cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
geografi@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281374313571
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Geografi Fakultas Ilmu Sosial UNP
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL BUANA
ISSN : -     EISSN : 26152630     DOI : https://doi.org/10.24036/buana/Vol8-iss3
The journal welcomes contributions in such areas of current analysis in: Geography Education Geography Education
Articles 952 Documents
Analisis Sebaran Spasial Tempat Pemakaman Umum Kota Jambi Januarman Januarman; ahyuni ahyuni; Endah Purwaningsih
JURNAL BUANA Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i3.432

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran spasial tempat pemakaman umum di Kota Jambi berdasarkan pola persebaran, kapasitas terhadap kebutuhan, dan jangkauan pelayanan tempat pemakaman umum di Kota Jambi tahun 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah survey lapangan dengan memetakan sebaran lokasi tempat pemakaman umum, analisis pola sebaran dengan menggunakan meode analisis tetangga terdekat (Nearest Neighbour Analys), serta menghitung jumlah kapasitas TPU dan memetakan jangkauan pelayanannya. Hasil penelitian memperlihatkan pola persebaran TPU di Kota Jambi mengelompok mengikuti pola permukiman masyarakat yang juga dipengaruhi kondisi morfologi Kota Jambi. Dari hasil perhitungan kapasitas dengan angka kebutuhan makam saat ini sebanyak 11.752 makam dan ketersediaan lahan sebanyak 302.634 makam, sehingga kapasitas TPU di Kota Jambi saat ini secara keseluruhan masih mampu mencukupi kebutuhan. Hasil analisis jangkauan pelayanan TPU di Kota Jambi berdasarkan hasil buffer zone sejauh 2 Km dari lokasi TPU menunjukkan bahwa seluruh TPU di Kota Jambi pelayanannya menjangkau seluruh permukiman masyarakat. Kata Kunci: Tempat Pemakaman Umum, Pola Persebaran, Kapasitas, dan Jangkauan Pelayanan.
ANALYSIS OF LAND SUITABILITY FOR DRAGON FRUIT CULTIVATING IN KURANJI DISTRICT PADANG CITY Risky Wahyudi M; paus iskarni; Triyatno .
JURNAL BUANA Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i2.434

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi karakteristik lahan, tingkat kesesuaian lahan untuk tanaman buah naga di daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei dengan pemetaan satuan lahan Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: 1. Karakteristik lahan: a) iklim: curah hujan 3117.8 mm/tahun dengan kriteria sangat tinggi, b) elevasi: kriteria sangat baik karena seluruh satuan lahan berada diantara 0 – 350 mdpl c) lereng : terbagi atas tiga (3) kelas yaitu datar, landai, kelas agak miring d) tekstur tanah lempung berpasir, liat berpasir, pasir berlempung, lempung berdebu, liat berdebu, e) ph tanah didominasi dengan kelas ph sangat baik 5-7, f) nitrogen terbagi atas empat (4) kelas yaitu sangat baik, kelas baik, kelas agak jelek, kelas jelek, g) posfor terbagi atas 3 kelas yaitu: sangat baik, kelas baik, kelas agak jelek, h) kalium: semua satuan lahan mempunyai kelas kalium sangat baik. 2. Tingkat kesesuaian lahan: seluruh satuan lahan di lokasi penelitian Kecamatan Kuranji mempunyai tingkat kesesuaian cukup sesuai atau cukup potensial sebagai tempat pertumbuhan dan pengembangan tanaman buah naga. Kata kunci: Kesesuaian Lahan, Buah Naga, Kuranji
Potensi Fisik Desa Wisata Bahari di Nagari Sungai Pinang Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Muhammad Danil Ihsan; ahyuni ahyuni; Widya prarikeslan
JURNAL BUANA Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i3.435

