cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 887 Documents
Hubungan Dukungan Keluarga Pemberian Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Rheumathoid Artritis Desa Sumberbendo Kediri Sutiyah Heni; Endah Luqmanasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rheumatoid Arthritis (RA) adalah penyakit autoimun yang sering kali mempengaruhi kualitas hidup pasien. Prevalensi Rheumatoid Arthritis (RA) di Indonesia mencapai 11,9% berdasarkan diagnosis dan 24,7% berdasarkan gejala. Keluarga memainkan peran penting dalam mendukung penderita RA, baik dari aspek emosional maupun fisik, yang dapat mempengaruhi kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Kompres hangat adalah salah satu metode non-farmakologis yang efektif untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan kualitas hidup penderita RA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga Pemberian Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Pada Rheumatoid Artitis Desa Sumberbendo Kediri. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain Cross-Sectional. Populasi sebanyak 175 orang, penentuan menggunakan purposive sampling, sehingga sampel sebanyak 64 responden. Dilakukan pada bulan Maret 2024 Di Desa Sumberbendo Kabupaten Kediri. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisa data yang digunakan yaitu Chi_Square. Dukungan keluarga yang kurang baik dengan pemberian kompres hangat sebesar 57,8% dan penurunan nyeri 46,9%, Dukungan keluarga yang cukup baik dengan pemberian kompres hangat sebesar 21,9% dan penurunan nyeri 15,6%, sedangkan Dukungan keluarga yang baik dengan pemberian kompres hangat sebesar 20,3% dan penurunan nyeri 37,5%. Hasil uji statistik menyatakan bahwa ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian kompres hangat terhadap penurunan nyeri pada pasien RA Di Desa Sumberbendo Kabupaten Kediri (nilai p = 0,003) dan ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian kompres hangat terhadap penurunan nyeri pada pasien RA Di Desa Sumberbendo Kabupaten Kediri (nilai p = 0,005)
Determinan Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pemberian Pendidikan Seksual Pada Siswa SMA Negeri 16 Padang Tahun 2023 Nurul Prihastita Rizyana; Febriyanti Nursya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan yang berhubungan dengan perilaku pemberian pendidikan seksual pada siswa SMA Negeri 16 Padang tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional dengan total 96 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pemberian pendidikan kesehatan seksual yang kurang baik ditemukan pada 58 responden (60,4%). Mayoritas responden memiliki tipe keluarga extended family (56,3%), tidak pernah mendapatkan pendidikan kesehatan (59,4%), memiliki persepsi negatif tentang kesehatan reproduksi (52,1%), dan tingkat komunikasi kesehatan reproduksi yang rendah (63,5%). Analisis data menggunakan uji chi-square menunjukkan beberapa temuan penting. Pertama, proporsi perilaku pemberian pendidikan kesehatan seksual yang kurang baik lebih banyak ditemukan pada responden dengan tipe keluarga extended family (72,2%) dibandingkan dengan tipe keluarga nuclear family (45,2%), dengan nilai p=0,013 (p<0,05). Kedua, responden yang tidak pernah mendapatkan pendidikan kesehatan memiliki proporsi perilaku pemberian pendidikan kesehatan seksual yang kurang baik sebesar 70,2%, dibandingkan dengan yang pernah mendapatkan pendidikan kesehatan (46,2%), dengan nilai p=0,031 (p<0,05). Ketiga, responden dengan persepsi negatif tentang kesehatan reproduksi menunjukkan proporsi perilaku pemberian pendidikan kesehatan seksual yang kurang baik sebesar 74,0%, dibandingkan dengan yang memiliki persepsi positif (45,7%), dengan nilai p=0,008 (p<0,05). Terakhir, responden dengan tingkat komunikasi kesehatan reproduksi yang rendah memiliki proporsi perilaku pemberian pendidikan kesehatan seksual yang kurang baik sebesar 68,9%, dibandingkan dengan yang memiliki tingkat komunikasi tinggi (45,7%), dengan nilai p=0,044 (p<0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tipe keluarga, riwayat pendidikan kesehatan, persepsi tentang kesehatan reproduksi, dan tingkat komunikasi kesehatan reproduksi memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku pemberian pendidikan kesehatan seksual pada siswa SMA Negeri 16 Padang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan program pendidikan kesehatan seksual yang lebih efektif di lingkungan sekolah.
