cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 47 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 7 (2025)" : 47 Documents clear
Penerapan Permainan Puzzle Untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Pra Sekolah Usia 4-6 Tahun Vivi Mei Syaroh; Hermawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1749

Abstract

Anak usia 4-6 tahun termasuk ke dalam usia anak prasekolah yang biasanya disebut sebagai golden period dikarenakan proses tumbuh kembang berlangsung sangat pesat. Motorik halus adalah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik yang melibatkan otot kecil serta koordinasi mata dan tangan. Permainan puzzle bisa melatih anak mengembangkan kemampuan daya ingat, belajar dengan bermain, dan mengenal bentuk. Prevalensi kasus pertumbuhan dan perkembangan di Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo tahun 2023 sebanyak 98,35%. Salah satu dampak permainan edukatif yang dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak adalah Puzzle. Penelitian ini mendeskripsikan perbandingan pada 2 responden perkembangan motorik halus sebelum dan sesudah penerapan permainan puzzle. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif kasus pada 2 responden dilakukan tanggal 26-27 Mei 2025 selama 2 hari berturut-turut durasi permainan selama 30 menit menggunakan jenis instrumen yaitu puzzle, lembar DDST II, dan stopwatch. Penerapan Permainan Puzzle pada kedua responden perbandingan perkembangan didapatkan hasil An. D sebelum yaitu Suspect sedangkan An. R sebelum yaitu Suspect, Sesudah terjadi peningkatan menjadi Normal. Hasil penelitian dapat disimpulkan adanya peningkatan motorik halus menjadi Normal dalam pemberian permainan puzzle pada kedua responden.
Penerapan Senam Low Impact Terhadap Nilai Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Wilayah Gondangrejo Kabupaten Karanganyar Sandra Cika Febiyana; Eska Dwi Prajayanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1756

Abstract

Kejadian hipertensi merupakan masalah utama Kesehatan yang bertahan diindonnesia yang terus meningkat setiap tahunnya. Teknik yang digunakan untuk mengontrol nilai tekanan darah pada lansia dengan terapi non-farmakologis yaitu menggunakan Latihan fisik/ Senam Low Impact yang bermanfaat untuk meningkatkan dan mempertahankan Kesehatan daya tahan jantung, paru, pembuluh darah, oto dan sendi. Prevalensi hipertensi menurut World Health Organization terus meningkat setiap tahunnya, diperkirakan sampai 2025 akan ada 1,5 miliar orang. Menurut hasil Survei Kesehatan Indonesia kelompok usia diatas 60 tahun terdapat 22,9% responden yang terdiagnosis. Prevalensi hipertensi lansia di Jawa Tengah sebanyak 233,05%. Tujuan penelitian ini yaitu mendiskripsikan hasil penerapan senam low impact terhadap nilai tekanan darah pada lansia penderita hipertensi diwilayah Gondangrejo kabupaten Karanganyar. Jenis penelitian ini menggunaan metode studi kasus dengan menerapkan senam low impact terhadap nilai tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Adanya penurunan nilai tekanan darah setelah pemberian senam low impact pada Ny.S dan Ny.R dari hipertensi derajat 1 menjadi normal dan normal tinggi. Senam Low Impact mampu menurunkan nilai tekanan darah pada lansia hipertensi
Penerapan Senam Kaki Diabetik Terhadap Penurunan Neuropati Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Elsa Rahma Dani; Irma Mustika Sari; Taufik Pamukti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1758

Abstract

Diabetes melitus (DM) tipe 2 adalah penyakit kronis dengan prevalensi tinggi, menurut International Diabetes Federation (IDF), terdapat 537 juta orang dewasa hidup dengan diabetes. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) melaporkan 624.082 kasus di Jawa Tengah dan 18.833 kasus di Kota Surakarta. Salah satu komplikasi adalah neuropati diabetik, yang dapat menyebabkan ulkus kaki hingga amputasi. Senam kaki diabetik merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis untuk mencegah dan mengurangi gejala neuropati. Mendiskripsikan hasil penerapan senam kaki diabetik terhadap neuropati pada penderita DM tipe 2. Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif pada dua responden penderita DM tipe 2 non-ulkus di wilayah kerja Puskesmas Gambirsari. Pengukuran gejala neuropati dilakukan menggunakan kuesioner Diabetic Neuropathy Symptom (DNS) sebelum dan sesudah terapi senam kaki diabetik selama satu minggu dengan tiga kali pertemuan. Adanya penurunan skor DNS setelah penerapan senam kaki diabetik pada Ny. S dan Ny. A dengan penurunan skor menunjukkan perbaikan gejala neuropati. Penerapan senam kaki diabetik efektif menurunkan skor DNS pada penderita DM tipe 2, sehingga dapat direkomendasikan sebagai bagian dari penatalaksanaan nonfarmakologi untuk mencegah komplikasi lanjut
Penerapan Boneka Tangan Untuk Mengembangkan Bahasa Dan Sosial Anak Prasekolah Muhammad Mudhofar Asadul Aziz; Bagas Biyanzah Drajad Pamukhti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1759

