cover
Contact Name
Wulandari Dianningtyas
Contact Email
jurnal.lemigas@esdm.go.id
Phone
+6221-7394422
Journal Mail Official
jurnal.lemigas@esdm.go.id
Editorial Address
Jl. Ciledug Raya Kav. 109, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12230
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
LEMBARAN PUBLIKASI MINYAK DAN GAS BUMI
Published by LEMIGAS
ISSN : 20893396     EISSN : 25980300     DOI : 10.29017/LPMGB.58.1.1610
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi (LPMGB) merupakan jurnal resmi yang dipublikasikan oleh Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS untuk menyebar luaskan informasi terkait kegiatan penelitian, pengembangan rekayasa teknologi dan pengujian laboratorium di bidang migas. Naskah dari berbagai lembaga penelitian, perguruan tinggi dan industri migas dari dalam dan luar negeri
Articles 544 Documents
Potensi Peran Kawasan Jawa Timur/Tengah dalam Produksi Minyak dan Gas Bumi Nasional: Sebuah Kajian Atas Kinerja, Peluang, Tantangan, dan Proyeksinya Bambang Widarsono
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 44 No. 3 (2010): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jawa Timur dan Jawa Tengah (bagian timur) adalah salah satu dari beberapa wilayah di Indonesia dengan sejarah eksploitasi yang cukup panjang. Sejak awal dieksploitasi pada awalawal dasawarsa 1890-an kawasan ini memiliki nilai keekonomian yang cukup strategis. Setelah sekian lama nilai strategisnya tertutupi oleh kegiatan eksplorasi dan produksi di wilayah-wilayah lain di Indonesia, dekade 1980-an menandai mulai bangkitnya industri minyak dan gas bumi di Jawa Timur/Tengah dengan penemuan akumulasi gas di kawasan Pagerungan. Penemuan ini kemudian diikuti dengan penemuan-penemuan lain dalam tiga dasawarsa terakhir ini. Tulisan ini menyajikan analisis atas berbagai aspek potensi Jawa Timur/Tengah sebagai kawasan produsen minyak dan gas bumi yaitu sejarah produksi, sejarah perkembangan cadangan, distribusi cadangan, kinerja produksi individual lapangan, komposisi produksi secara keseluruhan, proyeksi produksi, dan tantangan-tantangan yang harus diatasi. Hasil kajian atas seluruh data dan informasi menunjukkan bahwa kawasan ini dapat meningkatkan kontribusinya terhadap produksi nasional dari masing-masing 5,7% dan 4% untuk minyak dan gas pada saat ini menjadi sekitar 25% pada tahun 2014 untuk minyak dan sekitar 12% pada tahun 2012 untuk gas. Untuk itu ada beberapa kendala semi-teknis dan non-teknis yang harus diatasi yang sampai saat ini belum dapat sepenuhnya diatasi. Beberapa kesimpulan yang penting termasuk masih tingginya potensi produksi kawasan, perlunya mengakselerasi kegiatan eksplorasi untuk menggantikan cadangan yang telah atau akan segera diproduksikan, dan perlu dicermatinya pengelolaan eksploitasi gas yang lebih dari separuh cadangannya adalah gas dari tipe associated dan sebagian besar berada pada lokasi-lokasi di lepas pantai.
Koaktivator Mo Pada Katalis Cu/Zeolit sebagai Reduktor N2 O Chairil Anwar
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 43 No. 2 (2009): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Katalis Cu-Mo/Zeolit sebagai pereduksi N2O dipreparasi secara impregnasi dengan memanfaatkan Zeolit alami termodifikasi sebagai pengemban. Katalis dibuat sebagai variasi konsentrasi logam Cu 2%, 3%, dan 4% dan logam Mo 0,03% dan 2% sebagai koaktivator. Karakterisasi katalis menggunakan metode Isotherm BET menunjukkan bahwa terjadi penurunan luas permukaan berturut-turut sebesar 16,9% dan 38,6% setelah impregnasi Mo 0,03% dan Mo2%. Analisis XRD terhadap difraktogram katalis memberikan spesies Cu teridentifikasi sebagai Cu0 dan Mo sebagai MoO2. Uji aktivitas katalis menunjukkan bahwa katalis Cu-Mo/Zeolit dengan konsentrasi Mo 2% dan Cu 3% memiliki aktivitas terbaik dalam mengkonversi N2O dengan nilai % konversi N2 sebesar 73,55% pada temperatur 500oC. Hasil ini menunjukan bahwa katalis ini efektif digunakan sebagai katalis reduktor N2O.
