cover
Contact Name
Naziel Savero
Contact Email
savero762@gmail.com
Phone
+6282251606018
Journal Mail Official
savero762@gmail.com
Editorial Address
Universitas Sumatera Utara Jalan Dr. T. Mansur No.9, Padang Bulan, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20222
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
journal of social and economic research
ISSN : 27156117     EISSN : 27156966     DOI : https://doi.org/10.54783/jser.v6i2
Core Subject : Social,
Journal of Social and Economics Research (JSER) is published by Ikatan Dosen Menulis in collaboration with GoAcademica CRP. Publishing twice times a year, ie Issue 1 Issue 2 in June and December and already have a registration number p-ISSN: 2715-6117 and e-ISSN: 2715-6966 since 2019.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 983 Documents
REWARD, KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, PELATIHAN: STRATEGI MSDM DALAM MENINGKATKAN PERILAKU INOVATIF PADA GENERASI Z Alfira Amanda Syifa; Kenita Putri
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh reward, kepemimpinan transformasional, dan pelatihan sebagai strategi SDM dalam meningkatkan perilaku inovatif di kalangan karyawan Generasi Z. Penelitian ini menargetkan pekerja Generasi Z (usia 18-28 tahun) yang bekerja di perusahaan-perusahaan yang berlokasi di kawasan industri Cikarang, Jawa Barat, Indonesia, dengan sampel sebanyak 111 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin untuk mengukur variabel independen seperti penghargaan, kepemimpinan transformasional, dan pelatihan serta variabel dependen, perilaku inovatif. Analisis data dilakukan dengan SPSS versi 26, meliputi uji validitas (korelasi Pearson), reliabilitas (Alpha Cronbach >0,926), normalitas (Monte Carlo sig. 0,181), multikolinearitas (VIF <10), serta regresi linier berganda, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional (sig. 0,038) dan pelatihan (sig. 0,000) secara signifikan memengaruhi perilaku inovatif secara individual, sedangkan penghargaan tidak menunjukkan signifikansi parsial. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan pengaruh gabungan yang substansial (uji F signifikansi 0,000), yang menjelaskan 22,3% varians dalam perilaku inovatif (R² yang disesuaikan 0,223). Hasil ini menegaskan peran penting kepemimpinan transformasional dan pelatihan terstruktur dalam menumbuhkan inovasi di kalangan Generasi Z yang melek teknologi, sejalan dengan penelitian sebelumnya seperti Rosmayati et. al. (2021).
PENGARUH KUALITAS LAYANAN, FASILITAS, DAN HARGA TERHADAP LOYALITAS PENYEWA KOS DI KAWASAN INDUSTRI CIKARANG Ryno Antonio Gultom; Kenita Putri
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan, fasilitas, dan harga terhadap loyalitas penyewa kos di kawasan industri Cikarang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan secara online kepada 100 responden yang merupakan penyewa kos aktif minimal tiga bulan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar instrumen penelitian telah memenuhi kriteria valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,804. Berdasarkan uji asumsi klasik, model regresi dinyatakan layak digunakan meskipun data tidak berdistribusi normal, namun tidak ditemukan adanya multikolinearitas dan heteroskedastisitas. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa variabel harga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas penyewa, sedangkan kualitas layanan dan fasilitas tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun, secara simultan ketiga variabel tersebut terbukti berpengaruh signifikan terhadap loyalitas penyewa. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,533 menunjukkan bahwa 53,3% variasi loyalitas penyewa dapat dijelaskan oleh kualitas layanan, fasilitas, dan harga, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa harga merupakan faktor paling dominan dalam memengaruhi loyalitas penyewa kos di kawasan industri Cikarang.
PERANCANGAN FLOWCHART PENERIMAAN PENDAPATAN PADA PT Z Afrizal Rizky Prabowo; Ayu Chairina Laksmi
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1442

