cover
Contact Name
Herna Hirza
Contact Email
hirzaherna0@gmail.com
Phone
+6281397728339
Journal Mail Official
grenek@unimed.ac.id
Editorial Address
JL. Willem Iskandar Pasar v Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Grenek: Jurnal Seni Musik
ISSN : 23015349     EISSN : 25798200     DOI : https://doi.org/10.24114/grenek.v10i1
Grenek : Jurnal Seni Musik merupakan jurnal yang dikelola oleh prodi pendidikan musik jurusan sendratasik FBS Unimed. Grenek: Jurnal Seni Musik menyajikan persoalan dan isu-isu terkini tentang musik di Indonesia terkhusus di Sumatera utara. Grenek : Jurnal Seni Musik secara khusus membahas tentang pendidikan musik, penyajian musik, pengelolaan musik, penciptaan musik, serta pengkajian musik.
Articles 403 Documents
PEMBELAJARAN SAXOPHONE ALTO PADA LAGU NOTHINGS GONNA CHANGE MY LOVE MAHASISWA PRODI SENI MUSIK UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Doli Sinaga
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 2, No 3 (2013): Grenek Music Journal
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v2i3.3887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah proses pembelajaran saxophone alto di Prodi Seni Musik Universitas Negeri Medan khususnya pada lagu Nothings Gonna Change My Love. Lagu Nothings Gonna Change My Love merupakan salah satu lagu yang menjadi bahan ujian akhir mata kuliah intrumen pilihan tiup III khususnya intrument saxophone alto. Dari hasil penelitian, didapatkan bahwametode-metode yang dilakukan oleh dosen adalah sebagai berikut yaitu metode ceramah, metode demonstrasi dan metode imitasi. Pada pembelajaran saxophone secara umum di Prodi Seni Musik, hal yang dilakukan adalah pemanasan (warming up), latihan etude dan scale serta latihan memainkan lagu. Ketiga langkah-langkah ini selalu dilakukan pada saat mata kuliah berlangsung. Untuk mempelajari Lagu Nothings Gonna Change My Love sendiri dosen menggunakan langkah-langkah sebagai berikut tahapan penjelasan bagian dan bentuk lagu, tahapan penjelasan teknik-teknik permainan yang ada pada lagu Love dan latihan madiri untuk melatih lagu tersebut. Dari hasil pembelajaran saxophone alto pada lagu Nothings Gonna Change My Love mahasiswa Prodi Seni Musik Universitas Negeri Medan didapatkan bahwa mahasiswa dapat memainkan bahan lagu dengan baik dan sesuai dengan teknik-teknik yang ada pada partitur lagu Nothings Gonna Change My Love tersebut.
Keberadaan Orkes Melayu Mawardah di Galang YUDHA FAHLEVI AMRI Fahlevi Amri
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 1, No 2 (2012): Grenek E-Jurnal
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v1i2.860

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah keberadaan alat musik dan lagu yang terdapat pada kelompok orkes melayu Mawardah. Dengan tujuan penelitian untuk mengetahui keberadaan dan perkembangan kelompok orkes melayu Mawardah di Galang. Penelitian ini dilaksanakan di Galang pada orkes melayu Mawardah dengan populasi penelitian seluruh pemain musik dalam orkes Mawardah yang berjumlah 10 orang, dengan sampel adalah seluruh pemain musik dengan jumlah sebanyak 10 orang.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif  dimana untuk memperoleh data peneliti menggunakan  metode studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan melakukan analisis terhadap hasil dari data yang telah ada. Dari hasil analisa yang dilakukan didapatkan informasi bahwa orkes melayu Mawardah dibentuk pada tahun 2003 di daerah Galang.Pada awalnya orkes ini hanya membawakan lagu-lagu melayu saja, namun kini berkembang dengan membawakan lagu-lagu yang terkenal saat ini dengan gaya musik melayu. Setiap pertunjukannya pemain orkes melayu Mawardah terdiri dari 10 orang pemain dalam setiap  pertunjukannya dengan menggunakan alat musik yang digunakan oleh orkes melayu Mawardah terdiri dari gendang melayu, rebana, akordion, biola, keyboard, gitar, drum dan bass. Dalam pertunjukannya orkes melayu Mawardah membawakan beberapa lagu-lagu melayu seperti Makan Sirih, Zapin, dan beberapa lagu lainnya yang telah dikenal oleh masyarakat melayu pada umumnya.Maka dapat disimpulkan bahwa orkes melayu Mawardah merupakan sebuah orkes yang ditujukan untuk terus melestarikan kebudayaan melayu.
TINJAUAN MUSIKOLOGIS DIKIE RABANO DALAM RITUAL BAOK ANAK KA AIE DI NAGARI BAWAN KECAMATAN AMPEK NAGARI KABUPATEN AGAM Yudi Asrul Yeni; Asril Asril; Zahara Kamal
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 9, No 2 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v9i2.19681