Abstract

Nagari Sungai Pinang merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Nagari Sungai Pinang terletak di pesisir pantai Pulau Sumatera. Nagari ini memilki lingkungan yang masih alami dan potensi ekowisata bahari, namun kurang optimalnya pengelolaan daerah ini serta minimnya pengetahuan masyarakat mengenai ekowisata bahari menyebabkan tidak terkelolanya daerah ini dengan baik, sehingga sedikit wisatawan lokal maupun mancanegara yang dapat menikmati alam daerah tersebut. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui potensi fisik Nagari Sungai Pinang untuk dikembangkan sebagai desa kawasan ekowisata bahari. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer berupa kondisi fisik lingkungan dan perairan dan wawancara peran serta masyarakat sedangkan data sekunder berupa kondisi umum fisik, perairan dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nagari Sungai Pinang secara fisik memiliki potensi yang bagus dengan keadaan perairan yang cukup jernih serta temperatur permukaan yang cukup baik untuk budidaya terumbu karang, penangkaran penyu, pemancingan ikan, dan snorkelling untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata bahari.
EVALUASI PENERAPAN SAPTA PESONA OBJEK WISATA PANTAI PADANG Robbi Indra Kelana; Rahmanelli Rahmanelli; Fitriana Syahar
JURNAL BUANA Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i3.446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan indikator sapta pesona di Pantai Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang diwakili oleh Bapak Edral Saputra, wisatawan sebanyak 12 orang dan 5 orang masyarakat. Hasil penelitian menemukan bahwa variabel sapta pesona yang telah terlaksana di Pantai Padang yaitu: (1) keamanan, (2) kesejukan, (3) keindahan, (4) keramahan dan (5) kenangan, sedangkan dua unsur sapta pesona belum terlaksana yaitu (1) ketertiban dan (2) kebersihan. Penerapan sapta pesona belum terlaksana karena kurangnya kesadaran masyarakat dan wisatawan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif di objek wisata Pantai Padang.
KETERLIBATAN MASYARAKAT NAGARI MANDEH DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA KAWASAN MANDEH, KECAMATAN KOTO XI TARUSAN,KABUPATENPESISIR SELATAN IRSA GUNAWAN; Ahyuni ahyuni; Widya prarikeslan
JURNAL BUANA Vol 3 No 4 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i4.447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran(1) keterlibatan masyarakat Nagari Mandeh dalam pengembangan pariwisata di Kawasan Mandeh, (2) terbentuknya kelompok masyarakat dalam pengembangan pariwisata, (3) perkembangan kelompok masyarakat Nagari Mandeh saat ini dalam pengembangan di Kawasan Mandeh. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Lokasi penelitian di Nagari Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan. Informan penelitian diambil melalui teknik Purposive Sampling sebanyak 18 informan.Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan(1)pengembangan pariwisata di Kawasan Mandeh melibatkan semua jajaran masyarakat,(2) sosialisasi dari dinas pariwisata kepada masyarakat dalam pengembangan kawasan Mandeh menyebabkan masyarakat membentuk kelompok sadar wisata, (3) perkembangan kelompok masyarakat saat ini dalam pengelolaan objek wisata masih belum berjalan dengan semestinya.
DAMPAK PEMBANGUNAN JEMBATAN BATURIJAL TERHADAP SISTEM PEMASARAN HASIL KELAPA SAWIT DI JORONG BATURIJAL NAGARI BATURIJAL KECAMATAN PADANG LAWEH KABUPATEN DHARMASRAYA Yuyun Sri Handayani; Yurni Suasti; Deded Chandra
JURNAL BUANA Vol 3 No 4 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i4.448

Abstract

This study aims to describe the impact of bridge construction on the marketing, transportation, and income systems of oil palm farmers in Jorong Baturijal Nagari Baturijal,Padang Laweh District. The type of research used is a type of combination research. With a research samples are 25 oil palm farmers. The results of the research obtained is the impact of bridge construction on the marketing system of oil palm products have changed.Before there is a bridge the community prefers to sell oil palm products to middlemen outside the Nagari Baturijal, whereas after the construction of more bridges choose in middlemen in the Nagari Baaturijal. The impact of bridge construction on the transportation of oil palm products is the shorter time and distance. The impact of bridge construction on the income of oil palm farmers is an average increase of 5%
Kesejahteraan Keluarga Petani Bawang Merah ( Alllium ascalonicum linn) di Nagari Alahan Panjang Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Rahma Wati; Dedi Hermon; Endah Purwaningsih
JURNAL BUANA Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i3.459

Abstract

Abstract The purpose of this study was to determine the basic needs of shallot farmers including (food, clothing, shelter), income, and health, in Nagari Alahan Panjang, Lembah Gumanti District, Solok Regency. This type of research is descriptive quantitative, with a population of family heads of onion farmers totaling 4,260 people. The sampling technique is Proportional Random Sampling with taking 5% in each jorong with a total sample of 212 people. Data collection techniques using questionnaires and data analysis techniques, Descriptive Statistics Analysis with percentage formulas. The results of the study show that: (1) Basic needs that cover food, clothing and family boards have been fulfilled, this can be seen from the fulfillment of good food requirements even though nutritional intake is still lacking, (2) The income of shallot farmers is only enough to meet basic needs . (3) The health of the onion farmer family is quite good, only a fever which is mostly experienced by farmers. (4) education of low shallot farmers because most of them are elementary school graduates. Keywords:Welfare,basicneeds,income,health,education
ANALISIS PERTUMBUHAN EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN SIAK DALAM PERSFEKTIF KERUANGAN TAHUN 2007-2016 yulia lestari; Sri Mariya
JURNAL BUANA Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i3.460

