cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang Kota- Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Science: Indonesian Journal of Science
ISSN : -     EISSN : 30628784     DOI : https://doi.org/10.31004/fdfy2e35
Science: Indonesian Journal of Science adalah jurnal multidisiplin ilmu, Indonesian Journal of Sciences merupakan jurnal peer review, open accses yang menerbitkan artikel Penelitian, hasil karya Disertasi, Tesis, Skripsi, Karya Tulis Ilmiah, Makalah Penelitian, Resensi Buku, Study Kasus, Laporan Kasus, Sistematik Review, dll. Jurnal ini berguna bagi tenaga Profesi, mahasiswa, tenaga pengajar, peneliti dan lainnya. Fokus dan scope: Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Kesehatan dan keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen K3, Keperawatan, Farmasi, Ilmu Gizi, Fisioterapi, Radiologi, Psikologi, Kebidanan, Rekam Medis, Teknik Laboratorium Medik, Profesi Kesehatan, Kedokteran umum, Epidemiologi dan aspek kesehatan lainnya, Biologi, Kimia, Fisika, Statistik, Matematika, Peternakan, Pertanian (Agribisnis dan Agroteknologi) Indonesian Juornal of Science terbit 6 kali dalam setahun yaitu Januari, Maret, Mei, Juli, September, November
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 257 Documents
Penerapan Terapi Minyak Zaitun Terhadap Gangguan Integritas Kulit pada Pasien Anak Adelia, Gita; Puswati, Desti
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.53

Abstract

Perubahan pada kulit pasien dengan kanker yang menjalani kemoterapi ditemukan sebesar 33,9%. Studi kasus ini bertujuan menganalisis pengaruh minyak zaitun terhadap gangguan integritas kulit anak post kemoterapi. Studi kasus ini dilakukan pada 1 orang pasien anak. Alat ukur yang digunakan pada studi kasus ini adalah Bates Jensen Wound Assessment Tool (BWAT). Hasil penelitian ditemukan skor pengkajian BWAT 28 sebelum diberikan intervensi minyak zaitun turun menjadi 20 setelah diberikan intervensi minyak zaitun. Dapat disimpulkan bahwa terjadi  pengaruh  yang signifikan pada  masalah  gangguan integritas  kulit  pasien anak setelah diberikan  minyak  zaitun 
Implementasi Deep Breathing Exercise untuk Mengurangi Sesak pada Penderita Congestive Heart Failure (CHF) Sihombing, Sondang; angin, Norong Parangin-
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.54

Abstract

Congestive Heart Failure merupakan salah satu masalah kesehatan dalam sistem kardiovaskuler yang angka kejadiaannya terus meningkat. CHF adalah suatu keadaan yang progresif dengan prognosis yang buruk. Congestive Heart Failure terjadi karena jantung tidak mampu memompa darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi tubuh. Desain penelitian deskriptif melalui pendekatan studi kasus. Sampel dalam penelitian ini adalah 2 orang responden dengan penyakit Congestive Heart Failure yang mengeluh sesak, dan nyeri dada. Studi kasus dilakukan di Ruang ICU Rumah Sakit Tentara TK IV 01.07.01 Pematang siantar. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa sesak napas pada klien berkurang dengan melakukan pemberian teknik Deep Breathing Exercise selama 3 hari. Kesimpulan pemberian Teknik Deep Breathing Exercise dilakukan pada klien dengan Congestive Heart Failure yang mengeluh sesak dan nyeri dada efektif untuk menurunkan sesak. Diharpkan Teknik Deep Breathing Exercise dapat dijadikan sebagai intervensi mandiri keperawatan dalam menurunkan sesak napas pada pasien Congestive Heart Failure.
Pemberian Kompres Hangat untuk Mengurangi Rasa Nyeri pada Pasien Lansia dengan Kasus Rheumatoid Arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Kartini Pematangsiantar Fadila, Nurul; Lismawati, Lismawati
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.55

