Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Majalah Ilmiah Teknologi Elektro (MITE) is peer review journal, published twice a year by the Study Program of Magister Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Udayana. This journal discusses the scientific works containing results of research in the field of electrical, include power systems, telecommunications, informatics, and electronics. Authors are expected to include original scientific papers in accordance with the scope of the discussion of this journal including all aspects of the theory and practice are used.
Articles
611 Documents
Audit Sistem Informasi Kesiman Kertalangu (SIKEKAL) Menggunakan COBIT 4.1
Made Dwi Mulyawan;
Rukmi Sari Hartati;
Yoga Divayana
Jurnal Teknologi Elektro Vol 19 No 2 (2020): (Juli - Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/MITE.2020.v19i02.P03
Information System of Kesiman Kertalangu (SIKEKAL) is a system implemented in the Kesiman Kertalangu Village as a solution to facilitate the accommodation of population administration services. To measure and evaluate the performance of the system used it is necessary to conduct an audit using the COBIT 4.1 framework, which in this case is focused on measuring the maturity level of the SIKEKAL system based on aspects of the DS (Delivery and Support) domain, especially in the subdomains of DS5, DS10, DS11, and DS13. This evaluation process also aims to provide recommendations for problems found in the system to be able to be improved in achieving the maturity target to be achieved by the Kesiman Kertalangu Village Office.
Analisis Perbandingan Produktivitas Material Budidaya Akuaponik Berbasis IoT (Internet of Things) dengan Budidaya Akuaponik Konvensional
Putu Althea Putri Wiradani;
Lie Jasa;
Pratolo Rahardjo
Jurnal Teknologi Elektro Vol 21 No 2 (2022): (Juli - Desember) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/MITE.2022.v21i02.P14
Aquaponics is one of the methods of farming in urban areas that produces fish and vegetables at the same time. One aspect that can improve the quality of aquaponics products such as catfish and water spinach in a short period of time is the addition of Internet of Things (IoT) systems. This technology allows farmers to automate work and monitor aquaponics media remotely. Before applying this technology, it is necessary to analyze to what extent each aquaponics system improves the quality of fish and vegetables. The purpose of this study is to compare the productivity of materials needed to grow catfish and water spinach in IoT-based aquaponics and conventional aquaponics. The parameters studied to support the results of the analysis are fish weight and vegetable weight after 14 days. The results show that the weight of fish and vegetables produced by IoT aquaponics is heavier than that produced by conventional aquaponics, which leads to a higher number of production units. It makes the IoT aquaponics productivity percentage value greater with a productivity difference of 112%, which indicates that the IoT aquaponics system manages the required materials more efficiently in a short period of time.
APLIKASI KONVERSI FLOWCHART KE KODE PROGRAM BAHASA PEMROGRAMAN PL/SQL MYSQL
I Made Sukarsa
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8 No 2 (2009): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Flowchart merupakan bagan yang menjelaskan secara rinci langkah-langkah dari proses program. Orang dengan mudah dapat memahami urutan proses dari program yang dibuat dengan melihat flowchart saja. Setelah flowchart selesai dibuat barulah dilakukan proses menulis program (coding) sesuai dengan flowchart yang telah dibuat menggunakan bahasa pemrograman yang diinginkan. Proses menulis program (coding) memerlukan keahlian khusus untuk melakukannya. Orang yang akan melakukan coding haruslah mengetahui struktur dari bahasa pemrograman yang digunakan dan paham dengan bahasa pemrograman tersebut, sehingga banyak orang yang tidak bisa melakukannya atau orang yang sedang belajar pemrograman kesulitan dalam melakukannya. Salah satunya terjadi pada saat pemrograman PL/SQL pada Mesin MySQL. Oleh sebab itu, dibuat aplikasi konversi flowchart ke dalam bentuk kode program bahasa pemrograman PL/SQL khusus untuk database MySQL. Pada Aplikasi ini, pengguna hanya perlu menggambar flowchart pada aplikasi dan kode program PL/SQL MySQL yang bersesuaian dengan flowchart tersebut akan tercipta dan telah diuji dapat berjalan sesuai ketentuan.