Abstract

Data profil kesehatan pada tahun 2020 menyebutkan bahwa 65,88% anak prasekolah di provinsi Jawa Tengah mengalami gangguan perkembangan. Usia prasekolah merupakan periode yang optimal bagi anak untuk memulai menunjukkan minat dalam kesehatan, anak mengalami perkembangan bahasa dan sosial, mengeksplorai pemisahan emosional, bergantian antara keras kepala dan keceriaan, antara eksplorasi berani dan ketergantungan. Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan studi kasus yang menggunakan metode penelitian deskriptif dengan mendiskripsikan hasil penerapan boneka tangan untuk mengembangkan bahasa dan sosial anak prasekolah di TK Aisyiyah Ceporan. Jenis penelitian ini menggunakan studi kasus dengan menerapkan boneka tangan untuk mengetahui perkembangan bahasa dan sosial anak prasekolah. Hasil penerapan pada An.M yang awalnya berada pada skor Ya=6 meningkat menjadi Ya=7 dan terus menunjukkan peningkatan hingga mencapai Ya=9. Sedangkan pada An.A yang mengalami peningkatan dari Ya=3 menjadi Ya=9. Penerapan media boneka tangan terbukti dapat mengembangkan bahasa dan sosial anak prasekolah, hal ini ditunjukkan oleh An.M meningkat 3 skor dan An. A meningkat 6 skor setelah dilakukan penerapan boneka tangan.
Penerapan Rebusan Daun Sirih Merah Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Ibu Post Partum Di Puskesmas Mojogedang I Karanganyar Aulia Firly Azzahra; Eska Dwi Prajayanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1760

Abstract

Luka perineum merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada ibu post partum, baik akibat ruptur spontan maupun tindakan episiotomi selama proses persalinan. Apabila tidak ditangani secara optimal dapat menimbulkan nyeri, meningkatkan risiko infeksi, serta menghambat proses pemulihan. Salah satu penatalaksanaan nonfarmakologis dalam mempercepat penyembuhan luka perineum adalah menggunakan rebusan daun sirih merah (Piper crocatum), yang diketahui memiliki kandungan antiseptik, antiinflamasi, dan antibakteri. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan hasil penerapan rebusan daun sirih merah terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu post partum. Metode penelitian menggunakan rancangan studi kasus dengan metode deskriptif terhadap dua responden di Puskesmas Mojogedang I Karanganyar. Intervensi diberikan dengan membasuh luka menggunakan air rebusan daun sirih merah pada pagi dan sore selama sepuluh hari berturut-turut. Pengukuran penyembuhan luka menggunakan skala REEDA. Penelitian menunjukkan sebelum intervensi, kedua responden mengalami redness, edema, echymosis, discharge, dan approximation. Setelah dilakukan intervensi, terjadi penurunan skala REEDA hingga mencapai nilai 0 pada hari ke-5 untuk responden pertama dan hari ke-6 untuk responden kedua, yang menunjukkan penyembuhan luka secara optimal. Rebusan daun sirih merah terbukti efektif dalam penurunan skor REEDA dan mempercepat proses penyembuhan luka perineum pada ibu post partum.
Penerapan Kompres Hangat Pada Leher Untuk Mengurangi Nyeri Kepala Pada Penderita Hipertensi Di Desa Ngaru-Aru Putri Lia Sari; Mulyaningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1762

Abstract

Hipertensi adalah penyakit yang dapat menyerang siapa saja baik muda maupun tua. Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis serius yang secara signifikan meningkatkan risiko jantung, otak, ginjal, dan penyakit lainnya. Data Kabupaten Boyolali (2023) menunjukkan jumlah hipertensi sejumlah 208.770 orang. Terapi non-farmakologis yang dapat dilakukan yaitu kompres hangat untuk mengurangi nyeri pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendiskripsikan hasil implementasi penerapan terapi kompres hangat untuk mengurangi nyeri kepala pada penderita hipertensi. Penerapan ini menggunakan studi kasus dengan 2 responden penderita hipertensi yang mengalami nyeri kepala. Penerapan kompres hangat dilakukan sebanyak 3 kali dalam 1 minggu selama 15-20 menit. Setelah dilakukan penerapan kompres hangat terdapat penurunan skala nyeri pada pasien yang diberi terapi kompres hangat yaitu skala nyeri ringan skala 2 dan skala 1. Penerapan kompres hangat pada leher dapat mengurangi nyeri pada penderita hipertensi.
Penerapan Perawatan Luka Modern Dressing Untuk Proses Penyembuhan Luka Diabetik Erlina Rahmawati; Irma Mustika Sari; Lusia Wicky Windriarti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1765

