cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
geografi@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281374313571
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Geografi Fakultas Ilmu Sosial UNP
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL BUANA
ISSN : -     EISSN : 26152630     DOI : https://doi.org/10.24036/buana/Vol8-iss3
The journal welcomes contributions in such areas of current analysis in: Geography Education Geography Education
Articles 952 Documents
Estimasi Percepatan Tanah Maksimum Dan Intensitas Gempa Di Kota Padang Berdasarkan Skenario Gempabumi Di Megathrust Mentawai Menggunakan Metode Deterministik Mahesa Ragil Syofyan; Helfia Edial
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i1.371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) persebaran nilai percepatan tanah maksimum (PGA), dan (2) persebaran nilai intensitas gempa (MMI) di Kota Padang berdasarkan skenario gempabumi di megathrust Mentawai pada zona subduksi. Adapun metode yang digunakan ialah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sehingga didapatkan hasil berupa pesebaran nilai PGA dengan rentang antara 0,25 g – 0,72 g. Nilai percepatan tanah maksimum tertinggi dengan rentang 0,46-0,72 g mencakup Kecamatan Nanggalo, Kuranji, Padang Utara Padang Timur, Padang Barat, dan Padang Selatan yang memiliki formasi geologi berupa formasi aluvium, aluvium dan pantai, latih, batuan gunung api oligo miosen, dan aliran tak ter uraikan. Sedangkan nilai percepatan tanah maksimum terendah dengan rentang 0,25-0,26 g mencakup kecamatan Lubuk Kilangan dan Kecamatan Pauh yang memiliki formasi geologi berupa formasi batuan gunung api kuarter. Persebaran nilai intensitas gempa (MMI) di Kota Padang akibat gempabumi pada zona subduksi Mentawai dengan kedalaman 10 km dan kekuatan gempa 8,9 Mw memiliki nilai 7 MMI dan 8 MMI. Daerah yang memiliki intensitas gempa yang paling besar dengan nilai 8 MMI adalah Kecamatan Nanggalo, Padang Utara, Padang Timur, Padang Barat, Kuranji, Lubuk Begealung, Padang Selatan, Lubuk Begalung, Bungus Teluk Kabung, sebagian wilayah Koto Tangah, Pauh, dan Lubuk Kilangan. Daerah dengan nilai intensitas gempa 7 MMI adalah sebagian wilayah Kecamatan Koto Tangah, Pauh, Lubuk Kilangan, dan sebagian kecil wilayah Bungus Teluk Kabung.
Analisis Pertanyaan Berpikir Spasial Pada Ujian Harian Mata Pelajaran Geografi Di Sma Negeri 6 Padang Okta Vianof; . ahyuni
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i1.383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, tingkatan berpikir spasial pada soal ujian harian mata pelajaran geografi di SMA Negeri 6, yang terdiri dari (1) Kelas 10 dengan 6 Kompetensi Dasar, (2) Kelas 11 dengan 8 Kompetensi Dasar, dan (3) Kelas 12 dengan 5 Kompetensi Dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan analisis konten/isi terhadap soal ujian harian mata pelajaran geografi.Subjek penelitian ini adalah soal setiap KD ujian harian geografi kelas 10, 11, dan 12.Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan formula persentasetingkat berpikir spasial pada soal ujian harian mata pelajaran geografi.Hasil penelitian ini menemukan (1) Soal ujian harian mata pelajaran geografi kelas 10 SMA Negeri 6 Padang tertinggi pada tingkat kategori primitif spasial,yaitu berada pada KD 3 Mengenal Bumi, (2) pada kelas 11 petanyaan yang bersifat nonspasial paling tinggi dibanding tingkat pertanyaan lainnya, terutama pada KD 3 Potensi Geografis Indonesia, KD 4 Dinamika dan Masalah Kependudukan, dan KD 5 Budaya Nasional dan Interaksi Global, dan (3) soal ujian harian mata pelajaran geografi kelas 12 tertinggi pada kategori nonspasial, yang terbanyak berada pada KD 3 Interaksi Spasial Desa dan Kota.
Elastisitas Penyerapan Tenaga Kerja di Kota Padang Tahun 2010-2013 dan 2014-2017 Tiara Mulyani; Rahmanelli .; yudi antomi
JURNAL BUANA Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i2.385

Abstract

ABSTRACT The study aims to determine the magnitude of employment and GRDP in the city of Padang, the level of elasticity of employment in each sector as well as the leading economic sectors of the Padang City region in 2010-2013 and 2014-2017. This type of research is quantitative descriptive. Data analysis is an analysis of the growth of employment, the level of labor elasticity and analysis of Location Quotient and Shift Share. The results of the study show that: (1) The amount of employment in the City of Padang in 2010-2013 were 16,65% and years 2014-2017 were 4,40% and growth of PDRB Padang in 2010-2013 were 8,33% and years 2014-2017 were 5,95%, (2) The level of elasticity of employment in Padang in 2010-2017 is inelastic , and (3) The leading sectors of the economy of the Padang City region in 2010-2013 and 2014-2017, the highest percentage of economic growth is the construction sector and the lowest is the processing industry. Keywords: Labor elasticity, leading sector,
Analisis Pola Persebaran dan Aksesibilitas Masjid di Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar Cici Febrianty; Hendry Frananda
JURNAL BUANA Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i2.389