Abstract

Rheumatoid arthritis atau yang biasanya disebut dengan rematik merupakan suatu penyakit yang menyerang persendian yang menimbulkan nyeri, kekakuan, pembengkakan, peradangan dan keterbatasan gerak. Tindakan non farmakologi yang dilakukan untuk pasien Rheumatoid Arthritis adalah pemberian kompres hangat. Desain penelitian ini menggunakan metode study kasus dengan 2 responden melalui wawancara dan pemeriksaan fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan tindakan keperawatan pemberian kompres hangat selama 3 hari kepada Tn. O dan Tn. A didapatkan nyeri berkurang. Pada Tn. o didapatkan skala nyeri 5 menjadi 3 sedangkan pada Tn. O didapatkan skala nyeri 4 menjadi 2. Kesimpulan Tindakan nonfarmakologis pemberian kompres hangat untuk mengurangi nyeri pada pasien lansia dengan kasus rheumatoid arthritis
Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Klien Post Operasi Fraktur Femur Putriyanda, Nadia; Mangara, Azis
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.56

Abstract

Fraktur femur merupakan hilangnya kontinuitas pada tulang paha, kondisi fraktur femur secara klinis dibagi menjadi 2 yaitu fraktur femur terbuka yang disertai adanya kerusakan jaringan lunak seperti otot, kulit, jaringan saraf, dan pembuluh darah dan fraktur femur tertutup yang dapat disebabkan oleh trauma langsung pada paha. Salah satu tindakan media yang dapat dilakukan untuk mengatasi fraktur femur melalui tindakan pembedahan. Efek dari tindakan pembedahan dapat menimbulkan rasa nyeri. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri melalui tindakan non farmakologi yaitu penerapan teknik relaksasi nafas dalam. Desain penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Metode sampling yang digunakan adalah Purposive sampling. Sampel yang diambil sebanyak 2 orang responden yaitu pasien fraktur femur yang di rawat inap di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar. Hasil setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari yaitu penerapan teknik relaksasi napas dalam didapatkan hasil terjadi penurunan intensitas nyeri pada Tn. M dan Tn. D yang semula intensitas nyeri berat berubah menjadi sedang. Kesimpulan Implementasi teknik relaksasi nafas sangat efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada kasus fraktur femur. Bagi perawat diharapkan mampu mendampingi pasien untuk menerapkan teknik relaksasi nafas dalam untuk penurunan intensitas nyeri pada klien post operasi fraktur femur.
Pemberian Relaksasi Otot Progresif untuk Menurunkan Nyeri Abdomen pada Klien Gastritis di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar Ulwani, Jamiatul; Mangara, Azis; Angin, Norong Perangin
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.57

Abstract

Gastritis adalah suatu peradangan lokal dan penyebaran pada mukosa lambung menyebabkan nyeri abdomen yang dapat diatasi dengan teknik relaksasi otot progresif. Metode desain penelitian menggunakan metode study kasus, metode sampling penelitian adalah purpose sampling. Sampel penelitian 2 responden, penelitian ini melalui wawancara dan pemeriksaan fisik, dan dilakukan dengan etik penelitian yaitu Respect the person, Beneficence, Non maleficence, Justice. Hasil penelitian menunjukkan setelah dilakukan tindakan keperawatan pemberian relaksasi otot progresif selama 3 hari kepada Tn. T dan Tn. R didapatkan adanya penurunan skala nyeri Tn. T dengan 7 menjadi 2 sedangkan pada Tn. R skala nyeri 6 menjadi 2. Kesimpulan tindakan nonfarmakologis pemberian relaksasi otot progresif efektif menurunkan intensitas nyeri pada klien gastritis. Saran relaksasi otot progresif diharapkan dapat dijadikan sebagai intervensi mandiri keperawatan dalam menurunkan intensitas nyeri pada klien gastritis.
Penerapan Perawatan Luka Ganggren untuk Menurunkan  Resiko Infeksi pada Kasus Diabetes Melitus Tipe II di Rumah Sakit Tentara Tingkat IV 01.07.01 Pematangsiantar Sinaga, Ria Enjeli Br.; Lismawati, Lismawati
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.58