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang flowchart penerimaan pendapatan pada PT Z berdasarkan hasil pelaksanaan penelitian. Mekanisme penerimaan pendapatan perusahaan berasal dari dua jalur utama, yaitu melalui platform marketplace (Etsy) dan website perusahaan dengan perantara PayPal, di mana dana terlebih dahulu ditampung oleh pihak ketiga sebelum diterima dan diverifikasi oleh bagian administrasi. Permasalahan yang ditemukan menunjukkan bahwa sistem yang berjalan belum terdokumentasi secara sistematis, dengan proses pencatatan yang masih dilakukan secara manual sebelum diinput ke dalam perangkat lunak akuntansi. Hal ini berpotensi menimbulkan kesalahan klasifikasi akun, keterlambatan pencatatan, serta ketidaksesuaian antara bukti transaksi dan laporan keuangan. Selain itu, ketergantungan pada pihak ketiga dan adanya jeda waktu pencairan dana menjadi tantangan dalam pengakuan pendapatan yang tepat. Oleh karena itu, perancangan flowchart penerimaan pendapatan dilakukan untuk memberikan gambaran alur kerja yang jelas dan terstruktur, mulai dari transaksi hingga pencatatan keuangan. Hasil perancangan ini diharapkan dapat menjadi alat dokumentasi prosedur, meningkatkan pengendalian internal, memperjelas pembagian tugas, serta meminimalkan risiko kesalahan pencatatan, sehingga proses penerimaan pendapatan di PT Z menjadi lebih efektif dan terkontrol.
KEMAJUAN TEKNOLOGI INFORMASI MENDUKUNG TRANSFORMASI CEPAT LAYANAN MEDIS DAN MENDORONG EKONOMI BERKELANJUTAN A. M. Alief Akbar; Muh. Tsaqif Hafidz; Arifah Amaliah Puteri
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1451

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah mendorong transformasi signifikan dalam sektor layanan medis, khususnya melalui digitalisasi sistem kesehatan yang meningkatkan efisiensi, aksesibilitas, dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi informasi dalam transformasi layanan medis serta implikasinya terhadap ekonomi berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka terhadap berbagai literatur ilmiah yang relevan pada periode 2018–2025. Data dikumpulkan dari jurnal internasional, laporan lembaga, dan publikasi akademik, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi seperti telemedicine, kecerdasan buatan (AI), big data, dan Internet of Things (IoT) mampu meningkatkan akurasi diagnosis, mempercepat proses pelayanan, serta memperluas jangkauan layanan kesehatan, terutama di daerah terpencil. Selain itu, digitalisasi layanan kesehatan berkontribusi terhadap efisiensi biaya operasional, peningkatan produktivitas tenaga kerja, serta mendorong pertumbuhan industri berbasis teknologi kesehatan. Namun, implementasi teknologi masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, keamanan data, dan rendahnya literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan sistem digital untuk mengoptimalkan manfaat teknologi informasi dalam sektor kesehatan. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi informasi tidak hanya meningkatkan kualitas layanan medis, tetapi juga berperan penting dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
THE EFFECT OF SOCIAL MEDIA MARKETING ACTIVITIES ON BRAND EQUITY IN THE E-COMMERCE INDUSTRY IN INDONESIA Linda Waty; Sri Vandayuli Riorini; Fadhil Rezky Ananda
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1460

