cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
sambarajurnal@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
sambarajurnal@gmail.com
Editorial Address
Dusun Turusan RT/RW 004/002 Desa Lorong Kecamatan Sambas
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by CV putra publisher
ISSN : -     EISSN : 29855373     DOI : https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v2i3.595
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Service is a scientific publication published by CV Putra Publisher publishing various fields of community service, covering various disciplines, including education, human resource development, poverty alleviation based on local resources; management of rural and coastal areas based on local resources, economic development, entrepreneurship, cooperatives, creative industries, development of environmentally sound technology, health, nutrition, art, literature and culture
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 245 Documents
Hubungan Usia Menarche, Aktivitas Fisik, dan Pola Makan Dengan Dismenore Primer Pada Santri Putri Dina Marlina; Rizki Amalia; Eka Afrika
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): September
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i3.2453

Abstract

Dismenore primer merupakan keluhan menstruasi yang dapat mengganggu konsentrasi belajar, aktivitas harian, dan kualitas hidup remaja putri. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan usia menarche, aktivitas fisik, dan pola makan dengan kejadian dismenore primer pada santri putri MA Nurul Hikmah Kabupaten Banyuasin. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilaksanakan pada Juni-Juli 2026 terhadap seluruh 67 santri putri kelas X-XII menggunakan total sampling. Dismenore primer diukur melalui kuesioner berdasarkan nyeri sebelum atau selama menstruasi tanpa riwayat penyakit reproduksi yang diketahui; aktivitas fisik diukur dengan modifikasi Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A), sedangkan pola makan diukur menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ) modifikasi. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square pada alpha 0,05 serta odds ratio (OR) dan interval kepercayaan 95% (IK95%). Sebanyak 46 responden (68,7%) mengalami dismenore primer. Menarche dini berhubungan dengan dismenore primer (p=0,009; OR=5,500; IK95%=1,419-21,320), demikian pula aktivitas fisik kurang (p=0,001; OR=6,346; IK95%=2,028-19,850) dan pola makan kurang baik (p=0,001; OR=7,083; IK95%=2,252-22,280). Temuan menunjukkan asosiasi, bukan hubungan sebab-akibat. Edukasi gizi seimbang dan aktivitas fisik dapat dipertimbangkan sebagai implikasi promotif-preventif, tetapi efektivitas edukasi tidak diuji dalam penelitian ini.
Pembangunan Spot Foto Tugu Kater Sebagai Fasilitas Pendukung Wisata di Pantai Burong Mandi Eko Pratama; Mery Hardianty; Rofika Rahmatullah; Waldi Nur Rizki; Aldi Kurniawan; Andika; Abdul Sahab; Miranti Amanda Sari; Suci Oktaviana; Nada Salsabila; Nazhifa Aulia
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): September
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i3.2456

Abstract

Pantai Burong Mandi merupakan kawasan wisata pesisir yang memiliki potensi alam dan karakter kehidupan masyarakat nelayan. Meskipun kondisi pantai dan fasilitas pendukung telah tersedia dengan baik, pilihan spot foto yang berkaitan dengan karakter lokal masih dapat ditambah. Kegiatan ini bertujuan membangun spot foto Tugu Kater sebagai fasilitas pendukung wisata sekaligus menghadirkan unsur lokal dalam kawasan Pantai Burong Mandi. Kegiatan dilaksanakan pada 19–26 Agustus 2026 melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan 10 mahasiswa KKN, pemuda, masyarakat, pemerintah desa, dan pengrajin lokal. Tahapan kegiatan meliputi pengamatan lokasi, penentuan konsep, persiapan alat dan bahan, pembangunan, penyelesaian, serta pemeriksaan fasilitas. Hasil kegiatan berupa satu fasilitas spot foto berbentuk tugu yang dilengkapi miniatur kater berbahan kayu. Keberadaan Tugu Kater menambah pilihan lokasi berfoto bagi pengunjung serta menghadirkan penanda visual yang berkaitan dengan aktivitas nelayan di Burong Mandi. Pelaksanaan kegiatan juga menunjukkan adanya keterlibatan masyarakat dan pemerintah desa dalam pembangunan fasilitas. Tugu Kater diharapkan dapat menjadi fasilitas pendukung wisata yang memperkuat keterkaitan antara aktivitas wisata dengan karakter lokal kawasan Pantai Burong Mandi.
Sosialisasi Pentingnya Sejarah Lokal Untuk Menumbuhkan Minat Sejarah di SMA 1 Galing Etriadi
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Mei
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i2.2457

