cover
Contact Name
Retno Eka Pramitasari
Contact Email
motionjurnal@gmail.com
Phone
+6282334877334
Journal Mail Official
motionjurnal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Hasyim Asy'ari Jl. Irian Jaya No.55 Tebuireng Jombang, Jawa Timur Telp. 0321-861719
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
MOTION
ISSN : -     EISSN : 30253217     DOI : https://doi.org/10.33752/motion.v2i02
Penelitian mengenai rekayasa dan aplikasi dalam bidang Teknik Mesin (Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan).
Articles 80 Documents
RANCANG BANGUN TUNGKU PELEBURAN ALUMINIUM KAPASITAS 2 KG MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR LPG Zuhrafi Zuhdi; Mohammad Munib Rosadi; Basuki; Mochamad Arif Irfa’i
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal MOTION: November
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v3i1.7284

Abstract

Tungku krusibel yaitu tempat yang mempunyai bentuk menyerupai mangkuk atau pot berfungsi meleburkan logam ringan seperti aluminium. prinsip dari tungku krusibel adalah gas yang keluar dari tabung LPG yang disemburkan melalui kompor pada saat masuk ruang tungku dalam keadaan hidup. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bedasarkan proses pengujian tungku peleburan aluminium menggunakan bahan bakar LPG pada pengujian pertama, kedua, ketiga, dan kempat kami menunjukkan bahwa kosumsi bahan bakar yang dibutuhkan untuk meleburkan aluminium sebanyak 2 kg sebesar 738 gram sedangkan suhu yang dibutuhkan sebesar 707,25 oC dan waktu peleburan selama 27:51:00 detik. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah metode riset dan pengembangan, uji kinerja dilakukan setelah seluruh komponen tungku krusibel tersedia, terpasang dan berfungsi dengan baik.
PENGEMBANGAN ALAT PEMERAS MADU DENGAN MENGGUNAKAN MOTOR DRYER ES-T95CR DAN SPEED CONTROL Khabibulloh, Wildan Wahyu; Retno Eka Pramitasari; Dian Anisa Rokhmah Wati; Mohammad Munib Rosadi
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal MOTION: November
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v3i1.7286

Abstract

Pengembangan alat pemeras madu dengan menggunakan motor dryer ES-T95CR dan speed control ini dilakukan karena pada observasi ke peternak lebah didapati masih menggunakan cara manual. Hal ini sangat mempengaruhi lamanya proses pengolahan madu setelah pemanenan. Oleh karena itu, pengembangan alat pemeras madu ini dilakukan agar proses pemerasan madu lebih efisien atau lebih cepat diproses. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan dari alat pemeras madu dan untuk mengetahui unjuk kerja dari alat yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode RnD (research and development). Hasil penelitian ini yaitu berupa hasil pengembangan alat dan unjuk kerja alat pemeras madu. Maka diperoleh hasil pengembangan alat dari manual ke mesin otomatis. Penelitian ini menggunakan uji validasi. hasil uji fungsional alat diperoleh nilai 3,75 dengan kriteria baik. Untuk uji kelayakan alat mendapat nilai 4,4 dengan kriteria sangat baik. Pada hasil uji coba alat yaitu dengan kecepatan minimum memperoleh waktu 1 menit 39 detik dengan volume yang didapatkan lebih maksimal sebesar 56 gram dengan ampas yang 35 gram. Sedangkan dengan kecepatan maksimum memperoleh waktu 1 menit 14 detik dengan volume yang didapat sebesar 50 gram dan ampas sebesar 43 gram. Jumlah peningkatan efisiensi dengan kecepatan minimum 17,2% dan kecepatan maksimum sebesar 30,8%.
Analisis Pengaruh Tekanan Air, Kondisi Pipa, Lokasi Geografis, dan Waktu Penggunaan terhadap Debit Air dan Flow Rate menggunakan Orthogonal Array L18(63) Bhadar Fajar Riyanto; Ferry Ramadhan; Firdhan Pratama; Naufal Abiyyu Farras; Reginald Felix; Sujana, I Made Ivan Wiyarta Cakra
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v3i02.8216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beberapa faktor terhadap debit air dan flow rate dalam sistem distribusi air menggunakan desain percobaan Orthogonal Array L18(63). Empat faktor utama yang dianalisis adalah tekanan air (A), kondisi pipa (B), lokasi geografis (C), dan waktu penggunaan (D). Percobaan dilakukan untuk berbagai kombinasi faktor dengan hasil pengukuran debit air dalam satuan liter per jam (L/jam) dan flow rate dalam satuan meter kubik per jam (m³/jam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan air dan kondisi pipa memiliki pengaruh yang signifikan terhadap debit dan flow rate, dengan tekanan tinggi dan kondisi pipa baik menghasilkan aliran air yang lebih besar. Lokasi geografis juga mempengaruhi hasil percobaan, di mana dataran rendah cenderung memberikan debit yang lebih besar dibandingkan dataran tinggi. Waktu penggunaan juga berperan, dengan aliran tertinggi terjadi pada siang hari. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai interaksi antar faktor dalam sistem distribusi air, yang dapat digunakan untuk merencanakan dan mengelola sumber daya air secara lebih efisien.
PENGEMBANGAN MESIN PENCACAH RUMPUT PAKAN TERNAK MULTIFUNGSI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PAKAN FERMENTASI HEWAN RUMINANSIA Hariono , Mohammad; Fajar Satriya Hadi; Basuki; Mohammad Munib Rosadi
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v3i02.8635

