cover
Contact Name
Riris Setyo Sundari
Contact Email
ririssetyo@upgris.ac.id
Phone
+628112720214
Journal Mail Official
jurnalliterasipgsd@gmail.com
Editorial Address
Gedung Utama Lantai 2, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Semarang. Jalan Sidodadi Timur no. 24, Dr. Cipto - Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar)
Core Subject : Education,
Literasi ( Jurnal Pendidikan Dasar) is managed by the Primary School Teacher Education Study Program, Faculty of Education, PGRI University Semarang. The focus and scope of the journal are the results of research on education and learning at all levels, such as 1. Early Childhood Education 2. Basic Education 3. Secondary Education 4. Higher Education 5. Inclusive Education
Articles 143 Documents
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) DENGAN BANTUAN CANVA FOR EDUCATION TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAS MATERI SIKLUS AIR BAGI SISWA KELAS 5 SD ISLAM NURUL QOMAR DISEMESTER 2 TAHUN AJARAN 2023/2024 Awaliyah, Tutik; Subekti, Ervina Eka; Atharina, Filia Prima
Literasi Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v5i2.25175

Abstract

Rendahnya kualitas pembelajaran IPAS terlihat dari hasil belajar siswa pada tahun ajaran 2022/2023, semester kedua, yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sekolah sebesar 75. Data awal tentang hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPAS pada materi siklus air menunjukkan bahwa dari 27 siswa, 16 siswa (59,26%) belum memenuhi KKM, sementara hanya 11 siswa (40,74%) yang mencapai nilai di atas KKM. Selain 59,26% siswa yang belum mencapai KKM, rata-rata nilai kelas masih sangat rendah dan belum mencapai KKM. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggambarkan realitas faktual sesuai dengan data yang diperoleh di lapangan untuk menentukan perbaikan hasil belajar siswa IPAS pada siklus 1, 2, dan 3 pada materi siklus air. Setiap siklus terdiri dari empat langkah: 1) perencanaan, 2) tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Metode pengumpulan data adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian mencakup lembar observasi untuk aktivitas guru dan siswa, lembar kerja siswa untuk kelompok, dan formulir penilaian dari tes IPAS tentang materi siklus air. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata hasil belajar pada evaluasi akhir, yang dibuktikan dengan ketuntasan klasikal sebesar 51,85% dengan rata-rata nilai 70,74 pada siklus 1, meningkat menjadi 85,15% dengan rata-rata nilai 83 pada siklus 2, dan mencapai 100% dengan rata-rata nilai 87 pada siklus 3.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPAS MATERI PERKEMBANGAN TUMBUHAN KELAS IV SDN 3 CEPIRING Jauhari, Auly Rahmatia; Saputra, Henry Januar; Reffiane, Fine
Literasi Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v5i2.25189

Abstract

Latar belakang dari dari studi berikut ialah rendahnya hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPAS dikarenakan sikap guru yang kurang bersemangat dalam belajar. Konflik yang terjadi pada studi berikut ialah: (1) guru tidak menerapkan model pembelajaran yang kreatif; (2) siswa tidak dilibatkan dalam pembelajaran karena kurang bersemangat dan tidak aktif; (3) model pembelajaran yang basisnya proyek berdampak pada keberhasilan belajar siswa, khususnya yang berkaitan melalui materi pertumbuhan tanaman. Tujuan dari studi berikut ialah guna mengkaji keefektifan model pembelajaran berbasis proyek terhadap pembelajaran pada bidang materi pertumbuhan tanaman pada siswa kelas IV SD Negeri 3 Cepiring. Jenis penelitian berikut adalah pendekatan kuantitatif melalui metoda pre-eksperimen one group Pretest-posttest. Sampel penelitian sebanyak 29 siswa. Data dihimpun pada observasi, wawancara, tes, dokumentasi, dan dianalisis menggunakan uji hipotesis dengan menggunakan Kolmogorov-Smirnov Pretest t-test dan mixed t-test. Pretest memperoleh skor normal sebesar 45,5 dan posttest meningkat menjadi skor rata-rata homogen sebesar 77,93. Berdasarkan hasil uji-t pada taraf signifikansi 5% didapatkan t_hitung = 10,840 serta t_tabel = 1,701 sehingga diperoleh t_hitung t_tabel. Berikut artinya hipotesis alternatif (Ha) diterima serta hipotesis yang ditolak (Ho) ditolak. Sehingga simpulannya adanya penggunaan model pembelajaran berbasis proyek berpengaruh terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran IPAS.
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SD NEGERI 01 TAWANGHARJO GROBOGAN Fitriana, Nurul Laily; Listyarini, Ikha; Mudzanatun, Mudzanatun
Literasi Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v5i2.25205

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis kesulitan membaca permulaan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pada  siswa kelas II SD Negeri 01 Tawangharjo Grobogan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas II SD Negeri 01 Tawangharjo Grobogan dan mendeskripsikan apa saja faktor-faktor yang memengaruhi membaca permulaan siswa kelas II SD Negeri 01 Tawangharjo Grobogan.  Metode penelitian yang digunakan  deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 5 siswa yang memiliki kemampuan membaca yang kurang dan 18 siswa yang sudah mampu membaca dengan baik. Siswa mengalami kesulitan membaca permulaan. Kesulitan dalam mengenal huruf, siswa mengalami kesulitan belum mampu membaca suku kata, siswa belum bisa mengeja, dan  siswa mengalami kesulitan belum mampu membaca kalimat dengan lancar. Faktor-faktor penyebab kesulitan membaca permulaan yaitu terdapat faktor internal meliputi faktor psikologis seperti minat baca yang rendah. Kemudian ada faktor eksternal meliputi faktor  keluarga dan sekolah. Faktor keluarga seperti orangtua yang  kurang perhatian kepada anaknya dan faktor sekolah seperti metode pembelajaran yang kurang efesien