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pola persebaran dan aksesibilitas masjid di Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar. Ada sebanyak 34 masjid yang tersebar di 8 nagari di Kecamatan Batipuh. Berdasarkan tipologinya masjid-masjid ini terbagi atas Masjid Besar, Masjid Bersejarah dan Masjid Jami’. Jenis penelitian ini adalah deskripsi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh masjid yang berada di Kecamatann Batipuh. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 34 masjid. Hasil penelitian ini menemukan bahwa persebaran masjid secara umum memiliki pola pola acak (Random Patten) dengan indeksnya 1.13, yang tersebar sebanyak 34 masjid yang terdiri dari Masjid 2 Besar, 3 Masjid Bersejarah dan 29 Masjid Jami’ yang terdapat di 8 nagari. Sedangkan untuk pola persebaran masjid jami’ memiliki pola seragam (disprersed pattern) dengan indeks tetangga terdekatnya 1.46 dengan jumlah masjid sebanyak 29 masjid. Untuk aksesibilitas masjid-masing masjid dianalisis dengan menggunakan analysis network dengan menggunakann rute tercepat yang diukur dari pusat pemerintahan kecamatan dan nagari. Kata kunci: Pola Persebaran dan Aksesibilitas Abstract This study aims to describe the pattern of distribution and accessibility of mosques in Batipuh Subdistrict, Tanah Datar District. There are 34 mosques in 8 villages in Batipuh District. Based on the typology, the mosques are divided into the Great Mosque, the Historical Mosque and the Jami Mosque. This type of research is a description with a quantitative approach. The population in this study were all mosques in Batipuh Subdistrict. The population in this study was 34 mosques. The results of this study found that the distribution of mosques generally had a Random Patten pattern with an index of 1.13, spread over 34 mosques consisting of 2 Large Mosques, 3 Historical Mosques and 29 Jami Mosques in 8 nagari. Whereas the pattern of distribution of jami 'mosques has a disprersed pattern with the nearest neighbor index of 1.46 with a total of 29 mosques. For the accessibility of mosques each mosque was analyzed using analysis network by using the fastest route measured from the center of the district and nagari government. Keywords: Distribution and Accessibility Patterns
Analisis Implementasi Perencanaan Pola Ruang Kabupaten Dharmasraya Dari Tahun 2011-2017 viki novita; Ahyuni .
JURNAL BUANA Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i2.391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui implementasi Pola Ruang Kabupaten Dharmasraya (2) mengetahui penyebab ketidaksesuaian pembangunan dngan rencana pola ruang Kabupaten Dharmasraya (3) mengetahui permasalahan yang akan ditimbulkan jika terjadinya ketidaksesuaian pembangunan dengan perencanaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan teknik analisis overlay dan calculate geometry. Berdasarkan anilisis data ditemukan terjadinya ketidaksesuain antara pembangunan dengan perencanaan dalam RTRW yakni pada kawasan perkebunan, permukiman, persawahan, pertanian lahan kering dan hutan rakyat. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya pengawasan pemerintah terhadap pemanfaatan ruang, Satuan Kerja Perangkat Daerah tidak terikat dengan RTRW dan peta status lahan tidak menjadi pertimbangan dalam RTRW
Potensi Wisata Di Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Syukran Novri Arpan; ahyuni .; triyatno .
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i1.392

Abstract

ABSTRAK Indonesia kaya akan pesona wisata, banyak tempat-tempat indah di Indonesia yang patut untuk dijadikan tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi wisata di Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini, yaitu metode kuantitatif dengan analisis spasial yang menggunakan metode buffer, logical query,identify feature within a distance, dan penilaian potensi wisata dilakukan dengan model pengharkatan. Berdasarkan Hasil penelitian menemukan 24 objek wisata yang tersebar di Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok. Potensi wisata terdiri dari 2 objek wisata dengan potensi tinggi, terdapat 5 objek wisata dengan potensi sedang, dan 17 objek wisata dengan potensi rendah Kata kunci: Potensi Wisata, Wisata Alam, Wisata Alam Buatan, dan Wisata Budaya ABSTRACT Indonesia is rich in tourist attractions, there are many beautiful places in Indonesia that deserve to be used as attractive tourist attractions for tourists to visit. This research aims to determine tourism potential in X Koto Singkarak District Solok Regency.The method used in this study, namely quantitative methods with spatial analysis using buffer, logical query, identify feature within a distance, and assessment of tourism potential is carried out with scoring model. Based on the result of research found 24 tourist attractions scattered in Koto Singkarak District X Solok Regency. Tourism potential consists of 2 attractions with high potential, consists of 5 attractions with middle potential, and consists of 17 attractions with low potential. Keywords: Tourism Potential, Nature Tourism, Artificial Nature Tourism, and Cultural Tourism
pola dan perkembangan permukiman di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittingi riyan haylan24; syafri anwar; yudi antomi
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i1.396

