaman mendalam terhadap fenomena tersebut melalui interpretasi data dan temuan empiris. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi laporan keuangan bank syariah, publikasi resmi dari otoritas keuangan, dan akademi literatur yang relevan. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola, tren, dan hubungan antara proporsi pembiayaan bagi hasil dengan indikator stabilitas keuangan seperti kualitas aset, profitabilitas, dan kecukupan modal. Hasilnya menunjukkan bahwa pembiayaan bagi hasil memberikan kontribusi positif terhadap stabilitas keuangan bank syariah melalui mekanisme pembagian risiko yang mengurangi tekanan risiko pembiayaan dan menyelaraskan pendapatan bank dengan kinerja bisnis nasabah. Lebih lanjut, peningkatan proporsi pembiayaan mudharabah dan musyarakah memperbaiki struktur permodalan dan memperkuat ketahanan bank terhadap perekonomian. Studi ini menyimpulkan bahwa pembiayaan bagi hasil tidak hanya mendukung penerapan prinsip syariah tetapi juga memainkan peran strategis dalam menjaga keinginan dan stabilitas keuangan bank syariah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk mengembangkan kebijakan dan strategi pembiayaan yang lebih efektif.
The Role of Religious Brand Community Support in Enhancing Value Co-Creation in Religio-Centric Markets: Case Study in Religious Tourism Destinations Anita Kristina; Mohammad Sofyan Yasin
Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jseba.v3i1.341

Abstract

The urgency of this research stems from the phenomenon of religiously-based Packaged Drinking Water in tourism destinations, presenting a unique value co-creation model within Islamic economics. This study aims to analyze the role of religious brand community support in enhancing value co-creation for "Martajasah" Packaged Drinking Water in the Syaikhona Kholil Bangkalan Religious Tourism Area. Employing a qualitative phenomenological approach, the study explores business actors' and consumers' experiences regarding how Islamic values and pilgrim community interactions influence product value perception and purchasing. The findings indicate that community support rooted in Islamic faith plays a central role; verbal interactions and recommendations based on ukhuwah islamiyah increase product value and drive transactions. This research contributes to Islamic economics and sharia marketing literature by demonstrating how value co-creation is strengthened through religious communities, offering guidance for businesses operating in religio-centric markets.
Bagaimana Perusahaaan Bertahan Selama Krisis? Analisis Tren Kinerja dan Cash Holding Perusahaan Media dan Hiburan di Indonesia Maulidah Fitria
Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jseba.v3i1.359

Abstract

Pandemi COVID-19 menciptakan ketidakpastian keuangan yang parah bagi semua sektor di Indonesia, termasuk sektor industri media dan hiburan. Namun, bukti empiris tentang penyesuaian keuangan jangka panjangnya masih terbatas. Studi ini menganalisis kinerja keuangan dan kepemilikan kas perusahaan media dan hiburan Indonesia selama 2014–2024, dengan fokus pada tren dan dampak pandemi menggunakan variabel profitabilitas dan likuiditas seperti kepemilikan kas, pendapatan, laba operasi, dan pengembalian aset. Melalui analisis tren deskriptif dan uji Wilcoxon menggunakan R Studio, kami menemukan dinamika signifikan dalam likuiditas, aset, pendapatan, dan laba operasi selama dekade tersebut. Secara empiris, kami menemukan bahwa rata-rata kepemilikan kas meningkat setelah COVID-19, yang mencerminkan strategi mitigasi risiko pencegahan terhadap ketidakpastian pasca-pandemi. Studi ini memberikan wawasan penting bagi manajer keuangan dan pembuat kebijakan dalam memahami pola kinerja keuangan dan manajemen likuiditas di sektor media dan hiburan, terutama dalam menghadapi krisis.
Akselerasi UMKM Berbasis Syariah melalui Inklusi Keuangan dan Digitalisasi di Indonesia Andreas Sandy Vivaldo; Rifqi Yoga Eka Pratama; Zulfikar Sabila Ar Rusydi; Rakan Dzaky; Abdurrahman Ahmad Ar Rifa'i; Waluyo Waluyo
Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jseba.v3i1.374