Abstract

Pengembangan mesin pencacah rumput pakan ternak multifungsi merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pakan fermentasi bagi hewan ruminansia. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan menguji mesin pencacah rumput yang dapat meningkatkan efisiensi proses fermentasi dan kualitas nutrisi pakan. Mesin ini dirancang untuk memiliki kemampuan multifungsi, termasuk pencacahan, pencampuran bahan pakan. Pada penelitian ini pengembangan mesin pencacah rumput pakan ternak menggunakan metode R&D (research and development) dengan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). Melibatkan beberapa tahap utama, yaitu perancangan mesin, pembuatan prototipe, serta uji coba dan evaluasi kinerja mesin. Pengujian alat menggunakan metode observasi dan deskriptif dengan cara mengajukan beberapa pertanyaan atau angket kepada validator. Parameter yang diukur meliputi tingkat kehalusan pencacahan, homogenitas campuran, serta kualitas nutrisi pakan hasil fermentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin pencacah rumput multifungsi ini mampu menghasilkan pakan fermentasi dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan metode konvensional. Hasil rata-rata pemotongan dari 1 batang rumput gajah yang panjangnya 2,5 m diperlukan 0.06 putaran /detik dan 1 tongkol jagung panjangnya 19 cm diperlukan 0,03 putaran /detik. Sedangkan pada pengujian kelayakan dan fungsional alat akan divalidasi oleh Bapak/Ibu dosen dengan mendapatkan nilai 88% untuk kelayakan alat dan fungsional alat mendapatkan nilai 95%. Selain pengujian kelayakan dan fungsional alat juga dilakukan pengisian survey kepuasan alat terhadap pengguna dengan minimal ternak 20 ekor kambing, sapi dan kerbau. Pada survey tersebut diperoleh nilai 95% maka jika dirata-rata nilai mesin pencacah rumput ini mendapatkan kriteria sangat baik. Penggunaan mesin pencacah rumput ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi pakan ternak, mengurangi limbah, serta mendukung peningkatan produktivitas peternakan.
RANCANG BANGUN ALAT SANDBLASTING OTOMATIS SEBAGAI PEMBERSIH KARAT DAN CAT PADA CYLINDER BLOCK MESIN MOTOR joansepnisubagja; Turnad Lenggo Ginta; Acep Wagiman
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v3i02.8682