Abstract

The study aims to discuss dikie rabano’s function in the context of the baok anak ka aie (shower down) ritual and to discuss the form of the presentasion of dikie rabano in the care-bathing ritual at Nagari Bawan. The research methods use are qualitative methods with data collection techniques: observastion, interviews, and documentation. As a result of the study, dikie rabano’s function was that of both customary and religious education and of promoting a grammatical relationship between the family and surrounding communities. In terms of the presentation, there is an art in dikie rabano that begins with vowels or song solo and instructed by the vocal group together while playing rabano’s instrument rhythm pattern, whereas in terms of its musical shape, it can be seen as a continuous rhythm pattern.
TINJAUAN ARRANSEMEN LAGU ETNIS SUMATERA UTARA STUDI KASUS SIHUTUR SANGGUL PADA KELOMPOK MUSIK INSIDENTAL DI TAMAN BUDAYA SUMATERA UTARA Evinora Rasmiaty Nainggolan
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 2, No 1 (2013): Grenek Music Journal
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v2i1.3718

Abstract

Kelompok musik Insidental adalah salah satu kelompok musik yang menyajikan musik etnis Sumatera Utara. Pada mulanya kelompok musik Insidental ini menggarap musik etnis sebagai musik pertunjukkannya untuk mengiringi tarian dan teater di sanggar- sanggar yang ada di Taman Budaya Sumatera Utara saja. Namun seiring dengan perjalanan waktu, kelompok musik Insidental ini pun mengadakan pertunjukkan diluar Taman Budaya Sumatera Utara untuk memperkenalkan lagu etnis dengan arransemennya. Adapun tujuannya adalah mengangkat lagu etnis tersebut mendapat pengakuan dari kalangan masyarakat budaya Sumatera Utara karena musik tradisional sudah mulai punah dan kurang digemari para kaum muda.  Kelompok musik Insidental mencoba mengaplikasikan penggarapan musik/lagu etnis Sumatera Utara dengan cara mengeksploitasikan dan mengekplorasikan kekayaan budaya Sumatera Utara melalui permainan alat musik atau instrument masing- masing etnis/daerah. Kelompok musik Insidental juga lebih mengarahkan lagu etnis tersebut untuk mengiringi tari dan teater. Tulisan ini memaparkan bagaimana bentuk analisis arransemen musik etnis yang ditampilkan oleh kelompok musik Insidental terhadap lagu Sihutur Sanggul. Mendeskripsikan dan menganalisa apa yang kita dengar dan kita dapat menuliskan dalam berbagai cara keatas kertas untuk mendeskripsikan arransemen Sihutur Sanggul.
KEBERADAAN KOMUNITAS GAMELAN KANDANG AYAM DI HELVETIA MEDAN Dedek Riyando
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 2, No 3 (2013): Grenek Music Journal
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v2i3.3878

Abstract

Based on the research conducted, it can be known background of gamelan community was founded by Mr. H Kasto Semon in 2009 which is located at Jalan Sejahtera No. 354 Helvetia aims to recruit / collecting native Javanese people from Wonogiri to familiarize and develop a culture of Java. Public response about Kandang Ayam gamelan community in Medan is very good, starting from where people can be interested in gamelan music, who had no idea of traditional Javanese music be known in the presence of gamelan music performances. The songs are sung Kandang Ayam gamelan community in Helvetia Medan is rhythmic songs langgam seperti caping gunung, nyidam sari, ali-ali, sri kuning, yeng ing tawang, gambang suling, jenang gulo dan jangkrik genggong. is rhythmic songs ladrang seperti selamat, sri widodo, kijeng nireng, pengantin, Liwung, wahyu dan wilujeng.
SENANDUNG BERTELUR KAU SINANGIN PADA MASYARAKAT MELAYU DI KOTA TANJUNGBALAI (STUDI TERHADAP BENTUK MUSIK, FUNGSI DAN MAKNA) Arrini Shabrina Anshor
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 6, No 1 (2017): Grenek : Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v6i1.10961

