cover
Contact Name
Mochamad Fariz Irianto
Contact Email
mochamadfarizirianto@gmail.com
Phone
+62857-3233-1291
Journal Mail Official
pengabdianmasyarakatmentari@gmail.com
Editorial Address
Jalan Terusan Mergan Raya No. 11 Tanjungrejo Sukun Kota Malang Telp : 0857-3233-1291 email : pengabdianmasyarakatmentari@gmail.com
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari
ISSN : -     EISSN : 30637066     DOI : https://doi.org/10.59837/jpmm
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari publishes articles every month (12 times a year). It disseminates thoughts and ideas based on the results of research and the use of technology implemented in the public sector. The fields of study include but are not limited to Mathematics and Natural Sciences, Social Sciences, Law, Cultural Studies, Economics, Health, Food and Agriculture, Education, Information Technology, etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 172 Documents
Optimalisasi Kesehatan Jiwa Remaja melalui Psikoedukasi Kesehatan Reproduksi pada Anak Panti di Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe Afni Yan Syah; Riska Amalia; Cut Rahmiati; Juliana Juliana; Lisa Fitriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 11 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i11.304

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang mengalami perubahan biologis, psikologis, emosional, dan sosial yang dapat memengaruhi kesehatan mental, termasuk dalam menghadapi perubahan kesehatan reproduksi. Keterbatasan informasi kesehatan reproduksi pada remaja, khususnya di lingkungan panti asuhan, berpotensi menimbulkan miskonsepsi, kecemasan, dan rendahnya kesiapan menghadapi masa pubertas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan optimalisasi kesehatan jiwa remaja melalui psikoedukasi kesehatan reproduksi pada anak panti di Rumoh Seujahtera Aneuk Nanggroe (RSAN). Metode kegiatan menggunakan pendekatan psikoedukasi berbasis keperawatan jiwa melalui ceramah, diskusi interaktif, pembagian leaflet, serta evaluasi pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7 April 2026 dengan peserta remaja yang mengikuti sebanyak 21 orang. Materi yang diberikan meliputi perubahan pubertas, kesehatan reproduksi, personal hygiene, kesehatan mental remaja, serta strategi adaptasi terhadap perubahan perkembangan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan intervensi psikoedukasi, ditandai dengan meningkatnya kategori pengetahuan baik pada hasil post-test. Selain itu, peserta menunjukkan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Psikoedukasi kesehatan reproduksi berbasis keperawatan jiwa efektif meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi dan kesehatan mental sebagai upaya promotif dan preventif di lingkungan panti asuhan.
Edukasi Manajemen Waktu Penggunaan Gadget Melalui Metode Screen Timer Pada Anak Dilingkungan Mushola Nurul Iman Assalam Duri Kosambi Vicky Windasari; Viani Naufalia; Gurhanawan Gurhanawan; Moehammad Shadiq Helmy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 11 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i11.305

Abstract

Dalam era digital yang semakin berkembang, anak-anak gen alpha semakin terpapar pada teknologi yang menawarkan akses tak terbatas ke informasi dan interaksi sosial. Pada pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan di Mushola Nurul Iman Assalam Gang Moh RT 02/ RW 13, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Sesuai dengan permintaan mitra, maka materi edukasi ini mencerminkan adanya pergeseran pola aktivitas anak yang semula di dominasi oleh interaksi sosial langsung dan permainan fisik menjadi aktivitas berbasis layar. Dalam konteks nasional penggunaan gawai di kalangan anak-anak Indonesia telah menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Maka dalam pengabdian kepada masyarakat ini, pemateri akan memberikan pengertian dan pemahaman tentang perlunya melakukan kontrol mandiri secara sadar terhadap waktu yang efektif dalam penggunaan gawai serta metode pembiasaan melalui berbagai cara seperti batasan usia, pemanfaatan aplikasi penunjang dan pengalihan kepada aktivitas yang lebih positif. Hasil yang diharapkan adalah dengan memanfaatkan metode screen timer dan memberikan edukasi yang komprehensif, anak-anak dapat lebih sadar untuk menerapkan pola pengendalian yang lebih baik dengan menetapkan batasan waktu penggunaan gadget, memilih konten yang aman dan edukatif.