cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2026)" : 15 Documents clear
PANCING MANIA: Pantau Stunting Bersama Nelayan, Ibu dan Anak di Kecamatan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau Utari Christya Wardhani; Sri Muharni; Falery Diani Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2124

Abstract

Keluarga berperan penting mencegah stunting pada setiap fase kehidupan. Mulai dari janin dalam kandungan, bayi, balita, remaja, menikah, hamil, dan seterusnya. Hal ini mendukung upaya pemerintah dalam penanganan stunting di Indonesia. Percepatan penurunan stunting, menurut Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, adalah setiap upaya yang mencakup intervensi spesifik dan intervensi sensitif yang dilaksanakan secara konvergen, holistik, integratif dan berkualitas melalui kerja sama multisektor di pusat, daerah dan desa. Adapun kelompok sasaran pada percepatan penurunan stunting antara lain remaja putri/ calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 0-59 bulan. Oleh karena itu, kondisi stunting yang terjadi di pesisir Kepulauan Riau, khususnya Batam menjadi perhatian khusus untuk ditangani. Wilayah yang dipenuhi dengan aneka ragam kekayaan laut selayaknya tidak mengalami stunting jika keluarga nelayan memahami tentang stunting dan gizi optimal serta cara pengolahan pangan berbahan kearifan lokal. Dalam rangka menekan angka stunting di Kota Batam khususnya Wilayah Kerja Puskesmas Sambau maka tim tertarik melakukan pengabdian Masyarakat yang bertajuk PANCING MANIA : Pantau Stunting Bersama Nelayan, Ibu dan Anak.
Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Care Giver Eksternal Di The Play House Day Care Batam Siska Natalia; Fitriany Suangga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2125

Abstract

Keadaan gawat darurat merupakan hal yang tidak diharapkan, terjadi secara tiba-tiba, dan dapat berdampak kecacatan bahkan kematian. Setiap orang di segala usia dapat mengalami kejadian gawat darurat dimanapun juga. Kemampuan memberikan pertolongan pertama sangat penting sebagai upaya pencegahan. Di Kepulauan Riau beberapa daerah memerlukan waktu cukup lama untuk ke pelayanan kesehatan, diperlukan menyebrang lautan untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang lengkap. Kejadian kegawatan di rumah, dapat diminimalisir dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan pada masyarakat. Care giver eksternal merupakan seseorang yang ada di dekat kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan untuk memberikan bekal kepada care giver untuk meningkatkan pengetahuan serta meningkatkan ketrampilan untuk memberikan pertolongan pertama. Solusi yang digunakan adalah memberikan pelatihan menggunakan teknik ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi. Peserta pelatihan 14 care giver eksternal. Hasil yang didapatkan setelah melaksanakan pelatihan, setiap peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan seluruh peserta mampu melakukan tindakan pertolongan pertama dengan benar.
Olah Tubuh dengan Yoga sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Penanganan Dismenore pada Remaja Yulinda Laska
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2126

Abstract

Dismenore merupakan keluhan nyeri menstruasi yang sering dialami oleh remaja putri dan berdampak pada aktivitas belajar, kenyamanan fisik, serta kesejahteraan psikologis. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai penanganan dismenore secara nonfarmakologis menyebabkan sebagian besar remaja masih bergantung pada penggunaan obat pereda nyeri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai penanganan dismenore melalui olah tubuh dengan yoga. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan desain pretest dan posttest pada 15 remaja putri. Intervensi meliputi edukasi kesehatan reproduksi remaja dan praktik yoga yang berfokus pada gerakan peregangan, pernapasan, dan relaksasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja mengenai dismenore dan penanganannya melalui yoga setelah intervensi. Pembahasan hasil kegiatan diperkuat dengan telaah 15 jurnal nasional dan internasional yang menunjukkan kesinambungan temuan mengenai efektivitas yoga sebagai media edukatif dan promotif dalam pengelolaan dismenore pada remaja. Yoga dapat direkomendasikan sebagai metode nonfarmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta kesiapan remaja dalam menangani dismenore.
Penyuluhan: Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di SD Swasta Advent Tanah Baru Fitriany Suangga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2130

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, yang menjadikan seseorang, keluarga, kelompok atau masyarakat mampu menolong dirinya sendiri secara mandiri dibidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, untuk mengadopsi perilaku sejak dini. Kesehatan yang baik adalah fondasi penting bagi keberhasilan akademis dan perkembangan sosial emosional siswa. Lingkungan sekolah yang sehat tidak hanya menunjang proses pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai sehat yang akan terbawa hingga ke rumah dan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SD tentang perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah, dengan meningkatnya pengetahuan, maka perilaku hidup bersih dan sehat bisa dilaksanakan. Sasaran kegiatan ini adalah siswa SD. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan edukatif dan demontrasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang PHBS di sekolah. Melalui penyuluhan ini, diharapkan siswa dapat berperilaku hidup bersih dan sehat, sehingga dapat meningkatkan kesehatan, mencegah penyakit serta meningkatkan prestasi.
Penyuluhan Tentang Kadar Hb Pada Saat Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMA Suhita Tri Oklaini; Waytherlis Apriani; Ruri Maiseptya; Hanifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2137

Abstract

Penurunan produksi dan konsentrasi hemoglobin dapat menyebabkan terjadinya anemia. Adapun batas nilai konsentrasi hemoglobin pada wanita yang tidak hamil adalah: tidak anemia (>/= 12 g/dl), anemia ringan (11,0-11,9 g/dl), anemia sedang (8,0-10,9 g/dl), dan anemia berat (<8 g/dl). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar Hb pada remaja putri pada saat pre menstruasi dan post menstruasi di SMAN 1 Kota Mukomuko. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengambilan sampel Purposive Sampling. Dimana sampel didapatkan pada saat penelitian berdasarkan kriteria Inklusi penelitian. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh remaja putri di SMAN 1 Kota Mukomuko sebanyak 513 orang. Dari 34 responden remaja puteri pada saat Pre menstruasi yang kadar Hb normal (12,0- > 12 g/dl) adalah sebanyak 11 orang, dan kadar Hb (< 12 g/dl ) sebanyak 23 orang dengan rincian kadar Hb (11,0- 11,9 g/dl) sebanyak 8 orang, kadar Hb (8,0- 10,9 g/dl) 13 orang, dan kadar hb (<8 g/dl) sebanyak 2 orang. Dari 34 responden remaja puteri pada saat Post menstruasi yang kadar Hb normal (12,0- > 12 g/dl) adalah sebanyak 21 orang, kadar Hb (< 12 g/dl ) sebanyak 14 orang dengan rincian kadar Hb (11,0- 11,9 g/dl) sebanyak 9 orang, kadar Hb (8,0- 10,9 g/dl) 5 orang. Ada perbedaan yang signifikan antara kadar Hb pada saat pre menstruasi dan post menstruasi dengan nilai sig.(2 tailed) / α = 0,042 > 0,05. Harapan kedepan untuk SMAN 01 Kota Mukomuko nantinya dapat lebih peduli tentang kesehatan remaja putri khususnya dengan salah satu caranya yakni turut mendukung dan menjalankan program pencegahan anemia yang focus program ini ditujukan kepada remaja putri. Hal ini karena dari remaja putri inilah nantinya lahir putra putri calon penerus kemajuan suatu bangsa

Page 2 of 2 | Total Record : 15