Abstract

Pendidikan dan kearifan lokal era perspektif global adalah bagaimana peran seorang guru dalam membimbing peserta didik tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal yang ada dalam masyarakat. Dalam pembelajaran di sekolah, khusunya pelajaran sejarah, sudah seharusnya di adakan pengenalan sejarah lokal di Kabupaten Sambas. Program kemitraan masyarakat internal pendidikan sejarah bertujuan melakukan sosialisasi pengenalan Sejarah Lokal dalam upaya menumbuhkan minat sejarah di SMA 1 Galing. Pentingnya sosialisasi pengenalan sejarah lokal yakni untuk menambah pengetahuan dan pengalaman baik belajar siswa maupun guru di SMA 1 Galing. Tim pengabdian memiliki kewajiban dalam memberikan sosialisasi dalam bidang kesejarahan sehingga dapat bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di masyarakat. Bidang sejarah tidak hanya berbicara tentang masa lalu namun kemajuan iptek dapat dimanfaatkan sebagai sumber utama melalui elaborasi sejarah lokal yang ada disekitar masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu memberikan kontribusi baik guru maupun siswa di SMA 1 Galing. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan di SMA 1 Galing sebagai bentuk perhatian tim dalam bidang sejarah untuk tetap menjaga eksistensi sejarah lokal khususnya bagi generasi muda. Pengabdian ini menggunakan metode pelaksanaan berupa langkah-langkah yang akan dilakukan dalam memberikan pelatihan melalui tahapan persiapan materi, pelaksanaan kegiatan, serta tahapan evaluasi kegiatan.
Penguatan Literasi Keuangan dan Pengenalan Serta Pendampingan Pembuatan Qris Bagi Umkm di Desa Sukandebi, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo Afriana Alawiah; Muhammad Fauzan Barokah; Nayla Fithra; Nur Ahmadi Bi Rahmani
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2027): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v5i1.2496

Abstract

Literasi keuangan merupakan kemampuan penting dalam mengelola pendapatan, menentukan prioritas kebutuhan, menabung, dan mengambil keputusan terkait produk keuangan. Kondisi ini menjadi perhatian dalam pelaksanaan KKN di Desa SukaNdebi, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo, karena sebagian masyarakat masih membutuhkan penguatan pemahaman mengenai pengelola keuangan, tabungan, investasi dan alternatif peningkatan pendapatan. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi sosialisasi, ceramah, diskusi, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Sosialisasi dan ceramah dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya literasi keuangan, pengelolaan keuangan usaha, serta pengenalan pasar modal syariah. Selanjutnya, diskusi dilaksanakan sebagai sarana interaksi dan tanya jawab antara pemateri dan peserta terkait materi yang disampaikan. Pada kegiatan pengenalan QRIS, metode demonstrasi digunakan untuk memperlihatkan proses pembuatan dan penggunaan QRIS, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung serta pendampingan kepada pelaku UMKM dalam proses pendaftaran dan pembuatan QRIS. Melalui metode tersebut, kegiatan diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta, tetapi juga membantu mereka menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pengelolaan dan transaksi keuangan usaha. Kegiatan ini bertujuan meningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan dan pasar modal syari’ah serta membantu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) beradaptasi dengan sistem pembayaran digital (QRIS). Kegiatan ini dilaksanakan pada 13 Agustus 20026 di Jambur Desa. Sementara kegiatan pembuatan QRIS bagi UMKM dilaksanakan pada 20 Agustus 2026.
Penerapan Nilai Moderasi Beragama Dalam Kehidupan Siswa di UPTD SD Negeri 06 Aek Goti Ira Wirtati; Azizi Alfath Saragih; Abdu Luthfi Harahap; Septi Utami
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): September
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i3.2509

Abstract

Moderasi beragama penting ditanamkan sejak pendidikan dasar karena siswa hidup dalam lingkungan yang memiliki beragam perbedaan agama, suku, budaya, karakter, dan latar belakang keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya penanaman nilai moderasi beragama pada siswa di UPTD. SD Negeri 06 Aek Goti. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan kepala sekolah dan guru Pendidikan Agama Islam serta observasi terhadap kegiatan dan interaksi siswa di lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai moderasi beragama dilakukan melalui pembelajaran, pembiasaan, keteladanan guru, interaksi antar siswa, gotong royong, dan kegiatan sekolah. Toleransi terlihat dari kebiasaan siswa menghargai perbedaan dan bekerja sama tanpa membeda-bedakan. Nilai anti kekerasan diterapkan melalui pembinaan, nasihat, penyelesaian konflik secara damai, dan pencegahan bullying. Sekolah juga mengenalkan keberagaman budaya melalui kegiatan seni, pakaian tradisional, permainan tradisional, dan kegiatan kebudayaan. Penanaman nilai moderasi beragama dilakukan secara terpadu dalam pembelajaran dan kehidupan sehari-hari sehingga siswa terbiasa menghargai perbedaan, bekerja sama, dan menyelesaikan masalah secara baik.