Pengembangan Simulator Reservoir untuk Evaluasi Perolehan Minyak dengan Teknologi EOR Usman
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 44 No. 2 (2010): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Enhanced Oil Recovery (EOR) adalah suatu teknik peningkatan produksi minyak dengan menginjeksikan fluida ke dalam reservoir untuk mendesak minyak yang masih tersisa ke sumur sumur produksi. Prediksi respon reservoir terhadap aplikasi suatu teknologi EOR sangat diperlukan sebelum proyek dimulai untuk estimasi keekonomian proyek. Simulasi reservoir adalah cara yang paling efektif dan efisien untuk keperluan prediksi tersebut. Perangkat lunak yang digunakan disebut simulator reservoir. Model matematik pendesakan minyak dengan teknologi EOR umumnya diselesaikan dengan metode fully implicit finite difference pada setiap grid blok. Kelemahan utama metode iniadalah waktu komputasi yang lama. Metode sequential streamline dapat menjadi alternatif terhadap fully implicit finite difference khususnya bila heterogenitas reservoir dan mobilitas fluida merupakan faktor dominan dalam mekanisme pendesakan. Tulisan ini menggambarkan pengembangan streamline simulator untuk thermal EOR. Validasi simulator yang dikembangkan dilakukan dengan membandingkan hasil simulasi pendesakan minyak dengan air panas dengan termal simulator komersial. Hasilnya menunjukkan bahwa simulator yang dikembangkan lebih efisien dibandingkan termal simulator komersial.
Potensi Pengembangan EOR untuk Peningkatan Produksi Minyak Indonesia Usman
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 45 No. 2 (2011): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Basis data cadangan minyak dan gas bumi yang dikelola LeMiGas menunjukkan bahwa sekitar 62% dari isi awal minyak ditempat masih tertinggal dalam reservoar setelah pengurasan primer dan sekunder. Jumlah terbesar dari potensi enhanced oil recovery (eOR) tersebut berada di wilayah sumatera Tengan dan selatan. Dominan dari potensi ini merupakan kandidat aplikasi eOR injeksi kimia dan CO2. sebagian kecil saja dari minyak ini dapat diproduksi akan memberi kontribusi yang berarti dalam meningkatkan produksi minyak indonesia di masa mendatang. Implementasi EOR adalah proses yang kompleks dan setiap reservoar memerlukan spesifik operasi dan fluida injeksi. Oleh karena itu, proses evaluasi dan pengembangan proyek EOR perlu dilakukan sistimatis dan bertahap dari seleksi, evaluasi, uji coba hingga tahap aplikasi di lapangan. Berbagai inovasi teknologi telah dikembangkan untuk menghasilkan perbaikan dalam proses eOR. Paper ini menguraikan potensi eOR indonesia serta sebarannya dan bidang riset yangperlu dikembangkan LeMiGas untuk mendukung aplikasi eOR secara komersial di indonesia. sepintas deskripsi mengenai teknologi eOR juga disertakan dalam paper ini.
Studi Penyebab Scale di Lapangan-lapangan Minyak Sumatra Akhdan W Setiaprihadi; Supriyadi Supriyadi; Dwi Sartati Dewayanti
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 44 No. 3 (2010): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Scale merupakan problem yang banyak dijumpai sebagai salah satu penyebab beberapa masalah dalam produksi migas di Indonesia karena dapat menyebabkan: kerusakan formasi, penyumbatan pada tubing, lubang sumur atau lubang perforasi, dan penyumbatan pada pipa salur. Untuk itu dilakukan kajian penyebab terjadinya scale, teknik pencegahan dan penanganan scale pada lapangan migas yang mempunyai tendensi terbentuknya scale di kawasan P. Sumatra dengan menggunakan metodologi sebagai berikut: Survei dan pengambilan percontoh, Analisis kimia, Analisis Tendensi dan Evaluasi pemakaian scale inhibitor dan penanganan scale yang sudah terbentuk. Pendekatan dari studi meliputi pengumpulan data, sampling, pengujian laboratorium, dan tinjauan referensi. Sampling dilakukan di daerah Sumatra Selatan, termasuk pengambilan percontoh dari inhibitor yang digunakan. Analisis kimia dilakukan untuk memprediksi terjadinya scale. Uji laboratorium dilakukan untuk menguji efektivitas penggunaan scale inhibitor. Studi literatur dilakukan untuk mengumpulkan metode penanganan dalam mengatasi scale. Studi ini diharapkan untuk membantu perusahaan operator minyak dan gas di daerah Sumatra dan Pemerintah Indonesia dalam menangani masalah scale dengan memilih scale inhibitor yang efektif dan sesuai dengan karakteristik scale di Sumatra.
