cover
Contact Name
FRISCO TALISTI
Contact Email
friscotalisti@gmail.com
Phone
+6285819452254
Journal Mail Official
jnkphb@gmail.com
Editorial Address
STIKes Patria Husada Blitar JALAN SUDANCO SUPRIADI NO 168 KOTA BLITAR - EAST JAVA - INDONESIA
Location
Kota blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery)
ISSN : 2355052X     EISSN : 25483811     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) published by STIKes Patria Husada Blitar. Published three times in a year, its in April, August and December. Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) only receive original manuscripts related to science development and have not been published in domestic and foreign journals. The content of the manuscripts can be in the form of research results to support the progress of science, education and nursing practice and professional midwifery.
Articles 604 Documents
Perception of Supervisor Taking Medicine about the Side Effect of Tuberculosis Medication for Patients Suprajitno Suprajitno; Imam Sunarno; Oky Aditya Ardiansah
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i1.ART.p058-061

Abstract

DOTS strategy is a short-term treatment guide with direct supervision by supervisor taking medicine for tuberculosis patients. Supervisors should know, understand, and be able to distinguish between mild and severe side effects of anti-tuberculosis drugs. The failure of Tb treatment depends on supervisor taking medicine. Currently, never been known the perception of supervisor taking medicine about tuberculosis medication side effect. The purpose of the study to know the perception of the supervisor taking medicine about side effects for clients Tb treatment program in Blitar City. The research design used a descriptive. These result studies show the perception supervisor taking medicine about the side effects as much as 54.5% is the right category and as much as 45.5% is the wrong category. The right category perception may be the supervisor taking medicine ever receive information of tuberculosis medication side effect at the public health center while take a drug. Recommendations for health workers are providing appropriate information to the supervisor taking medicine can be improved with technique counseling and training so that improve knowledge and expertise in the management of medication side effects.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingginya Akseptor KB Suntik 3 Bulan Yurike Septianingrum; Erika Martining Wardani; Yanis Kartini
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i1.ART.p015-019

Abstract

KB suntik merupakan KB yang paling banyak digunakan oleh Wanita Usia Subur (WUS). Tingginya akseptor KB suntik 3 bulan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu usia, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, dan parietas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor yang paling mempengaruhi tingginya akseptor KB suntik 3 bulan di Desa Keboguyang Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah akseptor KB suntik 3 bulan (usia 20-50 tahun) di wilayah Puskesmas Desa Keboguyangmulai dari bulan Januari sampai Juli 2017. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total samplingyaitu sebanyak 36 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi. Data dianalisis dengan uji regresi linier berganda.Hasil analisis multivariat menunjukkan faktor usia signifikan mempengaruhi tingginya akseptor KB suntik 3 bulan (p=0,02), sedangkan faktor pendidikan (p=0,54), pekerjaan (p=0,59), pendapatan (p=0,78), dan parietas (p=0,33)tidak signifikan mempengaruhi tingginya akseptor KB suntik 3 bulan di Puskesmas Keboguyang. R Square dari kelima faktor adalah 0,394. Faktor usia, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, dan parietas secara bersama-sama mempengaruhi tingginya akseptor KB suntik 3 bulan sebesar 39,4 %, namun yang signifikan berpengaruh hanya faktor usia. Diharapkan petugas kesehatan mengetahui pola dasar pemilihan KB dan dapat membantu masyarakat khususnya WUS untuk memilih KB.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan dalam Menjalani Terapi pada Pasien Osteoartritis di Wilayah Pedesaan Wahyu Tanoto
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i1.ART.p039-045

Abstract

Osteoartritis merupakan jenis radang sendi atau osteoartritis pada orang dewasa. Keberhasilan terapi pada ostoartritis salah satunya dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam menjalani program terapi yang telah disarankan oleh petugas kesehatan. Indonesia sebagai negara dengan daerah pegunungan memiliki ciri khas masyarakat dengan beban kerja berat yang merupakan risiko terjadinya osteoartritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan dalam menjalani terapi pada pasien osteoartritis diwilayah pegunungan. Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, desain dalam penelitian ini adalah tipe analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional, dengan non probability sampling yaitu consecutive sam- pling sesuai kriteria penelitian inklusi dan melibatkan 71 responden, dan alat pengumpulan data menggu- nakan pengetahuan, motivasi, dukungan keluarga, akses pelayanan kesehatan, dan tingkat pengetahuan responden. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang memiliki hubungan dengan kepatuhan pasien untuk menjalani program terapi adalah tingkat pendidikan (p = 0.043) dan dukungan keluarga (p = 0.001). Faktor yang paling berhubungan dengan kepatuhan adalah dukungan keluarga dengan nilai (OR = 11.407). Berdasarkan hasil penelitian diharapkan dapat mengevaluasi pelayanan keperawatan serta bahan masukan untuk perencanaan strategi meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi.
Counterpressure dan Efek terhadap Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif pada Ibu Primigravida Ririn Harini
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i1.ART.p029-033

