cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia (JKMC)
ISSN : -     EISSN : 29644259     DOI : 10.70570
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia (JKMC) is the official peer-reviewed research journal of the Nursing Science, and is devoted to publication of a wide range of research that will contribute to the body of nursing science and inform the practice of nursing, nursing education, administration, and history, on health issues relevant to nursing, and on the testing of research findings in practice.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2024)" : 6 Documents clear
Hubungan Persepsi Penyakit Jantung Dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) Di RSUD Grati Pasuruan Yuli Maulidil Warid; Achmad Kusyairi; Alwin Widhiyanto
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v3i2.1519

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) memiliki prevalensi yang tinggi di populasi dengan akibat mortalitas dan morbiditas yang tinggi. Meskipun PJK merupakan penyakit tidak menular (PTM), namun PJK menjadi penyebab kecacatan dan penurunan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan persepsi tentang penyakit jantung dengan kualitas hidup pasien Penyakit Jantung Koroner. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional analitik. Data diambil melaui pengukuran dengan kuesioner Brief-Illness Perception Questionnaire (B-IPQ) untuk mengukur persepsi penyakit dan WHOQOL-Bref Questionnaire untuk mengukur kualitas hidup. Pengambilan data dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2023. Besar sampel 30 responden. Pengumpulan data meliputi editing, codding, scoring, tabulating. Kemudian data dimasukkan pada Excel dan dianalisis menggunakan SPSS 25 dengan uji Chi-square. Berdasarkan peenlitian yang sudah dilakukan didapatkan hasil distribusi frekuensi persepsi penyakit sebesar (63,3%) dalam kategori baik dan kualitas hidup (30%) dalam kategori sedang. Analisis hasil penelitian menggunakan uji Chi-square (p value = 0,000 < a), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan persepsi penyakit jantung dengan kualitas hidup pasien penyakit jantung koroner (PJK). Pengelolaan penyakit menjadi kunci dalam mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Penyakit jantung koroner sebagai penyakit kronis maka kemampuan pengelolaan penyakit jantung dan persepsi penyakit berperan penting didalamnya. Semakin buruk persepsi penyakit pasien maka akan menurunkan kualitas hidup yang dirasakan. Hasil penelitian ini agar dijadikan masukkan dan landasan bagi perawat memperhatikan cara meningkatkan kualitas hidup pasien penyakit jantung koroner (PJK). Perawat dapat memberikan edukasi tentang penyakit untuk meningkatkan persepsi penyakit yang baik, sehingga pasien penyakit jantung koroner (PJK) dapat menjalankan pengobatan dengan baik.
Hubungan Pengetahuan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gangren Diabetes Militus Pre Operasi Debridemen Di Ruang Bedah RSUD Cideres Kabupaten Majalengka Tahun 2024 Yophi Nugraha; Suharno
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v3i2.1527

Abstract

Gangren diabetes melitus merupakan salah satu komplikasi diabetes melitus yang paling ditakuti dan menimbulkan kecemasan karena gangren diabetes melitus harus dihadapkan pada tindakan operasi debridemen. Pada tahun 2023 di RSUD Cideres jumlah pasien diabetes melitus mengalami peningkatan yaitu terdapat 512 pasien diantaranya mengalami gangren diabetes melitus sebanyak (36,9%) pasien dan jumlah pasien yang mengalami operasi debridemen karena gangren diabetes melitus sebanyak 161 pasien. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan pasien gangren diabetes melitus dengan tingkat kecemasan pre operasi debridemen di Instalasi Rawat Inap RSUD Cideres Kabupaten Majalengka Tahun 2024. Metode. Penelitian ini menggunakan penelitian korelasional pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling dengan samplenya adalah pasien gangren diabetes melitus yang akan dioperasi debridemen di Instalasi Rawat Inap RSUD Cideres Kabupaten Majalengka pada bulan Maret tahun 2024 sebanyak 37 pasien. Uji statistik menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian. Kurang dari setengah pasien memiliki pengetahuan kurang baik tentang penyakit gangren diabetes melitus dan operasi debridemen (37,8%) dan lebih dari setengah pasien mengalami tingkat kecemasan sedang (51,4%). Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan pasien gangren diabetes melitus dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi debridemen (p value = 0,026). Kesimpulan. Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan pasien gangren diabetes melitus dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi debridemen di Ruang Bedah RSUD Cideres Kabupaten Majalengka Tahun 2024. Saran Disarankan petugas kesehatan meningkatkan asuhan keperawatan yang lebih intensif pada pasien pre operasi debridemen, meningkatkan hubungan baik dengan pasien dan keluarganya serta memberikan informasi yang baik dan benar sehingga kecemasan pasien dapat teratasi.
Pengaruh Edukasi Kebutuhan Cairan Terhadap Tingkat Kepatuhan Pembatasan Cairan Dan Nilai IDWG Pada Pasien Gagal Ginjal Stage V di Instalasi Dialisis RSUD Dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan Siti Aisyah; Achmad Kusyairi; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v3i2.1546

