cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 38 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 7 (2024)" : 38 Documents clear
Review Jurnal: Pengaruh Intermiten Fasting Dan Suplementasi Omega 3 Terhadap Kestabilan Kadar Insulin Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Implikasi Determinan Sosial Safitri Wulansari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) adalah masalah kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat, terutama di negara berkembang. Pengelolaan DMT2 yang efektif sangat penting untuk mencegah komplikasi jangka panjang yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Pendekatan non-farmakologis, seperti puasa intermiten (intermittent fasting/IF) dan suplementasi omega-3, telah mendapatkan perhatian sebagai strategi potensial dalam pengelolaan DMT2. Review sistematis ini bertujuan untuk mengevaluasi bukti ilmiah terkini mengenai pengaruh IF dan suplementasi omega-3 terhadap kestabilan kadar insulin darah pada pasien DMT2, serta implikasi determinan sosial dalam penerapan intervensi ini. Metode: Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, ScienceDirect, dan Scopus menggunakan kata kunci yang relevan. Artikel yang dipublikasikan dalam bahasa Inggris antara tahun 2014 dan 2024, serta melibatkan uji klinis pada manusia, dipertimbangkan untuk dimasukkan dalam review ini. Hasil: Sebanyak 25 artikel jurnal yang relevan dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IF efektif dalam menurunkan berat badan, resistensi insulin, kadar glukosa darah, dan HbA1c pada pasien DMT2. Suplementasi omega-3 juga memberikan manfaat positif pada profil lipid, fungsi endotel, dan penanda inflamasi. Kombinasi IF dan omega-3 menunjukkan efek sinergis yang lebih besar dalam meningkatkan parameter metabolik. Determinan sosial, seperti status sosial ekonomi dan akses ke layanan kesehatan, dapat mempengaruhi keberhasilan intervensi ini. Kesimpulan: IF dan suplementasi omega-3 memiliki potensi yang menjanjikan dalam meningkatkan kestabilan kadar insulin darah dan pengelolaan DMT2 secara keseluruhan. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan protokol intervensi, mengevaluasi efek jangka panjang, dan mempertimbangkan implikasi determinan sosial dalam penerapan intervensi ini.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Konsep Diri Mahasiswa Baru Program Studi Ilmu Keperawatan Susilawati; Larra Fredrika
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep diri  adalah  cara pandang seseorang atau individu terhadap dirinya sendiri dan mampu menerima kondisinya tersebut. Mahasiswa baru adalah masa peralihan dari usia remaja menuju usia dewasa awal dalam menjalani proses belajar mengajar di perguruan tinggi harus mempunyai konsep diri yang positif karena dengan konsep diri positif akan membantu memudahkan proses beradaptasi dari dunia sekolah ke dunia kampus. Konsep diri yang positif tercermin dari nilai akademik dan non akademik yang baik dan memiliki hubungan yang baik dengan orang atau pihak lain, memiliki semangat dan motivasi selama menempuh  perkuliahan. Tujuan : Penelitian  ini  bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan konsep diri mahasiswa baru program studi ilmu keperawatan. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa baru program studi ilmu keperawatan yang berjumlah 84 orang mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang sama dengan populasi yaitu 84 orang mahasiswa menggunakan total sampling dan data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji kendall”s tau. Hasil :  Hasil penelitian  menunjukkan  mayoritas umur responden berumur 18-19 tahun sebanyak 70 orang (83,33%), Jenis kelamin responden mayoritas perempuan sebanyak 76 orang (90,47%), konsep diri responden mayoritas memiliki konsep diri positif sebanyak 55 orang (65,47%), harga diri responden mayoritas memiliki harga diri yang tinggi sebanyak 53 orang (63,09%), pola asuh mayoritas menggunakan pola asuh situasional yang berjumlah 35 orang (41,67%), penampilan fisik mayoritas sedang sebanyak 67 orang (79,76%), dan teman sebaya mayoritas baik sebanyak 61 orang (72,62%). Kesimpulan : Faktor – faktor yang berhubungan dengan konsep diri mahasiswa baru program studi ilmu keperawatan antara lain adalah harga diri, pola asuh, penampilan fisik, dan teman sebaya.