ANALISA ALIRAN DAYA OPTIMAL PADA SISTEM KELISTRIKAN BALI
Etis Meilandari;
Rukmi Sari Hartati;
I Wayan Sukerayasa
Jurnal Teknologi Elektro Vol 11 No 1 (2012): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bali saat ini merupakan daerah dengan tingkat pertumbuhan yang cukup pesat, Hal ini tentu saja memicu permintaan akan kebutuhan listrik yang semakin meningkat. Agar tetap dapat melayani permintaan akan kebutuhan listrik tersebut ketersediaan pasokan listrik harus berlangsung secara kontinyu. Metode optimasi aliran daya dengan fungsi tujuan untuk meminimalkan biaya pembangkitan dengan tetap memenuhi keseimbangan beban serta tidak melanggar kendala yang ditentukan diantaranya batas atas dan bawah daya aktif, daya reaktif serta tegangan pada suatu sistem kelistrikan telah banyak dciptakan dan dilakukan salah satunya adalah metode optimasi aliran daya dengan menggunakan Interior Point Optimal Power Flow (IP OPF) A Primal Dual Algorithms with Barrier Function. Hasil optimasi aliran daya yang dilakukan pada sistem kelistrikan Bali dengan meminimalkan biaya pembangkitan didapat penurunan Fuel Cost sebesar Rp.119,940,584.11 selama satu jam pada saat beban puncak malam Sehingga dapat disimpulkan hasil dari metode optimasi aliran daya cukup memuaskan dan dapat digunakan untuk analisa optimasi pada sistem kelistrikan Bali.
PENGENALAN KEPRIBADIAN SESEORANG BERDASARKAN SIDIK JARI DENGAN METODE FUZZY LEARNING VECTOR QUANTIZATION DAN FUZZY BACKPROPAGATION
I Gede Sujana Eka Putra;
I K G Darma Putra;
I Putu Agung Bayupati
Jurnal Teknologi Elektro Vol 13 No 2 (2014): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/10.24843/MITE.2015.v13i02p08
Kepribadian dapat diidentifikasi melalui analisis pola sidik jari. Pengenalan kepribadian umumnyamenggunakan uji psikometri melalui serangkaian tahapan yang relatif panjang. Melalui analisis pola sidik jari, dapatdiidentifikasi kepribadian secara lebih efisien. Penelitian ini mengajukan algoritma klasifikasi Fuzzy LearningVector Quantization (Fuzzy LVQ) karena waktu komputasi yang lebih cepat dan tingkat pengenalan yang tinggi, dandengan metode Fuzzy Backpropagation yang mampu menyelesaikan model data non linier. Tahapan penelitianterdiri dari akuisisi dan klasifikasi. Tahapan pertama melalui akuisisi sidik jari, ekstraksi fitur, proses pelatihan, danpre-klasifikasi. Selanjutnya tahap klasifikasi, melalui klasifikasi fitur sidik jari uji menggunakan algoritma FuzzyLVQ, dibandingkan dengan Fuzzy Backpropagation. Kepribadian diidentifikasi melalui pola hasil klasifikasimenggunakan basis pengetahuan dermatoglyphics. Unjuk kerja diukur dari pencocokan pola hasil pre-klasifikasidan hasil klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan klasifikasi Fuzzy LVQ tingkat kecocokan tertinggi 93,78%dengan iterasi pelatihan maksimum=100 epoh pada target error 10-6. Sedangkan Fuzzy Backpropagation dengantingkat kecocokan tertinggi 93,30% dengan iterasi maksimum diatas 1000 epoh pada target error 10-3. Hal inimenunjukkan Fuzzy LVQ memiliki unjuk kerja lebih baik dibandingkan Fuzzy Backpropagation. Survey respondendilakukan untuk menguji kesesuaian analisa kepribadian sistem dibandingkan dengan kepribadian responden, danhasil survey menunjukkan analisa kepribadian sistem sebagian besar cocok dengan kepribadian responden.
