cover
Contact Name
Maman Lesmana
Contact Email
maman.lesmana@ui.ac.id
Phone
+628159095175
Journal Mail Official
maman.lesmana@ui.ac.id
Editorial Address
Building 7, Faculty of Humanities, Kampus UI Depok, Indonesia 16424Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Multikultura
Published by Universitas Indonesia
ISSN : 29634199     EISSN : 29634199     DOI : -
MULTIKULTURA accepts articles on various issues in the humanities, including philosophy, literature, archaeology, linguistics, history, library and information technology and area studies from various cultures in the world through a double-blind peer-review process.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2, No. 2" : 7 Documents clear
ANALISIS MONO NO AWARE DALAM FILM ANIMASI KONO SEKAI NOKATASUMI NI KARYA SUNAO KATABUCHI Syahidah, Fathia Aufa; Zaki, Thufail Akhdan; Janti, Ilma Sawindra
Multikultura Vol. 2, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mono no awareness yang terdapat dalam film “Kono Sekai no Katasumi ni” atau “In This Corner of the World” dengan bantuan teori mise en scène. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan metode analisis deskriptif. Lima adegan dengan empat belas foto terlampir dari film ini digunakan sebagai sampel data untuk analisis. Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa seluruh data yang diambil dari film tersebut mengandung mono no awareness di dalamnya. Mise en scène yang terdapat dalam adegan tersebut sebagian besar memiliki pencahayaan lembut (matahari) yang memberikan kesan lembut dan sedih pada adegan tersebut. Secara setting, seluruh adegan yang dianalisis menggambarkan kondisi Jepang dalam peperangan. Adapun properti yang digunakan, seperti buku gambar dan pensil, oleh karakter Suzu Hojō (Urano) menjadi aspek penting dalam penceritaan film ini. Berbagai jenis mise en scène seperti properti lain, kostum, warna, dan ekspresi, serta dialog atau monolog yang tidak termasuk dalam mise en scène juga memiliki peran yang cukup membantu analisis mono no awareness dalam film. . Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis mise en scène, terdapat sejumlah refleksi konsep mono no awareness yang ditemukan dan dideskripsikan dalam film ini.
KEBIJAKAN ISRAEL DAN DAMPAKNYA TERHADAP CARA HIDUP SUKU BADUI DI NEGEV Khairunnisa, Irena Arifa; Rahman, Suranta Abdul
Multikultura Vol. 2, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan budaya nomaden Suku Badui Negev dipengaruh oleh beberapa faktor eksternal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi fenomena tersebut, seperti adanya kebijakan Israel terhadap cara hidup Badui di Negev, yang pada awalnya dapat berkelana dengan bebas di padang gurun yang luas, sejak pembangunan Negara Israel pada 1948, semuanya berubah drastis. Transisi ini bahkan dibersamai dengan sengketa kepemilikan lahan yang terjadi antara Badui Negev dan pemerintah Israel. Suku Badui di Negev tidak lagi bisa berpindah-pindah seperti sebelumnya. Mereka mulai mengalami perubahan mulai dari pranata kehidupan, peran kaum laki-laki dan perempuan dalam ruang domestik, serta bentuk tempat tinggal mereka.
REPRESENTASI NILAI MORAL KEMANUSIAAN DALAM IKLAN RAMADHAN - MONTH OF MERCY – ALMARA’I EMOTIONAL COMMERCIAL 2015: SEBUAH ANALISIS SEMIOTIKA Mumtaza, Indy Alyssa; Letmiros, Letmiros
Multikultura Vol. 2, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk meneliti tentang representasi nilai moral kemanusiaan yang terkandung dalam iklan Ramadhan - Month of Mercy – Almara’i Emotional Commercial yang dirilis pada 29 Juni 2015 lalu. Almara’i adalah salah satu perusahaan makanan dan minuman terbesar di Arab Saudi yang berdiri tahun 1977 mengiklankan produk-produknya, di antaranya melalui situs YouTube. Iklan yang sudah ditonton oleh lebih dari 70 ribu kali ini berisi nilai-nilai moral kemanusiaan baik yang tersurat maunpun yang tersirat. Melalui iklan ini, penulis akan menganalisis nilai-nilai moral kemanusiaan yang direpresentasikan melalui beberapa adegan dan cuplikan yang ditampilkan dalam iklan ini dengan pendekatan Semiotika beserta makna-makna denotasi dan konotasinya. Penulis menggunakan metode deskriptif-kualitatif berdasarkan teori Semiotika dari Roland Barthes (2017). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa teori Semiotika tergambar dalam penyampaian pesan dan tujuan dalam iklan ini. Adapun nilai moral kemanusiaan yang tampak pada iklan ini adalah (1) kepedulian sosial terhadap sesama, (2) tolong menolong dalam berbagai situasi, (3) menempatkan kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadi, (4) berbagi kepada yang membutuhkan, dan (5) kepekaan sosial tanpa memandang latar belakang.