Hubungan Kebiasaan Merokok Anggota Keluarga Di Dalam Rumah Terhadap Kejadian Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Talaga Kabupaten Majalengka Yophi Nugraha; Inmy Rodiyatam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian pneumonia pada balita perlu ditangani dengan cepat dan tepat karena dapat menimbulkan dampak gangguan kesehatan pada balita dan bahkan kematian. Kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Talaga tahun 2015 (13,71%) dari 2931 balita dan perilaku merokok baik di dalam rumah maupun diluar rumah dengan persentase tertinggi yaitu dari 1896 sebesar 93% rumah tangga . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok anggota keluarga di dalam rumah terhadap kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Talaga Kabupaten Majalengka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang mempunyai balita di Wilayah kerja UPTD Puskesmas Talaga tahun 2015 yaitu sebanyak 2931 balita, dengan jumlah sampel sebanyak 97 orang Analisis yang digunakan univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square dengan α = (0,05). Hasil penelitian menunjukkan kurang dari setengahnya (29,9%) balita mengalami kejadian pneumonia, sebagian kecil (21,6%) keluarga balita yang merokok didalam rumah. Ada hubungan antara kebiasaan merokok anggota keluarga didalam rumah dengan kejadian pneumonia pada balita di UPTD Puskesmas Talaga Kabupaten Majalengka (p value =0,002). Saran diajukan bagi petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan pelaksanaan program penyuluhan dan konseling tentang kejadian pneumonia dan bahaya merokok anggota keluarga di dalam rumah bagi balita. Ibu balita agar dalam pencegahan penyakit pneumonia salah satunya dengan cara merubah kebiasaan merokok anggota keluarga dalam rumah.
Pendekatan Holistik Untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Tipe 2 Di Kabupaten Kutai Timur Triana Nur; Agustin Widyowati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus adalah kelainan metabolisme kronis yang ditandai dengan hiperglikemia persisten akibat gangguan sekresi insulin atau resistensi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial dan self-efficacy terhadap kualitas hidup penderita diabetes tipe 2 di Kabupaten Kutai Timur, dengan mempertimbangkan peran Self Care Agency sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan kuesioner yang disebarkan kepada 210 responden. Analisis data dilakukan menggunakan model Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dan self-efficacy berpengaruh signifikan terhadap Self Care Agency, dan dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup. Self Care Agency juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas hidup. Selain itu, dukungan sosial dan self-efficacy memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kualitas hidup melalui Self Care Agency. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan sosial dan self-efficacy dalam pengelolaan diabetes, serta mengusulkan perlunya program intervensi yang berfokus pada peningkatan dukungan sosial dan self-efficacy untuk meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes tipe 2.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Dengan Intervensi Range of Motion (ROM) Terapi Genggam Bola Tangan Di HCU Stroke RS An- Nisa Siti Aan Hasanah; Zahrah Maulidia Septimar; Elidia Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke Non Hemoragik merupakan suatu gangguan yang terjadi pada aliran pembuluh darah di otak. Stroke juga merupakan penyebab kematian kedua dan penyebab terjadinya disabilitas ketiga di dunia. Data WSO (World Stroke Organization) menunjukan bahwa terdapat 13,7 juta kasus baru strok setiap harinya dan sekitar 5,5 juta kematian terjadi akibat stroke. Intervensi keperawatan yang dapat dilakukan adalah pemberian terapi rom genggam bola tangan untuk mencegah terjadinya gangguan mobilitas fisik . tujuan karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui efektifitas terapi genggam bola terhadap status hemodinamik pasien sebagai bentuk peningkatan kekuatan otot. Metode yang digunakan studi kasus dengan melakukan asuhan keperawatan selama 3 hari. Hasil: didapatkan setelah pemberian intervensi selama 3 hari menunjukan kekuatan otot pasien membaik terutama pada nilai tetekanan darah (Mean Atrial Pressure) membaik. Kesimpulan: Terdapat perubahan kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik sebelum dan sesudah dilakukan tindakan rom terapi genggam bola tangan di ruang HCU stroke An-Nisa Tangerang.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Dengan Intervensi Tindakan Closed Suction Pasien Terpasang Ventilator Terhadap Perubahan Saturasi Oksigen Di Ruang ICU RS An-Nisa Tangerang Siti Hayatun Nupus; Zahrah Maulidia Septimar; Elidia Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan penyakit serebrovaskular yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan merupakan kondisi kegawatdaruratan, hal ini disebabkan adanya penyumbatan pembuluh darah di otak. stroke non hemoragik yaitu adanya sumbatan pada pembuluh darah otak. Intervensi keperawatan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan tindakan closed suction yang efektif untuk mencegah terjadinya bersihan napas tidak efektif. Tujuan karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui efektifitas pemberian closed suction terhadap bersihan jalan napas pasien sebagai bentuk pencegahan bersihan napas tidak efektif. Metode: Metode yang digunakan ialah deskriptif dengan pendekatan observational melalui studi kasus dengan melakukan intervensi keperawatan. Hasil: Didapatkan setelah pemberian intervensi selama 3 hari menunjukan terdapat perubahan saturasi oksigen pada pasien terpasang ventilator sebelum dan sesudah dilakukan tindakan closed suction. Kesimpulan: Terdapat perubahan saturasi oksigen pada pasien terpasang ventilator sebelum dan sesudah dilakukan tindakan closed suction di ruang ICU An-Nisa Tangerang.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stoke Non Hemoragik Dengan Pemberian Terapi AIUEO Terhadap Pasien Gangguan Komunikasi Verbal Di Ruang HCU Stroke RS An-Nisa Tangerang Irfan Alamsyah; Zahrah Maulidia Septimar; Elidia Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan kondisi hilangnya fungsi neurologis secara cepat karena adanya gangguan perfusi pembuluh darah otak. Stroke non hemoragik terjadi akibat adanya sumbatan pada lumen pembuluh darah otak dan memiliki prevalensi tertinggi, yaitu 88% dari semua stroke. Intervensi yang dilakukan adalah dengan melakukan terapi AIUEO untuk mencegah terjadinya gangguan komunikasi verbal. Tujuan karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui efektifitas pemberian terapi AIUEO terhadap gangguan komunikasi verbal. Metode yang digunakan studi kasus dengan melakukan asuhan keperawatan selama 3 hari. Hasil yang didapatkan setelah pemberian intervensi selama 3 hari menunjukan mengalami perubahan namun tidak secara signifikan, dan membutuhkan beberapa bulan untuk berhasil .
