cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang Kota- Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Science: Indonesian Journal of Science
ISSN : -     EISSN : 30628784     DOI : https://doi.org/10.31004/fdfy2e35
Science: Indonesian Journal of Science adalah jurnal multidisiplin ilmu, Indonesian Journal of Sciences merupakan jurnal peer review, open accses yang menerbitkan artikel Penelitian, hasil karya Disertasi, Tesis, Skripsi, Karya Tulis Ilmiah, Makalah Penelitian, Resensi Buku, Study Kasus, Laporan Kasus, Sistematik Review, dll. Jurnal ini berguna bagi tenaga Profesi, mahasiswa, tenaga pengajar, peneliti dan lainnya. Fokus dan scope: Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Kesehatan dan keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen K3, Keperawatan, Farmasi, Ilmu Gizi, Fisioterapi, Radiologi, Psikologi, Kebidanan, Rekam Medis, Teknik Laboratorium Medik, Profesi Kesehatan, Kedokteran umum, Epidemiologi dan aspek kesehatan lainnya, Biologi, Kimia, Fisika, Statistik, Matematika, Peternakan, Pertanian (Agribisnis dan Agroteknologi) Indonesian Juornal of Science terbit 6 kali dalam setahun yaitu Januari, Maret, Mei, Juli, September, November
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 5 (2025)" : 25 Documents clear
Analisis Pemeliharaan Inkubator Bayi di Rumah Sakit Ibu Anak Annisa Pekanbaru Tahun 2024 Putri, Meliana; Wardani, Sri
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i5.201

Abstract

Pemeliharaan alat kesehatan adalah suatu kegiatan menjaga kondisi alat kesehatan agar memenuhi persyaratan mutu, keamanan, manfaat, keselamatan, dan laik pakai. Inkubator bayi merupakan salah satu dari sekian banyak alat kesehatan yang sangat dibutuhkan ketersediaannya di Rumah Sakit atau instansi kesehatan lainnya, inkubator bayi juga membutuhkan pemeliharaan dan perbaikan untuk menghindari kegagalan fungsi inkubator bayi. IPSRS adalah suatu unit fungsional untuk melaksanakan kegiatan, agar fasilitas yang menunjang pelayanan kesehatan di Rumah Sakit selalu berada dalam keadaan layak pakai. Tujuannya penelitian ini untuk mengetahui pemeliharaan inkubator bayi di RSIA Annisa Pekanbaru Tahun 2024. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Mei tahun 2024 di RSIA Annisa Pekanbaru. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang yang terdiri dari Manajer IPSRS, PJ IPSRS, PJ ruangan inkubator bayi, Staff inkubator bayi, dan Pj Bidan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemeliharaan inkubator bayi di RSIA Annisa Pekanbaru Pada unsur input SDM masih kekurangan tenaga kerja, SOP yang ada sudah bagus tapi belum sempurna di laksanakan, Sarana dan Prasarana masih belum memadai dengan sempurna masih kurangnya inkubator bayi dan ruangan untuk pemeliharaan, Anggaran sudah ada namun belum maksimal Pada proses inventarisasi/ pencatatan kurang maksimal karena masih terjadi keterlambatan dan menggunakan pihak ketiga, proses pemeliharaan pemantauan fungsi/ inspeksi belum berjalan dengan baik, proses pemeliharaan korektif/ perbaikan belum maksimal karena keterbatasan alat. Diharapkan RSIA Annisa menciptakan pemeliharaan inkubator bayi yang efektif, produktif dan berstandar serta terbentuknya pemeliharaan inkubator bayi yang baik agar semakin efektifnya pemeliharaan inkubator bayi di RSIA Annisa Pekanbaru
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Pentingnya Program Keluarga Berencana di Wilayah Kerja Puskesmas Sail Pekanbaru Dale, Dewinny Septalia; Batubara, Hamidah Sari; Putri, Chica Rahmadani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i5.202