Abstract

Sandblasting merupakan proses penyemprotan material abrasif, biasanya berupa pasir silica atau steel grit dengan tekanan tinggi pada suatu permukaan. Setelah dilakukannya sandblasting maka permukaan materia. tersebut akan menjadi bersih dan kasar. Setting parameter sandblasting dengan tepat diperlukan untuk mendapatkan nilai kekasaran permukaan yang tinggi sehingga nilai kerekatan cat yang dihasilkan optimal. Painting merupakan salah satu proses pelapisan/coating terhadap suatu material yang berfungsi untuk melindungi permukaan material dari berbagai pengaruh lingkungan. Painting dilakukan sebagai pencegahan dan perlindungan terhadap korosi (Mulyanto et al., 2020). Hal ini dilakukan karena proses korosi tidak dapat dihentikan, namun hanya bisa dikendalikan atau diperlambat lajunya. Berdasarkan alat yang sudah di buat dan telah di lakukan pengujian ada beberapa kelebihan dari alat sebelumnya yaitu adalah, Alat mudah digunakan dan juga hasil dari alat tersebut sangat baik untuk dipakai dalam skala besar dan skala kecil Perawatan relatif murah dan juga tidak menguras finansial. Alat yang digunakan mudah di temukan Hasil dari alat sandblasting baik untuk berbagai material. Percoobaan pertama dengan tekanan angin 4 bar sudah bisa membersihkan cat permukaan block tetapi warnanya masih sedikit dop atau buram. Percoobaan kedua dengan tekanan angin 6 bar sudah bisa membersihkan permukaan karat pada block dengan lebih optimal dan wanranya lebih cerah atau glossy.
ANALISIS PENGARUH UKURAN PILOT JET DAN MAIN JET TERHADAP DAYA DAN TORSI MESIN HONDA MEGAPRO 160 CC: ANALISIS PENGARUH UKURAN PILOT JET DAN MAIN JET TERHADAP DAYA DAN TORSI MESIN HONDA MEGAPRO 160 CC Eko Wahyu Nugroho, Eko; Mohammad Munib Rosadi; Basuki; Retno Eka Pramitasari
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v3i02.8990

Abstract

Karburator merupakan sparepart yang berguna untuk memadukan udara dengan bahan bakar. Sistem karburator mempunyai kelebihan mudah dimodifikasi termasuk pada bagian pilot jet dan main jet. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi ukuran pilot jet dan main jet terhadap daya mesin Honda Megapro 160 cc. Penelitian ini menggunakan medote eksperimental kuantitatif, dimana mengubah ukuran pilot jet dan main untuk mengetahui perbandingan hasil daya yang dihasilkan. Data yang diperoleh dari pengujian disajikan dengan bentuk tabel dan grafik. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa daya tertinggi dihasilkan oleh pengujian variasi 2 dengan ukuran 40/110 pada Rpm 8800 dengan nilai 15.81 Hp, dan torsi tertinggi dihasilkan oleh pengujian variasi 2 dengan ukuran 40/110 pada Rpm 8800 dengan nilai 14.27 N.m. Hasil dari pengujian ini menunjukkan bahwa semakin besar ukuran pilot jet dan main jet yang dipakai maka semakin besar juga daya dan torsi yang dihasilkan.
Pengaruh Variasi Media Pendingin Dan Jenis Elektroda Pada Pengelasan SMAW Terhadap Uji Kekerasan Material Baja ST 36 Afif Septian Ardiansyah; Basuki; Dian Anisa Rokhmah Wati; Mochamad Arif Irfa'i
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v3i02.9038

Abstract

Pengelasan SMAW merupakan suatu metode penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi. Penggunaanpengelasan mencakup dalam konstruksi bangunan, system perpipaan, maupun dalam konstruksi mesin. Keuntungan penggunaan pengelasan SMAW dalam penyambungan logam disebabkan karena relatif lebih murah, lebih ringan, menghasilkan logam dengan kekuatan tinggi dan lebih bervariasi bentuk konstruksinya.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan penyajian data bersifat deskriptif kuantitatif dengan beberapa variasi antara lain media pendingin dan jenis elektroda, ada 3 variasi media pendingin yang digunakan yaitu airgaram, air coolant danoli. Sedangkan untukvariasi jeniselektrodayaitu elektroda E 6013 dan E 308 Stainless Steel. Pada penelitian ini dilakukan dengan pengujian kekerasan menggunakan alat Vickers Indenter dan Kamera Digital. Pengujian ini dilakukan padatigatitik per spesimen, spesimen yang diuji berjumlah 6 spesimen. Hasil penelitian dari pengujian kekerasan yang tertinggi diperoleh pada variasi media pendingin air garam dengan menggunakan elektroda E308 Stainless Steel dengan menghasilkan nilai 61,759 HV. Sedangkan untuk hasil pengujian kekerasan terendah diperoleh pada variasi media pendingin oli dengan menggunakan elektroda E 6013 dengan menghasilkan nilai 37,335 HV. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi pengaruh antara jenis media pendingin dan jenis elektroda terhadap nilai kekerasan vickers pada pengelasan SMAW material baja ST 36.
PENGARUH JENIS PENDINGIN DAN KECEPATAN PUTAR PADA PROSES BUBUT MANUAL TERHADAP NILAI KEKASARAN PERMUKAAN MENGGUNAKAN MATERIAL ST 37 Feri Hariyanto; Retno Eka Pramitasari; Fajar Satriya Hadi; Basuki
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal MOTION: Mei
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v3i02.9047