Injeksi Surfaktan Polimer dengan Pola Quartered Five Spot pada Reservoir Minyak Edward ML Tobing
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 45 No. 2 (2011): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil screening metoda Enhanced Oil Recovery (eOR) pada reservoir minyak “Q” menunjukkan bahwa metoda eOR yang cocok diterapkan adalah injeksi kimia surfaktan-polimer. Uji terhadap air formasi, minyak, surfaktan dan polimer, serta penentuan campuran surfaktan-polimer untuk injeksi pada reservoir tersebut telah dilakukan. Campuran konsentrasi optimum yang diperolehterdiri atas 0.005% berat surfaktan dan 0.05% berat polimer. Pemodelan simulasi injeksi surfaktan-polimer ke dalam reservoir minyak dengan pola quartered five spot telah dilakukan menggunakan simulator injeksi kimia tiga dimensi UTCHeM. Model tersebut digunakan untuk mengetahui pengaruh injeksi surfaktan-polimer tersebut terhadap peningkatan perolehan minyak. Denganmenggunakan konsentrasi surfaktan-polimer tersebut di atas, yang kemudian dinyatakan sebagai base case dengan rancangan urutan injeksi terdiri atas 0.65 PV air formasi yang dilanjutkan dengan 0.4 PV surfaktan-Polimer dan kembali dilakukan injeksi 1.45 PV air formasi, dan menghasilkan kumulatif perolehan minyak sebesar 79.52% OOiP. Berdasarkan model base case tersebut,selanjutnya dilakukan uji sensitivitas perolehan minyak terhadap parameter volume kumulatif injeksi air dan surfaktan-polimer, konsentrasi surfaktan dan polimer. Dari hasil uji sensitivitas, kemudian dipilih dari ketiga parameter tersebut yang optimum dan menghasilkan kumulatif perolehan minyak sebesar 85.1% OOiP.
Screening Test dan Karakterisasi Surfaktan yang Efektif untuk Injeksi Kimia Hestuti Eni; Ego Syahrial; Sugihardjo Sugihardjo
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 44 No. 2 (2010): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi perlunya aplikasi EOR khususnya chemical injection mengingat produksi minyak yang semakin menurun, meningkatnya kebutuhan energi dalam negeri dan tingginya harga minyak dunia pada lapangan-lapangan minyak tua yang masih mempunyai sisa minyak cukup banyak di dalam reservoir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara karakteristik kandungan surfaktan dan hasil uji screening beberapa surfaktan yang sudah ada untuk proses pendesakan minyak tahap lanjut agar didapatkan informasi raw material surfaktan yang mempunyai kinerja efektif . Metodologi penelitian terbagi dalam 3 langkah, yaitu uji screening, karakterisasi surfaktan dan analisis korelasi hasil uji screening dengan hasil karakterisasi kandungan surfaktan. Penelitian dilakukan dengan sampel 10 jenis surfaktan yang selama ini menghasilkan oil recovery relatif tinggi pada uji chemical flooding, sampel minyak dari lapangan Ogan dengan viskositas 15 cP dan suhu reservoar 85oC. Dua buah surfaktan, yaitu RIPED-1 dan 13#A4 menunjukkan kinerja yang baik pada semua parameter uji screening, dan keduanya berbahan dasar nabati. Oleh karena itu, pada penelitian lanjutan mendatang, akan dibuat surfaktan dengan bahan dasar nabati.