Abstract

Program Keluarga Berencana merupakan upaya strategis yang memungkinkan masyarakat mengatur kelahiran anak dan jarak kehamilan melalui penggunaan metode kontrasepsi untuk mewujudkan keluarga berkualitas. Saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan dalam penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang. Cakupan AKDR dan AKBK masing-masing hanya 7,4%, MOW 2,7%, dan MOP 0,5%, jauh di bawah target RPJMN sebesar 66%. Di Provinsi Riau, cakupan KB aktif baru mencapai 51,5%, dengan dominasi penggunaan kontrasepsi jangka pendek (suntik dan pil) mencapai 80%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman dan penerapan program Keluarga Berencana (KB). Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2024, analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan chi-squer dengan sampel yaitu wanita usia subur (WUS). Hasil penelitian ini didapatkan yaitu dari 30 responden wanita usia subur (WUS) pada pengetahuan ibu didapatkan nilai  p-value 0,020 dan sikap p-value 0,003, yang artinya terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu tentang pentingnya program keluarga berencana di Wilayah Kerja Puskesmas Sail Pekanbaru. Saran pentingnya pengetahuan mengenai keluarga berencana tidak hanya sebatas pada pemahaman tentang kontrasepsi, tetapi juga mencakup informasi terkait risiko kesehatan dari kehamilan yang terlalu dekat atau terlalu banyak.
Pengaruh Media Audiovisual terhadap Pengetahuan Sarapan pada Siswa SDN 111 Pekanbaru Zulfa, Siti Zakiah; Indriani, Alifah
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i5.204

Abstract

Sarapan merupakan sumber energi terbaik bagi otak anak agar lebih fokus dan berkonsentrasi disekolah. Sarapan yang sehat harus memenuhi kebutuhan nutrisi harian dan menu sarapan sebaiknya mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Meninggalkan sarapan pagi dapat menyebabkan ketidakseimbangan sistem syaraf pusat yang diikuti dengan rasa pusing, badan gemetar, dan tidak konsentrasi dalam belajar, sehingga menyebabkan penurunan hasil tes prestasi belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media audiovisual terhadap pengetahuan sarapan pada siswa di Sekolah Dasar Negeri 111 Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan Quasy Experiment One Group PreTest and Post Test. Penelitian ini melibatkan 61 responden siswa kelas 5 Sekolah Dasar Negeri 111 Pekanbaru. Teknik pengambilan sampel menggunakan Sistematic Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan media audiovisual dan lembar kuisioner pre test dan post test. Berdasarkan hasil penelitian, siswa memiliki tingkat pengetahuan cukup sebelum diberikan media audiovisual tentang sarapan sebanyak 57 responden (93,4%) dan setelah diberi media audiovisual tentang sarapan sehingga ada peningkatan pengetahuan menjadi baik sebanyak 53 responden (86,9%). Hasil uji normalitas data menggunakan Kolmogorov-Smirnov dengan hasil p 0,000<0,05 data berdistribusi tidak normal. Hasil analisis bivariat dengan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p value 0,000<0,05 artinya H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh media audiovisual terhadap pengetahuan sarapan pada siswa Sekolah Dasar Negeri 111 Pekanbaru. Kesimpulan ada pengaruh media audiovisual terhadap pengetahuan sarapan siswa dengan p value 0,000<0,05 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Saran dalam penelitian ini diharapkan siswa melakukan sarapan sebelum berangkat ke Sekolah untuk meningkatkan kemampuan belajarnya.
Pengetahuan dan Tingkat Nyeri Tidak Berpengaruh Terhadap Motivasi  Ibu Dalam Memberikan ASI pada Pasien Post SC Wahyuni, Islah; Dongoran, 1Naomi Rawatina
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i5.205

Abstract

Kebutuhan nutrisi bayi untuk tumbuh dan berkembang. ibu dengan persalinan sectio caesarea mengalami ketidaklancaran produksi ASI. Hambatan menyusui yang terjadi pada ibu post sectio caesarea disebabkan kerena nyeri post operasi yang mengganggu kenyamanan ibu Pemberian ASI pada ibu pasca operasi caesar (post SC) dipengaruhi oleh beberapa faktor penting yang saling berhubungan, termasuk pengetahuan ibu, nyeri luka post SC. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan pengetahuan, nyeri luka tehadap motivasi ibu post SC dalam memberikan ASI. Penelitian ini dengan pendekatan atau analitik korelasional di di RS Aulia Pekanbaru, jumlah populasi 115 dan sampel sebanyak 62 orang dengan accidental sampling. Hasil penelitian diketahui mayoritas pengetahuan responden cukup 27 responden (31,8%). Dan tingkat nyeri 49 responden (79%). Mayoritas Motivasi responden pada kategori Tinggi yaitu 42 responden (62,5%). Tidak ada pengaruh Pengetahuan dengan Motivasi Ibu post SC dalam memberikan ASI pada bayi (p value 0,515 >0.05). Tidak ada pengaruh Tingkat nyeri dengan Motivasi Ibu post SC dalam memberikan ASI pada bayi (p value 0,515 >0.05. Diharapkan agar fihak RS tetap mempertahankan SOP Pemberian ASI pada ibu post SC agar cakupan ASI eklusif meningkat.
Efektivitas Obat Antihipertensi Pasien Hipertensi di Puskesmas Poncowarno Lampung Tengah Oktavia, Friska; Nurkhalika, Rachmi; Wijaya, Satria
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i5.206