Pengaruh Pemberian Ubi Jalar Ungu Dengan Berat Badan Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Dwikora Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat Lusia Asih Wulandari; Yayuk
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu hamil yang mengalami KEK mengalami ketidak seimbangan energi protein Pemberian makanan tambahan khususnya bagi Ibu hamil KEK merupakan salah satu upaya mengatasi masalah gizi salah satunya memeberikan ubi jalar ungu. Data Puskesmas Dwikora Jaya tahun 2019 jumlah ibu hamil KEK sebanyak 168 ibu, di tahun 2021 sebanyak 179 ibu dan tahun 2022 sebanyak 215 ibu hamil KEK. Tujuan penelitian diketahui pengaruh pemberian ubi jalar ungu terhadap berat badan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Dwikora Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan penelitian pra eksperimen dengan pendekatan one grup pre-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil Wilayah Kerja Puskesmas Dwikora Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat sebanyak 34 ibu hamil TM II dengan sampel yang digunakan sebanyak 18 orang menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis secara univariat dan bivariat (uji t-test). Hasil penelitian diketahui berat badan ibu hamil sebelum diberikan ubi jalar ungu adalah 44777.7 dan setelah diberikan ubi jalar ungu adalah 45850.0. Ada pengaruh pemberian ubi jalar ungu terhadap berat badan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Dwikora Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat (p-value = 0,000). Saran kepada ibu untuk selalu memperoleh informasi tentang pentingnya makanan tambahan seperti ubi jalar ungu untuk pencegahan Kekurangan Energi Kronis (KEK).
Hubungan Umur, Jenis Kelamin, Pendidikan, dan Status Kesehatan dengan Kemampuan Fungsi Kognitif Lansia Di UPTD Perlindungan Sosial Dinas Sosial Provinsi Banten Sumartini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses menghilangnya kemampuan jaringan untuk memperbaikai diri merupakan suatu proses yang terjadi secera perlahan pada setiap manusia ketika sudah memasuki usia lanjut. Keadaan ini menyebabkan lanjut usia sulit untuk menghindari berbagai kerusakan sel-sel tubuhnya serta berkurangnya kemampuan untuk bertahan terhadap berbagai serangan mikro organisme pathogen yang menyebabkan terjadinya infeksi. Proses menua tidak saja berdampak pada faktor fisik melainkan menimbulkan berbagai masalah kesehatan lain seperti kondisi psikologis, social maupun kemampuan kognitifnya. Semakin lanjut usia seseorang akan semakin mengalami penurunan kemampuan kognitif yang berdampak pada kemunduran terhadap daya fikir dan penalarannya. Kondisi ini bisa bertambah buruk ketika lingkungan sekitar tidak dapat mengupayakan berbagai cara untuk memperlambat proses tersebut. Terkait hal tersebut penulis ingin mengetahui lebih jauh adakah hubungan antara umur, jenis kelamin, pendidikan dan status kesehatan terhadap kemampuan kognitif lansia melalui penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional di UPTD Dinas Perlindungan Sosial provinsi Banten. Dari jumlah responden sebanyak 55 lansia, setelah dilakukan uji chi-square di dapatkan nilai p value sebesar 0,024 yang berarti ada hubungan antara jenis kelamin dengan fungsi kognitif. Hubungan antara pendidikan dengan fungsi kognitif didapatkan nilai p value 0,011 yang berarti juga ada hubungan antara pendidikan dengan fungsi kognitif lansia, sementara antara umur dengan fungsi kognitif didapatkan nilai p value sebesar 0.582 yang berarti tidak ada hubungan antara umur dengan fungsi kognitif, sedangkan hubungan status kesehatan dengan fungsi kognotif didapatkan nilai p value 0,98 artinya tidak memiliki hubungan yang bermakna antara status kesehatan dengan fungsi kognitif. Saran untuk peneliti selanjutnya, dapat meneliti lebih jauh keterkaitan status kesehatan terhadap fungsi kognitif agar dapat ditemukan solusi yang tepat untuk mengatasinya.
Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi Di Kelurahan Patokan Kecamatan Kraksaan Sayyaroh; Agustina Widayati; Yessy Nur Endah Sary
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan usaha untuk menjadikan seseorang menjadi kebal terhadap penyakit tertentu dengan menyuntikkan vaksin. Vaksin merupakan kuman hidup yang dilemahkan atau kuman mati atau zat yang bila dimasukkan ke tubuh menimbulkan kekebalan terhadap penyakit tertentu. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis adanya Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Lengkap Di Kelurahan Patokan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan penelitian retropektif. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi yang lahir pada bulan Januari-Juni tahun 2022 sebanyak 48 bayi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua populasi dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah catatan buku KIA. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan mengikuti posyandu dan melihat catatan buku KIA. Analisis data yang diginakan adalah analisis bivariat dan analisis bivariat. Hasil berdasarkan hasil uji statistik chi-squaredidapatkan p-value sebesar 0.000 dimana hasil p-value<α = 0,05, yang berarti bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar lengkap di Kelurahan Patokan. Kesimpulan ada Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Lengkap Di Kelurahan Patokan.
Hubungan Dukungan Sosial Caregiver Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Tomi Jepisa; Ririn; Husni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas hidup lansia merupakan aspek penting yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah dukungan sosial dari caregiver. Dukungan sosial yang memadai dari caregiver dapat meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental lansia, sedangkan dukungan yang rendah dapat berdampak negative. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas hidup lansia dan dukungan sosial dari caregiver. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional dengan sampel sebanyak 70 lansia. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur kualitas hidup dan tingkat dukungan sosial dari caregiver. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dilakukan untuk menentukan hubungan antara kedua variabel tersebut. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa 81% dari lansia dengan kualitas hidup yang buruk melaporkan memiliki dukungan sosial dari caregiver yang rendah, sedangkan hanya 21,4% dari lansia dengan dukungan sosial caregiver tinggi yang melaporkan kualitas hidup yang buruk. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik antara kualitas hidup lansia dan dukungan sosial dari caregiver (p-value = 0,000; p < 0,05). Kesimpulan: Dukungan sosial dari caregiver memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas hidup lansia. Lansia yang menerima dukungan sosial rendah dari caregiver cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih buruk. Temuan ini menunjukkan pentingnya meningkatkan dukungan sosial bagi lansia melalui pelatihan caregiver, program dukungan komunitas, dan kebijakan pemerintah yang mendukung.
Implementasi Keperawatan Komunitas Dengan Senam Hipertensi Pada Penderita Hipertensi Di RT 02 RW 04 Kelurahan X Rina Puspita Sari; Selpi Nurmayanti; Setiarini Pujingtyas; Shakila Arabela; Siti Hadydatulmulyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di dunia, meningkatkan kecacatan dan kematian. Beberapa faktor resiko termasuk lansia dan kurangnya aktivitas fisik telah diidentifikasi berkontrisbusi terhadap tingginya angka kejadian hipertensi. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan edukasi aktivitas fisik dan terapi senam hipertensi untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan pendekatam asuhan keperawatan komunitas di kelurahan cipondoh kota tangerang. Presentasi Kasus: Implementasi dilakukan pada masyarkat penderita hipertensi. Pemberian edukasi tentang aktivitas fisik dilakukan dengan leaflet sedangkan implementasi senam hipertensi dilakukan dengan demonstrasi. Hasil: Hasil studi kasus didapatkan adanya penurunan tekanan darah pada lansia setelah dilakukan senam hipertensi. Kesimpulan yang didapatkan bahwa pemberian edukasi senam hipertensi pada masyarakat memiliki pengaruh yang baik terhadap penurunan tekanan darah pada masalah hipertensi.
Penerapan Balance Exercise Terhadap Tingkat Keseimbangan Dalam Menurunkan Resiko Jatuh Pada Lansia Di Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta Krisna Putri Widayati; Erika Dewi Noorratri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan seorang diatas 60 tahun dan mengalami perubahan dan penurunan fungsi sehingga menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Dampak yang sering terjadi pada lansia adalah penurunan fungsi otot dan tulang, yang mengakibatkan lansia mengalami ketidakseimbangan tubuh dan menimbulkan risiko jatuh. Untuk mencegah hal itu perlu adanya latihan keseimbangan tubuh yaitu latihan balance exercise. Tujuan; Untuk mengetahui hasil penerapan balance exercise terhadap tingkat keseimbangan dalam menurunkan resiko jatuh pada lansia di Joyotakan, Serengan, Surakarta. Metode; Metode penerapan ini menggunakan deskriptif dengan studi kasus pada 2 responden. Hasil; Sebelum dilakukan penerapan balance exercise pada Ny. S didapatkan skor TUGT 23 (risiko jatuh sedang), sesudah dilakukan penerapan yang ketiga/ terakhir didapatkan skor 16 (risiko jatuh ringan). Sedangkan sebelum dilakukan penerapan balance exercise pada Ny. M didapatkan skor TUGT 28 (risiko jatuh sedang), sesudah dilakukan penerapan yang ketiga/ terakhir didapatkan skor 19 (risiko jatuh ringan). Kesimpulan; Terdapat pengaruh balance exercise terhadap tingkat keseimbangan yang dapat menurunkan risiko jatuh pada lansia.