Abstract

Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan supervise medis berkelanjutan dan edukasi perawatan mandiri pada pasien yang sering terjadi pada orang dewasa. Diabetes melitus biasanya ketergantungan pada tipe usia pasien, kebutuhan dan asuhan keperawatan pasien dapat sangat berbeda. Metode desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif melalui pendekatan kasus. Jumlah sampel penelitian sebanyak dua orang perawatan luka ganggren di Rumah Sakit Tentara Tingkat IV 01.07.01 Pematangsiantar. Hasil dari pengkajian klien mengeluh nyeri pada luka di kaki kiri pada klien I dan klien II mengeluh nyeri pada luka di kaki sebelah kiri Intevensi dan Implementasi yang diterapkan yaitu Perawatan Luka. Evaluasi didapatkan bahwa Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari rawat dengan perawatan membersihakan dengan Nacl 0,9%. menyatakan bahwa tindakan perawatan membersihakan dengan Nacl 0,9% mampu menurunkan tingkat resiko infeksi pada pasien dengan Diabetes Melitus Tipe II. Kesimpulan Implementasi Penerapan Perawatan Luka Ganggren Untuk Menurunkan Resiko Infeksi pada Klien Diabetes Melitus Tipe II. Saran hendaknya perawat dapat memebrikan penerapan perawatan luka ganggre untuk menurunkan resiko infeksi pada klien Diabetes Melitus Tipe II.
Implementasi Terapi Genggam Bola terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas pada Pasien Stroke Iskemik di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar Siagian, Ernika Delvia; Saragih, Julawansa
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.59

Abstract

Stroke iskemik merupakan gangguan neurologi yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah ke otak yang mengakibatkan kurangnya asupan oksigen ke otak. Menurut World Stroke Organization tahun 2022, terdapat lebih dari 12,2 juta menderita stroke, umumnya 1 dari 4 orang yang berusia diatas 25 tahun menderita stroke seumur hidup. Sedangkan penderita stroke iskemik berdasarkan usia sebanyak lebih dari 7,6 juta setiap tahunnya. Sekitar 795.000 orang di Amerika Serikat menderita stroke baru atau berulang. Sekitar 610.000 orang mengalami penderita stroke untuk pertama kalinya sedangkan, 185.000 orang lainnya mengalami stroke berulang. Salah satu tanda dan gejala stroke iskemik adalah kelemahan pada seluruh atau sebagian anggota tubuh. Salah satu terapi non farmakologis pada pasien stroke iskemik yang mengalami kelemahan adalah terapi genggam bola. Desain penelitian deskriptif melalui pendekatan studi kasus. Sampel dalam penelitian ini adalah 2 orang pasien dengan stroke iskemik yang mengalami kelemahan. Studi kasus dilakukan di Ruang Cendana Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke iskemik dengan melakukan terapi genggam bola selama 3 hari. Setelah diberikan terapi genggam bola selama 3 hari, didapatkan hasil yaitu terjadi peningkatan pada kekuatan otot ekstremitas atas pada Ny.H yaitu 2 meningkat menjadi 3, begitupun pada Ny.I terjadi peningkatan pada kekuatan otot ekstremitas atas yaitu 3 meningkat menjadi 4. Terapi genggam bola yang dilakukan pada pasien stroke iskemik efektif untuk meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas. Dapat dijadikan sebagai intervensi mandiri keperawatan dalam meningkatkan kekuatan otot pasien stroke iskemik.
Pemberian Posisi Semi Fowler untuk Menurunkan Sesak Nafas pada Kasus Tuberculosis Paru di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar Fasya, Cut Dwi Octaviona; Lismawati, Lismawati
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.61