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi sistem sirkulasi darah yang menyebabkan tekanan darah meningkat di atas nilai normal atau lebih dari 140/90 mmHg. Tekanan darah yang terus bertambah tinggi dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan komplikasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui demografi dan efektivitas obat antihipertensi pada pasien hipertensi rawat jalan di Puskesmas Poncowarno Lampung Tengah. Penelitian dilakukan secara deskriptif non eksperimental dengan cross sectional study. Data diperoleh dari rekam medik pasien rawat jalan penyakit hipertensi pada tahun 2023 dan diperoleh 32 pasien. Pasien terbanyak pada jenis kelamin perempuan 21 (65,6%) dan pasien usia 56-65 sebanyak 12 (37,5%). Golongan obat yang paling banyak diresepkan adalah golongan CCB yaitu amlodipin sebanyak 30 (90,75%). Obat amlodipin yang dinyatakan tidak efektif sebanyak 20% (6 pasien) dan yang dinyatakan efektif sebanyak 80% (24 pasien), sedangkan pasien yang menggunakan obat kombinasi amlodipin-kaptopril semua efektif. Efektivitas antihipertensi diukur dengan melihat ada tidaknya penurunan tekanan darah.
Tingkat Stress dan Perilaku Merokok: Studi Korelasional pada Mahasiswa Di Kota Makassar Mangesa, Elin; Thalib, Tarmizi; Nurhikmah, Nurhikmah
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i5.207

Abstract

Mahasiswa sering menghadapi tekanan akademik dan sosial yang berpotensi menimbulkan stres, yang pada beberapa kasus berhubungan dengan perilaku merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan perilaku merokok pada mahasiswa di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 407 mahasiswa yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan tingkat stres dengan perilaku merokok pada mahasiswa di kota Makassar. Hal tersebut dapat dilihat dengan nilai P-value 0.560 (>0.05) yang berarti, tidak signifikan atau tidak memiliki hubungan pada mahasiswa di kota Makassar.
Hubungan Akses Informasi Kesehatan dengan Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya Seks Bebas  di MTS Nurul Ikhwan Tanjung Morawa Pohan, Hana Dhini Julia; Juliani, Sri; Ginting, Etika Iskandar Br.
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i5.208

Abstract

Remaja yang kurang pemahaman tentang dampak negatif seks bebas, seperti penyakit menular seksual dan kehamilan di luar nikah, cenderung mencoba perilaku ini. Pengetahuan tentang sumber informasi dan layanan kesehatan reproduksi  dapat  menjadi  pintu masuk  penting  bagi  remaja  untuk  lebih  mengakses informasi  kesehatan  reproduksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis akses informasi kesehatan dengan pengetahuan remaja tentang bahaya seks bebas di MTS Nurul Ikhwan Tanjung Morawa. Hasil penelitian menunjukkan  dari 15 responden yang mengakses informasi kesehatan  terdapat 1 responden (3,1%) yang tahu, terdapat 14 responden (43,8%) tidak tahu, dan dari 17 responden tidak mengakses informasi kesehatan  terdapat 9 responden (28,1%) tahu, 8 responden (25%) tidak tahu. Berdasarkan hasil perhitungan uji statistik chi – square yaitu diketahui bahwa hasil uji statistik diperoleh nilai p significancy ada 0,015< 0,05.
Hubungan Kadar Vitamin D dengan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Risanti, Suci Padma; Ningsih, Rena Afri; Defani, Anisa; Surahmi, Sari
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i5.211

