cover
Contact Name
-
Contact Email
tugaspsi@uhamka.ac.id
Phone
+6282255115400
Journal Mail Official
tugaspsi@uhamka.ac.id
Editorial Address
Jl. Limau 2 , Kebayoran Baru, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12130
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JIPP
ISSN : 26859157     EISSN : 24773158     DOI : -
The editorial board would like to receive manuscripts submitted via the online submission system. Make sure that the manuscripts meet the scope and submission guidelines of the journal. For more detailed information, please refer to the terms and conditions of Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi: Kajian Empiris dan Non-Empiris. JIPP is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners, and students to impart and share knowledge in empiric and non-empiric studies in psychology.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2017): 2017" : 5 Documents clear
Efek Model Sosialisasi Agama pada Religiusitas Amir, Yulmaida
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 3 No 2 (2017): 2017
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v3i2.9219

Abstract

Agama diturunkan dan diajarkan melalui agen sosialisasi. Namun ada beberapa model dalam sosialisasi agama dan tulisan ini ingin menggambarkan bagaimana pengaruh model sosialisasi agama terhadap religiusitas.
Hubungan Islamic Parenting, Dan Kualitas Pribadi (Religiusitas, Self Control) Terhadap Empati Remaja Trihandayani, Dewi
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 3 No 2 (2017): 2017
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v3i2.9220

Abstract

Berkembangnya gadget dewasa ini, membuat remaja menjadi sibuk dengan dirinya sendiri. Maraknya media sosial, games dan kemudahan mengakses informasi berhasil menarik perhatian remaja untuk ikut terlibat didalamnya. Akan tetapi, hal tersebut membuat remaja tidak peka terhadap lingkungan sosialnya Remaja seringkali tidak mengetahui dan menyadari apa yang terjadi dengan anggota keluarganya yang lain. Orangtua seringkali tidak cukup kuat untuk dijadikan model bagi berkembangnya kontrol diri dan religiusitas pada remaja. Dimana kedua hal ini diduga juga mengambil peran pada kemampuan anak dalam berempati. Oleh sebab itu penelitian ini mencoba untuk menggali Hubungan Islamic Parenting, religiusitas, self control terhadap empati remaja. Penelitian ini dilakukan dengan melibatkan remaja SMK/SMA sebanyak 150 orang. Data pada penelitian ini diolah dengan metode regresi bertingkat yang dibantu dengan program SPSS versi 23. Penelitian in imenunjukkan hasil bahwa ternyata Islamic Parenting memiliki hubungan dengan kemampuan berempati dan religiusitas). Religiusitas dan self control pada penelitian ini terbukti tidak memiliki hubungan dengan empati. Masuknya Islamic Parenting bersama dengan religiusitas dan self control ternyata memberikan perubahan yang besar. Secara bersama Islamic Parenting, religiusitas dan self control memiliki pengaruh sebesar 4.5% terhadap empati. Semakin tinggi remaja mempersepsikan dirinya dibesarkan oleh orangtua dengan Islamic Parenting maka religiusitas dan self controlnya akan meningkat, dan bersama-sama mereka juga meningkatkan kemampuan empati remaja. Hal ini disebabkan karena empati dipelajari anak melalui pembelajaran, melihat, dan merasakan langsung cara orangtua berinteraksi dan mencoba memahami diri remaja tersebut.
Gambaran Pola Identifikasi Generasi Milenial Dalam Memilih Tokoh Politik Melalui Media Sosial Andriyani, Tereni; Zahra, Sofia; Swasti, Dian Daru
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 3 No 2 (2017): 2017
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v3i2.9221

Abstract

Dengan penyebaran informasi yang cepat, media sosial dapat dijadikan sebuah alat untuk menyampaikan suatu nilai dari pihak tertentu dalam jumlah masif. Media sosial dapat menjadi sebuah alat bagi generasi milenial mengenal lebih jauh tokoh politik. Belum banyak penelitian yang mengeksplorasi pola identifikasi generasi milenial dalam memilih tokoh politik melalui media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui proses generasi milenial mengenal lebih jauh dalam mengidentifikasi tokoh politik lewat media sosial, yang akhirnya akan mempengaruhi partisipan politik. Metode yang digunakan adalah kualitatif yang melibatkan 10 orang responden dengan usia 18–25 tahun. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi dan wawancara terstruktur. Pola identifikasi yang dilakukan memperlihatkan beberapa aspek penting yang akan didalami lebih jauh, yaitu cara kerja, karakter, latar belakang calon politik dan kontribusi terhadap masyarakat. Dari hal tersebut dapat disimpulkan citra diri dan rekam jejak dari tokoh politik dalam media sosialnya sangat penting dalam menarik perhatian pemilih muda.
Memprediksi Kreativitas Generasi Millenial di Tempat Kerja Archianti, Puti
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 3 No 2 (2017): 2017
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v3i2.9222

