cover
Contact Name
-
Contact Email
tugaspsi@uhamka.ac.id
Phone
+6282255115400
Journal Mail Official
tugaspsi@uhamka.ac.id
Editorial Address
Jl. Limau 2 , Kebayoran Baru, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12130
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JIPP
ISSN : 26859157     EISSN : 24773158     DOI : -
The editorial board would like to receive manuscripts submitted via the online submission system. Make sure that the manuscripts meet the scope and submission guidelines of the journal. For more detailed information, please refer to the terms and conditions of Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi: Kajian Empiris dan Non-Empiris. JIPP is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners, and students to impart and share knowledge in empiric and non-empiric studies in psychology.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2015): 2015" : 7 Documents clear
Metode "Analisa Tafsirā€ dalam Rangka Membangun Teori Psikologi dari Integrasi Epistemologi Pratiwi, Lila; El Hafiz, Subhan
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 1 No 1 (2015): 2015
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v1i1.9194

Abstract

Integrasi Psikologi dan Nilai Islam terus dilakukan dengan berbagai metode yang relevan. Dalam hal ini, integrasi dari aspek epistemologi menjadi tantangan perkembangan Psikologi yang terintegrasi dengan nilai Islam. Tulisan ini memaparkan bagaimana metode Analisa Tafsir dapat menjadi salah satu pendekatan metodologi untuk membangun teori Psikologi yang terintegrasi dengan nilai Islam dari aspek epitemologi. Konsep Islam yang coba dibangun menjadi konstruk Psikologi adalah Konsep Sabar yang dianalisa menggunakan metode analisa tafsir. Adapun tahapan penelitian menggunakan metode ini dimulai dengan pengumpulan pra-data, pengumpulan data, analisa data (koding dan kategorisasi), serta formulasi konstruk. Berdasarkan kajian pada konstruk Sabar hasil kajian menggunakan metode Analisa Tafsir, jika dibandingkan dengan konstruk lain yang sejenis, terdapat perbedaan yang cukup signifikan konsep sabar tersebut dengan lainnya. Hasil ini juga menunjukkan bahwa metode ini dapat digunakan pada banyak konsep Islam lain atau konsep yang sama dengan data yang lain dapat menghasilkan konstruk yang berbeda namun memperkaya khazanah ilmu Psikologi yang terintegrasi dengan nilai Islam dari aspek epitemologi.
Meningkatkan Kesan Kebersihan Ruangan dengan Menambah Luas Penampang Jendela El Hafiz, Subhan
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 1 No 1 (2015): 2015
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v1i1.9195

Abstract

Kebersihan dan keindahan adalah dua hal yang berbeda, namun secara umum kebersihan memberi kontribusi terhadap aspek keindahan. Namun apakah hal ini juga berlaku sebaliknya, hal itulah yang ingin dilihat dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode quasi eksperimen pada mahasiswa UHAMKA. Dalam penelitian ini, ingin dilihat apakah persepsi kebersihan akan berubah apabila individu berada dalam ruang dengan jendela luas dan ruang dengan jendela sempit. Luas dan sempitnya jendela menjadi indikator indah atau tidaknya ruang yang digunakan dalam penelitian ini. Hasilnya, ruang yang sama ketika jendela diperluas akan dipersepsi lebih bersih dibandingkan ketika jendela terlihat sempit.
Peran Memaafkan dan Sabar dalam Menciptakan Kepuasan Perkawinan Kumala, Anisia; Trihandayani, Dewi
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 1 No 1 (2015): 2015
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v1i1.9196

