cover
Contact Name
Rifal
Contact Email
rifalmattirodeceng@gmail.com
Phone
+6282347281745
Journal Mail Official
rifalmattirodeceng@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kompleks IKIP Blok B5 No. 11 Makassar, Sulawesi Selatan 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran
Published by Rayhan Intermedia
ISSN : 26849860     EISSN : 26848384     DOI : https://doi.org/10.31970/pendidikan.v6i3
Core Subject : Education,
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran (JP-3) merupakan media publikasi karya ilmiah yang diterbitkan oleh Rayhan Intermedia. Jurnal ini diterbitkan dalam rangka untuk mempromosikan dan menyebarluaskan pengetahuan serta teknologi yang berhubungan dengan pembelajaran dan dunia pendidikan umumnya. Jurnal ilmiah ini terbit 3 (tiga) edisi dalam setahun yaitu Januari-April, Mei-Agustus, dan September-Desember.
Articles 1,193 Documents
Inovasi Media Pembelajaran Sosiologi: Meningkatkan Keterlibatan Siswa Kelas XI MIPA3 di SMA Negeri 17 Makassar melalui Canva, Kahoot dan TikTok Ramlah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi inovasi media pembelajaran sosiologi guna meningkatkan keterlibatan siswa kelas XI MIPA 3 di SMA Negeri 17 Makassar melalui penggunaan Canva, Kahoot, dan TikTok. Penelitian dilakukan dalam empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini melibatkan 36 siswa, terdiri dari 14 laki-laki dan 22 perempuan, pada tahun pelajaran 2023/2024. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan tes untuk menilai keterlibatan dan hasil belajar siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan media inovatif ini berhasil meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar. Rata-rata nilai hasil belajar pada siklus 1 adalah 73, yang meningkat menjadi 82 pada siklus 2.Keaktifan siswa juga menunjukkan perkembangan signifikan pada siklus 1, terdapat 11 peserta didik (30,6%) dalam kategori baik, dan pada siklus 2 meningkat menjadi 15 peserta didik (41,7%) dalam kategori sangat baik, serta 21 peserta didik (58,3%) dalam kategori baik. Penggunaan Canva, Kahoot, dan TikTok menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan interaktif, mendorong siswa untuk lebih berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa integrasi media pembelajaran yang inovatif dapat meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti lain dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif.
Minat Dan Motivasi Belajar Sosiologi Siswa Kelas XII-2 Pada Jam Pelajaran Terakhir Melalui Penggunaan Media Teka-Teki Silang di SMA Negeri 5 Makassar Khairunizha Medina
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa dalam mata pelajaran Sosiologi pada jam pelajaran terakhir di SMA Negeri 5 Makassar , dengan memanfaatkan media teka-teki silang sebagai alat bantu pembelajaran. Penurunan konsentrasi dan motivasi sering terjadi pada siswa kelas XII-2 di jam terakhir, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada siklus pertama, penggunaan media teka-teki silang menunjukkan peningkatan minat dan motivasi siswa, meskipun belum signifikan. Setelah perbaikan pada siklus kedua, terjadi peningkatan yang lebih signifikan, terutama pada aspek keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Skor rata-rata minat belajar meningkat dari 3.5 pada siklus pertama menjadi 4.2 pada siklus kedua, sedangkan motivasi belajar meningkat dari 3.4 menjadi 4.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media teka-teki silang efektif dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar, terutama pada jam pelajaran terakhir.
Pendekatan Berbasis Teknologi Untuk Meningkatkan Keterlibatan dan Kinerja Siswa di SMA Negeri 10 Makassar Kris Algasari
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak pendekatan berbasis teknologi dalam meningkatkan keterlibatan dan kinerja siswa di lingkungan pendidikan. Menggunakan metode penelitian kualitatif, dan dikumpulkan melalui wawanvara mendalam serta obserfasi di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi, seperti aplikasi pembelajaran interaktif dan media digital, secara siknifikan meningkatkan motivasi siswa dalam menciptakan suasana belajar yang lebi kolaboratif. Siswa melaporkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan menyenangkan,yang mendorong mereka untuk aktif berpartisipasi.selain itu, guru mencatat peningkatan kemandirian dan kepercayaan diri siswa dalam menyelesaikan tugas.meskipun ada tantangan seperti aksesibilitas dan masalah teknis, temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi secara strategis dalam kurikulum dapat mengoptimalkan hasil belajar. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan teknologi yang lebi luas untuk menin gkatkan keterlibatan dan kinerja akademik siswa di masa depan.