Abstract

ABSTRACT The purpose this research to analyze the economic growth of the people in Siak Regency from 2007-2016 by linking economic growth in the spatial perspective in Siak Regency. This type of research uses descriptive quantitative methods. The results of research show that the economic growth of the people in Siak Regency in 2007-2016 each year experienced an increase and a decrease, in 2009 to 2010 economic growth had increased by 764.36% which was categorized as fast. Based on the analysis of the Siak Regency Locations Qoutient (LQ) in 14 sub-districts of the agricultural sector GRDP, it includes the plantation subsector and the food subsector. The LQ results which are the base sector of the plantation subsector are oil palm plants and for the food subsector which is the base sector, cassava plants. So that from the analysis of the results of the LQ it can be seen the type of land use, where in 2007 the use of land for plantations was 630,999 ha and in 2016 it was 788,373 ha. As for the rice fields in 2007 to 2016 the land use turned into plantations. Keywords: Economic Growth, GDP , Base and Non-Base Sectors
EKSISTENSI INDUSTRI KERUPUK SANJAI DI KECAMATAN MANDIANGIN KOTO SELAYAN Dirga Indika Harbi; Rahmanelli Rahmanelli
JURNAL BUANA Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i3.465

Abstract

This study aims to analyze the existence of the sanjai cracker industry based on 1) capital, 2) raw materials, 3) labor, 4) and marketing, 5) and the distribution patterns of the sanjai industry in Mandiangin District, Koto Selayan, Bukittinggi City. This type of research is quantitative. The study population was 22 industries, 22 research samples. Data collection techniques in total sampling through observation and questionnaires. The data analysis technique used is the percentage and analysis of the nearest neighbor (nearest neighbor analyst). The results of the study found that 1) the sanjai industry capital in Mandiangin Subdistrict, Koto Selayan in one production time was a maximum of Rp. 5,000,000; 2) raw materials used by the Sanjai industry in one production maximum of 500 kilograms; 3) the number of workers employed at one time the production of sanjai is on average 4 people; 4) marketing aspect, sanjai industry entrepreneurs in determining selling prices follow market prices; 5) the distribution pattern of the sanjai industry with the results of the analysis of the nearest neighbors is obtained that, the distribution pattern in the ratio is 0.832676 which means random distribution patterns.
Respon Masyarakat Desa Malancan terhadap IUPHHK-HA PT. Salaki Summa Sejahtera (SSS) Di Kecamatan Siberut Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai VICKY TRINALDI; endah Purwaningsih
JURNAL BUANA Vol 3 No 4 (2019)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana.v3i4.466

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiamana respon masyarakat Desa Malancan terhadap IUPHHK-HA PT. Salaki Summa Sejahtera (SSS) di Kecamatan Siberut Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai.Jenis peneltian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitaif dan kualitatif (mix method). Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Ada 87 orang menjadi sampel responden peneltian yang berada di 6 dusun dari 9 dusun yang berada di Desa Malancan. Pengambilan data dengan cara menyebar angket dan di analisis menggunakan skala likert. Hasil penelitian tentang karakteristik sosial demografi dengan jenis kelamin laki-laki adalah (78%), kategori rentang umur 40-49 tahun (39%), penduduk asli (93%). Tingkat pendidikan rendah (42% tidak sekolah). Pekerjaan sebagai petani atau berladang (90%), pendapatan perbulan Rp.1.000.000-Rp.3.000.000 (60%), kepemilikan lahan di area konsesi (86% memiliki lahan). Respon dengan kategori sikap -0,49 (negatif), respon dengan kategori partisipasi -0,60 (negatif), dan aspek keseluruhan -0,55 (negatf). Tanggapan masyarakat Desa Malancan cenderung menolak adanya perusahaan ini beroperasi karena masyarakat menganggap pengelolaan yang dilakukan oleh perusahaan kurang baik, mereka seolah-olah tidak memikirkan masyarakat yang masuk dalam kawasan konsesi dan tidak adanya bantuan fisik maupun sosial kepada masyarakat. Diharapkan kepada intansi terkait agar mengkaji ulang kawasan hutan di Siberut Utara agar tidak menjadi polemik yang berujung konflik dengan masyarakat dan untuk PT. SSS agar lebih terbuka terhadap masyarakat sehingga terjalin baik hubungan masyarakat dengan perusahaan. Kata kunci: Respon, Karakteristik, Perusahaan Kayu