cover
Contact Name
Babakti
Contact Email
babakti@unsika.ac.id
Phone
+6281310941700
Journal Mail Official
babakti@unsika.ac.id
Editorial Address
Jl. HS.Ronggo Waluyo, Puseurjaya, Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat 41361
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Babakti : Journal of Community Engangement
ISSN : 30477670     EISSN : 30476550     DOI : https://doi.org/10.35706/babakti
Babakti : Journal of Community Engangement is an peer-reviewed, open-access journal that publishes original research articles that focuses on community engagement program, specifically in advancing theories, research, practices of community engagement, and communicate conceptual concepts or ideas in the field of community services related to science, technology, education, health, engineering and agriculture. Our journal invites authors to submit the article that would strengthen the community to be more engaged and innovative to make communities sustain. The term "community engagement" refers to activities such as providing services to society, using relevant research and technology, growing the capabilities of society, and empowering local communities. The journal publishes advancement from varieties of fields. The journal publishes topics such as innovation of community engagement programs, engaged research, community-based research, community services, and purpose community engagement, but not limited to, ideas on Economy, Education, and Health.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2024): October" : 5 Documents clear
Pelatihan Penggunaan Sistem Monitoring Kualitas Air Kolam Lele di Desa Sukodadi Paiton Probolinggo Herlina, Amalia; Robbani, Faid; Falah, Mohammad Fajrul; Harisah, Ziyat Yunus; Nuzula, Muh Haycal Firdausy
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 1 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v1i2.51

Abstract

Mitra pada kegiatan ini adalah Pokdakan Lele di Desa Sukodadi Paiton Probolinggo. Dari analisis situasi ditemukan dua permasalahan. Pertama, upaya peternak menjaga kualitas air kolam lele secara manual kurang maksimal, karena kondisi kualitas air tidak bisa dipantau secara otomatis dan data tidak realtime. Kedua, beban biaya pengelolaan kolam lele yang tidak murah, salah satunya untuk biaya pemakaian listrik untuk menghidupkan alat elektronik di kolam lele. Solusi yang ditawarkan untuk mitra adalah implementasi alat sistem monitoring kualitas air kolam lele berbasis IoT menggunakan hybrid power system (gabungan listrik PLN dan tenaga surya). Pelaksanaan dimulai dari tahap studi pendahuluan untuk melakukan analisis situasi. Tahap kedua yaitu pengenalan alat disertai pelatihan penggunaan alat. Pada tahap ketiga dilakukan kegiatan pendampingan penggunaan alat selama 15 hari. Pada tahap keempat dilakukan evaluasi kegiatan. Dari hasil evaluasi diketahui bahwa sistem monitoring dapat berjalan dengan baik tanpa terjadi error (100% berhasil). Tingkat pemahaman mitra terhadap penggunaan alat cukup tinggi yaitu sebesar 66%. Selanjutnya, sebanyak 88% mitra berpendapat bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat sehingga dapat disimpulkan bahwa mitra memberikan respon positif terhadap pelaksanaan kegiatan ini.
Pemanfaatan dan Pelestarian Kecombrang dari Desa Petung Kabupaten Trenggalek Gerry Ironika
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 1 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v1i2.52

Abstract

Tanaman kecombrang (Etlingera elatior) banyak tumbuh di Desa Petung, Dongko, Trenggalek, Jawa Timur, yang memiliki iklim tropis dengan ketinggian 390-780 mdpl. Namun, dalam kurun waktu dekade terakhir ini, tanaman kecombrang banyak dianggap sebagai gulma dan kurang bermanfaat. Oleh karena itu, perlu adanya upaya pelestarian melalui peningkatan metode pemasaran dan pengolahan tanaman kecombrang agar nilai manfaatnya lebih bertambah dan makin dikenal banyak khalayak umum, baik di dalam maupun luar negeri. Program pengabdian ini dilakukan di SDN 2 Petung yang berlokasi dekat dengan lahan pertanian warga dengan melibatkan guru, siswa, petani, dan masyarakat melalui pelatihan, seminar, dan workshop. Kegiatan pengabdian ini juga dilaksanakan dengan wawancara dan survei bersama petani, masyarakat, serta instansi pertanian setempat untuk memperoleh informasi lebih banyak terkait tanaman kecombrang. Eksplorasi dilakukan di lahan-lahan tertentu untuk mengumpulkan aksesi tanaman sebagai bibit. Hasilnya menunjukkan bahwa media tanam polibag mudah digunakan untuk budidaya kecombrang. Selain itu, tanaman ini juga bisa tumbuh baik di lahan terbuka dengan kecukupan kadar kelembapan dan intensitas cahaya. Faktor penting dalam pertumbuhan kecombrang meliputi kualitas bibit, media tanam, pupuk, dan pencahayaan. Melalui kegiatan pengabdian ini, masyarakat mendapat pengetahuan tambahan mengenai pemanfaatan kecombrang untuk meningkatkan nilai guna dan ekonomisnya.
Peningkatan Daya Saing UMKM Slondok Win Melalui Peningkatan Kesehatan Pengrajin di Desa Kenalan Borobudur, Magelang Liscyaningsih, Ike Ade Nur; Mahanani, Ayu
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 1 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v1i2.53

