cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 887 Documents
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Manajemen Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Sekancing Benny Wijaya; Reni Fitria; Dian Eka Putri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia berusia diatas 60 tahun rawan terhadap serangan penyakit, salah satunya tekanan darah tinggi atau hipertensi pada umumnya tekanan darah pada lansia dianggap tinggi jika melebihi 140/90 mmHg. Hal-hal yang terjadi pada tubuh penderita tekanan darah tinggi pada lansia antara lain sakit kepala hebat, pusing, penglihatan kabur, mual, telinga berdenging, detak jantung tidak teratur, bingung, lelah, nyeri dada, sulit bernapas,. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Keluarga dengan Manajemen Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Sekancing Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cros Sectional pada keluarga lansia dengan total populasi 137 orang yang dilakukan pada 58 orang responden diambil dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data diperoleh dari data primer dan data sekunder dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Kemudian data diolah mengambarkan karakteristik data dan masing-masing variabel melalui tabel distribusi frekuensi. Mengetahui hubungan independent dan dependent dengan uji statistik menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan P=<0,05 dengan tingkat kepercayaan 95%. Sesuai hasil analisis secara bivariate bahwa ada hubungan dukungan keluarga dengan manajemen hipertensi yang memperoleh nilai p=0,002. Diharapkan pihak puskesmas untuk memberikan pelayanan pada lansia dengan memberikan edukasi kepada keluarga tentang pentingnya memberikan dukungan emosional, penghargaan, informasi dan istrumental pada lansia untuk kemandiriannya dalam pemenuhan aktifitas sehari-hari.
Studi Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Guru Tentang Gizi Di Sekolah Dasar Kecamatan Sampolawa Kagum Razlin; Besse Dahlia; Muh. Siddik Ibrahim; Juwitriani Alwi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan dan sikap guru tentang gizi di sekolah dasar Kecamatan Sampolawa. Sebanyak 30 guru dari berbagai usia dan lama pengalaman mengajar berpartisipasi dalam penelitian ini dengan mengisi kuesioner terstruktur yang dirancang khusus. Analisis data menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan yang cukup tentang gizi, namun masih ada sebagian kecil yang memiliki pengetahuan yang kurang memadai. Sikap guru terhadap gizi umumnya positif, walaupun ada beberapa responden yang menunjukkan sikap kurang positif. Hasil penelitian ini memiliki implikasi penting dalam pengembangan program pelatihan gizi yang lebih efektif dan terarah bagi para guru di sekolah dasar. Rekomendasi untuk studi lanjutan mencakup analisis yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan dan sikap guru serta evaluasi efektivitas program pelatihan gizi dalam jangka panjang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran guru tentang pentingnya gizi dalam membentuk pola makan sehat anak-anak.
Pengaruh Kombinasi Slow Deep Breathing Dan Senam Anti Stroke Terhadaptekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Tigasan Wetan Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo Diah Oktavia Ningsih; Grido Handoko Sriyono; Iin Aini Isnawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan sistolik diatas 140 mmHg, sedangkan distolik diatas 90 mmHg.Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi komplikasi lanjutan khusunya hipertensi yang dapat mengakibatkan stroke adalah dengan aktivitas fisik yang teratur dan terukur seperti relaksasi slow deep breathing dan senam anti stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kombinasi Slow Deep Breathing dan Senam Anti Stroke Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Desa Tigasan Wetan Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo. Metode penelitian ini menggunakan Pra-Eksperimental dengan pendekatan one grup pre-post test. Populasi sebanyak 22 responden dan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan Alat pengukur Tekanan darah digital Sinocare BA-801. kemudian data dikumpulkan melalui proses editing, coding, scoring, dan tabulating. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji wilcoxon.Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata tekanan darah sebelum dilakukan latihan slow deep breathing dan senam anti stroke adalah 166.41/100.68 mmHg. Sedangkan setelah dilakukan latihan slow deep breathing dan senam anti stroke nilai rata-rata tekanan darah menjadi 160.86/95.23 mmHg. Hasil uji analisis didapatkan ada pengaruh kombinasi slow deep breathing dan senam anti stroke terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi dengan ρ-value = 0.000 sehingga <α =0.05 Diharapkan pada penderita hipertensi melakukan latihan secara rutin. Untuk peneliti selanjutnya dapat mengembangkan kombinasi tersebut sehingga dapat memantau pada saat masa pemulihan atau jeda pada pemberian intervensi selanjutnya.