Abstract

This study examines the impact of Social Media Marketing Activities (SMMA) on consumer-based brand equity (CBBE) in the e-commerce industry in Indonesia. This topic is interesting because SMMA increases brand awareness and brand image for skincare products through creative content (Murdjaya & Faisal, 2025), and Shopee Live's strategy influences purchasing decisions for The Originote (Fernando et al., 2023). The main issue is how SMMA affects CBBE elements (brand awareness, perceived quality, brand association, brand loyalty) in Indonesian e-commerce. Research question: Does SMMA significantly influence CBBE in the Indonesian e-commerce industry? This study fills a gap because previous studies have focused more on customer satisfaction (Anas et al., 2023) or purchasing decisions via Shopee Live (Fernando et al., 2023; Hsieh et al., 2024), rather than CBBE specifically in Indonesian e-commerce. Demographic factors such as education are rarely moderated in this context. This is a quantitative study with a survey design targeting active social media e-commerce consumers in Indonesia. Primary data was collected from an online questionnaire using purposive sampling, with 300 respondents who are Shopee/Tokopedia users. Multiple linear regression analysis and moderation via SPSS. SMMA has a significant positive effect on CBBE, in line with increased awareness and image in skincare (Manohar et al., 2023; Pancić et al., 2023), as well as loyalty via engagement (Bhardwaj et al., 2023; Dogra et al., 2023). Shopee Live increases purchases (Fernando et al., 2023); demographics moderate the relationship. SMMA significantly builds CBBE in Indonesian e-commerce, so companies optimize interactive strategies for long-term loyalty.
FENOMENA MULTIPLE ACCOUNT INSTAGRAM PADA MAHASISWA HUBUNGAN MASYARAKAT DAN KOMUNIKASI DIGITAL Ulima Larisa; Queendira Zedi Paradila; Srikandi Nabila Rahmani
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena penggunaan multiple account di media sosial Instagram pada mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital Universitas Negeri Jakarta angkatan 2024. Sebagai generasi digital native, mahasiswa cenderung melakukan segmentasi audiens untuk memisahkan representasi diri secara profesional dan personal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan wawancara semi-terstruktur terhadap enam informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman serta dikorelasikan dengan teori Johari Window. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata mahasiswa memiliki empat akun Instagram dengan fungsi yang berbeda. Akun pertama digunakan sebagai tempat personal branding (open area), akun kedua dan ketiga digunakan sebagai tempat ekspresi diri yang lebih personal (hidden area), serta akun tambahan lainnya sebagai arsip atau kebutuhan lain. Temuan mengungkapkan adanya pola hubungan terbalik antara jumlah pengikut dan tingkat kepercayaan, di mana semakin sedikit pengikut di suatu akun, semakin tinggi tingkat keterbukaan diri pemilik akun. Meskipun menampilkan sisi diri yang berbeda di tiap akun, mahasiswa tetap memaknai representasi tersebut sebagai bagian dari identitas asli mereka yang disesuaikan dengan konteks audiens digital.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena penggunaan multiple account di media sosial Instagram pada mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital Universitas Negeri Jakarta angkatan 2024. Sebagai generasi digital native, mahasiswa cenderung melakukan segmentasi audiens untuk memisahkan representasi diri secara profesional dan personal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan wawancara semi-terstruktur terhadap enam informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman serta dikorelasikan dengan teori Johari Window. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata mahasiswa memiliki empat akun Instagram dengan fungsi yang berbeda. Akun pertama digunakan sebagai tempat personal branding (open area), akun kedua dan ketiga digunakan sebagai tempat ekspresi diri yang lebih personal (hidden area), serta akun tambahan lainnya sebagai arsip atau kebutuhan lain. Temuan mengungkapkan adanya pola hubungan terbalik antara jumlah pengikut dan tingkat kepercayaan, di mana semakin sedikit pengikut di suatu akun, semakin tinggi tingkat keterbukaan diri pemilik akun. Meskipun menampilkan sisi diri yang berbeda di tiap akun, mahasiswa tetap memaknai representasi tersebut sebagai bagian dari identitas asli mereka yang disesuaikan dengan konteks audiens digital.
PERBANDINGAN PEMBIAYAAN KUR KONVENSIONAL DAN KUR SYARIAH PADA BRI KC PANAKKUKANG DAN BSI KCP MAKASSAR VETERAN Firmansyah; Muhammad Nasri Katman; Muslihati
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1466

Abstract

Perkembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia sangat bergantung pada dukungan perbankan, salah satunya melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pemerintah menyalurkan KUR melalui bank konvensional dan bank syariah, yang masing-masing memiliki prinsip operasional yang berbeda. Namun, di lapangan masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan mendasar antara pembiayaan KUR konvensional dan KUR syariah. Hal inilah yang menjadi latar belakang penelitian ini, dengan fokus pada perbandingan pembiayaan KUR di Bank Rakyat Indonesia (BRI) KC Panakkukang dan Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Makassar Veteran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dalam prosedur pengajuan, pelaksanaan akad, serta sistem perhitungan bunga dan margin pada kedua jenis pembiayaan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BRI menggunakan sistem bunga tetap dengan prosedur pencairan yang lebih cepat dan sederhana. Sebaliknya, BSI menerapkan akad Murabahah bil Wakalah dengan margin keuntungan tetap dan proses yang lebih panjang karena mempertimbangkan aspek kehalalan usaha sesuai prinsip syariah yang berdasarkan prinsip jual beli dan bebas dari unsur riba. Meskipun nominal cicilan tidak jauh berbeda, pendekatan hukum dan nilai dasar dari kedua jenis pembiayaan ini sangat kontras. Bank syariah lebih menekankan transparansi akad dan edukasi kepada nasabah mengenai prinsip syariah. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap perbedaan pembiayaan berbasis konvensional dan syariah.
PEMANFAATAN AKTUALISASI LATSAR UNTUK OPTIMALISASI PARTISIPASI AKTIF MAHASISWA MELAUI PENERAPAN INSTRUMEN PENILAIAN AFEKTIF Putri Novira
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1468