Implementasi Algoritma K-Nearest Neighbor pada Perangkat Lunak Pengelompokan Musik untuk Menentukan Suasana Hati
Gede Harsemadi;
Made Sudarma;
Nyoman Pramaita
Jurnal Teknologi Elektro Vol 16 No 1 (2017): (January - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Musik erat kaitannya dengan psikologi manusia, kenyataan ini mengindikasikan bahwa musik dapat terkait dengan emosi dan mood/ suasana hati tertentu pada manusia. Setiap musik yang telah tercipta memiliki mood tersendiri yang terpancar, maka dari itu telah banyak penelitian dalam bidang Music Information Retrieval (MIR) yang telah dilakukan untuk pengenalan mood terhadap musik. Penelitian ini menghasilkan sebuah perangkat lunak untuk mengelompokan musik terhadap suasana hati dengan menggunakan algoritma K-Nearest Neighbor. Sistem menerima masukan data berupa file musik format mono *.wav, yang selanjutnya melakukan proses pengelompokan terhadap musik dengan mengggunakan klasifikasi K-NN. Sistem menghasilkan keluaran berupa label jenis mood yaitu, contentment/ kepuasan, exuberance/ gembira, depression/ depresi dan anxious/ cemas; kalut. Secara umum hasil akurasi sistem dengan menggunakan algoritma klasifikasi K-NN cukup baik yaitu 86,55% pada nilai k = 3, serta waktu pemrosesan klasifikasi rata-rata 0,01021 detik per-file musik.DOI: 10.24843/MITE.1601.03
PENGARUH PEMINDAHAN SUTT 150 KV CELUKAN BAWANG – KAPAL TERHADAP ALIRAN DAYA SISTEM BALI
Muhammad Fauzi;
I W Sukerayasa;
W.G. Ariastina
Jurnal Teknologi Elektro Vol 17 No 1 (2018): (Januari - April) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/MITE.2018.v17i01.P12
Untuk memenuhi kebutuhan energi listrik di Pulau Bali yang semakin meningkat sekitar 6 – 9 % dalam 5 tahun mendatang, pemerintah telah mengupayakan pembangunan PLTU Celukan Bawang. Proyek PLTU Celukan Bawang yang dikerjakan sejak 2013 ini telah beroperasi penuh pada bulan Agustus 2015 sebagai outlet untuk penyaluran transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150kV. Terkait masalah isu sosial dengan penolakan warga Desa Celukan bawang terhadap pembangunan yang melintasi rumah mereka dari SUTT, maka pihak PT.PLN (PERSERO) diminta untuk melakukan strategi untuk pengamanan penyaluran agar Sistem Bali aman saat re-route jalur SUTT. Dari hasil simulasi dengan menggunakan Tools PSSE, aliran daya listrik Bali disimulasikan dalam 3 skenario. Skenario 1 melepaskan 1 Sirkit Celukan Bawang – Kapal dan mengoperasikan Pembangkit sesuai dengan merit order, skenario 2 melepaskan 1 sirkit Celukan Bawang – Kapal dan mengoptimalkan Pembangkit di Jalur Selatan, dan skenario 3 dilakukan dengan melepas kedua sirkit Celukan Bawang – Kapal dan mengoperasikan pembangkit di jalur Selatan. Berdasarkan hasil analisis dari skenario berikut di peroleh skenario 1 memiliki kajian lebih ekonomis, andal dan bermutu dibandingkan skenario lainnya.