LEKSEM MAKARA DENGAN TURUNANNYA DALAM AL-QUR’AN DAN KATA MAKAR DALAM BAHASA INDONESIA Mardhiyyah, Diana Fajrin; Imamuddin, Basuni
Multikultura Vol. 2, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis makna leksem makara yang terdapat di dalam bahasa Arab dan Al-Qur’an, dan makna kata makar yang terdapat pada bahasa Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi leksem makara yang diserap ke dalam Bahasa Indonesia tidak memiliki makna ‘menjatuhkan Pemerintah’ atau berasosiasi dengan politik. Untuk membuktikan leksem makara tidak memiliki makna ‘menjatuhkan Pemerintah’, seluruh leksem makara dan derivasinya di dalam Al-Qur’an yang berjumlah 43 tidak memiliki makna tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dan studi pustaka dengan tahapan identifikasi, klasifikasi, analisis, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan di dalam penelitian ini adalah teori perubahan makna dari Abdul Chaer dan komponen makna dari Eugine Nida.Leksem makara dapat ditemui di dalam Al-Qur’an dengan bentuk verba dan nomina. Leksem makara yang terdapat di dalam Al-Qur’an tidak hanya memiliki makna ‘tipu daya’, melainkan terdapan makna-makna lainnya dan makna yang diklasifikasikan berdasarkan subjeknya. Pada saat Pemilihan Umum 2019, makar muncul di dalam pemberitaan media, sehingga dapat dilakukan analisis makna kata makar dengan menggunakan artikel-artikel tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa makna kata makar ‘menjatuhkan pemerintah’ tidak dapat ditemukan pada makna leksem makara yang terdapat di dalam Al-Quran.
PENGARUH ANIME YURU CAMP TERHADAP PARIWISATA PERFEKTUR YAMANASHI Rachmawati, Alisa Nur; Subagio, Didit Dwi
Multikultura Vol. 2, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Jepang melakukan berbagai upaya untuk mempromosikan pariwisata. Anime merupakan salah satu bentuk dari budaya populer yang berperan sebagai media promosi oleh pemerintah Jepang dalam upaya tersebut. Salah satunya adalah anime Yuru Camp yang diluncurkan pada tahun 2018. Yuru Camp adalah anime yang bertema kemah dan kegiatan outdoor pada musim dingin. Anime ini menstimulus penontonnya untuk berkunjung ke perfektur Yamanashi. Penelitian ini akan membahas mengenai upaya yang dilakukan guna mengembangkan pariwisata Yamanashi serta dampak dari kerjasama tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji seberapa besar pengaruh anime Yuru Camp terhadap pariwisata perfektur Yamanashi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan analisis deskriptif, yaitu dengan memaparkan bentuk dari upaya mendongkrak pariwisata Yamanashi dan menganalisis anime Yuru Camp dengan kajian contents tourism oleh Horiuchi Junichi. Data dari penelitian ini diperoleh dari berbagai sumber internet, terutama website resmi pariwisata perfektur Yamanashi. Hasil penelitian ini adalah, pada Tahun 2018 yaitu saat anime Yuru Camp tayang, jumlah wisatawan perfektur Yamanashi mengalami kenaikan yang signifikan. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, wisatawan yang masuk mengalami kenaikan sebesar 17.2%. Yuru Camp terbukti mengoptimalkan ketiga elemen yang ada pada teori contents tourism yaitu produser, otoritas lokal, dan penggemar, dalam upayanya untuk mempromosikan perfektur Yamanashi.
AKULTURASI BUDAYA BELANDA DAN INDONESIA DI RESTORAN H.E.M.A. TIS SQUARE TEBET Rachmadina, Khalisya Zahwa; Nugraha, Fajar Muhammad
Multikultura Vol. 2, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia dan Belanda dikenal memiliki banyak keterkaitan karena adanya kontak secara terus-menerus pada masa lampau sehingga terdapat berbagai dampak dalam berbagai aspek. Salah satu aspek yang terdampak hingga saat ini adalah budaya, seperti pada restoran-restoran Belanda di Indonesia yang melakukan akulturasi budaya. Penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui upaya penyesuaian budaya dalam bentuk akulturasi apa yang telah dilakukan oleh Restoran H.E.M.A. TIS Square Tebet dan bagaimana respon dari para pengunjung terhadap akulturasi yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teori akulturasi oleh Redfield, Linton, dan Herskovits melalui pendekatan studi kasus yaitu mengumpulkan data dengan mengobservasi objek yang diteliti melalui wawancara dengan pemilik dan pengunjung restoran H.E.M.A. dan survei langsung ke restoran. Hasil dari penelitian ini yaitu Restoran H.E.M.A. TIS Square Tebet melakukan akulturasi dalam bentuk bahasa, makanan, pakaian, dan juga arsitektur bangunan sebagai upaya untuk menyesuaikan budaya Belanda di Indonesia. Upaya akulturasi budaya Belanda dan Indonesia yang dilakukan oleh Restoran H.E.M.A. ini berhasil menarik perhatian para pengunjung karena dapat menambah pengetahuan budaya Belanda dan Indonesia.
FENOMENA GODOKSA (MENINGGAL DALAM KESENDIRIAN) DI KOREA SELATAN DALAM DRAMA MOVE TO HEAVEN Dewi, Ella Cipta; Sulastri, Euis
Multikultura Vol. 2, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena meninggal dalam kesendirian (MDK) kini kian menjadi masalah sosial utama di Korea Selatan. Fenomena MDK merupakan keadaan ketika seseorang yang tinggal sendiri, terputus hubungannya dari keluarga atau kerabat, meninggal sendirian dan jasadnya ditemukan setelah jangka waktu tertentu berlalu. Fenomena ini menunjukkan lemahnya ikatan sosial atau solidaritas dalam masyarakat Korea Selatan. Isu ini diangkat ke dalam berbagai karya sastra, salah satunya drama Korea. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana fenomena MDK dan eksklusi sosial pada korban MDK digambarkan dalam drama Move to Heaven. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan konsep eksklusi sosial untuk menganalisis gambaran fenomena MDK melalui gambar dan dialog tokoh yang terdapat di dalam drama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena MDK di Korea Selatan dialami oleh penduduk dari berbagai kalangan usia, terutama orang yang tinggal sendiri, dan memiliki penyebab kematian yang beragam, seperti bunuh diri dan penyakit kronis. Selain itu, eksklusi sosial yang terjadi pada orang-orang yang tinggal sendiri mendorong terjadinya fenomena MDK di Korea Selatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7