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana percepatan bagi UMKM syariah dengan memanfaatkan teknologi digital dan inklusi keuangan berdasar informasi terbaru dari lembaga pemerintah. Metode yang diterapkan adalah analisis kualitatif deskriptif dengan menyelidiki dokumen dari laporan OJK, BPS, dan Bank Indonesia untuk periode 2024-2025. Temuan dari penelitian ini menunjukkan adanya masalah struktural yang ditunjukkan oleh rendahnya jumlah kepemilikan NIB yang hanya mencapai 1,22% dan laporan keuangan resmi yang hanya 3,51%. Ada juga perbedaan besar sekitar 30,01% antara tingkat pemahaman keuangan syariah yang mencapai 43,42% dengan akses keuangan syariah yang hanya 13,41%. Perubahan digital seperti QRIS, fintech syariah, dan alat filantropi (CWLS) telah terbukti menjadi pendorong untuk meningkatkan efisiensi dalam operasi dan keterbukaan. Sebagai kesimpulan, percepatan UMKM membutuhkan kerjasama antara penguatan legalitas, kemampuan digital, dan penyelarasan peraturan yang sesuai dengan prinsip Maqashid Sharia untuk menutupi kekurangan dalam inklusi. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan ekonomi UMKM di masa perubahan digital.
Peran Akuntan Forensik dalam Membaca Niat di Balik Angka pada Pembuktian Fraud Audit Investigatif Lili Wahyuni; Era Sonita; Vinka Tahiyatul Nurul Hikmah; Sarah Sarah; Jabil Rahmatullah; Hafitra Hafitra
Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jseba.v3i1.386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana percepatan bagi UMKM syariah dengan memanfaatkan teknologi digital dan inklusi keuangan berdasar informasi terbaru dari lembaga pemerintah. Metode yang diterapkan adalah analisis kualitatif deskriptif dengan menyelidiki dokumen dari laporan OJK, BPS, dan Bank Indonesia untuk periode 2024-2025. Temuan dari penelitian ini menunjukkan adanya masalah struktural yang ditunjukkan oleh rendahnya jumlah kepemilikan NIB yang hanya mencapai 1,22% dan laporan keuangan resmi yang hanya 3,51%. Ada juga perbedaan besar sekitar 30,01% antara tingkat pemahaman keuangan syariah yang mencapai 43,42% dengan akses keuangan syariah yang hanya 13,41%. Perubahan digital seperti QRIS, fintech syariah, dan alat filantropi (CWLS) telah terbukti menjadi pendorong untuk meningkatkan efisiensi dalam operasi dan keterbukaan. Sebagai kesimpulan, percepatan UMKM membutuhkan kerjasama antara penguatan legalitas, kemampuan digital, dan penyelarasan peraturan yang sesuai dengan prinsip Maqashid Sharia untuk menutupi kekurangan dalam inklusi. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan ekonomi UMKM di masa perubahan digital.
The Role of Internal Audit in ESG Disclosure and Sustainability Reporting: A Qualitative Study Based on Public Document Analysis of Indonesian Companies Denny Prayitno; Jayanti Budiman
Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jseba.v3i1.440

Abstract

OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017 has substantially expanded the volume of non-financial reporting among Indonesian companies, yet a more fundamental question lies beneath this growth: who actually ensures that the ESG information disclosed in these reports is reliable? This study departs from that concern by placing the Internal Audit function at the center of analysis. Drawing on a qualitative, document-based approach — examining Annual Reports, Sustainability Reports, Internal Audit Charters, and GCG Reports from eight purposively selected companies across state-owned enterprises and firms listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022–2023 period — the study identifies three roles performed by Internal Audit: assurer of ESG data accuracy, advisor in the design of sustainability-related internal controls, and monitor of compliance with OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017. The analysis indicates that the depth of Internal Audit involvement tends to correspond with the quality and comprehensiveness of ESG disclosure, although this relationship should be read as an observed pattern rather than a confirmed causal link. The study contributes to a broader understanding of Internal Audit’s strategic function beyond conventional financial auditing, and offers grounded arguments for regulators seeking to strengthen the position of Internal Audit within Indonesia’s sustainability reporting ecosystem.
Analisis Perbandingan Penentuan Harga Pokok Produksi Menggunakan Metode Job Order Costing dan Process Costing pada UMKM Jasa Jahit dan Bakery di Kota Jambi Selvia Ningsi; Suhailah Meilani; Novisa Akmi Anindia; Mellya Embun Baining
Journal of Sharia Economics, Banking and Accounting Vol 3, No 1: 2026
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jseba.v3i1.410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif penerapan metode Job Order Costing dan Process Costing dalam penentuan harga pokok produksi (HPP) berdasarkan karakteristik proses produksi pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif. Objek penelitian dipilih secara purposive, yaitu Melati Tailor dan Maju Bakery di Kabupaten Muaro Jambi, karena mewakili dua karakteristik produksi yang berbeda, yaitu produksi berdasarkan pesanan (make to order) dan produksi massal yang berlangsung secara berkelanjutan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif-komparatif dengan triangulasi sumber untuk meningkatkan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Job Order Costing lebih sesuai diterapkan pada usaha dengan produk yang bersifat khusus dan diproduksi berdasarkan pesanan, sedangkan Process Costing lebih tepat digunakan pada usaha yang menghasilkan produk homogen melalui proses produksi berkelanjutan. Penerapan metode yang sesuai menghasilkan informasi biaya produksi yang lebih akurat sehingga mendukung penetapan harga jual, pengendalian biaya, dan evaluasi profitabilitas secara lebih efektif. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa kesesuaian antara karakteristik proses produksi dan metode penentuan HPP merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan manajerial pada UMKM, sekaligus memperkaya kajian akuntansi biaya dalam konteks usaha skala kecil.

Page 1 of 2 | Total Record : 14