Abstract

Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, yang menyatakan bahwa ASN memiliki kewajiban untuk melaksanakan kebijakan publik. Keputusan Kepala LAN Nomor 14/K.1/PDP.07/2022, terbagi menjadi dua komponen utama: pembentukan karakter PNS dan penguatan kompetensi teknis bidang tugas. Di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh memiliki salah satu tujuan yaitu menyeimbangkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Namun dalam praktiknya, penilaian terhadap ranah afektif sering kali belum dilakukan secara optimal. Oleh karena itu, dibutuhkan instrumen yang sistematis dan dapat diukur. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 38 mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Rangkaian kegiatan mulai dari penyusunan instrumen, sosialisasi kepada mahasiswa, pelaksanaan aktualisasi dalam pembelajaran kelompok, dan analisis peningkatan kemampuan afektif, menunjukkan bahwa instrumen penilaian afektif mampu meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa secara terukur.
PENGARUH AKUNTABILITAS, TRANSPARANSI DAN PENGELOLAAN KEUANGAN TERHADAP KINERJA DANA BOS PADA CABANG DINAS PENDIDIKAN WILAYAH XI Endang Wariyanti
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1473

Abstract

Penelitian bertujuan untuk melakukan Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi dan Pengelolaan Keuangant terhadap Kinerja Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI. Variabel independen yang dinilai yakni akuntabilitas, transparansi dan pengelola keuangan, sedangkan Kinerja Dana Bos Pada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI berfungsi sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional Populasi penelitian terdiri dari 101 guru, dengan sampel sebanyak 101 guru yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji prasyarat (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi), serta uji hipotesis dengan regresi linear sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi memiliki berpengaruh positif dan berkontribusi terhadap Kinerja Dana Bantuan Operasional Sekolah. Akuntabilitas tidak berpengaruh negatif terhadap Kinerja Dana Bantuan Operasional Sekolah, sedangkan Pengelolaan Keuangan berpengaruh positif dengan kontribusi terhadap Kinerja Dana Bantuan Ope rasional Sekolah. Secara simultan, transparansi, akuntabilitas, dan Pengelolaan Keuanengan berpengaruh terhadap Kirja Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan Pengelolaan Keuangan dalam Kinerja Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan disekolah.
MEMAHAMI DASAR BUSANA ANAK USIA DINI SEBAGAI CERMIN AKHLAK DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DIN Asty Agustin; Fitria Nala Syafila; Iswardhani Nur Azizah; Shofiyatun Najib; Triyanti Triyanti; Hilda Dwi Agustina; Hasti Maulidia Hanifa; Ani Sofiana Istiqomah; Hidayatu Munawaroh
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1474

Abstract

Busana anak usia dini tidak hanya berfungsi sebagai penutup tubuh, tetapi juga memiliki nilai edukatif yang berkaitan dengan pembentukan karakter dan internalisasi nilai akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar busana anak usia dini, perannya sebagai media internalisasi nilai akhlak, serta implikasinya dalam pembelajaran di lembaga pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui kajian berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan pendidikan anak usia dini, pendidikan karakter, dan konsep busana anak. Data dianalisis secara deskriptif kritis untuk mengidentifikasi hubungan antara penggunaan busana dengan pembentukan karakter dan proses pembelajaran anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa busana anak usia dini memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar kebutuhan dasar, yaitu mendukung kenyamanan belajar, menumbuhkan kemandirian, serta menanamkan nilai karakter seperti kesopanan, kebersihan, dan tanggung jawab. Selain itu, busana dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang menstimulasi perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak melalui kegiatan tematik dan pembiasaan sehari-hari. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti pengaruh tren busana modern, keterbatasan pemahaman anak, serta kurangnya konsistensi antara lingkungan sekolah dan keluarga. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pendidik dan orang tua serta strategi pembelajaran yang kreatif agar nilai-nilai tersebut dapat di internalisasikan secara efektif sejak usia dini.