cover
Contact Name
Herna Hirza
Contact Email
hirzaherna0@gmail.com
Phone
+6281397728339
Journal Mail Official
grenek@unimed.ac.id
Editorial Address
JL. Willem Iskandar Pasar v Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Grenek: Jurnal Seni Musik
ISSN : 23015349     EISSN : 25798200     DOI : https://doi.org/10.24114/grenek.v10i1
Grenek : Jurnal Seni Musik merupakan jurnal yang dikelola oleh prodi pendidikan musik jurusan sendratasik FBS Unimed. Grenek: Jurnal Seni Musik menyajikan persoalan dan isu-isu terkini tentang musik di Indonesia terkhusus di Sumatera utara. Grenek : Jurnal Seni Musik secara khusus membahas tentang pendidikan musik, penyajian musik, pengelolaan musik, penciptaan musik, serta pengkajian musik.
Articles 403 Documents
PENGEMBANGAN MODEL PERTUNJUKAN MUSIK BERBASIS WORK FROM HOME DENGANPEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL SEBAGAI DAMPAK COVID-19 Theodora - Sinaga; Suharyanto - -
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 9, No 1 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v9i1.19119

Abstract

This research aims to produce an effective performance method based on work from home with the application of digital music technology due to the impact of Covid 19. This method is useful for musicians, lecturers, academics and the public that can be used as entertainment, education, watching and good guidance in this modern era. The purpose of this study consists of: 1) Helping musicians, composers, singers, conductors, teachers, academics to make it easier to understand the use of digital technology for the needs of creative music performances that are work from home; and 2) Finding a model for developing creative music performances based on digital technology to accelerate the ability to play, collaborate, educate and express skills that are work from home. The method used in this research is a qualitative approach. Data observations were carried out as a first step to finding references to digital music based music performances that became the raw material for applying the development model. Data was collected through video recording of both live and offline shows in various reference sources. In between, an interview with musicians is also needed to enrich the supporting terms and features. The output of this research is in the form of scientific articles in national and international accredited journals, video and audio products in the form of application of digital music and intellectual property software. This research can be a finding that contributes to the development of creative music performances in North Sumatra. This research is also expected to contribute to uncover the development of the demonstration model through digital technology media.
PERANAN GRUP MUSIK MARSADA BAND DALAM MEMPOPULERKAN MUSIK TRADISIONAL BATAK TOBA KE MANCANEGARA Lando M.P. Manalu
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 1, No 3 (2012): Grenek E-Jurnal
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v1i3.2896

Abstract

Musik tradisional yang berkembang di Indonesia sangat banyak ragamnya salah satunya adalah uning-uningan yaitu musik tradisional Batak Toba yang mencoba tetap bertahan di tengah arus budaya global yang terus mengkristal sebagai budaya populer. Kesenian ini terdiri dari unsur musik instrumental dengan alat musiknya merupakan alat musik tertua dan asli dari masyarakat Batak Toba. Seperti halnya pada grup musik Marsada Band yang berada pada Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir berasal dari masyarakat Batak Toba yang telah membangkitkan kembali musik tradisional dengan memperkenalkan musik tradisional Batak Toba pada masyarakat Sumatera Utara khususnya dan ke seluruh masyarakat Indonesia bahkan sampai ke mancanegara pada umumnya. Penelitian ini dilakukan di Desa Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara yang merupakan tempat tinggal grup Marsada Band. Dalam pengambilan data metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Marsada Band adalah kelompok dinamis dari musisi muda. Marsada Band mampu memperkenalkan lagu dan uning-uningan lagu tradisional batak sampai ke Internasional dengan arransamen otodidak. Semua lagu yang dimainkan dipelajari dan penggarapannya dengan cara tradisional yaitu secara lisan tanpa ada referensi data tertulis. Kata kunci : musik tradisional, marsada band, batak toba
Daftar isi & Pengantar Editor Ridho Sudrajat, S.Pd
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 2, No 2 (2013): Grenek Music Journal
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v2i2.3874