Pengaruh Konsentrasi KNO3 pada Media yang Mengandung H2 CO3 terhadap Pertumbuhan Scenedesmus sp. Rino Nirwawan
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 43 No. 2 (2009): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komponen seluler Scenedesmus sp. yang berupa lemak berpotensi dipakai sebagai biodiesel. Berbasis pada kandungan lemaknya, telah dilakukan penelitian mengenai pertumbuhan Scenedesmus sp. dalam media PHM (Provasoli for Haematococcus Medium) dengan variasi kandungan bikarbonat H2 CO3 pada konsentrasi 0, 50, 100, dan 200 mg/L. Bikarbonat ini berfungsisebagai sumber CO2 tambahan selain dari udara. Berdasarkan konsentrasi H2 CO3 terbaik, penelitian pertumbuhan dilanjutkan dengan variasi kandungan KNO3 pada konsentrasi 1000, 600, dan 200mg/L sebagai sumber nitrogen. Jumlah populasi, kadar lemak, dan berat kering biomassa dipakai sebagai parameter pengujian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah sel tertinggi (5,78 x 107 sel/mL) diperoleh pada media dengan konsentrasi 100 mg/L H2 CO3 dan KNO3 1000 mg/L. Pada kondisi optimal tersebut diperoleh kadar lemak tertinggi (31,74%/berat kering) setelah inkubasi selama 8 jam sampai variasi konsentrasi 100 mg/L H2 CO3, peningkatan pertumbuhan Scenedesmus sp. sejalan dengan konsentrasi H2 CO3 yang ditambahkan. Pada variasi konsentrasi KNO3, pertumbuhan Scenedesmus sp. yang baik terjadi dalam media yang mengandung 600 mg/L KNO3, namun kandungan lemaknya terlihat rendah. Peningkatan kadar lemak terjadi pada media dengan konsentrasi KNO3 sebesar 1000 mg/L.
Efek Berat Molekul Polietilen Glikol (PEG) pada Membran Selulosa Asetat terhadap Selektifitas Pemisahan Gas CO2/CH4 Anda Lucia; Adiwar
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 45 No. 2 (2011): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemisahan gas CO2 pada gas alam telah dilakukan dengan distilasi kriogenik dan adsorpsi. Namun belakangan ini, proses pemisahan CO2 menggunakan membran menunjukan cukup berpotensi dikarenakan kesederhanaannya, mudah dikontrol, kompak, murah dan pemakaian energi yang sedikit. Penggunaan membran dengan fasilitas perpindahan lebih menarik perhatian seperti membran dengan pembawa tetap (fixed carrier) karena mempunyai kelebihan yaitu disamping daya tahan yang cukup baik, juga dapat ditingkatkannya permeabilitas dan selektifitas membran terhadap pemisahan gas diakibatkan reaksi reversible antara pembawa dalam membran. Penelitian ini diarahkan pada pemakaian PeG dengan berbagai berat molekul sebagai pembawa tetap dan bertujuan untuk mengetahui pengaruh berat molekul PEG terhadap selektifitas pemisahan. Membran dengan pembawa PEG dapat menghasilkan laju permeasi sebesar 2.55 x 10–6 cm3 (sTP) cm-2 s-1cm Hg pada tekanan 20 psi.
Preparasi dan Aktivitas Katalis Sintesis Dimetil Eter Holisoh Holisoh; Chairil Anwar
Lembaran Publikasi Minyak dan Gas Bumi Vol. 43 No. 2 (2009): LPMGB
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang preparasi katalis sintesis DME telah dilakukan dengan metode kopresipitasi, ko-impregnnasi, dan impregnasi garam logam copper nitrat, zinc nitrat, dan aluminium nitrat. Karakterisasi katalis dilakukan dengan metode BET, TPR, dan XRD. Katalis yang diperoleh dari ko-impregnasi memberikan hasil BET cukup baik, TPR pada 298°C, dan spektrum XRD yang tajam untuk spesies CuO, ZnO, dan Al2 O3. Uji aktivitas katalis sintesis DME di dalam reactor autoclave pada kondisi operasi , yaitu temperatur 260 – 300oC, dan tekanan 40- 42 bar dengan umpan campuran gas sintesis H2/CO sebesar 2,2 memberikan hasil DME 10% berat,MeOH 44,824%,metana sebesar 25,188% berat, CO2 sebesar 0,306% berat, CO2 sebesar 7,8% berat, dan hidrokarbon ringan.