Abstract

Generasi millennial saat ini sudah mendominasi pasar kerja yang ada di Indonesia. Dengan karakteristik kuat pada kreativitas dan inovasi, maka generasi millennial akan dapat menjadi asset berharga bagi organisasi. Untuk itu perlu dilakukan penelaahan faktor-faktor yang diasumsikan memilki peran dalam pengembangan potensi kreatif sehingga kreativitas yang dimiliki dapat teraktualkan dalam aktivitas kerja yang pada akhirnya akan mendukung efektivitas organisasi. Terdapat faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi perkembangan kreativitas individu (Munandar, 2002). Faktor internal yang akan diujikan dalam penelitian ini adalah modal psikologis dan sikap proaktif. Sedangkan faktor eksternalnya akan meliputi stress kerja dan dukungan organisasi. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan memberikan kuesioner kepada generasi millennial yang sudah bekerja dalam berbagai sektor industri. Lokasi penelitian akan bertempat di DKI Jakarta. Analisa yang dilakukan akan menggunakan multiple regresi sehingga dapat diketahui peran sumbangsih setiap variabel terhadap kreativitas. Hasil penelitian menemukan bahwa stress kerja tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kreativitas kerja. Sedangkan dukungan organisasi, modal psikologis dan sikap proaktif memberikan peran yang signifikan terhadap kreatitas kerja pada generasi millennial sebesar 46,9 % dan sisanya sebesar 53,1% dipengaruhi oleh variabel lainnya.
Peran Keluarga Dan Sabar Pada Orang Tua untuk Meningkatkan Self Regulated Learning bagi Remaja Miskin Kumala, Anisia; Novalina, Eva; Sholehah, Zakiyatush
Jurnal Ilmiah Penelitian Psikologi Vol 3 No 2 (2017): 2017
Publisher : Psikologi UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jippuhamka.v3i2.9223

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian psikologis yang mengkaji peran keluarga dan sabar pada orang tua untuk meningkatkan Self Regulated Learning pada remaja miskin. Lokasi penelitian di Kabupaten Tangerang, mengingat jumlah penduduk miskin tergolong cukup tinggi, mencapai 190.392 jiwa pada tahun 2011. Self Regulated Learning adalah kemampuan remaja untuk menetapkan suatu tujuan belajar mereka, lalu mereka memonitor, mengatur, dan mengontrol kognisi, motivasi dan perilaku untuk mencapai suatu tujuan mereka. Peran keluarga merupakan gambaran mengenai kondisi keluarga dalam hal pemecahan masalah, komunikasi, peran masing-masing anggota, keterlibatan afektif, respon afektif dan kontrol perilaku. Sedangkan sabar merupakan respon awal, aktif, sesuai aturan dan bertujuan untuk kebaikan. Penelitian ini mengambil sampel pada keluarga miskin, dengan penghasilan orang tua < 2.6 juta rupiah/bulan. Alat ukur yang digunakan adalah Motivational Strategies for Learning Questionnaire (Zimmerman, dalam Pintrich & Groot, 1990), Mc Master Family Assessment Device (FAD) 12 item (GF12) dan instrumen sabar yang dikembangkan oleh El Hafiz (2012). Hasil analisa data menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara keberfungsian keluarga dengan Self Regulated Learning remaja dari keluarga miskin, begitu juga dengan sabar ibu memiliki korelasi signifikan dengan Self Regulated Learning remaja tersebut. Sementara sabar ayah, jika berada pada tingkat kesabaran sedang dan tinggi, memberikan efek moderasi yang signifikan dalam pengaruh keberfungsian keluarga terhdap Self Regulated Learning. Namun demikian, tidak terjadi efek moderasi yang sama jika sabar ayah berada pada level rendah

Page 1 of 1 | Total Record : 5