Abstract

Kawasan Borobudur dan sekitarnya terkenal dengan keindahan alam dan kekayaan budayanya. Jenis wisata ini tidak hanya memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar, namun juga masyarakat luas di kawasan Borobudur. Keberadaan Candi Borobudur berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dan menjadi daya tarik wisata dengan keunikan seni, kerajinan, dan kulinernya Beberapa makanan khas daerah Borobudur diantaranya adalah olahan singkong, berupa gethuk, slondok, dan kimpul yang terkenal di Magelang. Slondok merupakan makanan yang menjadi primadona bagi para wisatawan. Karena potensinya yang besar, pemerintah Kabupaten Magelang melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja telah menyiapkan program untuk mengembangkan sentra industri slondok di beberapa Desa di Kecamatan Borobudur. Namun pengrajin yang memproduksi slondok mayoritas lansia sehingga memiliki berbagai masalah kesehatan dan penyakit degeneratif. Sehingga perlu diperhatikan agar para lansia dapat mencegah penyakit dan dapat meningkatkan derajat kesehatannya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah evaluasi Kesehatan pengrajin Slondok Win dan memberikan pengetahuan tambahan mengenai pentingnya menjaga Kesehatan dalam meningkatkan daya saing UMKM. Hasil dari kegiatan ini didapatkan evaluasi kesehatan yaitu gula darah, kolesterol dan asam urat para pengrajin. Mayoritas pengrajin adalah wanita dengan usia di atas 40 tahun sehingga memiliki kesehatan yang rentan. Pada kegiatan ini pengrajin diberi wawasan mengenai menjaga kesehatan pada usia lanjut.
Penggunaan Teknologi HP Secara Produktif dan Aman Bagi Santri TPQ Di Bawah Binaan Biro Pengembangan PP. Nurul Jadid Jasri, Moh; Rahman, Ahmad Zainur; Bahri, Saiful; Mukhalik, Arofa
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 1 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v1i2.56

Abstract

Penggunaan teknologi, khususnya handphone (HP), telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di kalangan santri Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). Namun, penggunaan HP yang tidak tepat dapat mengganggu proses belajar dan menyebabkan paparan konten yang tidak sesuai. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada santri TPQ yang berada di bawah binaan Biro Pengembangan Pondok Pesantren Nurul Jadid mengenai penggunaan HP secara produktif dan aman. Program ini dirancang untuk mengajarkan santri cara memanfaatkan HP sebagai alat bantu belajar, terutama dalam mengakses materi keislaman dan pendidikan umum yang bermanfaat, serta memberikan pemahaman mengenai etika digital dan cara menghindari konten yang tidak pantas. Metode yang digunakan meliputi ceramah, workshop, dan sesi tanya jawab interaktif. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan kesadaran dan keterampilan santri dalam menggunakan teknologi secara produktif dan aman. Survei menunjukkan bahwa 85% santri merasa lebih nyaman menggunakan HP untuk kegiatan pembelajaran dalam memanfaatkan teknologi secara bijak dan aman, sehingga dapat mendukung proses belajar mereka dan memperkuat karakter serta akhlak sesuai dengan nilai-nilai pesantren. setelah mengikuti program ini. Evaluasi efektivitas program dilakukan melalui survei dan observasi.
Sosialisasi Implementasi Halal Ke UMKM Wilayah Tangerang Rohimah, Anni; Saputra, Rahmat
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 1 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v1i2.59

Abstract

Salah satu hal yang berperan dalam kemajuan daerah adalah keberadaan UMKM. Menurut Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Tangerang, saat ini ada 59.257 UMKM di Kabupaten Tangerang. Di bulan Oktober 2024, pemerintah mulai memberlakukan kewajiban sertifikasi halal bagi pelaku usaha, termasuk untuk UMKM makanan. Sertifikasi halal perlu disosialisasikan kepada pelaku usaha khususnya di Tangerang Raya. Tujuan pengabdian ini adalah memberi edukasi tentang kewajiban sertifikasi halal dan memeberi informasi tata cara pendaftaran sertifikasi halal. Sosialisasi halal dilaksanakan oleh pendamping halal dari Lembaga  Pendamping Proses Produk Halal, baik dari akademisi maupun oraganisasi kemasyarakatan. Sosialisasi dilakukan dengan pembagian brosur halal dari Kemenag ke pelaku usaha di pasar, tempat umum. Selain membagi brosur, sosialisasi dilakukan dengan memberi penjelasan tentang tata cara sertifikasi halal melalui self declare dan reguler. Di dalam brosur, disertakan nomor / contact person pendamping halal. Dengan demikian, pelaku yang akan mendaftar sertifikasi halal bisa berkonsultasi dengan pendamping halal. Hasil pengabdian ini adalah pelaku usaha memiliki akses ke pendamping halal di Lembaga Pendamping Proses dan Produk Halal.

Page 1 of 1 | Total Record : 5