Filter by Year

1980 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 58 No. 1 (2024): LPMGB Vol. 57 No. 3 (2023): LPMGB Vol. 57 No. 2 (2023): LPMGB Vol. 57 No. 1 (2023): LPMGB Vol. 56 No. 3 (2022): LPMGB Vol. 56 No. 2 (2022): LPMGB Vol. 56 No. 1 (2022): LPMGB Vol. 55 No. 3 (2021): LPMGB Vol. 55 No. 2 (2021): LPMGB Vol. 55 No. 1 (2021): LPMGB Vol. 54 No. 3 (2020): LPMGB Vol. 54 No. 2 (2020): LPMGB Vol. 54 No. 1 (2020): LPMGB Vol. 53 No. 3 (2019): LPMGB Vol. 53 No. 2 (2019): LPMGB Vol. 53 No. 1 (2019): LPMGB Vol. 52 No. 3 (2018): LPMGB Vol. 52 No. 2 (2018): LPMGB Vol. 52 No. 1 (2018): LPMGB Vol. 51 No. 3 (2017): LPMGB Vol. 51 No. 2 (2017): LPMGB Vol. 51 No. 1 (2017): LPMGB Vol. 50 No. 3 (2016): LPMGB Vol. 50 No. 2 (2016): LPMGB Vol. 50 No. 1 (2016): LPMGB Vol. 49 No. 3 (2015): LPMGB Vol. 49 No. 2 (2015): LPMGB Vol. 49 No. 1 (2015): LPMGB Vol. 48 No. 3 (2014): LPMGB Vol. 48 No. 2 (2014): LPMGB Vol. 48 No. 1 (2014): LPMGB Vol. 47 No. 3 (2013): LPMGB Vol. 47 No. 2 (2013): LPMGB Vol. 47 No. 1 (2013): LPMGB Vol. 45 No. 3 (2011): LPMGB Vol. 45 No. 2 (2011): LPMGB Vol. 45 No. 1 (2011): LPMGB Vol. 44 No. 3 (2010): LPMGB Vol. 44 No. 2 (2010): LPMGB Vol. 44 No. 1 (2010): LPMGB Vol. 43 No. 3 (2009): LPMGB Vol. 43 No. 2 (2009): LPMGB Vol. 43 No. 1 (2009): LPMGB Vol. 42 No. 3 (2008): LPMGB Vol. 42 No. 2 (2008): LPMGB Vol. 42 No. 1 (2008): LPMGB Vol. 41 No. 3 (2007): LPMGB Vol. 41 No. 2 (2007): LPMGB Vol. 41 No. 1 (2007): LPMGB Vol. 40 No. 3 (2006): LPMGB Vol. 40 No. 2 (2006): LPMGB Vol. 40 No. 1 (2006): LPMGB Vol. 39 No. 3 (2005): LPMGB Vol. 39 No. 2 (2005): LPMGB Vol. 39 No. 1 (2005): LPMGB Vol. 38 No. 3 (2004): LPMGB Vol. 38 No. 2 (2004): LPMGB Vol. 38 No. 1 (2004): LPMGB Vol. 37 No. 1 (2003): LPMGB Vol. 36 No. 3 (2002): LPMGB Vol. 36 No. 2 (2002): LPMGB Vol. 36 No. 1 (2002): LPMGB Vol. 24 No. 2 (1990): LPMGB Vol. 24 No. 1 (1990): LPMGB Vol. 23 No. 3 (1989): LPMGB Vol. 23 No. 1 (1989): LPMGB Vol. 21 No. 3 (1987): LPMGB Vol. 21 No. 2 (1987): LPMGB Vol. 21 No. 1 (1987): LPMGB Vol. 20 No. 3 (1986): LPMGB Vol. 20 No. 2 (1986): LPMGB Vol. 20 No. 1 (1986): LPMGB Vol. 19 No. 3 (1985): LPMGB Vol. 19 No. 2 (1985): LPMGB Vol. 19 No. 1 (1985): LPMGB Vol. 18 No. 3 (1984): LPMGB Vol. 18 No. 2 (1984): LPMGB Vol. 18 No. 1 (1984): LPMGB Vol. 17 No. 2 (1983): LPMGB Vol. 15 No. 1 (1981): LPMGB Vol. 14 No. 3 (1980): LPMGB Vol. 14 No. 2 (1980): LPMGB Vol. 14 No. 1 (1980): LPMGB More Issue