Abstract

Grenek Music Journal merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Musik Jurusan Sendratasik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan. Grenek Music Journal menyajikan persoalan-persoalan dan isu-isu terkini tentang musik di Indonesia terkhusus di Sumatera Utara. Grenek Music Journal secara lebih khusus membahas tentang pendidikan musik, penyajian musik, pengelolaan musik, penciptaan musik, serta pengkajian musik. Pembahasan musik yang akan disajikan dalam jurnal ini meliputi pendidikan dan pembelajaran musik, musik nusantara, musik industri dan populer, musik serius, serta musik fungsional.
LAGU TIAS DALAM UPACARA PERNIKAHAN ADAT SIMALUNGUN DI DESA BANGUN PURBA (STUDI KAJIAN, BENTUK PENYAJIAN, FUNGSI DAN MAKNA LAGU) Eko Putra Oktavianus
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 6, No 1 (2017): Grenek : Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v6i1.10959

Abstract

"Songs Tias in Simalungun traditionalwedding ceremony in the village bangun purba (Studies of studies, forms ofpresentation, function and meaning of the song)”. This study aims to find outabout the song tias of form of presentation, function and meaning of the song inthe wake of early marriage ceremonies. This study is based on a theoreticalfoundation to explain the meaning assessment form, function and meaning of thesong. This research was conducted in the village bangun purba, during thewedding ceremony Simalungun. Data collected through literature study,observation, interviews, and documentation. This research was seen at thebeginning of the event to completion, with the aim of seeing the form ofpresentation, function and meaning of the song in the traditional Simalungun. Thefunction of this song was made to entertain the "boru" who come to the party"Tondong" which was performed during traditional wedding ceremonySimalungun wherever they are, including in the village bangun purba. And at thesame time see how the lives of people in the village get up early, and some clansin the area woke up early. This song has a meaning about a boy who had changedwhen he married them. The song is sung by a singer in the show, which isaccompanied by some traditional musical instruments Simalungun
CONTINUITIES AND CHANGES MUSICAL CULTURE OF MELAYU DELI Budi Agustono; Muh Takari
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 8, No 2 (2019): Grenek : Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v8i2.14022

Abstract

This paper analyze about continuities and changes Malay North Sumatra musical culture, with historical and ethnomusicological approach. We use the evolution theory, and qualitative methods in this research. Malay music North Sumatran begun in the early of Malay culture, in 1300 B.C. By this time to the first century, Malay musical culture basic on animism and dynamism, which use to ceremony activities. In firs to thirteen century Hinduism and Buddhism come to Malay culture. In this era musical culture from Hinduism and Buddhism absorbed by Malay North Sumatran, in the form as follows: raga and tala influence, some instrumets from India as tabla, mrdanga, sarenggi, and so on. Then, 13th century Islam adopted by North Sumatran in musical culture. The concep One God and adat bersendikan syarak, syarak bersendikan kitabullah has been make the main role in custom and music. The concept maqam and iqaat adopted to Malay musical culture. Th 16th century European come to Malay World, and some musical genres adopted by Malay, as dondang sayang (from branyo Portuguese), ronggeng, popular music, and so on. Today, all of musical element fusion to Malay culture with new development aesthetics.
TINJAUAN PROSES PEMBELAJARAN PIANO DI SANGGAR ANGELA MEDAN Akino Franky Simanjuntak
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 1, No 3 (2012): Grenek E-Jurnal
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v1i3.2883