Abstract

Indikator proses pembubutan mempengaruhi tingkat kekasaran permukaan spesimen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh jenis media pendingin dan kecepatan putar terhadap nilai kekasaran permukaan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, adapun variabel yang digunakan yaitu cairan pendingin dan kecepatan putar. Cairan pendingin yang digunakan Oli 10W-40, dan Oil cutting. Sedangkan kecepatan putar 300 rpm dan 460 rpm dengan kedalaman potong 1mm, variabel terikatnya ialah besarnya nilai kekasaran permukaan benda kerja yang dilakukan pengujian tiga titik tertentu disetiap spesimen dan variabel kontrolnya pada penelitian ini yaitu mesin bubut tipe C0636N, material ST 37, putaran spindel berlawanan dengan jarum jam, Kecepatan putar 300 rpm dan 460 rpm, feeding sebesar 0,130 mm/s dan Operator mesin bubut C0636N. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kecepatan 300 rpm, oli 10W-40 menghasilkan kekasaran permukaan 6,45 µm, sedangkan oil cutting 4,00 µm. Pada kecepatan 460 rpm, kekasaran permukaan dengan oli 10W-40 sebesar 2,79 µm, sedangkan dengan oil cutting 2,51 µm. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa oil cutting lebih efektif dalam mengurangi kekasaran permukaan dibandingkan oli 10W-40 karena memiliki viskositas yang lebih optimal dalam membentuk lapisan pelumas dan pendinginan.
Pengembangan Sepeda Listrik Bertenaga Surya Sebagai Transportasi Ramah Lingkungan Fakhrurozi, A. Shodiq; Basuki; Anisa Rokhmahwati, Dian; Satriya Hadi, Fajar
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal MOTION: November
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v1i1.3469

Abstract

Electric bicycles are alternative fuel vehicles. Electric bicycles use an energy source in the form of electricity. Many alternative energy potentials can be developed in Indonesia, including solar power. To be able to convert solar energy into electricity, a solar panel is needed. The problem in this study is how the design process and performance efficiency of solar electric bicycles are, while the purpose of this study is to determine the design process and performance efficiency of solar electric bicycles. The type of research used by the author is a research and development method. The test is carried out after the manufacturing process is complete, starting from the manufacture of the solar panel holder, the buffer holder, the dynamo holder, and the assembly of the electrical components. The test was conducted to determine the speed and a distance of 700 meters with a user weight of 61Kg. From the results, it was found that to be able to travel a distance of 700 meters took an average of 2 minutes 27 seconds with an average speed of 18 kilometers/hour.
Rancang Bangun Mesin Pengayak Pasir Semi Otomatis Fudziyanto, Nurul; Satriya Hadi, Fajar; Arif Irfai, Mochamad; Anisa Rokhmahwati, Dian
Jurnal MOTION ( Manufaktur, Otomasi, Otomotif, dan Energi Terbarukan) Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal MOTION: November
Publisher : UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/motion.v1i1.3470

Abstract

The sand sieving process is an activity that we often encounter in infrastructure development projects. But in the case of observations, problems are often encountered where workers still rely on simple or manual equipment. Based on the observations of the cases found, a semi-automatic sand sieving machine will be designed to help construction workers. In the process of making a sand sieve machine using a 9° sieve tilt angle with a sieve area of ​​3250 cm² and using a 0.5 cm x 0.5 cm mesh type. The driving source of the sand sieving machine uses an AC 0.5 HP electric motor with 1420 rpm. The eccentric shaft has a rotational speed of 115.36 rpm after receiving rotation from the AC motor. There are several tests on the sand sieving machine including tool functional testing, tool feasibility testing, and tool testing. In the functional test of the tool, testing all parts of the sand sieving machine obtained an average test value of 95%, in the feasibility test of the tool an average value of 100% was obtained, with a score of 4 and for testing the tool which included sand sieving, the average value has obtained the average of fine sand testing is 16.46 Kg and coarse sand is 3.53 Kg in 17.48 seconds, so it can be seen that the sand sieving machine can work optimally.