Abstract

Metode Counterpressure merupakan pijatan atau tekanan pada sacrum atau tulang belakang untuk menekan atau mengurangi nyeri. Counterpressure dapat dilakukan dengan menekan bagian punggung tepatnya pada sacrum seperti tekanan dengan menggunakan tangan, dengan cara telapak tangan melakukan tekanan dalam, kuat pada sacrum dengan tumit tangan dan menggerakkan melingkar kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektifitas nyeri pada ibu inpartu kala I fase aktif pada kelompok intervensi Counterpressure maupum kelompok kontrol. Metode penelitian ini menggunakandesain penelitian pra eksperimentyang dilaksanakan di Rumah Sakit Kanjuruhan Kabupaten Malang selama 4 bulan. Teknik observasi dilakukan untuk melihat intensitas nyeri sebelum dan sesudah dilakukan intervensi yang ditentukan dengan rumus uji-t. Instrument yang digunakan dengan menggunakan skala nyeri Bourbonais dan lembar observasi teknik Counterpressure. Berdasarkan uji analisis t-test dengan tingkat kemaknaan p < 0,05 menggunakan SPSS versi 17 didapatkan nilai p = 0,002 < 0,05 sehingga dapat diartikan bahwa ada perbedaan penurunan nyeri persalinan kala I fase aktif pada Ibu Primigravida sebelum dan sesudah dilakukan teknik Counterpressure. Dari hasil penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa ibu primigravida yang melakukan teknik Counterpressure   secara teratur dapat menurunkan nyeri persalinan secara berkala. Diharapkan metode counterpressure dapat diaplikasikan dalam asuhan keperawatan pada nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida.
The Effectiveness of Health Education of Breasfeeding Preparation on Primigravida Mothers Motivation to Provide Exclusivation Ika Agustina
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i1.ART.p074-078

Abstract

Exclusive breastfeeding is the pure one without additional fluids, either formula, water orange juice or other supplementary foods before reaching the age of six month. Giving breasfeeding is very benefical for baby, mother, family, and country. The purpose of this study was to analyze the effect of health education on breasfeeding preparation of mother s motivation to provide exclusive breasfeeding. The type of the study used pre-experimental design. The populastion used in this study was 15 primi- gravida mothers. The sample was 15 respondents taken by Consecutive sampling technique. The instrumen used questionnaire sheet. The statistical test used Paired Sample t Test. The results showed that the motivation of mother primigravida after being given health education become strong motivation equal to 40%. The resulth of analysis using Paired Sample t Test Test showed the value of p value=0,000, so p value=0,000 <0,05 or significant, it meant that there was an effect of health education of breasfeeding preparation to motivate primigravida mothers to give exclusive breasfeeding. Based on the results of the study is expected to primigravida motherss to improve health education in the preparation of breasfeeding and to health workers further increase the primigravida mother s mitigation to provide exclusive ation to achieve exclusive ation success.
Effectiveness of Yoga Movement Suryanamaskar of Dysmenorrhoea Pain Reduction of Adolescent Levi Tina Sari
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i1.ART.p069-073

Abstract

In adolescence, a physical phenomenon associated with puberty is in biological processes that lead to the ability to reproduce years marked by menstruation, some women must have experienced pain during menstruation in the form of pain. The purpose of this research was to analyze the effectiveness of yoga suryanamaskar movement to decrease dysmenorrhea pain of adolescent girls. This research used pre-post design, with 20 respondents of the 27 total population. The research was measured by pain scale 0-10 with data analysis using paired sample t-test. The results showed that there was an average increase before and after the intervention of 3.5 points. Test results obtained means there was a significant difference between before and after treatment. Yoga suryanamaskar combines motion, breathing and relaxation techniques, which aimed to feel comfortable. Yoga with body suryanamaskar movement re- quired adequate oxygen intake in order to burn glucose into ATP and burn fat in the body, at that time endorphin hormone appears in order to provide pain relief. So it can be recommended to adolescents as training to reduce dysmenorrhea disk.
The Effectiveness of Health Education to The Womens Attitude in Facing Pre-Menopause Laily Prima Monica
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i1.ART.p079-082