Abstract

This study aims to find out about the musical forms You Sinangin laying humming,humming to determine the function of laying You Sinangin, and to know themeaning of chanting laying You Sinangin the Malay community in Tanjungbalai.The theory used in this study includes the understanding of music, musical forms,music functions, and the theory of meaning. The method in this study using aqualitative description. Data collection techniques used were interviewsobservation and documentation are made directly to pesinandong in Tanjungbalai.The population in this study is adatyang figure amounted to 4 people consisting of3 players Gubang musical instruments, and 1 person pesinandong. Results ofresearch and interviews show that this form of music in hum laying You Sinaginhas 7 motif in the 10 phrase, namely 5 phrases antecedent (question) and 5 phrasesconsequent (answer) and there are 5 sentence is a sentence I, sentence II, sentenceIII, sentence IV, and V. sentence humming laying function as accompaniment YouSinangin ceremony, an emotional disclosure functions and entertainment functions.And the meaning tekandung in humming laying You Sinangin consists of a feelingof meaning, the meaning of the tone and meaning of the goal.
THE INFLUENCE OF APPLICATION FOR LEARNING ARTS MUSIC ON STUDENTS CHARACTERS IN SMA NEGERI 1 SILIMAKUTA Elsida Aritonang; Elba Frida Silalahi
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 8, No 2 (2019): Grenek : Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v8i2.14677

Abstract

From learning of music , SMA Negeri 1 Silimakuta can improve student character. Implementation of character education in schools as part of education reform, the reform of character education can be likened to a tree that has four important parts, which roots, stems, branches, and leaves. The root of the reform is the philosophical foundation (foothold) the implementation of character education must be clear and understood by the community organizers and education practitioners. The trunk of reform is in the form of a mandate from the government as the person in charge of the national education provider. In this case the standards and objectives for implementing character education must be clear, transparent and accountable. This study aims (1) to find out how the Character of Students in SMA N.1 Silimakuta. (2) to find out whether there is an influence of the Application of Music Art Learning to Student Characters in SMA N.1 Silimakuta. This research instrument uses observation, documentation, tests and questionnaires. The test is used to measure student learning outcomes. Questionnaire is used to measure student characteristic variables. The answers to each item of the questionnaire instrument used a Likert scale which have gradations from very positive to very negative. The questionnaire consisted of 30 questions, with four choices of answers from negative to positive given a score of 1.2, 3, and 4. Similar to SMA Negeri 1 Silimakuta, learning in schools also applies character education. Based on data from the results of this study, it was found that the character of students before and after music learning had a significant difference. There is an effect of music learning on student character with an increase in character questionnaire score of 14.01% and an increase in the level of data tendency that is for the very high category increased by 12.93%, for the category quite increased by 27.89% and there was a decrease in the value of the tendency for the less category by 40.82%
PERANAN MUSIK PADA ATRAKSI BARONGSAI GROUP MAHA VIHARA MAITREYA KOMPLEK CEMARA ASRI MEDAN Isadarina Br Ketaren
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 1, No 3 (2012): Grenek E-Jurnal
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v1i3.2887

Abstract

Peranan Musik pada Atraksi Barongsai Group Maha Vihara Maitreya Komplek Cemara Asri Medan sangat berperan penting. Hal itu di sebabkan karena musik sebagai pengiring dari tarian – tarian yang di lakukan para penari Barongsai. Musik lah yang menjadi patokan dalam pergerakan dari Atraksi Barongsai. Selain itu, dalam Atraksi Barongsai Musik juga berfungsi sebagai penghusir Roh-roh gaib. Penelitian ini di maksudkan agar mengetahui bagaimana fungsi dan peranan musik pada atraksi Barongsai yang ada di Vihara Maytreia kiranya penelitian ini dapat menjadi pedoman maupun acuan bagi para muda – mudi yang pada zaman ini banyak meninggalkan musik yang bersifat Kebudayaan. Kata Kunci : Peranan Musik, Atraksi Barongsai
KEBERADAAN MUSIK TRADISIONAL SIMALUNGUN DALAM PESTA MARSOMBUH SIHOL DI KECAMATAN RAYA KABUPATEN SIMALUNGUN Febi Andreas Manik
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 2, No 2 (2013): Grenek Music Journal
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v2i2.3843