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronis merupakan suatu proses penurunan fungsi ginjal yang bertahap dan irreversible. Masalah utama pasien hemodialisis adalah tingkat kepatuhan pembatasan cairan dan Interdiaylytic Weight Gain (IDWG).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Kebutuhan Cairan Terhadap Tingkat Kepatuhan Pembatasan Cairan dan Nilai IDWG Pada Pasien Gagal Ginjal Stage V di Instalasi Dialisis RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pre-post design. Populasi sebanyak 30 responden dan sampel sebanyak 15 responden yang memenuhi syarat inklusi penelitian, dipilih melalui tekhnik non probability accidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dan lembar observasi IDWG, kemudian data dikumpulkan melalu proses Editing, Coding, Scoring, dan Tabulating. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian ini menunjukkan Tingkat kepatuhan sebelum edukasi yang terbanyak adalah kelompok tidak patuh yaitu 12 responden (80%), untuk data nilai IDWG sebelum edukasi yaitu hanya 3 responden (20%) yang masuk dalam kategori ringan, 7 responden (46,7%) masuk kategori sedang dan 5 responden (33,3%) masuk dalam kategori berat. Tingkat kepatuhan sesudah edukasi semua responden masuk dalam kategori patuh dan nilai IDWG terbanyak yaitu 14 responden (93,3%) masuk dalam kategori ringan sisanya masuk dalam kategori sedang. Hasil uji analisis didapatkan Ada Pengaruh Pengaruh Edukasi Kebutuhan Cairan Terhadap Tingkat Kepatuhan Pembatasan Cairan dan Nilai IDWG dengan nilai p=0,002 dengan tingkat signifikan 0,05 (p=0,002 ≤α 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adanya pengaruh signifikan edukasi kebutuhan cairan terhadap tingkat kepatuhan pembatasan cairan dan nilai IDWG pada pasien gagal ginjal kronik stage V di Instalasi Dialisis RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan.
Hubungan Penggunaan Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Remaja Di Sman 1 Karangmojo Yudhan Affandi Prabowo; Aan Devianto; Erika Nurwidiyanti
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v3i2.1552

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari remaja, khususnya tingkat SMA. Meskipun begitu, ada kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap kesehatan mental. Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat meningkatkan depresi, kecemasan, hingga bunuh diri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental pada remaja di SMA Negeri 1 Karangmojo. Metode yang digunakan adalah kuantitatif analitik korelatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling dengan jumlah responden 224 orang dari SMA Negeri 1 Karangmojo. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner penggunaan media sosial dan kuesioner kesehatan mental SRQ. Uji analisis data menggunakan analisis Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkn bahwa tingkat penggunaan media sosial berada pada kategori kadang sebesar (49,1 %) dan untuk kesehatan mental dalam kategori sehat sebesar (50,4 %) dan hasil korelasi menggunakan Spearman Rank didapatkan hasil p-value 0,000. Terdapat hubungan antara penggunaan media sosial dengan kesehatan mental pada remaja di SMA Negeri 1 Karangmojo.
Hubungan Self-Efficacy Dan Depresi: Studi Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Tomi Jepisa; Husni; Linda Wati
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v3i2.1553