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah proses pembelajaran piano yang di terapkan di Sanggar Angela Medan. Dengan tujuan untuk mengetahui sistem pembelajaran yang diterapkan di Sanggar Angela Medan. Penelitian ini dilaksanakan di Sanggar Angela Jalan HM joni No 48A Medan dengan populasi seluruh peserta didik dan tenaga pengajar dalam pembelajaran Piano, dengan  sampelnya adalah aktifitas pembelajaran piano di dalam ruang praktek sanggar Angela. Penerapan pembelajaran ekspresi music di sanggar Angela yang mencakup pratek bermain instrument musik dan ragam lagu-lagu yang mencakup lagu wajib nasional, lagu daerah, di Sanggar  Angela  Medan,  diimplementasikan  dengan pembelajaran  Instrument  Piano.  Metode  dan  tahapanpembelajaran Instrumen Piano yang diterapkan di Sanggar Angela Medan, dapat dikatakan bahwa metode yang digunakan dalam pembelajaran tersebut telah tergolong baik, mulai dari langkah awal hingga akhir pembelajaran, termasuk pada pemilihan bahan lagu/materi pembelajaran sesuai dengan tingkat kemampuan siswa. Kata kunci : Pembelajaran Piano di Sanggar Angela
ANALISIS LAGU THE MAJESTY AND GLORY OF YOUR NAME KARYA TOM FETTKE STUDI KASUS CRESCENDO STUDIO CHOIR Putri Octavia Sinulingga
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 2, No 2 (2013): Grenek Music Journal
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v2i2.3838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stuktur komposisi lagu yang didalamnya terdapat motif dan frase pada lagu the majesty and glory of your name karya Tom Fettke, dan sebagai kasusnya adalah Crescendo Studio Choir, juga untuk mengenal biografi Tom Fettke. Analisis merupakan suatu ilmu menguraikan sebuah pokok bahasan untuk mencari dan meneliti isi dari pokok bahasan tersebut. Demikian halnya dengan analisis musik yang memiliki pengertian memotong dan memperhatikan detail dari keseluruhan sebuah karya atau segi strukturnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-kualitatif, yaitu metode penelitian yang menggambarkan secara rinci dan jelas tentang sesuatu hal yang menjadi fokus penelitian. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah partitur lagu yang berjudul The Majesty And Glory Of Your Name karya Tom Fettke, pelatih sekaligus kondaktor Crescendo Studio Choir dan anggota Crescendo Studio Choir. Pengerjaan analisis ini memakai program finale untuk memindahkan dari partitur ke komputer agar memudahkan peneliti dalam mengerjakan analisis lagu, untuk meneliti motif, frase dan interpretasi.Lagu ini adalah sebuah lagu bertemakan keagamaan.Terdiri dari 79 birama yang memiliki motif asli dan pengembangan, sekwens naik dan turun, interval naik dan turun.Frase yang dimiliki lagu ini sebanyak 24 frase dengan kalimat pertanyaan dan jawaban.Interpretasi lagu yang dijabarkan memiliki 3 bagian yang setiap bagian memiliki pesan berbeda-beda.Setelah dilakukan analisis, maka peneliti menyadari bahwa sesungguhnya musik kaya dengan unsur-unsurnya khususnya pada lagu paduan suara.
INSTRUMEN GERANTUNG PADA MASYARAKAT GAYO DI KABUPATEN ACEH TENGAH (KAJIAN ORGANOLOGI) Desi Munawarah
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 7, No 1 (2018): Grenek : Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v7i1.8785

Abstract

This research aims to understand organological Instrument ‘Gerantung’, the process of making Gerantung Instrument and the technique of playing Gerantung Instrument onGayonesepeople in Central Aceh Regency where Mr. A.R. Mouse and Ceh (Sheikh) Kilang were craftsmen of Gerantung Instrument. This research located in Belang Mersah village, Lut Tawar district. The theoretical foundation is discussing about organology definition, traditional music, Gerantung Instrument, the process and technique of playing. Time research started from July until August 2017. The techniques of collecting data are observation, interview, documentation and literature review. This research resulted some conclusions: organological instrument Gerantung includes some parts such as holder, patch, resonance tube, hanger and booth. The processes of makingGerantung Instrument on Gayonese people in Central Aceh regency include some materials and equipments such as woods, jackfruit wood roots, pendulum, canvas, sanding machine, tools, machetes, wood chisel, wood saw, whittling knife and ruler. The steps of makingGerantung Instrument are first, measure the woods. Second, perforate the wood for sound resonance. Third, sculpt and cut the segment. Fourth, put pendulum on the hole. Last, put a canvas on top of pendulum to ease it swing. The techniques of playing Gerantung Instrument include some steps such as understand the scales of diatonic (Do, Re, Mi, Fa, Sol , La, Si, Do), understand hands position and when playing Gerantung Instrument is in standing position.
PERKEMBANGAN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN EKSTRAKULIKULER PADUAN SUARA DI SD SANTO ANTONIUS I DAN II MEDAN Lorencia Adella
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 7, No 2 (2018): Grenek : Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v7i2.10985