Abstract

Prevalensi siklus menstruasi yang tidak teratur di Indonesia sebanyak 13,7% dan untuk provinsi Sumatera Barat sekitar 19,1%. Siklus menstruasi dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya yaitu kadar vitamin D. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan kadar vitamin D dengan siklus menstruasi. Penelitian ini ialah penelitian observasional dengan cross sectinal design, dilaksanakan di Fakultas Kedokteran pada tahun 2022. Sampel penelitian berjumlah 60 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu systematic random sampling. Data penelitian didapatkan melalui pengambilan darah dan pengisian kuesioner menstruasi. Analisis bivariat menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian ini menampilkan bahwa 21,7% mahasiswi memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kadar vitamin D dan siklus menstruasi (p-value =0,017). Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan yang bermakna kadar vitamin D dan siklus menstruasi. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan masukan berupa peningkatan promosi kesehatan, melakukan deteksi dini serta melakukan penanganan secara cepat jika terjadi permasalahan.
Literature Review: Analisis Pentingnya Dukungan pada Ibu Saat Postpartum Blues Ibtihal, Naufal Dzaki; Zhasvir, Sajwa Az-zura; Marwa, Nabila; A’zzula, Cindy Tri Joelyta; Kaswari, Dhea Tri; Kardianti, Wilma; Lestari, Dwi; Fatimatuzzahra, Fatimatuzzahra; Mutiara, Mutiara; Susilawati, Susilawati; Lestari, Fitri; Hidayah, Hidayah
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i5.218

Abstract

  Postpartum blues atau baby blues merupakan kondisi emosional yang sering dialami ibu pasca melahirkan, ditandai dengan perasaan cemas, kesedihan, dan perubahan suasana hati. Kondisi ini bisa mempengaruhi kualitas hubungan ibu dengan bayi dan anggota keluarga lainnya jika tidak ditangani dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab postpartum blues dan pentingnya dukungan dari suami, keluarga, serta tenaga profesional dalam mengatasi masalah ini. Metode yang digunakan adalah literatur review, mengumpulkan dan menganalisis jurnal yang diterbitkan sejak 2024, dengan kriteria inklusi jurnal yang fokus pada dukungan sosial, responden lebih dari 15, dan open access. Berdasarkan penelitian terkini, faktor yang mempengaruhi postpartum blues antara lain usia ibu, dukungan sosial, paritas, status ekonomi, dan jenis persalinan. Dukungan yang memadai dari orang terdekat, khususnya suami, dan perencanaan yang matang selama kehamilan, dapat meminimalkan risiko terjadinya kondisi tersebut. Dukungan sosial dari keluarga, teman, serta tenaga medis yang tepat sangat diperlukan untuk membantu ibu melewati masa ini dan mencegah dampak negatif lebih lanjut, termasuk perkembangan menjadi depresi pascamelahirkan. Penanganan yang baik akan membantu ibu merasa lebih tenang dan siap menjalani peran baru dengan lebih optimal.
Pengaruh Intervensi Massage, Neuromuscular Taping dan Mirror Exercise Terhadap Peningkatan Fungsi Facial pada Bell’s Palsy Zein, Renni Hidayati; Jannah, Miftahul; Sari, Indah Permata
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i5.219

Abstract

Bell’s Palsy merupakan kondisi neurologis yang mempengaruhi fungsi motorik wajah, terdiri dari central facial palsy dan peripheral facial palsy. Central facial palsy terjadi akibat kerusakan segmen sentral saraf yaitu lesi pada upper motor neuron (UMN) sedangkan peripheral facial palsy terjadi akibat kerusakan perifer saraf yaitu lesi pada lower motor neuron (LMN). Pada paralisis atau kelumpuhan wajah nervus fasialis (N.VII atau N.facialis) dapat dibedakan menjadi 2 jenis yaitu central palsy dan peripheral facial palsy. Tujuan penelitian; untuk mengetahui pelaksanaan fisioterapi dalam meningkatkan kekuatan otot dan mempercepat pemulihan fungsi facial pada kasus bell’s palsy dextra dengan pemberian massage, neuromuscular taping dan mirror exercise. Instrumen Penelitian; pengukuran kekuatan otot wajah dan fungsional pada bell palsy yaitu menggunakan pengukuran Ugo fisch scale. Metode Penelitian; penelitian ini bersifat studi kasus, mengangkat kasus pasien dan mengumpulkan data melalui proses fisioterapi, penelitian ini dilakukan di RSI Ibnu Sina Pekanbaru. Hasil penelitian: Setelah dilakukan fisioterapi sebanyak enam kali selama 2 minggu didapatkan hasil adanya pengurangan dari derajat V menjadi derajat IV. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian massage, neuromuscular taping dan mirror exercise dapat meningkatkan kemampuan fungsional otot-otot wajah pada kasus bell’s palsy dextra.

Page 2 of 3 | Total Record : 25