Penerapan Terapi Bermain Puzzle Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia Toddler (1-3 Tahun) Yang Mengalami Hospitalisasi Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr.Moewardi Andresta Diansari; Sitti Rahma Soleman; Suciana Ratrinaningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan adalah suatu keadaan yang ditandai dengan perasaan takut dan pertanda sistem saraf otonom yang hiperaktif, dari rasa takut dapat menjadi respon akibat hospitalisasi pada anak. Untuk mengurangi kecemasan anak dapat diberikan terapi bermain. Tujuan : Mengetahui hasil penerapan terapi bermain puzzle terhadap penurunan tingkat kecemasan pada anak yang mengalami hospitalisasi. Metode : Desain penelitian dilakukan dengan metode deskriptif studi kasus kepada 2 responden anak yang mengalami kecemasan. Kecemasan diobservasi sebelum dan sesudah terapi bermain puzzle. menggunakan skala FIS (Faces Image Scale). Hasil : hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah terapi bermain puzzle diberikan pada kedua subjek yaitu terjadi penurunan tingkat kecemasan dari An.A sebelum diberikan mendapat skor 4 kategori cemas sedang, setelah diberikan terapi tingkat kecemasan turun menjadi skor 2 kategori tidak cemas dan An.G sebelum diberikan terapi mendapatkan skor 3 kategori cemas ringan, setelah diberikan terapi tingkat kecemasan turun menjadi skor 1 kategori sangat tidak cemas. Kesimpulan : Setelah dilakukan penerapan terapi bermain puzzle didapatkan hasil bahwa terapi bermain puzzle dapat menurunkan tingkat kecemasan pada anak yang mengalami hospitalisasi.
Hubungan Letak Dan Lama Pemasangan Infus Terhadap Kasus Phlebitis Di Rumah Sakit Wijaya Kusuma Lumajang Siti Laelatul Badriah; Alwin Widhiyanto; Mashuri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infus merupakan prosedur invasif yang umum dilakukan di rumah sakit. Namun, terapi cairan intravena terus menerus meningkatkan kemungkinan komplikasi terkait cairan, khususnya flebitis. Flebitis adalah pembengkakan (peradangan) pada pembuluh darah vena. Angka kejadian flebitis terus meningkat dari tahun ke tahun dan angka ini merupakan salah satu indikator kualitas pelayanan rumah sakit. Faktor penyebab flebitis ada yang bersifat kimia, mekanik, dan bakteri. Pengetahuan staf perawat mengenai pencegahan flebitis sangat diperlukan untuk menurunkan angka kejadian flebitis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan (mekanisme) lokasi dan durasi infus (bakteri) terhadap kasus flebitis. Metode Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan teknik pengambilan sampel cross-sectional. Besar sampel penelitian ini adalah 257 responden. Gunakan analisis data peringkat Spearman. Lembar observasi adalah alat untuk itu. Hasil: Data penelitian menunjukkan bahwa 135 responden (52,5%) menjadi subjek infus 2 hari. Dalam 3 hari dia sebanyak 104 responden (40,5%). Dia juga memiliki 18 responden (7%) pada tanggal 1. Sedangkan hasil vena ceparica ditentukan dari lokasi vena dan berjumlah 149 (58%) responden. Metakarpal sebanyak 79 responden (30,7%). 15 orang (5,8%) menjawab med-cubiti dan 14 orang (5,4%) menjawab bacilika. Studi ini menemukan bahwa hubungan antara lokasi infus dan durasi mempengaruhi kejadian flebitis di rumah sakit. Diskusi Tim kesehatan rumah sakit dianjurkan untuk mengikuti protokol perawatan infus, terutama bagi pasien yang akan menerima infus lebih dari 2 hari, dan menghindari penempatan kepala untuk mencegah flebitis.
Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang Tahun 2023 Sari Indah Kesuma; Weni Mailita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inspeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus ini banyak menyebar baik dikalangan anak-anak maupun dewasa. Penyakit ISPA ini tidak hanya menjadi masalah di Negara berkembang namun juga menjadi masalah global di negara lain. Hal ini dapat dilihat dari angka kematian balita menurut WHO (2018) memperkirakan ± 13 juta anak balita di dunia meninggal dan kematian tersebut terdapat di Negara berkembang di Asia dan Afrika seperti: India (48%), Indonesia (38%), Ethiopia (4,4%), Pakistan (4,3%), China (3,5%), Sudan (1,5%), dan Nepal (0,3%). Pada tahun 2020 WHO melaporkan hampir 6 juta anak meninggal dunia dan 16 % dari jumlah tersebut disebabkan oleh ISPA. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan pada balita. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2017 terdapat 51,4% rumah tangga bebas asap rokok, dan terdapat 48,6% rumah tangga yang memiliki minimal seorang perokok di dalam rumah. Pada wilayah kerja puskesmas Andalas terdapat 760 (38%) rumah yang bebas asap rokok dari 2.000 rumah tangga dan terdapat 1.240 (62%) rumah tangga yang masih terpapar asap rokok (DKK, 2017). Menurut data PHBS Dinkes Kota Padang tahun 2017 cakupan pemberian ASI eksklusif di Lintau Buo masih sangat rendah yaitu dari 1.828 jumlah bayi pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan pada tahun 2017 yaitu hanya 62 ASI eksklusif, jadi terdapat 1.766 (96%) bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif dari ibunya. Selain ASI eksklusif, imunisasi juga merupakan faktor risiko terjadinya ISPA pada balita. Imunisasi merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh balita terhadap suatu penyakit (Mulati, 2019) Untuk mengurangi angka kematian akibat ISPA pada balita, diupayakan untuk memberikan imunisasi lengkap pada balita. Balita yang mendapatkan imunisasi lengkap dapat memperkecil kemungkinan suatu penyakit tersebut bertambah parah (Fadhilah, 2017). Berdasarkan uraian diatas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai Faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Tahun 2023
Kombinasi Terapi Relaksasi Otot Progresif Dan Aromaterapi Lemon Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Derajat I Kholis Khoirul Huda; Umi Margi Rahayu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi disebut sebagai silent killer menjadi masalah kesehatan secara global. Hipertensi merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi cukup tinggi di dunia, sekitar 1,5 miliar orang yang terkena hipertensi dan diperkirakan setiap tahunnya 9,4 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya. Salah satu usaha yang dilakukan untuk mencegah hipertensi yaitu dengan dilakukan terapi pendamping nonfarmakologi seperti pemberian terapi relaksasi otot progresif dan aromaterapi lemon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi terapi relaksasi otot progresif dan aromaterapi lemon terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi derajat I. Penelitan kuantitatif yang menggunakan desain quasi eksperimen dengan bentuk ancangan desain pre test and post test with control group. Sampel berjumlah 36 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah SOP relaksasi otot progresif dan aromaterapi lemon, stetoskop dan spygnomanometer, dan lilin aromaterapi lemon. Analisis statistik dengan menggunakan uji Paired T-Test dan Independent T-Test. Hasil dari uji analisis dapat disimpulkan bahwa pada perbedaan bermakna tekanan darah sebelum dan sesudah pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dan menunjukkan perbedaan pengaruh kombinasi terapi relaksasi otot progresif dan aromaterapi lemon pada penderita hipertensi derajat I antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol terlihat dari p-value sebesar (p<0.05). Kombinasi terapi relaksasi otot progresif dan aromaterapi lemon berpengaruh pada tekanan darah penderita hipertensi derajat I.
Pengaruh Stimulasi Terapi Bermain Dirumah Terhadap Perkembangan Anak Usia Balita Stunting Diwilayah Kerja Puskesmas Talang Rimbo Lama Misniarti; Fatimah Khoirini; Yossy Utario
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting dapat berdampak negatif pada perkembangan anak. Stimulasi bermain berbasis kunjungan rumah yang secara intensif bisa mengurangi masalah perkembangan pada anak seperti masalah sosial, emosional, komunikasi, bahasa dan kognitif serta meningkatkan perilaku responsif dan kehangatan ibu terhadap anak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh stimulasi terapi bermain di rumah terhadap perkembangan anak balita stunting di wilayah kerja Puskesmas Talang Rimbo Lama. Penelitian ini menggunakan pendekatan Quasi Eksperiment with one-grup pretest-posttest design. Tehnik sampel menggunakan accidental sampling, dan sampel pada penelitian ini berjumlah 24 orang. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji t dependent. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan terapi bermain di rumah, perkembangan anak sebagian besar (66,2%) memiliki perkembangan sesuai dan setelah dilakukan intervensi bermain di rumah hampir seluruh (83,8%) anak memiliki perkembangan sesuai umur. Rata-rata skor perkembangan anak dari nilai awal 7,96 menjadi 9,42 setelah dilakukan terapi bermain dirumah dengan nilai p value 0,00. Kesimpulan penelitian ini, terdapat perbedaan yang signifikan antara perkembangan anak sebelum dan setelah dilakukan intervensi stimulasi bermain di rumah.