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Dengan Intervensi Mirror Therapy Untuk Meningkatkan Kekuatan Otot Di Ruang High Care Unit (HCU) Stroke RS An-Nisa Tangerang Siti Suryanti; Zahrah Maulidia Septimar; Elidia Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan penyakit pembuluh darah otak yang ditandai dengan gejala muka terasa tebal, telapak tangan dan kaki mati rasa, mendadak mengalami lemas pada salah satu sisi ekstremitas tubuh, sehingga kesulitan berjalan, hilangnya koordinasi atau keseimbangan tubuh mendadak, gangguan bicara tiba-tiba, pusing atau nyeri kepala mendadak dengan penyebab tidak jelas. Metode yang digunakan studi kasus dengan melakukan asuhan keperawatan selama 3 hari. Hasil yang didapatkan setelah pemberian intervensi selama 3 hari menunjukan belum terdapat peningkatan kekuatan otot pada pasien sebelum dan sesudah dilakukan tindakan mirror therapy. Kesimpulan berdasarkan hasil intervensi yang dilakukan sebanyak 3 kali dapat disimpulkan bahwa belum terdapat perbedaan kekuatan otot pasien sebelum dan sesudah dilakukan intervensi mirror therapy kepada pasien. Tindakan keperawatan sebagai evidence base yang dapat diberikan berupa mirror therapy secara berkala.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stoke Hemoragik Post Op Vp Shunt Dengan Intervensi Head Up 30o Terhadap Penurunan Tekanan Intrakranial Di Ruang ICU RS An-Nisa Tangerang Siti Hilda; Zahrah Maulidia Septimar; Elidia Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke adalah gangguan yang menyerang otak secara mendadak dan berkembang cepat yang berlangsung lebih dari 24 jam, hal tersebut disebabkan oleh iskemik maupun hemoragik di otak sehingga keadaan tersebut menyebabkan suplai oksigen ke otak terganggu dan dapat mempengaruhi kinerja otak. Stroke biasanya disertai dengan adanya peningkatan tekanna intrakranial (TIK) ditandai dengan keluhan nyeri kepala sampai mengalami penurunan kesadaran. Intervensi yang dilakukan adalah dengan melakukan head up 30O untuk mencegah terjadinya penurunan tekanan intrakranial. Tujuan : karya tulis ilmiah ini untuk mengetahui efektifitas pemberianposisi head up 30Oterhadap penurunan tekanan intrakranial. Metode : yang digunakan studi kasus dengan melakukan asuhan keperawatan selama 3 hari. Hasil : yang didapatkan setelah pemberian intervensi selama 3 hari menunjukan terdapat perubahan tanda-tanda vital pada pasien sebelum dan sesudah dilakukan tindakan head up 30O.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stroke Non Hemoragik (SNH) Dengan Intervensi Range of Motion (ROM) Terhadap Kekuatan Otot Di Ruang HCU Stroke RS An-Nisa Siti Hadydatul Muliyah; Zahrah Maulidia Septimar; Elidia Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke menjadi masalah kesehatan yang mendunia, serius, dan penting. Penyakit strok merupakan penyakit degenerative dan penyakit tidak menural. WHO (Word Healh Organition) stroke merupakan penyebab ketiga kematian dan penyebab keenam yang paling umum dari kecacatan. Sekitar 15 juta orang menderita stroke yang pertama kali setiap tahun, dengan sepertiga dari kasus ini atau sekitar 6,6 juta mengakibatkan kematian (3,5 juta perempuan dan 3,1 juta laki-laki). Presentase kematian dini karena stroke naik menjadi 94% pada orang dibawah usia 70 tahun. Tujuan: melatih kemampu melakukan terapi ROM secara mandiri agar kelenturan dan kekuatan otot serta sendi bisa bergerak dengan aktif. Metode: Studi kasus yang dilakukan selama 3 hari pertemuan dengan intervensi melakukan gerak range of motion ROM . Hasil: hasil studi kasus menunjukkan dimana pemberian terapi range of motion ROM membantu menggerakan anggota tubuh dan metabolisme otak meningkat sehingga setatus dinamik pasien kembali normal.

Page 3 of 4 | Total Record : 38