Pendeteksi Kebocoran Gas dan Kebakaran Dini Menggunakan NodeMCU Berbasis Telegram
Cokorda Gde Indra Raditya;
Putu Adhitya Santika Dharma;
I Kadek Ardian Ananda Putra;
Ida Bagus Ketut Sugirianta;
Ida Bagus Irawan Purnama
Jurnal Teknologi Elektro Vol 21 No 1 (2022): (Januari - Juni) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/MITE.2022.v21i01.P03
Pemanfaatan sumber daya alam dan energi semakin hari semakin meningkat, salah satunya adalah penggunaan gas bumi sebagai bahan bakar baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri. Aspek safety dalam penggunaan gas ini haruslah diperhatikan karena kebocoran gas dapat memicu terjadinya kebakaran. Maka dari itu dibutuhkan alat yang dapat mendeteksi dan menotifikasi kebocoran gas sedini mungkin. Penelitian ini mengusulkan alat pendeteksi kebocoran gas berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai mikrokontroler. Sistem pendeteksian ini menggunakan sensor MQ-2 sebagai pendeteksi kadar gas dan flame sensor sebagai pendeteksi sinar ultraviolet sebagai indikasi adanya api. Output yang dihasilkan berupa pesan notifikasi dari Telegram Bot yang dikirimkan melalui NodeMCU. Dalam hal ini, buzzer dan LED akan memberikan sinyal jika sensor MQ-2 mendeteksi kadar gas di atas 500 ADC, lalu NodeMCU akan mengirim perintah kepada Telegram Bot untuk mengirimkan pesan notifikasi secara realtime. Disamping itu, kadar gas yang terdeteksi juga ditampilkan pada layar LCD 16x2. Hasil percobaan menunjukkan bahwa jarak ideal untuk mendeteksi gas adalah di bawah 6 cm, sedangkan api di bawah 20 cm dengan waktu respon sensor 2 detik. Dengan alat ini diharapkan dapat meminimalisir resiko kebakaran akibat kebocoran gas. Kata Kunci— kebakaran, kebocoran gas, NodeMCU, Telegram
Optimasi Pengoperasian Pembangkit Listrik Untuk Minimalisasi Emisi Gas Buang Menggunakan Metode Quadratic Constrained Programming
Patria Julianto;
Risna Febrianti
Jurnal Teknologi Elektro Vol 23 No 1 (2024): (Januari - Juni ) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/MITE.2024.v23i01.P01
Pertumbuhan jumlah penduduk serta kemajuan teknologi saat ini menyebabkan kebutuhan energi listrik selalu meningkat setiap waktu, baik untuk skala listrik rumah tangga, komersil maupun industri. Untuk memenuhi kebutuhan energi listrik tersebut sebagian besar dilakukan menggunakan pembangkit listrik termal. Pembangkit termal beroperasi dengan bahan bakar yang umumnya berupa bahan bakar fosil seperti gas, minyak dan batu bara sehingga akan menghasilkan emisi gas buang yang berbahaya seperti nitrogen oksida (NOx), sulfur dioksida (SO2), dan karbon dioksida (CO2). Emisi gas buang tersebut berdampak buruk pada lingkungan sekitar serta akan berkontribusi signifikan terhadap emisi gas rumah kaca dan perubahan iklim global. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk meminimalisasi emisi gas buang yang dihasilkan pembangkit melalui optimasi emission dispatch. Fungsi objektif pada emission dispatch merupakan emisi gas buang minimal yang terdiri dari variabel keluaran daya pembangkit dan koefisien emisi masing-masing pembangkit listrik yang beroperasi. Pada penelitian ini emission dispatch diselesaikan menggunakan metode quadratic constrained programming (QCP) dan telah berhasil diujicoba dengan menggunakan data sistem IEEE-30 bus dan sistem Jawa-Bali 500 kV. Kata Kunci—Pembangkit termal; emission dispatch; quadratic constrained programming.
KAPASITAS KANAL DAN BIT ERROR RATE SISTEM D-MIMO DALAM VARIASI SPASIAL DAERAH CAKUPAN
Nyoman Gunantara
Jurnal Teknologi Elektro Vol 5 No 2 (2006): (July - December) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemajuan teknologi komunikasi, dikembangkan sistem D-MIMO (Distributed MIMO) yang sebelumnya telah digunakan sistem C-MIMO (Conventional co-located MIMO). Sistem C-MIMO menyebabkan penggunaan spektrummenjadi efisien, daya pancar berkurang, dan kapasitas kanal meningkat.Dengan sistem D-MIMO jarak antara pemancar dan penerima dapat diperpendek, macrodiversity dan adanya daerah cakupan layanan. Pada tulisan ini akan diteliti tentang kapasitas kanal dan Bit Error Rate (BER) pada variasi spasial daerah cakupan. Penelitian tersebut dilakukan pada kapasitas kanal teoritis dan BER dengan teknik waterfilling.Kapasitas kanal dan kinerja BER pada sistem D-MIMO pada variasi spasial daerah cakupan tergantung dari konfigurasi sistem D-MIMO. Lokasi penerima yang dekat port antena pemancar mempunyai kapasitas kanal yanglebih besar tetapi memiliki kinerja BER yang lebih buruk.