Abstract

This study aims to determine the settlement patterns of 2006-2017 and the development of settlements in the Mandiangin District of Koto Selayan, Bukittinggi City. This type of research is quantitative descriptive. The population in this study was Mandiangin Koto Selayan District and the sample in this study was a settlement in the Mandiangin District of Koto Selayan. Analysis using the closest neighbor method with the help of ArcGIS 10.1 software. The results in this study are, 1. 2006 settlement patterns, Nearest Neighbor Ratio 1.020039 with Expected Mean Distance of 180.164770 and z-score -0.392828 T interval (nearest neighbor index) between 0.7 to 1.4. This shows that the distribution of settlements in Mandiangin Koto Selayan District is random. 2. 2017 settlement patterns, Nearest Neighbor Ratio 1.725348 with Expected Mean Distance 378.264177 and z-score -5,550569 T intervals (nearest neighbor index) between 1.4 to 2.15. This shows that the distribution of settlements in the Mandiangin District of Koto Selayan is dispersed. 3. Development of settlements in 2006-2017 in the Mandiangin District of Koto Selayan, which is 3,238,123m2. Keywords: Settlement Patterns, Development of Settlements
PERUBAHAN GARIS PANTAI DI NAGARI SUNGAI PINANG KECAMATAN KOTO XI TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN ahmad Rusdi Kamal; Triyatno .; Widya prarikeslan
JURNAL BUANA Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i2.397

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui berapakah nilai dari aktivitas gelombang (panjang gelombang,kecepatan gelombang, energi gelombang, dan tinggi hempasan gelombang). (2) Untuk mengetahui nilai transportasi sedimen. (3) Untuk mengetahui nilai faktor penentu (Go) abrasi/akresi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deksriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data diperoleh dari hasil pengukuran di lapangan, observasi, dan dokumentasi penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pantai akan mengalami abrasi ketika nilai Go < 0.0556, pantai dikatakan akresi ketika nilai Go > 0.111 dan pantai seimbang apabila nilai Go berada diantara 0.0556 sampai 0.111. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa rata- rata panjang gelombang(Lo) pada saat itu di daerah penelitian adalah 293.006 meter. rata-rata kecepatan gelombang(V) pada saat itu di daerah penelitian adalah 19.93 meter/detik. rata-rata energi gelombang(E) pada saat itu di daerah penelitian maka nilai energi gelombang keseluruhan sekitar 0.278 Kg/s2 . rata-rata tinggi hempasan gelombang(Hb) pada saat itu di daerah penelitian adalah sekitar 0.617 meter. rata-rata daya angkut transport sedimen pada saat itu di daerah penelitian adalah sebesar 75,764 meter3/hari. Pada daerah penelitian pantai yang mengalami abrasi terdapat pada titik sampe II dan IV, pantai yang mengalami akresi terdapat pada titik sampel I, dan pantai yang mengalami seimbang terjadi pada titik sampel III dan V.
FOREST LAND CONVERSION CONVERSION TO SETTLEMENT IN LIMA PULUH KOTA DISTRICT Mesa Gusmelia; iswandi U; Triyatno .
JURNAL BUANA Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i2.407

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui perubahan tutupan lahan hutan menjadi permukiman di Kabupaten Lima Puluh Kota. 2) mengetahui kesesuaian perubahan tutupan lahan hutan menjadi permukiman dengan RTRW Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan analisa data sekunder yang terdiri dari data numeric yaitu data yang berupa angka yang diperoleh dari instansi terkait dan data peta. Teknik analisa data yang digunakan adalah overlay peta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) perubahan luas tutupan lahan hutan menjadi permukiman di Kabupaten Lima Puluh Kota selama kurun waktu 22 tahun dari tahun 1996 – 2018 yang didapat melalui analisis peta tutupan lahan tahun 1996, 2006, 2018. Kabupaten Lima Puluh Kota mengalami perubahan luas hutan sebesar 2.195,27 Ha yang berubah menjadi lahan permukiman. 2) perubahan tutupan lahan hutan menjadi lahan permukiman yang sesuai dengan RTRW Kabupaten lima puluh kota sebesar 305,967,68 Ha dan yang tidak sesuai sebesar 1.969,3 Ha.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PERANAN DOSEN PENASEHAT AKADEMIK DI PRODI PKK FPP UNP mutia indah Meliska; Ernawati .
JURNAL BUANA Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i2.409

Abstract

ABSTRACT This research discusses the alertness of the studentsin agreement with academic advisors for academic guidance given 2 out of 5 indicators,namely : fillingout study plan cards, and changing courses. The population study was 457 students. Sampling methods is the proporsional random sampling.The sample of this research was 92 students. Techniques for collecting data using a questionnaire. Data were analyzed throught descriptive analysis with the method of the categorizing assessment based on the average score and assessment percentage. The result of the research concluded that respondents’ level of the achievement in the indicators 1) filling out the study plan cards 68,45% stated quite well, and 2) changes in the course 66,12% stated fairly well. Keywords:The role ofacademic advisors, academic guidance