Abstract

Kepuasan pernikahan menjadi satu hal penting dalam hubungan pasangan. Tidak adanya kepuasan dalam perkawinan mengakibatkan perceraian dan dapat pula mempengruhi kesehatan mental seseorang secara umum. Penelitian ini melihat peran memaafkan dan sabar terhadap kepuasan perkawinan. Memaafkan diartikan sebagai penggantian emosi negatif dengan emosi yang lebih positif. Sementara sabar merupakan suatu variabel yang relatif baru dalam kajian psikologi, yang berarti respon awal yang aktif dalam menahan emosi, pikiran, perkataan dan perbuatan yang taat pada aturan untuk tujuan kebaikan yang didukung oleh optimis, pantang menyerah, semangat mencari informasi/ilmu, dan memiliki semangat terbuka terhadap solusi, konsisten serta tidak mudah mengeluh. Responden pada penelitian ini terdiri dari 70 orang laki-laki maupun perempuan yang sudah menikah. Adapun skala yang digunakan pada penelitian ini adalah CSI (Couple Satisfaction Inventory), Marital Forgiveness Inventory, dan Skala Sabar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa memaafkan memiliki pengaruh terhadap kepuasan perkawinan dengan R sebesar 0.493, R Square 0.243 pada level signifikansi 0.000 (< 0.05). Yang artinya pengaruh memaafkan terhadap kepuasan pernikahan adalah sebesar 24,3%. Sabar memiliki pengaruh terhadap kepuasan perkawinan dengan R sebesar 0.391. R Square 0.153 pada level signifikansi 0.000 (< 0.05). Yang artinya pengaruh sabar terhadap kepuasan pernikahan adalah sebesar 15.3%. Memaafkan dan sabar secara bersama-sama mempengaruhi kepuasan pernikahan dengan R sebesar 0.566, R Square sebesar 0.320 pada level signifikansi 0.000 (< 0.05). Artinya kedua variabel, memaafkan dan sabar, saling mengontrol dan berpengaruh terhadap kepuasan pernikahan sebesar 32%
Pergeseran Makna Sabar dalam Bahasa Indonesia El Hafiz, Subhan; Mundzir, Ilham; Rozi, Fahrul; Pratiwi, Lila
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 1 No 1 (2015): 2015
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v1i1.9197

Abstract

Sabar merupakan kata serapan dari bahasa Arab yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Selain kata yang berfungsi dalam bahasa Indonesia, kata ini juga memiliki makna yang berhubungan dengan nilai agama Islam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terjadi pergeseran makna kata Sabar dalam bahasa Indonesia yang dapat mempengaruhi proses internalisasi nilai sabar ini. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kuantitatif pada 86 responden mahasiswa. Analisa data dilakukan menggunakan metode korelasional terhadap data berupa, skor penilaian diri pada aspek kesabaran dan skor yang didapat dari skala kesabaran yang disusun berdasarkan konsep sabar yang mengacu pada tafsir Al Misbah. Hasilnya tidak ada hubungan antara sabar yang disusun berdasarkan konsep tafsir dengan sabar dalam penilaian diri. Hal ini menunjukkan bahwa kata sabar telah mengalami pergeseran makna. Dengan demikian, perlu tindakan untuk meluruskan makna kata sabar karena kata ini juga mengandung konsep nilai agama yang akan diinternalisasikan dalam kehidupan individu.Sabar
Meningkatkan Peran Orangtua Siswa Dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Penyuluhan Narkoba Berdasarkan Asesmen Kebutuhan Penyuluhan Rozi, Fahrul
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 1 No 1 (2015): 2015
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v1i1.9198

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di masyarakat sudah sangat memprihatinkan. Perlu adanya upaya peningkatan peran orangtua untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Penyuluhan narkoba sering digunakan oleh instansi terkait guna meningkatkan peran orangtua dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba pada anak. Penyuluhan yang dirancang tanpa melakukan asesmen kebutuhan penyuluhan seringkali kurang efektif dan tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan penyuluhan narkoba dan tingkat pengetahuan orangtua siswa Sekolah Dasar (SD) tentang narkoba. Penelitian ini menggunakan dua metode penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif dan penelitian kualitatif dengan metode focus group discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar Partisipan memiliki pengetahuan yang rendah tentang narkoba dan membutuhkan penyuluhan narkoba. Hasil penelitian digunakan sebagai dasar penyusunan modul penyuluhan narkoba untuk orangtua siswa Sekolah Dasar.
Optimalisasi Emosi Sebagai Sistem Peringatan Dini Moral El Hafiz, Subhan
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 1 No 1 (2015): 2015
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v1i1.9199