Abstract

Jumlah penderita Diabetes Mellitus pada Tahun 2021 sebanyak 537 juta orang di seluruh dunia menderita Diabetes Mellitus, 10,5% populasi dari orang dewasa (20-79 menderita diabetes). Indonesia berada diperingkat 5 dunia sebanyak 19,5 juta penderita Diabetes Mellitus. Di Jawa Tengah juga menduduki angka penderita DM yang masih cukup tinggi, prevalensi penderita DM di Provinsi Jawa Tengah tahun 2023 sebanyak 624.082 orang dan sebesar 101,6 persen telah mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai dengan standar. Tujuan: Untuk mengetahui hasil implementasi proses penyembuhan luka diabetik sebelum dan sesudah dilakukan perawatan luka modern dressing di Klinik Salud Wound Care. Jenis penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan menerapkan perawatan luka modern dressing terhadap proses penyembuhan luka diabetik. Adanya perubahan skor BJWAT setelah dilakukan penerapan perawatan luka pada kedua responden. Terdapat perkembangan penyembuhan pada luka setelah dilakukan penerapan perawatan luka modern dressing pada luka diabetik
Penerapan Senam Kaki Untuk Menurunkan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Lisa Kumala Dewi; Fida’ Husain
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1767

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit kronik yang paling banyak dialami dan terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data IDF (International Diabetes Federation) melaporkan 537 orang dan diperkirakan akan meningkat menjadi 643 juta pada 2030 dan 784 juta pada 2045. Salah satu teknik nonfarmakologis yang efektif adalah senam kaki, bermanfaat dapat memperlancar sirkulasi darah dikaki, mengontrol kadar gula darah, mengatasi gangguan sirkulasi darah dan neuropati dikaki. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil penerapan senam kaki diabetes mellitus terhadap penurunan kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Gemarang. Penelitian studi kasus dengan senam kaki sebanyak 3 kali selama 1 minggu selama 30 menit. Hasil kadar glukosa darah sewaktu pada Ny. P (55 tahun) menurun dari 429 mg/dL menjadi 305 mg/dL, dan pada Ny. W (60 tahun) dari 356 mg/dL menjadi 134 mg/dL. Penerapan senam kaki yang diberikan 3 kali dalam 1 minggu selama 30 menit dapat menurunkan kadar glukosa darah sewaktu pada kedua responden, Ny. P (55 tahun) kategori Diabetes-Diabetes dan Ny. W (60 tahun) kategori Diabetes-Normal.
Penerapan Kompres Dingin Untuk Menurunkan Intensitas Nyeri Luka Perineum Ibu Post Partum Ika Widya Ning Tias; Hermawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1770

Abstract

Persalinan sering menyebabkan nyeri luka perineum akibat episiotomi atau laserasi, yang intensitasnya bervariasi dan memengaruhi kenyamanan, mobilitas, serta menyusui, sehingga memperlambat pemulihan ibu. Di seluruh dunia, ada sekitar 2,7 juta kasus nyeri ini. Kompres dingin telah diteliti dan menunjukkan potensi dalam meredakan nyeri melalui vasokonstriksi, pengurangan pembengkakan, dan penurunan konduksi saraf. Penelitian ini bertujuan membandingkan intensitas nyeri luka perineum sebelum dan sesudah kompres dingin pada dua ibu post partum. Studi kasus deskriptif ini melibatkan dua ibu post partum dengan luka perineum di RSUD Kabupaten Karanganyar. Mereka diberikan kompres dingin 15°C menggunakan ice bag selama 10 menit, dua kali sehari selama tiga hari. Nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Kedua responden mengalami penurunan skala nyeri. Responden pertama dari nyeri berat menjadi ringan, sedangkan responden kedua dari nyeri sedang menjadi ringan. Penerapan kompres dingin efektif mengurangi nyeri luka perineum pada ibu post partum. Ini menjadikannya alternatif non-farmakologis yang mudah, murah, dan aman dalam praktik keperawatan
Penerapan Virgin Coconut Oil Melalui Massage Untuk Pencegahan Luka Tekan Pasien Tirah Baring Intan Kharisma Sari; Hermawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1772

Abstract

Luka tekan sebagai salah satu kejadian yang terjadi pada pasien pasien yang dirawat di rumah sakit dalam kondisi tirah baring lama. Angka insiden luka tekan di Indonesia mencapai 33,3%. Luka tekan suatu penyakit yang disebabkan karena adanya penekanan jaringan lunak di atas tulang yang menonjol di karenakan adanya tekanan eksternal dalam jangka waktu terus menerus dan panjang. Massage Virgin Coconut Oil salah satu pencegahan untuk luka tekan telah terbukti meningkatkan sirkulasi ke jaringan dan menjaga kelembaban kulit. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perbandingan Penerapan Virgin Coconut Oil sebelum dan sesudah dilakukan Massage Untuk Mencegah Luka Tekan Pasien Tirah Baring Di ICU RSUD Kabupaten Karanganyar. Penelitian terapan deskriptif dengan studi kasus kepada 2 responden, dilakukan selama 5 menit di area skapula, sakrum dan tumit masing-masing area pijatan dilakukan selama 1 menit, sebanyak 1 kali sehari setelah mandi selama 3 hari. Berdasarkan hasil penerapan yang dilakukan, terdapat kenaikan skor luka tekan pada Ny. S dari resiko sedang menjadi resiko ringan sedangkan Ny. M dari resiko tinggi menjadi resiko sedang. Terdapat perbedaan perkembangan sebelum dan sebelum pemberian Virgin Coconut Oil melalui Massage untuk mencegah luka tekan pada pasien tirah baring.