Penggunaan Media Word Wall Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Andiyana Sadipun; Kaharuddin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1389

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penggunaan media wordwall untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata Pelajaran Pendidikan Pancasila kelas VIII-6 SMP Negeri 1 Ambon, Adapun pokok masalahnya yaitu: Bagaimana Penggunaan Media Word Wall dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Pada Siswa Kelas VIII-6 SMP Negeri 1 Ambon. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) adapun sumber data dari penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII-6 SMP N 1 Ambon. pada saat diterapkan media wordwall, untuk memperoleh data peneliti menggunakan teknik observasi dan tes. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis kualitatif deskriptif, dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan media pembelajaran wordwall hasil belajar peserta didik setiap siklusnya mengalami perubahan secara signifikan. Secara berturut-turut berdasarkan siklus I dan siklus II hasil belajar Pendidikan Pancasila dengan materi pokok Bhinneka Tunggal Ika. Pada siklus I nilai tertinggi adalah 90 dan nilai terendah adalah 60. Pada siklus II nilai tertinggi adalah 100 dan nilai terendah adalah 75, berdasarkan analisis ratarata nilai perolehan peserta didik pada siklus I adalah 64,28% sedangkan pada siklus II rata-rata nilai perolehan peserta didik meningkat sebesar 92,85%.
Peningkatan Kemampuan Siswa dalam Mengemukakan Pendapat Melalui Penerapan Tipe Model Pembelajaran Talking Stick Pada Materi Perbedaan, Kesetaraan, dan Harmoni Sosial di Kelas XI IPS 2 SMAN 5 Sidrap Muh. Husain
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapat melalui penerapan model pembelajaran Talking Stick pada materi Perbedaan, Kesetaraan, dan Harmoni Sosial di kelas XI IPS 2 SMAN 5 Sidrap. Permasalahan utama yang dihadapi adalah siswa cenderung kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapatnya. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil dari siklus I menunjukkan bahwa 50% siswa aktif dalam diskusi, dengan rata-rata nilai siswa sebesar 72,5. Namun, setelah perbaikan dilakukan pada siklus II, seperti peningkatan waktu persiapan dan pemberian apresiasi, keterlibatan siswa meningkat menjadi 85%, dan rata-rata nilai siswa naik menjadi 78,6. Penerapan model Talking Stick terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapat, terutama dengan memberikan kesempatan yang sama kepada semua siswa untuk berbicara. Keberhasilan ini terlihat dari meningkatnya keterlibatan siswa dan pencapaian nilai di atas kriteria keberhasilan.
Upaya Peningkatan Partisipasi Aktif Peserta Didik Dalam Pembelajaran Sosiologi Dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Serina Nini
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1391

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena adanya masalah pada partisipasi peserta didik yang masih sangat kurang, bahkan mereka cenderung tidak aktif dalam kelas untuk diskusi kelompok pada sesi tanya-jawab. Diskusi kelompok yang dilakukan dalam kelas hanya didominasi oleh peserta didik dengan kemampuan tinggi dan percaya diri yang mumpuni, sedang pada peserta didik yang memiliki tingkat kemampuan rendah cenderung diam dan bahkan tidak menyimak penjelasan dari teman kelompok lain yang melakukan presentasi kelompok pada mata pelajaran sosiologi. Penggunaan model pembelajaran Kooperatif tipe jigsaw pada pelajaran sosiologi diharapkan mampu mengatasi permasalahan tersebut dengan cara mengelompokkan peserta didik secara heterogen agar diskusi kelompok menjadi aktif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, yang mana penelitian dilakukan dalam 2 siklus. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh klasifikasi tingkat pemahaman peserta didik menjadi 3 kelompok yaitu tingkat tinggi, sedang, dan rendah. Adapun hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terjadi peningkatan keaktifan belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II. Peningkatan yang terjadi sebesar 80% dengan penilaian yang dilakukan yaitu penilaian keterampilan menyelesaikan LKPD tepat waktu, berdiskusi, mengemukakan pendapat, dan bertanya-jawab pada kelompok yang presentasi dalam lingkaran tim ahli.
Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Melalui Penerapan Model Pembelajaran Tipe Talking Stick Pada Pembelajaran Sosiologi Kelas XI IPS 2 SMAN 11 Makassar Sriwahyuni; A. Dody May Putra Agustang; Patahuddin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi belajar siswa dengan menerapkan Model pembelajaran tipe Talking Stick, pada pembelajaran Sosiologi Kelas XI. IPS 2 SMAN 11 Makassar. Penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas (PTK) atau classroom action, penelitian ini dilaksanakan dengan 4 langkah yakni: perencanaan (Planning), pelaksanaan (Action), pengamatan (Observation), refleksi (Reflection). Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 11 Makassar, dengan subjek penelitian 36 orang peserta didik pada kelas XI IPS 2. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, angket dan dokumentasi. Data yang taerkumpul dianalisis menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menujukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran tipe Talking Stick, merupakan salah satu strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi belajat sosiologi peserta didik pada kelas XI IPS 2 SMAN 11 Makassar. Peningkatan motivasi belajar dapat dilihat dari data hasil angket penelitian dari siklus I ke siklus II, dimana persentase rata-rata hasil angket motivasi belajar sejarah dari 73,85% menjadi 79,51% atau berada dalalm kategori tinggi, sehingga persentase peningkatan motivasi belajar 5,66%. Peningkatan juga terjadi pada aktivitas peserta didik yang dapat dilihat dari hasil observasi selama pembelajaran berlangsung. Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat disimpukan bahwa motivasi belajar sejarah Sosiologi kelas XI IPS 2 SMAN 11 Makassar, melalui penerapan model pembelajaran tipe Talking Stick mengalami peningkatan.
Peningkatan Hasil Pembelajaran Siswa Dengan Menggunakan Metode Diskusi Kelompok Belajar di SMP Negeri 13 Makassar Sardi Leasa
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan diskusi kelompok belajar dalam meningkatkan hasil pembelajaran siswa di SMPN 13 Makassar, dengan fokus pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Proses belajar mengajar tidak selalu menyampaikan informasi kepada siswa, tetapi membutuhkan keterlibatan siswa didalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mengamati langsung proses pembelajaran di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pembelajaran pesesrta didik dapat meningkat dengan menggunakan metode diskusi kelompok secara efektif. Dalam hal ini hasil yang ditunjukkan bahwa metode pembelajaran diskusi kelompok belajar merupakan metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil pembelajaran siswa. Hal ini penerapan metode pembelajaran diskusi membuat siswa lebih aktif dalam proses belajar mengajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Sosiologi: Penelitian Tindakan Kelas di Kelas X.8 SMA Negeri 2 Makassar Nurmadinah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1394

Abstract

Dalam setiap proses pembelajaran guru memilih model pembelajaran yang efektif digunakan karena hal ini sangat menentukan keberhasilan proses pembelajaran keaktifan serta motivasi belajar peserta didik. Berdasarkan hasil observasi menunjukkan hasil belajar peserta didik kelas X.8 pada pembelajaran Sosiologi masih rendah. Hal ini dikarenakan peserta didik merasa kurang termotivasi selama proses pembelajaran berlangsung hal ini dikarenakan guru biasanya masih menggunakan metode yang bersifat monoton seperti metode ceramah, dari permasalahan yang dibahas maka peneliti melakukan penelitian Tindakan kelas ini dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran Sosiologi. Peneliti menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Berdasarkan hasil penelitian, aktivitas guru dari siklus I ke siklus II sudah terlihat mengalami peningkatan, hal ini terlihat pada siklus I presentasi 75% dengan kategori cukup baik sedangkan pada siklus II presentasenya mengalami peningkatan menjadi 93% dengan kategori sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran Cooperative Learning cukup efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Sosiologi.
Peningkatan Keaktifan Belajar Peserta Didik Menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Giving Question And Getting Answer Miftahul Ulum
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam tentang solusi yang tepat sesuai permasalahan di dalam kelas saat pembelajaran dilakukan, di mana terdapat peserta didik yang cenderung tidak aktif saat pembelajaran, termasuk kurangnya kolaborasi yang diberikan sebagai kontribusi pada tim atau kelompoknya dan tentang bagaimana keefektivan proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe giving question and getting answer (GQGA) sebagai tawaran solusi untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik di UPT SMAN 11 Makassar dengan menggunakan beberapa indikator yang telah ditentukan. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, adapun yang menjadi subyek penelitian yaitu peserta didik kelas X 2 UPT SMAN 11 Makassar yang berjumlah 37 orang. Teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara, tes kognitif, dan formatif dengan melihat keterampilan peserta didik dalam mengerjakan LKPD tepat waktu, keterampilan menyajikan bahan presentasi dan diskusi kelas. Hasil penelitian diperoleh: 1) Siklus I terdata mengalami 80% tingkat keaktifan belajar peserta didik dengan indikator penilaian yang telah ditentukan, 2) Siklus II mengalami sebuah peningkatan persentasi 85% tingkat keaktifan belajar peserta didik dengan indikator penilaian yang telah ditentukan. Penilaian yang dilakukan tentunya dengan melihat tingkatan nilai perolehan dari penilaian keterampilan, di mana terdapat penilaian keterampilan menyelesaikan LKPD tepat waktu, aktif berdiskusi, melakukan tanya-jawab pada forum sesi tanya-jawab dari kelompok yang mempresentasikan hasil LKPD.