Abstract

Moral merupakan salah satu isu utama dalam kehidupan sehari-hari. Banyak harapan yang dilekatkan pada konsep moral namun sedikit pengetahuan yang didapat dari riset tentang moral yang memberi sumbangan terhadap peningkatan moral. Dalam banyak penelitian, moral justru hanya dilihat dalam konsep dilemma moral daripada moral itu sendiri. Dengan demikian arah penelitian justru semakin menggiring moral adalah kemampuan mengatasi dilemma daripada membimbing perilaku. Untungnya, beberapa penelitian tentang moral menunjukkan bahwa emosi memainkan peran penting dalam dinamika moral seseorang yang berkaitan dengan mengarahkan perilakunya. Dengan demikian penting untuk memiliki pemahaman yang signifikan terkait dengan nilai moral dan bagaimana peran emosi dalam mengarahkan perilaku moral seseorang. Partisipan penelitian berjumlah enam orang yang dipilih dari pesantren yang ada di Jakarta. Partisipan dipilih dengan kriteria bahwa partisipan merupakan siswa yang baik berdasarkan penilaian dari guru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif fenomenologi dan data dikumpulkan menggunakan observasi tak terstruktur dan wawancara mendalam. Data kemudian dianalisa menggunakan reduksi eidetic dan reduksi fenomenologi. Hasilnya, emosi negatif akan muncul pada saat seseorang melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan nilai moralnya. Selain itu, emosi positif atau emosi netral juga muncul saat seseorang melakukan tindakan yang sesuai dengan nilai moralnya. Menariknya, emosi negatif akan semakin berkurang pada kesempatan berikutnya seseorang akan melakukan pelanggaran moral yang sama
PENGARUH PENYESUAIAN DIRI SOSIAL DENGAN PERILAKU AGRESIF ANAK BERBAKAT INTELEKTUAL Tresnawaty, Yulistin
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 1 No 1 (2015): 2015
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v1i1.9200

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan adanya hubungan penyesuaian diri sosial dengan perilaku agresif anak berbakat intelektual serta pengaruh yang diberikan oleh penyesuaian diri sosial terhadap perilaku agresif anak berbakat intelektual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional, yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penyesuaian diri sosial dengan perilaku agresif anak berbakat intelektual dan seberapa besar pengaruh penyesuaian diri sosial terhadap perilaku agresif anak berbakat. Penelitian ini merupakan penelitian populasi, dimana seluruh populasi dilibatkan untuk menjadi subjek dalam penelitian ini. Subjek penelitian ini adalah seluruh anak berbakat intelektual yang mengikuti program akselerasi di salah satu SMA di Tangerang Selatan yang berjumlah 53 orang. Sampel tersebut terdiri atas 28 (52.83%) laki-laki dan 25 (47.17%) perempuan. Sedangkan instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah skala penyesuaian diri sosial dan skala perilaku agresif dengan model skala likert. Hasil perhitungan dengan menggunakan korelasi Pearson, diperoleh hasil r hitung = -0,633. Setelah dibandingkan dengan r tabel, maka nilai r hitung lebih besar daripada r tabel pada taraf signifikansi 5% (0.279) dengan n=53. Oleh karena itu berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara penyesuaian diri sosial dengan perilaku agresif anak berbakat intelektual. Sehingga dapat diinterpretasikan bahwa semakin tinggi tingkat penyesuaian diri sosial anak berbakat intelektual, maka semakin rendah pula tingkat perilaku perilaku agresif yang ditunjukkan oleh anak berbakat intelektual dan begitupun sebaliknya. Hasil penelitian ini juga menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan variabel penyesuaian diri sosial terhadap perilaku agresif anak berbakat intelektual dengan nilai signifikansi 0.000 (p<0.05). Nilai koefisien R square (R2) sebesar 0.400 yang menunjukkan bahwa kontribusi yang diberikan penyesuaian diri sosial terhadap perilaku agresif anak berbakat sebesar 40%, dan selebihnya dipengaruhi oleh hal-hal lain diluar penelitian ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 7