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun. Tempat penelitian ini dipilih karena penulis melihat bahwa tempat inilah yang tepat untuk diteliti karena sesuai dengan judul penelitian, sehingga penulis lebih mudah melakukan penelitian dan pengumpulan data yang berhubungan dengan judul yang diteliti. Untuk mengambil data dilapangan, penulis akan mengadakan penelitian kurang lebih 3 bulan yang dimulai pada awal Mei 2012 sampai awal Juli 2012. Penulis mengambil sampel penelitian sebanyak 10 orang yakni 3 orang pemain musik tradisional, 1 seniman,1 orang tokoh adat, dan 5 orang undangan yang hadir.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan data-data kualitatif. Data-data diambil melalui studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Objek dalam penelitian ini adalah Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun. Setelah analisis dilakukan ditemukan hasil bahwa Keberadaan Musik Tradisional Simalungun Dalam Pesta Marsombuh Sihol Di Kecamatan Raya merupakan tradisi adat simalungun yang dilaksanakan secara turun- temurun, dimana sebuah aktivitas adat dan religi terdapat dalam pesta ini dan setiap pelaksanaan Pesta Marsombuh Sihol ini selalu mengikutsertakan nyanyian tradisional Simalungu seperti : lagu Horas sayur matua, deideng, taur-taur, sitalasari, dll. Dan Musik Tradisional Simalungun seperti :Gonrang simalungun, Mongmongan, dan Sulim.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SAVI (SOMATIS, AUDIOTORI, VISUAL, INTELEKTUAL) TERHADAPHASIL BELAJAR SISWA KELAS VII DALAM PEMBELAJARAN LAGU DAERAHSETEMPAT SMP PARULIAN 2 MEDAN NORA LISA
Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 7, No 1 (2018): Grenek : Jurnal Seni Musik
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/grenek.v7i1.8789

Abstract

This study aims to determine the effect of learning model SAVI (SomaticAudiotori, Visual, Intellectual Property) to the learning outcomes of students class VIISMP Parulian 2 Medan.This study is based on a theoretical foundation to explain the learning model SAVI(Somatic Audiotori, Visual, Intellectual), learning outcomes, and Song local area, alongwith the hypothesis.The research method in this study using an experimental research. This type of researchis True Experimental Design with pretest design -Posttest Control Group Design. Thepopulation in the study were all students of class VIII SMP Parulian 2 field consistingof 4 classes. Sampling was done by random sampling by taking two classes, namely theclass VII4 as an experimental class that numbered 30 people and VII2 class as thecontrol class that numbered 30 people. The instrument used to determine studentlearning outcomes is the achievement test in the form of multiple choice numbered 30and 20 items that have been declared valid for the experimental class and control classthat has been tested on VII1 class in junior Parulian 2 Medan.The second class are given a pretest to determine the ability of the student before thebeginning of the treatment given in each grade, with an average value of 38.83experimental class and control class 35.83. then given a different treatment, theexperimental class learning model SAVI (Somatic, Audiotori, Visual, Intellectual) andgrade control with conventional learning (direct). After learning is completed givenpostes, obtained postes with an average value of 76.83 experimental class and controlclass 66.87. Hypothesis test results using a different test (t-test) obtained t> t table soHa is received, so that the results showed that there was a 15.67% influence learningmodel SAVI (Somatic, Audiotori, Visual, Intellectual) the learning outcomes of studentsof class VII in Learning Locally in the Junior songs Parulian 2 Medan.

Page 10 of 41 | Total Record : 403


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol. 14 No. 1 (2025): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol. 13 No. 2 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 13 No. 2 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol. 13 No. 1 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 13 No. 1 (2024): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 12, No 2 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 2 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 12, No 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 12 No. 1 (2023): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 11, No 2 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 11 No. 2 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 11, No 1 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 11 No. 1 (2022): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 10, No 2 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 10 No. 2 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 10, No 1 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 10 No. 1 (2021): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol. 9 No. 2 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 9, No 2 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol. 9 No. 1 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 9, No 1 (2020): Grenek: Jurnal Seni Musik Vol 8, No 2 (2019): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 8 No. 2 (2019): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol. 8 No. 1 (2019): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 8, No 1 (2019): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol 7, No 2 (2018): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 7 No. 2 (2018): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 7, No 1 (2018): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 7 No. 1 (2018): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol 6, No 2 (2017): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 6 No. 2 (2017): Grenek: Jurnal Seni Musik (December) Vol 6, No 1 (2017): Grenek : Jurnal Seni Musik Vol. 6 No. 1 (2017): Grenek: Jurnal Seni Musik (June) Vol. 2 No. 3 (2013): Grenek Music Journal Vol 2, No 3 (2013): Grenek Music Journal Vol 2, No 2 (2013): Grenek Music Journal Vol 2, No 1 (2013): Grenek Music Journal Vol 1, No 3 (2012): Grenek E-Jurnal Vol 1, No 2 (2012): Grenek E-Jurnal Vol 1, No 1 (2012): Grenek E-Jurnal More Issue