cover
Contact Name
Mulkan Habibi
Contact Email
mulkan.habibi@umj.ac.id
Phone
+6281285780065
Journal Mail Official
jurnal.bincang.komunikasi@umj.ac.id
Editorial Address
Gedung FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta Kampus B Jl. KH Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bincang Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 29863678     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Bincang Komunikasi is a peer reviewed journal. This national journal aims to disseminate the results of theoretical and applied research and discussions in communication science. The focus and scope of the Jurnal Bincang Komunikasi are Communication science studies in the fields of Public Relations Advertising Broadcasting and Political Communication. Business Communication covering all areas of business communication but not limited to business composition and information systems but also international business communication management communication organizational and corporate communication. Marketing Communications involving all aspects of marketing and corporate communications branding both corporate and product related and promotional management including integrated marketing communications advertising public relations and broadcasting. Development Communication discusses the use of communication to facilitate social development encouraging the exchange of information to create positive social change through sustainable development. Others Social Communication Cultural Communication Intercultural Communication Interpersonal Communication Organizational Communication.
Articles 42 Documents
ANALISIS KONTEN SERIAL SQUID GAME SEBAGAI ALAT SOFT POWER KOREA SELATAN DI PLATFORM NETFLIX Syahdilla, Mustika; Yusnaini; Akrom, Ulil; Wibison, Dimas Rochim
Jurnal Bincang Komunikasi Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jbk.3.2.2025.84-90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konten serial Squid Game musim pertama sebagai alat soft power Korea Selatan di platform Netflix. Soft power, yang diperkenalkan oleh Joseph Nye, merupakan kemampuan suatu negara untuk mempengaruhi negara lain tanpa menggunakan kekuatan militer atau ekonomi, melainkan melalui daya tarik budaya dan nilai-nilai. Squid Game menjadi contoh konkret dari penerapan soft power dengan menggunakan unsur diplomasi budaya berupa elemen-elemen budaya tradisional Korea, simbolisme visual, dan kritik sosial untuk memperkenalkan budaya Korea Selatan kepada audiens internasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan analisis konten, yang berfokus pada elemen-elemen budaya yang terdapat dalam serial tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Squid Game berhasil memperkuat citra positif Korea Selatan melalui pemanfaatan media populer sebagai alat diplomasi budaya yang efektif. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa media digital, khususnya platform streaming, dapat dimanfaatkan sebagai saluran untuk memperkenalkan budaya suatu negara. Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam sumber analisis yang terbatas data sekunder terkait. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji dampak jangka panjang soft power melalui media populer dan melakukan penelitian kualitatif lebih lanjut dengan audiens global.
TEKNOLOGI SEBAGAI SOLUSI KEHIDUPAN: ANALISIS SEMIOTIKA PADA IKLAN BANK MANDIRI “SOLUSI FINANSIAL TERBAIK Lutfi Zihni Qistan; Velda Ardia
Jurnal Bincang Komunikasi Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh transformasi digital perbankan yang cenderung menonjolkan aspek teknokratis. Iklan Bank Mandiri versi “Solusi Finansial Terbaik untuk #JadiLebihBaik” menjadi penting diteliti dibandingkan iklan bank lain karena keberaniannya menggeser fokus dari sekadar pamer fitur teknologi menuju narasi humanis-religius yang mendalam. Di saat kompetitor fokus pada efisiensi transaksi, iklan ini justru mengonstruksi teknologi sebagai instrumen moral dalam momentum Ramadan. Tujuan penelitian ini adalah membedah makna denotasi, konotasi, dan mitos guna memahami bagaimana teknologi dikonstruksi sebagai solusi kehidupan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes, didukung data dari informan ahli di bidang creative direction, strategic planning, dan video editing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotasi, iklan menampilkan kepraktisan fitur Livin’ by Mandiri. Secara konotasi, iklan merepresentasikan nilai kebajikan dan kepedulian sosial melalui bantuan finansial digital. Mitos yang terbangun adalah inovasi perbankan sebagai kunci kesejahteraan spiritual. Implikasi teoritis penelitian ini memperkaya kajian semiotika pada media digital dengan menunjukkan bahwa teknologi dapat “dimanusiakan” melalui simbol budaya. Secara praktis, temuan ini menyarankan praktisi periklanan untuk mengintegrasikan nilai-nilai lokal dan emosional guna membangun kedekatan merek di tengah kaku dan dinginnya ekosistem digital.