Abstract

Depresi merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang umum terjadi pada lansia, terutama mereka yang tinggal di panti sosial. Salah satu faktor psikologis yang berperan dalam memengaruhi tingkat depresi pada lansia adalah self-efficacy, yaitu keyakinan seseorang terhadap kemampuan diri dalam mengatasi tantangan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-efficacy dan depresi pada lansia yang tinggal di Panti Sosial Tresna Werdha. Penelitian ini menggunakan desain studi analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian total populasi sebanyak 70 lansia. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas lansia memiliki self-efficacy tinggi (68,57%) dan sebagian besar tidak mengalami depresi (64,29%). Analisis bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara self-efficacy dan depresi pada lansia (pp-value = 0,000). Lansia dengan self-efficacy tinggi memiliki risiko depresi yang lebih rendah dibandingkan lansia dengan self-efficacy rendah, dengan nilai odds ratio (OR) sebesar 8,14 (95% CI: 2,60–25,42). Hasil penelitian ini mendukung teori Bandura tentang self-efficacy dan penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa self-efficacy tinggi dapat melindungi individu dari risiko depresi dengan meningkatkan kemampuan mengatasi stres. Penelitian ini juga sejalan dengan temuan bahwa lansia dengan self-efficacy rendah lebih rentan mengalami pola pikir negatif dan ketidakberdayaan, yang merupakan faktor risiko utama depresi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa self-efficacy merupakan faktor protektif yang signifikan terhadap depresi pada lansia. Oleh karena itu, intervensi yang bertujuan meningkatkan self-efficacy, seperti pelatihan keterampilan hidup, terapi kognitif, dan peningkatan dukungan sosial, sangat penting untuk diterapkan di panti sosial. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis dan kualitas hidup lansia secara keseluruhan.
Pengaruh E-Powerme Berbasis Aplikasi Terhadap Citra Diri Pada Remaja Acne Vulgaris Laviana Nita Ludyanti; Farida Hayati; Muhammad Agus Firmansyah Ramadhani
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v3i2.1566

Abstract

Remaja menghadapi banyak tantangan dan perubahan dalam kehidupan mereka yang mempengaruhi fisik, emosional, sosial, dan kognitif mereka. Ini termasuk transformasi fisik yang ditandai oleh pubertas dan munculnya masalah kulit seperti acne vulgaris,Salah satu cara penanganan citra diri yang buruk adalah dengan edukasi. e-PowerMe adalah aplikasi yang dirancang untuk membantu remaja memahami dan memperkuat citra diri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh e-PowerMe berbasis aplikasi terhadap citra diri pada remaja acne vulgaris di SMAN 1 Kandangan Kelas 11. Desain penelitian Pra Experimental dengan pendekatan one grup pretest – posttest design. Teknik pengambilan sampel dengan random sampling didapatkan 60 responden dari 300 populasi. Variabel citra diri diukur dengan lembar kuesioner dan hasilnya dianalisis dengan uji paired t test. Analisis didapatkan hasil α 0,05 hasil penelitian sebelum diberikan seluruhnya (100%) responden (mean 10,9) mengalami citra diri kurang. Setelah diberikan intervensi hampir seluruhnya (95%) mengalami citra diri cukup dan sebagian (5%) mengalami citra diri baik. Didapatkan ρ-value = 0,000 (<α), artinya e-PowerMe berbasis aplikasi dapat meningkatkan citra diri pada remaja acne vulgaris. e-PowerMe dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan citra diri remaja dengan meningkatkan kesadaran remaja akan kekuatan dirinya. Penggunaan aplikasi yang masih terdapat bug yang menyebabkan kecepatan pengoprasian aplikasi cenderung lambat.

Page 1 of 1 | Total Record : 6