Abstract

Hasil penelitian ini membuktikan bahwa kegaitan ekstrakulikuler paduan suara merupakanekstrakulikuler pilihan, yang diresmikan sejak Oktober 2010. Kegiatan ini memiliki produkbernama paduan suara Beata Voce. Terdapat tujuh karakter yang ditemukan dalam kegiatanekstrakulikuler paduan suara. Antara lain Tanggung jawab, Disiplin, Kerja keras, Teguhpendirian, Religius, Komitmen, dan bersahabat/ komunikatif. Berdasarkan indikatorperkembangan karakter, siswa dalam kelompok suara Sopran 1 berada dalam kondisi sangat baik,siswa dalam kelompok suara Sopran 2 berada dalam kondisi sangat baik, siswa dalam kelompoksuara Alto 1 berada dalam kondisi baik, dan siswa dalam kelompok suara Alto 2 berada dalamkondisi baik, dan karakter yang kurang maksimal pengembangannya dalah kerja keras. Kendaladari perkembangan karakter siswa melalui kegiatan ekstrakulikuler paduan suara di SD St.Antonius I dan II ada 3, yaitu keadaan orangtua siswa yang terbatas, penguasaan materi lagu dankurangnya motivasi internal pada diri siswa karena keadaan terpaksa. Solusi yang dapat dicapaidari masalah tersebut adalah mengupayakan kegiatan-kegiatan penggalangan dana untukmenutupi sebagian biaya pribadi; pembiasaan disiplin dan kerja keras sejak dini untukmempermudah siswa yang akan menjadi penerus anggota tim inti dikemudian hari; danpengarahan minat anak dibarengi dengan ketelatenan orangtua untuk selalu mengecekperkembangan dan kondisi si anak.
MUSIK SIKAMBANG DALAM PERNIKAHAN ADAT SUMANDO Mitri Ady Manalu Mitri Ady Manalu
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 1, No 1 (2012): Grenek E-Jurnal
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v1i1.851

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Peranan Musik Sikambang Dalam Upacara Perkawinan Adat Sumando di Masyarakat Pesisir Tapanuli Tengah Sibolga. Dalam tulisan menceritakan bahwa penampilan musik Sikambang dalam suatu upacara jelas tidak hanya sebagai pelengkap atau unsur tambahan dari upacara adat perkawinan tapi lebih dari itu kehadiran  musik Sikambang adalah bagian dari rangkaian upacara, isi dalam upacara itu. Istilah musik Sikambang yang dimaksudkan disini ialah ansambel gendang Sikambang, Biola, Singkadu, Akordion. Tanpa musik Sikambang, upacara perkawinan adat Sumando tidak dapat dikatakan sempurna dan lengkap dan juga sebaliknya, penampilan musik Sikambang tanpa Adat Sumando juga tidak dapat dikatakan sempurna. Melihat dari sudut nilai kesejahteraannya, pelaksanaan musik Sikambang dalam Upacara adat Sumando ini mempunyai sejumlah aturan-aturan, maka dari pengamatan terasa adanya kendala terdapat pelestarian dan pengembangan musik Sikambang ini. Untuk itu sangat diperlukan sekali suatu pembinaan khususnya terhadap generasi muda. Kendala lain yang sempat dilihat dalam upacara pelestarian dari musik Sikambang ini ialah karena dapat dikatakan pelaksanaan upacara perkawinan adat Sumando termasuk langka atau jarang dilakukan sehingga akibat kelangkaan ini membuat penampilan musik Sikambang langka pula. Maka dari itu penelitian ini dilaksanakan dengan maksud mengembangkan kembali tradisi yang hampir punah guna pelestarian kebudayaan.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol. 14 No. 1 (2025): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol. 13 No. 2 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol. 13 No. 2 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 13 No. 1 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol. 13 No. 1 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 2 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 12, No 2 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 12, No 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 11, No 2 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 11 No. 2 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 11, No 1 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 11 No. 1 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol. 10 No. 2 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 10, No 2 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 10, No 1 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 10 No. 1 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 9, No 2 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 9 No. 2 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol. 9 No. 1 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 9, No 1 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 8, No 2 (2019): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 8 No. 2 (2019): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 8, No 1 (2019): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 8 No. 1 (2019): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol. 7 No. 2 (2018): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 7, No 2 (2018): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol 7, No 1 (2018): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 7 No. 1 (2018): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 6, No 2 (2017): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 6 No. 2 (2017): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol. 6 No. 1 (2017): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 6, No 1 (2017): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 2 No. 3 (2013): Grenek Music Journal Vol 2, No 3 (2013): Grenek Music Journal Vol 2, No 2 (2013): Grenek Music Journal Vol 2, No 1 (2013): Grenek Music Journal Vol 1, No 3 (2012): Grenek E-Jurnal Vol 1, No 2 (2012): Grenek E-Jurnal Vol 1, No 1 (2012): Grenek E-Jurnal More Issue