Tindakan Yang Dilakukan Suamidalam Menghadapi Nyeri Persalinan Kala I Di Puskesmas Rambung Binjai 2023 Sabarina Br. Tarigan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran suami disamping istri, membuat istri merasa lebih tenang, lebih siap dalam menghadapi proses persalinan dan dapat membantu istri untuk menghadapi nyeri selama proses persalinan. Untuk menghadapi nyeri persalinan, tindakan yang dapat dilakukan oleh suami adalah berupa tindakan nonfarmakologik misalnya stimulasi kulit atau massage atau pijatan, relaksasi dan imajinasi. Teknik stimulasi kulit atau massage, relaksasi dan imajinasi menjadi suatu alternative dalam pemberian terapi untuk mengurangi nyeri karena mudah dilakukan (tidak memerlukan keahlian khusus) sehingga dapat dilakukan suami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tindakan yang dilakukan suami dalam menghadapi nyeri persalinan kala satu berdasarkan tindakan nonfarmakologik massage, relaksasi, dan imajinasi. Desain dalam penelitian ini adalah deskriftif yang bertujuan untuk menggambarkan Tindakan yang dilakukan suami dalam menghadapi nyeri persalinan kala satu di Puskesmas Rambung Binjai Tahun 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah suami yang istrinya menjalani proses persalinan di Puskesmas Rambung Binjai sebanyak 45 orang pada bulan februari sampai april. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutiv sampling dengan jumlah sampel sebanyak 45 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dianalisa menggunakan analisa univariat dengan menghitung distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 45 orang responden untuk tindakan massage dan relaksasi yang dilakukan suami adalah kategori baik yaitu 21 orang (46,7%), sedangkan 24 orang (53,3%) responden memiliki tindakan kategori yang tidak baik. Dan untuk tindakan imajinasi yang dilakukan suami responden yang memilki kategori baik yaitu 11 orang (24,4%). sedangkan 34 orang (75,6%) responden memiliki tindakan kategori yang tidak baik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan dalam peningkatan ilmu pengetahuan dalam bidang kesehatan khususnya Suami bahwa kehadiran suami dalam melakukan tindakan pada istri yang mengalami proses persalinan mempunyai peranan yang sangat penting untuk membantu istri dalam menghadapi nyeri persalinan yang dirasakan.
Edukasi Dan Pendampingan Ketidaknyamanan Pada Ny M G3P2A0 DI PMB Ida Laina Kota Bengkulu Elinda Saputri; Suriyati; Neng Kurniati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 6 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan proses perkembangan janin yang menyebabkan ketidaknyamanan diantaranya yaitu nyeri punggung, kram kaki, sering berkemih dan dibutuhkan asuhan yang komprehensif sehingga dilakukan pendampingan ketidaknyamanan pada kehamilan. Saat bersalin ibu mengalami nyeri persalinan dikarenakan kontraksi. Saat masa nifas ibu nyeri abdomen dan luka perineum. Studi kasus bertujuan memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny M G3P2A0 dengan edukasi dan pendampingan ketidaknyamanan di Praktik Mandiri Bidan Ida Laina Kota Bengkulu. Penulisan studi menggunakan metode deskriptif dengan tehnik observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan kepustakaan. Hasil asuhan kebidanan saat kehamilan setelah dilakukan massase efflurage dan kompres jahe untuk mengurangi nyeri punggung sudah berkurang, kram kaki menggunakan kompres hangat sudah berkurang. Persalinan menggunakan gymball dan murotal qur’an untuk mempercepat penurunan kepala dan membuat ibu lebih tenang. Masa nifas dengan kompres hangat pada bagian abdomen dan kompres dingin di luka perineum nyeri sudah berkurang. Evaluasi akhir berjalan dengan baik tanpa ada penyulit. Proses edukasi dan pendampingan ketidaknyamanan dari masa kehamilan berjalan baik, persalinan berjalan lancar secara spontan, bayi lahir sehat, masa nifas berjalan normal serta pemberian ASI 2 minggu masa nifas berjalan dengan lancar dan diberikan konseling KB sesuai dengan kriteria kelayakan medis. Simpulan dari asuhan kebidanan komprehensif merupakan asuhan yang diberikan sesuai apa yang dibutuhan NY “M” didukung teori dan evidence based dalam kebidanan. Asuhan selama 6 minggu berjalan lancar dan normal.