Pernafasan Diafgragma Dalam Menangani Kecemasan Kala I Pada Inpartu Primigravida Ahmaniyah; Ratna Indriyani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri persalinan merupakan keadaan yang dialami oleh ibu mengalami persalinan secara pervaginam dan hal ini juga diikuti dengan rasa cemas yang sekitar 90% ibu bersalin, Keadaan psikologis ibu yang merasa takut atau cemas dapat mempengaruhi kenyamanan dan proses pembukaan serviks, hal ini yang nantinya akan berlanjut menjadi stress. Yang akan berdampak pada sekresi adrenalin meningkat. Metode: Penelitian ini adalah penelitian quasy experiment dengan pendekatan one group pre-test and post-test design yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk menilai satu kelompok saja secara utuh yaitu sebanyak 30 orang, dengan uji statistic Wilcoxon. Hasil: nilai rata-rata kecemasan sebelum dilakukan intervensi pernafasan diafragma 27,77 dengan standar deviasi 3,159. Setelah dilakukan intervensi pernafasan diafragma nilai rata-rata 20,60 dengan standar deviasi 1,276. Hasil uji statistik p value 0,00 dengan taraf signifikan p value 0,05 maka dapat disimpulkan berdasarkan instrument HARS bahwa terdapat pengaruh pernafasan diafragma pada ibu inpartu primigravida dengan kecemasan dalam menghadapi persalinan di kala. Kesimpulan : teknik relaksasi pernafasan diafragma pada inpartu kala I dapat menurukan tingkat kecemasan ibu inpartu. Dengan adanya penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan atau bidan dapat mempersiapkan dan mengajarkan ibu hamil dengan teknik relaksasi mulai dari masuk kehamilan trimester III sampai dengan proses persalinan.
Pengaruh Edukasi Tata Tertib Ruang High Care Unit Terhadap Kepatuhan Keluarga Pasien Dalam Menjalani Perawatan Di Ruang Cisadane RSUD Dr. Saiful Anwar Malang Luluk Nur Aini; Arry Muji Astutik; Nur Bayti Iksanita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 7 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku tidak sehat pengunjung yaitu ketidakpatuhan terhadap tata tertib mengganggu pihak pengelola rumah sakit dan membahayakan pasien terutama akan munculnya infeksi nosokomial yang dapat ditularkan melalui tangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh edukasi tata tertib ruang HCU terhadap kepatuhan keluarga pasien dalam menjalani perawatan di Ruang Cisadane RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Desain penelitian Two Group Pretest Posttest, populasinya adalah semua keluarga pasien yang menjalani perawatan di Ruang Cisadane RSUD dr. Saiful Anwar Malang 200 orang. Dengan sampel 132 sejumlah dipilih dengan purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah: edukasi tata tertib ruang High Care Unit. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kepatuhan keluarga pasien dalam menjalani perawatan di Ruang Cisadane RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Waktu penelitian 19 Mei 2023-26 Mei 2023 di Ruang HCU Cisadane RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil menunjukkan bahwa Pvalue 0,024 < 0,05 artinya menerima H1 dan menolak H0. Kesimpulan ada pengaruh edukasi tata tertib Ruang HCU terhadap kepatuhan keluarga pasien dalam menjalani perawatan di Ruang Cisadane RSUD dr. Saiful Anwar Malang Pemberian edukasi bila sesuai dengan filosofi yaitu memenuhi kebutuhan pasien/keluarga, kebutuhan fisik pasien serta dengan memfokuskan satu persatu kebutuhan keamanan pasien dan kasih sayang serta penghargaan akan memberikan pengalaman yang bisa membawa mencapai aktualisasi diri pasien, dan berdampak langsung juga pada kepatuhan pasien keluarga dalam menjalankan aturan dirumah sakit. Saran diperlukan penyediaan ruangan tunggu dan sanksi untuk keluarga pasien yang tidak mengindahkan aturan rumah sakit.