Abstract

Tuberculosis paru adalah penyakit infeksi bakteri yang dapat menular melalui drplet (air liur). Bakteri yang ditularkan disebut juga dengan Mycobacterium Tuberculosis. Gejala yang biasa muncul pada penderita Tuberkulosis Paru yaitu sesak nafas, batuk berdahak disertai adanya darah, demam saat malam hari saja, dan peningkatan frekuensi pernapasan. Tindakan non farmakologi yang dilakukan untuk pasien Tuberkulosis Paru yaitu Pemberian Posisi Semi Fowler. Desain penelitian ini menggunakan metode study kasus, metode sampling yang digunakan adalah purpose sampling. Sampel yang diambil sebanyak 2 responden, penelitian ini diambil melalui wawancara dan pemeriksaan fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan tindakan keperawatan pemberian posisi semi fowler selama 3 hari kepada Tn. A dan Tn. B didapatkan adanya penurunan frekuensi pernapasan pada Tn. A 28 x/menit menjadi 21 x/menit sedangkan pada Tn. B 27 x/menit menjadi 21 x/menit. Kesimpulan tindakan nonfarmakologis pemberian posisi semi fowler efektif untuk menurunkan sesak napas pada penderita Tuberkulosis Paru.
Implementasi Pemberian Teknik Relaksasi Benson untuk Menurunkan Nyeri pada Pasien Post Sectio caesarea di Rumah Sakit Tentara Tk Iv 01.07.01 Pematangsiantar Hutabarat, Anjeli; Lismawati, Lismawati
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.62

Abstract

Sectio caesarea merupakan prosedur pembedahan untuk melahirkan janin melalui sayatan dinding perut (abdomen) dan dinding rahim (uterus). Tujuan penelitian yaitu untuk mengurangi nyeri post sectio caesarea dengan implementasi pemberian teknik relaksasi benson. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif melalui pendekatan studi kasus. Sampel penelitian sebanyak 2 orang ibu post sectio caesarea dengan kunjungan di ruangan Dahlia Rumah Sakit Tentara TK IV.01.07.01 Pematangsiantar. penelitian pada Ny. A dilakukan pada tanggal 25 april 2024 dan pada Ny. E dilakukan tanggal 25 april 2024. Intrumen penelitian yang digunakan yaitu lember observasi, SOP teknik relaksasi benson, informed consent, dan skala numeric. Hasil penelitian setelah dilakukan pemberian terapi teknik relaksasi benson selama 3 hari menunjukan terdapat peneurunan skala nyeri yaitu pada Ny. A skala nyeri menurun dari 6 menjadi 1 dan pada Ny. E skala nyeri menurun dari 5 menjadi 1. Kesimpulan pemberian teknik relaksasi benson yang dilakukan pada ibu post sectio caesarea efektif untuk menurunkan skala nyeri. Saran teknik relaksasi benson diharapkan dapat dijadikan sebagai intervensi mandiri keperawatan dalam menurunkan skala nyeri pada ibu post sectio caesarea.
Hubungan Sikap dan Pengetahuan dengan Pemakaian Alat Pelindung Diri pada Perawat di Ruang IGD dan Ruang Operasi Rumah Sakit Umum Rahmad Hidayah Amalia, N.; Salmira, CS.; Wardani, Ivana
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.63

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) adalah seperangkat alat yang digunakan untuk melindungi sebagian atau seluruh bagian tubuh dari adanya potensi bahaya baik yang bersifat kimia, biologis, radiasi, fisik, elektrik, mekanik dan lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sikap dan pengetahuan dengan pemakaian alat pelindung diri (APD) pada perawat di Ruang IGD dan Ruang operasi Rumah Sakit Umum Rahmad Hidayah penelitian ini merupakan penelitian analitik melalui cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan total sampling dengan jumlah 35 perawat. Hasil Analisis Bivariat didaptkan pengetahuan  22,9% ,  sikap 65,7% dan alat pelindung diri 60,0%. Hasil uji Chi-square didapatkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan penggunaan alat pelindung diri  dengan nilai p value 0,009 dan terdapat hubungan sikap dengan penggunaan alat pelindung diri dengan nilai p value 0,020. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan pengetahuan dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) dan terdapat hubungan sikap dengan penggunaan alat pelindung diri (APD).

Page 5 of 26 | Total Record : 257