Abstract

Pre-menopause period is a natural thing for women and cannot be ignored or avoid but some women still havent learned about it, including changes in Physiology as well as psychic will happen after menopause. This research aimed to know the influence of health education on womans attitude towards time of pre-menopause. The research method used pre- experiments with design pre-test and post-test one group design. The sample in this research was 31 mothers aged 40-50 years in Polindes desa Pasirharjo kecamatan Talun kabupaten Blitar, which was determined by sampling total sampling technique. Treat- ment in the form of the granting of health education by lecturing methods lectures. The measurement of the attitude was done before and after the treatment. The instrument used a questionnaire. The data analysis technique used paired sample t-test. The mean value of the results of the study showed the average pre-test of the attitude of average value and 22,8 and flat post-test attitude 24,1. The data analysis showed the value of attitude p score value where p was 0.000 where p 0.046 so Ho was declined. The conclusion of the research was there was an effect of health and education towards womens attitudes about the pre-menopause in Polindes Desa Pasirharjo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar. Based on the results of such research, it is suggested to women who experienced a period of pre menopause, can accept changes to physical and sexual abuse that happened to him at that time with the thought that menopause is a reasonable and positive holds events.
Pengembangan Sistem Pendaftaran Pasien Rumah Sakit Umum X Malang Tahun 2017 Fajar Juli Nursanti; Tita Hariyanti; Nofita Dwi Harjayanti
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i2.ART.p154-158

Abstract

Waktu tunggu merupakan komponen penting dalam pelayanan si rumah sakit dan merupakan pintu gerbang pertama yang berperan penting dalam memberikan kesan pertama yang baik bagi pasien. Antrian di loket pendaftaran yang panjang dan lama menyebabkan tidak efektifnya pelayanan pasien secara keseluruhan dan membuat pasien tidak nyaman, pada akhirnya kepuasan pasien akan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan lamanya waktu tunggu pelayanan pendaftaran di RSU X Malang. Penelitian dilakukan mulai September 2017 sampai dengan Oktober 2017.Data dikumpulkan dengan study literature, pengamatan dengan lembar observasi dan wawancara dengan bagian pendaftaran, perawat poli, perawat IGD dan bagian humas. Data menunjukkan bahwa waktu tunggu pelayanan pendaftaran Rumah Sakit Umum X tergolong lama. Untuk mempersingkat waktu tunggu pelayanan perlu dilakukan pengembangan sistem pendaftaran pasien di Rumah Sakit Umum X Malang dengan membuat alur dan informasi yang jelas bagi pasien, menambah tenaga di bagian informasi dan menyediakan Standar Prosedur Operasional (SPO) pendaftaran pasien.
Hubungan Faktor Perinatal dan Neonatal terhadap Kejadian Ikterus Neonatorum Dwi Yuliawati; Reni Yuli Astutik
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i2.ART.p083-089

Abstract

Ikterus neonatorum adalah penyebab 6,6% bayi baru lahir usia 0-8 hari di Indonesia. Ikterus dapat bersifat fisiologis dan patologis yang dapat menimbulkan gangguan menetap atau kematian Tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan faktor perinatal dan neonatal dengan kejadian ikterus neonatorum di RSUD Kabupaten Kediri. Desain penelitian yaitu korelasi dengan pendekatan kohort retrospektif. Sampel penelitian sebanyak 54 responden menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dengan rekam medik pada bulan Oktober 2017. Analisa data menggunakan uji Chi-Square dan Fisher Exact test. Hasil uji didapatkan terdapat hubungan antara berat lahir (p= 0,018; POR 0,085 95% CI 0,10-0,713), usia gestasi (p= 0,044; POR= 0,202 95% CI 0,049-0,836), komplikasi perinatal (p= 0,031; POR= 4,714 95% CI 1,250-17,784) dengan kejadian ikterus neonatorum dan tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (p=0,441; POR=0,503 95% CI 0,143-1,767) dengan kejadian ikterus neonatorum di RSUD Kabupaten Kediri. Tidak adanya hubungan jenis kelamin dengan kejadian ikterus neonatorum kemungkinan disebabkan adanya faktor lain yang lebih berpengaruh. Kondisi BBLR, prematuritas, jenis kelamin laki-laki, komplikasi perinatal (asfiksia/sepsis/sefalhematom) mengarah pada terjadinya ikterus patologis pada bayi.
Optimasi sistem pakar deteksi dini preeklampsia berbasis mobile di puskesamas Jumpandang baru Makassar Irawati Irawati; Mardiana Ahmad; Syafruddin Syarif
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i2.ART.p159-162

Abstract

Preeklampsia mempengaruhi sekitar 3% dari seluruh kehamilan. Identifikasi awal dari kehamilan dengan risiko merupakan prioritas dalam mengurangi komplikasi preeklampsia. Teknologi tepat yang dapat digunakan sebagai salah satu upaya bidan mendeteksi dini preeklampsia dengan pemanfaatan sistem pakar. Tujuan penelitian ini membuat suatu sistem pakar deteksi dini preeklamsia berbasis mobile. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross secsional. Sampel yang digunakan terdiri 100 Ibu hamil. Hasil penelitian, terdapat hubungan yang signifikan usia ibu hamil terhadap risiko preeklampsia penggunaan aplikasi berbasis mobile (p<0,005) sebaliknya paritas dan usia kehamilan tidak terdapat hubungan signifikan (p>0,005). Dengan nilai sensitivitas dan spesifisitas masing-masing 92,31% dan 83,33%.